Tag: IDIA Prenduan

Salam Lestari!!! Save Earth

Senin (10/04) dibuka secara resmi acara Peringatan Hari Bumi Se-Dunia yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Mapala Green Zone yang bertujuan untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2017. Acara tersebut dibuka oleh Dewan Kunsultan Mahasiswa yaitu Ust. Dede Syafa’tul Barokah, S.Pd. yang mewakil Mudir Ma’had Lil Banin karena berhalangan hadir pada acara pembukaan tersebut.

Dalam sambutannya Ust.Dede menyampaikan bahwa sangat perlu dan menjadi kewajiban bagi setiap manusia untuk ikut menjaga dan melestarikan alam di sekitar kita, karena hal tersebut sudah termaktub dalam kitab suci Al- Qur’an sebagai pedoman dan kitab suci bagi orang Islam . Acara di mulai pada pukul 20.10 WIB yang diikuti oleh 52 mahasiswa Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan Program Intensif.

Dalam acara tersebut akan berlangsung beberapa rentetan agenda, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Pelaksana Saudara Abdul Halim dalam sambutannya yaitu Penanaman Bibit Pohon, Donor Darah, Pengadaan Tempat Sampah dan Bersih-bersih massal disekitar lingkungan kampus. Hari Bumi merupakan kampanye untuk mengajak orang peduli terhadap lingkungan hidup. Gerakan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi. Hari Bumi telah menjadi sebuah gerakan global yang mendunia hingga kini.

Musyawarah Wilayah (MUSYWIL) BEM Pesantren Wilayah Jawa Timur

IDIA BemRabu, 05/04 diselenggarakan acara Musyawarah Wilayah (MUSYWIL) BEM Pesantren Wilayah Jawa Timur di Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan (IDIA) yang diikuti oleh 23 Lembaga dari beberapa daerah Se-Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dimulai dengan acara pembukaan secara resmi oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yaitu Dr. KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA. pada Rabu, 05/04 di Gedung Rektorat Lantai III yang kemudian dilanjutkan dengan acara Ta’aruf peserta Musywil di tempat yang sama.

Keesokan harinya acara dilanjutkan kepada acara inti yaitu Musyawarah BEM Pesantren Se-Jawa Timur yang diikuti oleh 53 peserta dengan rincian 40 putra dan 13 putri. Acara dimulai dari pukul 10.00 sampai 22.00 WIB dengan beragam pembahasan diantaranya AD-ART, Perumusan Struktur Kepengurusan dan Agenda-agenda untuk satu tahun kedepan.

Jum’at, 07/04 acara dilanjutkan dengan Seminar Kepesantrenan dengan tema “Dari Pesantren untuk Kejayaan Umat Islam” dengan Narasumber KH. Bustomi Tibyan, M.Pd. dan Dr. H. Mohammad Fattah, MA. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor IDIA Prenduan Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA. dalam sambutannya Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA. menyampaikan harapan dengan adanya Musyawarah ini dapat mendatangkan manfaat kepada IDIA Prenduan dan kepada seluruh peserta, Semakin mempererat Tali Silaturrahim dan dapat diaplikasikan semua poin-poin yang sudah di bahas dalam Musyawarah tersebut. Acara berlangusung di Gedung Rektorat Lantai III dengan 270 peserta, 110 dari putra dan 160 dari putri. Dimulai dari jam 08.00-11.00 WIB yang sekaligus digabungkan dengan acara penutupan secara resmi Musyawarah Wilayah (Muswil) BEM Pesantren Wilayah Jawa Timur.

Membangun Keakraban dengan Tandziful ‘Aam

IDIA- “Acara ini diagendakan setiap dua minggu sekali, minimal mahasiswa dan dosen bisa lebih akrab dan merasa lebih memiliki kampus IDIA” tulis Encung dalam grup WA Silaturrahim IDIA Prenduan.

Ungkapan kandidat doktor filsafat ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, Warek III, KH. Ridho Sudianto, Lc. M.S.I menggerakkan civitas akademika IDIA Prenduan dalam kegiatan Jum’at Bersih (19/08/2016) yang dilakukan secara massal oleh fungsionaris IDIA Prenduan dan Mahasiswa.

Meskipun masih kali pertama dalam tahun Akademik ini, kegiatan yang yang diharapkan menjadi tradisi dua mingguan di lingkungan IDIA Prenduan sudah berdampak besar. Pasalnya, lingkungan IDIA Prenduan sudah tertata rapi, dan mengesankan kebersihan yang terjaga.

Do you know that our earth is crying?” tambah Encung, Dosen IDIA Prenduan yang pernah melakukan short course di Kanada beberapa waktu lalu, saat menjelaskan bahwa tradisi malu membuang sampah di sembarang tempat merupakan salah satu falsafah an-nadhafatu minal iman.

Hadir dalam kegiatan kebersihan ini, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ust. Musleh Wahid, M.Pd.I, Wakil Rektor Bidang Keuangan, KH. Ridho Sudianto, Lc. M.S.I, Dekan Fakultas Dakwah, Dr. H. Fattah Syamsuddin, Lc., MA, dan Ketua Program Studi Ilmu Aqidah Fakultas Ushuluddin, Encung, M.Fil.I

“Area kebersihan yang disasar adalah area asrama putra-putri, depan dan belakang kampus, minggu selanjutnya akan kita petakan area strategis lainnya” Ungkap Ust. Dede Syafa’atul Barokah, S.Pd.I, Ketua DKM Putra, yang juga mengawal mahasiswa dalam pembersihan ini.

Membangun Jiwa Kepemimpinan Lewat Kongres Mahasiswa

IDIA. Kongres Mahasiswa adalah kegiatan yang diadakan setiap tahun oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Tepatnya pada tanggal 09-12 Agustus 2016 berpusat di gedung putih Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan Lt. III, Kongres Mahasiswa ke-XVII kali ini digelar. Dibuka oleh sambutan Wakil Rektor Bid. Kemahasiswaan, Dr. KH. Muhtadi Abdul Mun’im, MA, acara ini berlangsung pukul 13.30  waktu setempat, dan dilanjutkan sambutan dari ketua pelaksana Moh. Ulil Absor Mahasiswa semester VII asal Nganjuk.

Kongres kali ini mengusung tema “Rekontruksi Demokrasi demi terciptanya Pemimpin yang berkarakter dalam Jiwa Mahaiswa IDIA Prenduan” dengan maksud mampu mengubah demokrasi kampus, agar terbentuk para pemimpin yang berkarakter,” tutur Moh. Fathul Huda (KPI/VII) selaku panitia. Tujuan dilaksanakannya kongres ini adalah untuk pembelajaran demokrasi bagi mahasiswa sebagai bagian dari pengabdian terhadap masyarakat,” tambahnya.

Acara ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa/I dari berbagai program, Intensif, Reguler dan Plus. Mareka antusias dan sangat mendukung terhadap suksesnya acara tersebut. Dalam acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut tersusun rentetan acara diantaranya:Sidang Pleno I Pembacaan Tatib Sidang dan Pemilihan Ketua Sidang, Sidang Pleno II Pembahasan LPJ Oleh komisi, Sidang Pleno III Pembahasan hasil LPJ oleh Komisi, Sidang Pleno IV Pembacaan LPJ oleh BEM, Sidang Pleno V Pemabahasan AD/ART BEM dan UKM, Sidang Pleno VI Pembahasan GBHO dan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman Calon Presiden Periode 2016-2017. Jum’at, (12/08) Debat Calon Presiden yang kemudian dilanjutkan dengan pencoblosan calon Presiden, acara tersebut berjalan dengan lancer dan sukses.

Suksesnya kegiatan ini tak lepas dari banyaknya pihak yang turut berpartisipasi di dalamnya.Terpilihnya Ma’ut Mahasiswa Semester V asal Sampang dari Fakultas Dakwah/KPI sebagai Presiden Mahasiswa (Presma) Periode 2016-2017.

“Harapan kedepan setelah terpilihnya Presiden Mahasiswa yang baru adalah agar dapat memimpin dan mewakili mahasiswa agar bisa menjadi yang lebih baik dan dapat membawa nama Almamater IDIA kedepan untuk menjadi Kampus yang dicintai ditengah-tengah masyarakat”, tutur Zainullah, Mahasiswa Semester VII asal Sapeken.

Alfu Mabruk IDIA Prenduan

Penenda tanganan Mou antara IDIA dan UKMIDIA-Rombongan Senat IDIA Prenduan telah kembali dari tanah jiran, Malaysia, (Kamis, 11/08/2016). Kunjungan ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Malaysia ini merupakan balasan dari kunjungan Universitas yang berada di Bangi, Selangor, Malaysia beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan ini rombongan dipimpin langsung oleh DR. KH. Ahmad Muhammad Tidjani, MA, selaku Ketua Senat sekaligus Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Ikut serta dalam rombongan ini, Rektor IDIA Prenduan, Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Keuangan, Dekan Fakutas Tarbiyah, Dakwah, dan Ushuluddin.

Kegiatan yang dikemas dalam silaturrahin ini dirangkai dalam beberapa kegiatan inti, yakni; Simposium Peradaban Islam, dimana dalam kesempatan ini, DR. KH. Ahmad Muhammad Tidjani, MA, menjadi Keynote Speaker, dan Rektor IDIA Prenduan, KH. Ghozi Mubarok, MA. sebagai pemrasaran. Kesempatan ini pula ditandatangani MoU antara IDIA Prenduan dan UKM Malaysia, dalam MoU tersebut terdapat point-point kerjasama, yakni; student exchange, lecturer exchange, pengembangan juornal, seminar dan simposium, pengabdian masyarakat, pengembangan kurikulum, detail dari poin termaktub insya Allah akan dilanjutkan dengan Letter of Agreement (LoA), yang diharapkan bisa terealiasi dalam waktu dekat.

“kita berharap LoA tentang penelitian yang sedang diusulkan oleh UKM Malaysia, bisa ditandatangani saat Kesyukuran 64 Tahun Al-Amien Prenduan, bulan Oktober yang akan datang” ungkap Dr. H. Fattah Syamsuddin, Lc. MA

Dalam kunjungan ini pula Grand Syekh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan DR. KH. Ahmad Muhammad Tidjani, MA dengan Dato’ Noor Aziah Mohd Awal, UKM Malaysia,  menggagas pengembangan pendidikan antara Al-Amien Prenduan dan UKM Malaysia.

Mengenal Lebih Dalam Tentang IDIA Lewat ORDIPA

Orientasi Studi dan Pengenalan Almamater (ORDIPA), merupakan kegiatan yang diadakan Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan (IDIA) setiap tahunnya untuk mahasiswa/i baru. Kegiatan ini wajib diikuti oleh mahasiswa/i baru IDIA, baik program Intensif, Plus dan Reguler

ORDIPA diadakan untuk membantu mahasiswa/i baru mengenal lingkungan kampus IDIA, budaya akademik di Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan secara umum. Selama kegiatan ORDIPA, mahasiswa/i baru akan dibagi dalam kelompok-kelompok dan didampingi seorang Senior, sebutan untuk kakak angkatan yang sudah ditunjuk oleh panitia.

ORDIPA tahun 2016  dilaksanakan mulai tanggal 04/16 (Pra-Ordipa) dan 5-7/16 (ORDIPA). Tema yang diangkat dalam Ordipa’16 tahun ini adalah “Membumikan Akhlak Qur’ani”. Yang didalamnya diisi oleh beberapa pemateri diantaranya Wakil Rektor Bid. Akademik Ust. Musleh Wahid, M.Pd yang menyampaikan materi Mengenal IDIA dan Tri Darma Perguruan Tinggi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh masing-masing dekan dari setiap fakultas, yaitu : Dr. Fattah Syamsuddin, MA yang menyampaikan materi Mengenal Fakultas Dakwah, Dr. Mashuri Toha, M.Pd menyampaika materi Mengenal Fakultas Tarbiyah dan  Ust. Mu’iz, M.Th.I menyampaikan materi Mengenal Fakultas Ushuluddin.

Kemudian pada hari Sabtu, (06/08) Dr. KH. Muhtadi Abdul Mun’im, MA menyampaikan materi Metode Belajar di Perguruan Tinggi. Dihari tersebut hanya ada satu materi dan diteruskan kehari berikutnya, Minggu, (07/08) KH. Moh. Fikri Husain, MA menyampaikan materi Akhlak Qur’ani sebagai Landasan mengaarungi kehidupan dan materi  Penanaman Mental Mahasiswa dan Tanggung Jawab sebagai Calon Sarjana yang disampaikan oleh Ahmadi, M.Ag  kemudian disusul oleh Pengurus BEM dan UKM yang memperkenalkan Organisasi-Organisasi yang ada di Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan.

IDIA Prenduan Perkuat Silaturrahim dengan LPTNU Jatim

bb3290af-917e-4fff-86fa-8ffcbb8808fc-1024x576Wakil Rektor I Bidang Akademik IDIA Prenduan, Ust. Musleh Wahid, M.Pd.I menghadiri undangan Lembaga Pendidikan Tinggi NU (LPTNU) Jawa Timur, Senin (25/07/2016). Kegiatan yang dilaksanakan di Universitas Trunojoyo, Bangkalan ini bertujuan untuk memperkuat silaturrahim perguruan tinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua PW NU Jatim, Prof. Dr. H. Ali Mas’ud Kholqillah, M.Ag.,M.PdI menyampaikan bahwa LPTNU harus meningkatkan mutu pendidikannya, serta harus bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. Profesor yang dikukuhkan sebagai guru besar ke-48, dalam bidang Tasawuf UIN Sunan Ampel ini menyebutkan bahwa barokah akan datang jika bergerak dan berbuat menjadi siklus kehidupan, dan itulah yang harus dilakukan oleh LPTNU.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Rektorat UTM Bangkalan ini, juga menjadi sarana Sosialisasi Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2016 Tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi, sebagai pengganti dari Permenristedikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Sosialisasi disampaikan oleh Prof. drh. Aris Junaidi, PhD. Direktur Penjaminan Mutu Kemenristek Dikti RI ini menyampaikan bahwa peraturan menteri yang baru ini harus diikuti oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Akan tetapi perlu ditanamkan pada seluruh perguruan tinggi bahwa akreditasi hanyalah nilai, sedangkan penilaian yang sebenarnya ada di masyarakat.

Setelah sosialisasi dilakukan dialog dengan nara sumber, ditambah Prof. Dr. Ir. Mansur Ma’shum, selaku anggota BAN-PT. Dalam kesempatan ini, Warek II IDIA Prenduan, menyempatkan bertatap muka langsung dengan Pengurus LPTNU Pusat ini, sekaligus konsultasi mengenai pengembangan IDIA Prenduan kedepan, serta berpose bersama Rektor UTM Bangkalan, dan Rektor UIM Pamekasan

Rapat Senat Terbuka IDIA Prenduan

Rapat Senat Terbuka IDIA PrenduanRabu, 25 Mei 2016. Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan (IDIA) melaksanakan salah satu agenda penting yaitu wisuda sarjana strata I ke-XIX. Wisuda tahun ini diikuti oleh 131 wisudawan/wisudawati yang terdiri dari 3 fakultas (Dakwah, Ushuluddin dan Tarbiyah). Acara yang dihadiri oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D., majlis kyai, civitas akademika IDIA Prenduan, dewan guru Ponpes Al-Amien dan wali wisudawan/ti IDIA Prenduan berlagsung khidmah dan dibuka langsung oleh Rektor IDIA Prenduan KH. Ghozi Mubarok, MA.

Acara wisuda tahun ini menyuguhkan konsep baru yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Di mana jajaran pimpinan rektorat dan senator, selayaknya kampus lain pada umumnya sejak awal acara menempati panggung kehormatan dengan seragam kebanggaan pimpinan IDIA Prenduan.

Selanjutnya, pasca prosesi wisuda dilanjutkan orasi ilmiah oleh Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA. Ph.D.,  dengan tema “Tanggung Jawab Sarjana Muslim Dalam Membangun Peradaban”. Dalam orasinya beliau menyampaikan secara khusus bahwa Sejarah Islam di Indonesia berbeda dengan dengan sejarah Islam di Negara-negara lainya. Sejarah Islam Indonesia menggambarkan kepada kita bahwa Islam pra kemerdekaan telah mengikat dan mempersatukan komunitas akidah penduduk nusantara secara sukarela sehingga berjasa besar terhadap proses kemerdekaan Negara Indonesia. Dengan demikian, Tanggung jawab sarjana muslim dalam era kekinian adalah bagiamana menjaga, melestarikan dan mengembangkan segala potensi, warisan luhur dan keutuhan NKRI sebagai hasil ijtihad para pendahulu kita.

Acara wisuda ini diakhiri dengan fatwa dan nasehat oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Dr. KH. Ahmad Fauzi Tijani, MA. Dalam nasehatnya, beliau mengharapkan agar para wisudawan/ti agar tampil sebagai duta-duta pondok yang secara konsisiten menanamkan akidah kepada masyarakat sekitar, mengabdi kepada ummat dan membentengi diri dari gerakan Islam yang menyimpang.

5 Profesor Universiti Kebangsaan Malaysia Kunjungi IDIA & Seminar Internasional

IMG-20140916-WA004IDIA Prenduan - 5 Profesor Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) berkunjung ke Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan. agenda kunjungan tamu tersebut 4 hari lamanya, terhitung dari 14 – 17/09).

Seakan tidak mau melewatkan kesempatan, IDIA Prenduan langsung menyugukan agenda padat selama 5 profesor berada di IDIA Prenduan. salah satu agendanya adalah Kuliah Umum seluruh Civitas Akademika IDIA Prenduan bersama 5 Profesor Malaysia, shering 5 profesor Malaysia dengan mahasiswa program intensif IDIA Prenduan dan yang paling spektakuler adalah Seminar Internasional bersama 5 Profesor Malaysia.

Seminar Internasional yang di laksanakan pada hari selasa 16/09 tersebut mengangkat tema “Peranan Al-Qur’an Dan As-Sunnah Dalam Membangun Peradaban Dunia” adapun narasumber, Prof. Datin Paduka Dr. Jawiah Dakir (Wakil Rektor Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Prof. Madya Dr. Fariza Md Sham (Ketua Jurusan Studi Dakwah & Kepemimpinan Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Prof. Dr. Siti Rugayah Tibek (Dekan Fakultas Dakwah dan Kepemimpinan Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Prof. Datuk Paduka Zakariya Stapa (Dekan Fakultas Ushuluddin & Filsafat Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Dr. Indriaty Ismail (Ketua Jurusan Ushuluddin & Filsafat Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia. Ke lima-limanya dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). KH. Ghozi Mubarok Idris, MA sebagai narasumber perwakilan dari IDIA Prenduan, Dr. Fatah bertindak sebagai Moderator dan Asmu’I sebagai Notulen.

Acara seminar tersebut dihadiri oleh dua ribu lebih peserta dan di hadiri oleh para Rektor dan perwakilan rektor dari berbagai perguruan tinggi Madura, sebut saja STKIP Sumenep, INSTIKA Gulu-Guluk Sumenep, STIT Al-karimiyah Sumenep, STIU Al-Mujtama’ Pamekasan, STAI Al-Khoirat Pamekasan, STAI Miftahul Ulum Pamekasan, STAI NATA Sampang, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan. Juga di hadiri oleh perwakilan rektor IKIP Widya Darma Surabaya.

Dalam sambutannya Rektor IDIA Prenduan Dr. KH. Ahmad Muhammad Tidjani, MA MenguIMG-20140916-WA002ngapkan rasa syukur atas kedatangan tamu terhormat dari Malaysia tersebut  terlebih lagi tujuan tamu hanya Institut Dirosat islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan.

“Allah telah memberikan nikat yang luar biasa kepada IDIA Prendaun. Kehadiran 5 Profesor ini merupakan nikmat yang tak terduga bagi kita semua, terlebih lagi tujuan beliau-beliau datang ke Indonesia hanya tertuju kepada kita semua sebagai keluarga Al-Amien dan IDIA Prenduan. kedepan IDIA dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) akan mengadakan kerjasama yang lebih inten. Insya’allah dalam waktu dekat ini kami dari pihak IDIA Prenduan akan melakukan kunjungan balasan ke Malaysia.” Tutur Rektor IDIA Prenduan.

Kunjungan 5 Profesor ke Institute Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan memang kemaunan pihak Malaysia sendiri dan tujuannya hanya satu yaitu Al- Amien IDIA Prenduan. Dalam pertemuan perdana di kediaman Rektor IDIA Prenduan yang juga dihadiri para Wakil Rektor IDIA Prenduan, pihak Malaysia melontarkan tujuan kunjungannya yaitu mengajak kerjasama dengan pihak IDIA. Poin-poin kerjasamanya adalah pertukaran dosen, pertukaran pelajar dan kerjasama penelitian/ riset.

Merespon ajakan kerjasama tersebut, rektor IDIA mengagendakan Kunjungan balasan ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang insya’allah akan di laksanakan pada bulan November mendatang dan disana akan di adakan penandatanganan memorandum of understanding (MOU).  (Red)

180 Buku Ilmiyah Baru untuk Perpustakaan IDIA

Penyerahan-bukuIDIA Prenduan - Badan Eksekutif Mahasiswi (BEMi) Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan, Senin (07/09) menyumbangkan ratusan buku ilmiyah kepada perpustakaan IDIA Prenduan. Kegiatan yang bertajuk Project Pengembangan Perpustakaan IDIA Prenduan (PPIP), merupakan terobosan baru MENDIKRIS pada tahun 2014 sebagai wujud partisipasi terhadap keilmuan secara umum dan meningkatkan kualitas mahasiswa IDIA Prenduan dalam hal budaya membaca khususnya.

Program ini berhasil mengumpulkan 180 Eksemplar buku dan majalah serta uang sebesar @Rp.500.000,00 yang semuanya didapat dari sumbangan beberapa mahasiswa/i IDIA Prenduan, para alumni, serta Menteri Urusan Agama Kabupaten Sumenep. Seluruh buku yang berhasil dikumpulkan langsung diserahkan oleh Presiden Mahasiswi (Presmi) IDIA Prenduan Mlmh. Dzurriyatul Rif’atil Iffah kepada penanggung jawab Perpustakaan IDIA Prenduan Usth. Nur Aini, S.Fil.I. Prosesi penyerahan buku ini disaksikan langsung oleh seluruh mahasiswi IDIA program intensif.

Ucapan terimaksih disampaikan oleh panitia Pengembangan Perpustakaan IDIA Prenduan (PPIP) kepada semua pihak yang mendukung dan yang berpartisipasi terhadap kegiatan ini. “Terima Kasih Banyak atas bantuan dan partisipasi kepada seluruh pihak yang mendukung serta berpartisipasi di dalam program ini, semoga program ini menjadi program estafet dan menghasilkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya. Khusus kepada seluruh donatur atau semua yang sudah menyumbang, semoga sumbangan yang telah di berikan menjadi amal jariyah.”amien.

Sumbangan buku ilmiyah yang diselenggarakan MENDIKRIS rencananya akan dilaksanakan setiap tahun. (Red. IDIA)