Pembukaan Amaliyah Tadries Mahasiswa Program Niha’ie

IDIA Prenduan – Jum’at pagi (22/11/13) mahasiswa program Niha’ie fakultas Tarbiyah dan program Intensif mengikuti pembukaan kegiatan Amaliyah Tadris. Hadir dalam acara tersebut Mudir Ma’had Lil Banin, KH. Mujammi’ Abdul Musyfi, Lc menggantikan Bapak Rektor yang sedang menghadiri undangan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dalam prakata sambutannya sebelum membuka kegiatan Amaliyah Tadries secara resmi, beliau berpesan bahwa IDIA Prenduan ibarat seorang ibu yang tengah hamil tua, sedangkan mahasiswa program Niha’ie diibaratkan sebagai jabang bayinya yang tidak lama lagi akan segera dilahirkan, oleh karenanya setiap mahasiswa program Niha’ie dituntut untuk sungguh-sungguh dalam mengikuti setiap program yang dicanangkan IDIA untuk mencetak output-output yang berkualitas baik dari segi intelektualitas maupun spiritual.

Rangkaian kegiatan Amaliyah Tadries atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah praktek mengajar mahasiswa program Niha’ie tahun ini diantaranya, Pembukaan dan Pembekalan Amaliyah tadries, Penulisan I’dad Tadries, Amaliyatut Tadries An-Namudzajiyah, Pengoreksian I’dad Tadries kepada Musyrif/ah, Pelaksanaan Amaliyah Tadries, Evaluasi Amaliyah Tadries, Pembuatan Jurnal & Pengumpulan Jurnal Amaliyah Tadries, dan yang terakhir adalah pengumuman kelulusan pada hari Sabtu bulan yang akan datang (07/12/13).

Adapun program-program pembekalan Amaliyah Tadries beserta pematerinya adalah, Thuruqut Tadries oleh Kiai Abdul Qodir Jailani, M.Pd.I, Khutuwatut Tadries oleh Ust. Drs. Amrullah Umar, Thoriqotu Syarhil Mufrodad oleh Ust. Saiful Anam, M.Pd.I, Thoriqotun Naqd oleh KH. Moh. Fikri Husain, MA, dan Kitabatul I’dadi Tadries oleh Ust. Suhaimi Zuhri, M.Ag. (red.697)