Pembukaan Gebyar Idul Adha (GIA) 1446 H. dan Launching Aplikasi SIP LAZIS Al-Amien Prenduan

Al-Amien Prenduan — Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan resmi membuka rangkaian kegiatan Gebyar Idul Adha (GIA) 1446 H. secara terpadu di dua lokasi berbeda untuk Ma’had Putra dan Ma’had Putri.

Di Ma’had Putra, pembukaan GIA dilaksanakan pada Ahad malam (01/06) di Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan, dipimpin langsung oleh KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., selaku Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren.

Dalam sambutannya, beliau mengajak para santri, mudir, dan guru-guru untuk menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momen penting dalam memperkuat nilai keikhlasan, kesabaran, dan semangat berkurban.

Beliau menegaskan bahwa Idul Adha adalah sarana pembinaan jiwa, bukan hanya seremoni tahunan.

Dalam kesempatan yang sama, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA. juga secara resmi melaunching SIP (Sistem Informasi Pengelolaan) aplikasi digital milik LAZIS Al-Amien Prenduan.

Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam digitalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pondok, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan sosial umat secara lebih modern dan transparan.

Sementara itu, di Ma’had Putri, pembukaan GIA 1446 H. telah diselenggarakan sehari sebelumnya, pada Sabtu (31/5) di GESERNA, dan dibuka oleh Ny. Hj. Dra. Anisah Fatimah Zarkasyi.

Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya keikhlasan dan kesabaran dalam menjalankan setiap perintah Allah. “Diuji kesabarannya, diuji keikhlasannya,” ujar beliau, mengingatkan para santriwati akan hakikat ibadah dalam kehidupan.

Rangkaian kegiatan GIA tahun ini mencakup beragam lomba dan aktivitas islami seperti Lomba Nasyid, Manasik Haji, Menghias Kamar, hingga Tata Boga, yang bertujuan menumbuhkan semangat berkurban, kepekaan sosial, dan pembentukan karakter spiritual para santri dan santriwati.

Dengan semangat kolaboratif dan digitalisasi yang mulai diterapkan, GIA 1446 H serta peluncuran SIP LAZIS Al-Amien Prenduan menjadi simbol penguatan nilai-nilai ibadah, pemberdayaan umat, dan transformasi layanan sosial di era modern.

Scroll to Top