IDIA Prenduan Perkuat Silaturrahim dengan LPTNU Jatim

bb3290af-917e-4fff-86fa-8ffcbb8808fc-1024x576Wakil Rektor I Bidang Akademik IDIA Prenduan, Ust. Musleh Wahid, M.Pd.I menghadiri undangan Lembaga Pendidikan Tinggi NU (LPTNU) Jawa Timur, Senin (25/07/2016). Kegiatan yang dilaksanakan di Universitas Trunojoyo, Bangkalan ini bertujuan untuk memperkuat silaturrahim perguruan tinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua PW NU Jatim, Prof. Dr. H. Ali Mas’ud Kholqillah, M.Ag.,M.PdI menyampaikan bahwa LPTNU harus meningkatkan mutu pendidikannya, serta harus bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. Profesor yang dikukuhkan sebagai guru besar ke-48, dalam bidang Tasawuf UIN Sunan Ampel ini menyebutkan bahwa barokah akan datang jika bergerak dan berbuat menjadi siklus kehidupan, dan itulah yang harus dilakukan oleh LPTNU.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Rektorat UTM Bangkalan ini, juga menjadi sarana Sosialisasi Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2016 Tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi, sebagai pengganti dari Permenristedikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Sosialisasi disampaikan oleh Prof. drh. Aris Junaidi, PhD. Direktur Penjaminan Mutu Kemenristek Dikti RI ini menyampaikan bahwa peraturan menteri yang baru ini harus diikuti oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Akan tetapi perlu ditanamkan pada seluruh perguruan tinggi bahwa akreditasi hanyalah nilai, sedangkan penilaian yang sebenarnya ada di masyarakat.

Setelah sosialisasi dilakukan dialog dengan nara sumber, ditambah Prof. Dr. Ir. Mansur Ma’shum, selaku anggota BAN-PT. Dalam kesempatan ini, Warek II IDIA Prenduan, menyempatkan bertatap muka langsung dengan Pengurus LPTNU Pusat ini, sekaligus konsultasi mengenai pengembangan IDIA Prenduan kedepan, serta berpose bersama Rektor UTM Bangkalan, dan Rektor UIM Pamekasan