Info Pendaftaran


PENERIMAAN SANTRI BARU TAHUN 1438/2017

PONDOK PESANTREN AL-AMIEN PRENDUAN | Sumenep Madura Jawa Timur 69465

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sesuai dengan hasil musyawarah Majelis Kyai dan Majelis A’wan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura menetapkan bahwa Pendaftaran Santri Baru (PSB) tahun ajaran 1438-1439 / 2017-2018, baik Putra maupun Putri, akan dilaksanakan secara serentak dan 2 gelombang, yaitu:

  • Gelombang I                   : Rabu s/d Jum’at, Tgl. 17-26 Mei 2017 M/20-29 Sya’ban 1438 H
  • Gelombang II                 : Selasa s/d Jum’at,  Tgl. 04-14 Juli 2017 M/ 10-20 Syawwal 1438 H
  • Waktu Pendaftaran   : Mulai Pkl. 07.00 s/d 16.00 WIB
  • Tempat Pendaftaran : Di kantor pendaftaran masing-masing lembaga (Putra & Putri terpisah).

Adapun untuk syarat-syarat pendaftaran masing-masing lembaga sebagaimana berikut:

1.      Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah (TMI) Putra-Putri

  • Syarat Penerimaan:
  1. Muslim/Muslimah berusia 12-22 tahun, belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa-masa pendidikan.
  2. Berijazah SD/MI (program Reguler) masa studi 6 tahun, dan untuk lulusan MTs/SMP (Program Intensif) masa studi 4 tahun.
  3. Memiliki latar belakang kehidupan  pribadi, keluarga dan sosial yang baik (diutamakan kader-kader lembaga).
  4. Mendapat restu dan dorongan semangat dari orang tua/walinya bersedia hidup berdisiplin di dalam pondok dan berniat menyelesaikan studinya sampai tamat ke kelas VI.
  5. Memiliki motivasi dan semangat tinggi untuk menjadi Guru/Pendidik atau Kader Pemimpin Ummat.
  6. Lulus dalam seleksi masuk yang meliputi ujian penempatan (Psikotes, Tulis dan Lisan).
  •  Syarat Pendaftaran:
  1. Menyerahkan berkas-berkas pendaftaran awal berupa:
  • 2 Fotokopi SKHUN, NISN dan Ijazah Terakhir yang telah dilegalisir
  • 2 Fotokopi Akta Lahir dan Kartu Keluarga (KK)
  • Pasfoto terbaru ukuran 3×4 (4 lembar) dan 4×6 (4 lembar) dan berjilbab (untuk putri)
  • Surat Keterangan Sehat dari dokter Klinik Al-Amien Prenduan (KAP)
  • Surat Pindah Desa (bagi yang berusia 17 tahun atau lebih)
  • Mengisi Formulir Pendaftaran yang tersedia dengan jujur dan lengkap

2. Ma’had Tahfidz Al-Qur’an (MTA) Putra-Putri

  • Syarat Penerimaan:
  1. Muslim/Muslimah berusia 12-22 tahun, belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa-masa pendidikan.
  2. Berijazah SD/MI (program SMP) dengan masa studi 6 atau 7 tahun, dan untuk lulusan MTs/SMP (Program SMA/MAK) dengan masa studi 3 atau 4 tahun.
  3. Memiliki latar belakang kehidupan  pribadi, keluarga dan sosial yang baik (diutamakan kader-kader lembaga).
  4. Mendapat restu dan dorongan semangat dari orang tua/walinya bersedia hidup berdisiplin di dalam pondok dan berniat menyelesaikan studinya sampai tamat ke kelas VI.
  5. Memiliki motivasi dan semangat tinggi untuk menjadi Guru/Pendidik atau Kader Pemimpin Ummat dan menjadi Hafidh Kamil Al-Qur’an
  6. Lulus dalam seleksi masuk yang meliputi ujian penempatan (Psikotes, Tulis dan Lisan).
  •  Syarat Pendaftaran:
  1. Menyerahkan berkas-berkas pendaftaran awal berupa:
  • 3 lembar fotokopi SKHUN & Ijazah Terakhir yang telah dilegalisir dan menyertakan NISN.
  • 2 Fotokopi Akta Lahir dan Kartu Keluarga (KK)
  • Pasfoto terbaru ukuran 3×4 (6 lembar) dan 4×6 (2 lembar) dan berjilbab (untuk putri)
  • Surat Keterangan Sehat dari dokter Klinik Al-Amien Prenduan (KAP)
  • Surat Pindah Desa (bagi yang berusia 17 tahun atau lebih)
  • Mengisi Formulir Pendaftaran yang disediakan panitia dengan jujur dan lengkap

3. Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan Putra-Putri

  •  Syarat Pendaftaran:
  1. Pendaftaran diantar oleh orang tua/wali
  2. Menyerahkan berkas-berkas pendaftaran awal berupa:
  • 2 lembar fotokopi STTB/Ijazah Terakhir (SMA/SMK/MA/Sederajat)  yang telah dilegalisir
  • Pasfoto terbaru ukuran 2×3 (3 lembar), 3×4 (3 lembar) dan 4×6 (3 lembar)  serta berjilbab (untuk putri)
  • Mengisi Formulir Pendaftaran yang disediakan panitia dengan jujur dan lengkap.
  • Materi Ujian Tes Masuk:
  1. Pengetahuan Agama Islam
  2. Bahasa Indonesia
  3. Bahasa Arab
  4. Bahasa Inggris
  5. Psikotes
  6. Mengaji Al-Qur’an
  • Syarat Penerimaan:
  1. Memenuhi semua syarat pendaftaran
  2. Lulus Tes Masuk
  3. Telah Melakukan Her-Registras

Uraian Biaya:

BROSUR TERPADU PANRISISBA 2_siap upload

Contact Person PSB 2014:

Ust. Suhaimi Zuhri, S.Ag. 081703253289 (Panitia Terpadu), Ust. H. Abd. Qodir Jailani, M.Pd, 087851010003 (TMI), Ust. A. Habibi Walidil Kutub, S.Si. 081703798703 (MTA), KH. Basthomi Tibyan, M.Pd.I, 081913741114 (IDIA), KH. Halimi Sufyan, 087752093399 (Putri 1), Ust. Efendi, 081807536466 (Ponteg) dan Ust. Muhyiddin, 085231242197 (Ma’had Salafy).

 

 

KETENTUAN PAKAIAN SANTRI PUTRI

A. Ketemtuan Umum

  1. Tidak Transparan
  2. Tidak Ketat
  3. Menutup Aurat
  4. Warna Tidak Menyilaukan mata
  5. Bermodel anggun dan sederhana
  6. Tidak bermotif (binatang, artis/figuran, boneka, tulisan dan gambar)
  7. Tidak Menyerupai laki-laki
  8. Tidak berbahan levis dan denim
  9. Tidak terlalu panjang (menyapu lantai)

B. Ketentuan Khusus

  • Jubah

1)   Tidak bermodel terlalu lebar dibagian bawah

2)   Tidak bermodel rompi pisah (yang didalamnya you can see& pendek)

3)   Tidak bermodel ikat pinggang

  • Baju Atasan

Panjang baju minimal 15 cm di atas lutut

 

KETENTUAN PAKAIAN SANTRI PUTRA         

A. PRINSIP PAKAIAN SANTRI

  1. Pakaian harus islami, tarbawi, dan ma’hadi.
  2. Pakaian mencerminkan sikap santri yang sopan, tawadhu’, dan tidak arogan.
  3. Pakaian senantiasa suci dan bersih setiap waktu.
  4. Pakaian sederhana, rapi, wajar, dan tidak terlalu mewah.

B. KETENTUAN UMUM BAJU & KAOS

  1. Model baju dan kaos formal.
  2. Motif baju polos.
  3. Warna baju dan kaos bebas, tapi tidak mencolok .
  4. Baju sekolah diatur sebagai berikut:

-       Sabtu-Ahad        : Putih Polos

-       Senin-Selasa      : Polos (warna bebas)

-       Rabu-Kamis       : Pramuka

  1. Baju ibadah/shalat adalah baju takwa berlengan panjang, warna bebas, motif sederhana, dada berkancing, dan bukan berbahan kaos. Baju takwa bermodel hem atau hem berlengan panjang (di masukkan dalam sarung dan diikat dengan sabuk).
  2. Baju pramuka dilengkapi atribut kepramukaan.
  3. Macam-macam Baju & kaos terlarang: takwa berlengan pendek, kotak-kotak, batik, warna dan motif norak, ada logo partai politik, ormas, atau gambar-gambar  tidak islami.

C. KETENTUAN UMUM CELANA

  1. Model celana formal/dinas.
  2. Motif celana polos.
  3. Warna celana bebas, tapi tidak mencolok (seperti warna merah).
  4. Celana sekolah diatur sebagai berikut:

- Sabtu-Ahad          : Hitam

- Senin-Selasa         : Warna bebas

- Rabu-Kamis         : Pramuka

  1. Macam-macam celana terlarang: celana jeans, celana pensil, celana kargo (banyak saku), celana cino, celana seperempat.

D. KETENTUAN SARUNG, KOPIAH, IKAT PINGGANG DAN SEPATU

  1. Warna sarung bebas, tidak norak, dan motif sederhana.
  2. Kopiah warna hitam polos dan putih (khusus Jum’at) dengan tinggi min. 8 cm dan maks. 9 cm. (Khusus pengurus, wajib memakai kopiah putih pada setiap pelaksanaan shalat)
  3. Ikat pinggang warna hitam polos dengan kepala ikat pinggang sederhana dan tidak bergambar.
  4. Sepatu berwarna hitam wajib ketika masuk kelas.

E. KETENTUAN LAIN

  1. Mempunyai pakaian secukupnya, tidak berlebihan, serta menjaga keutuhan dan kelengkapannya.
  2. Memberi tanda (nama atau NIS) pada setiap pakaian.
  3. Tidak membawa pakaian bernilai mahal, seperti sarung Donggala, Lamiri, BHS, dan lain-lain.
  4. Tidak memakai pakaian berbahan sutera.
  5. Semua pakaian yang dipakai harus dimasukkan ke dalam celana/sarung kecuali baju takwa untuk shalat.
  6. Saat memakai jas, baju harus dimasukkan ke dalam celana/sarung dan memakai ikat pinggang.
  7. Memakai sajadah pada setiap pelaksanaan shalat berjamaah.