Author: admin

Pekan Olahraga dan Seni 2020, Pimpinan Pondok: Jadilah Atlet yang Berakhlaq

Pagi ini, Jum’at 18 September 2020 M, bertempat di Gedung Pusat Pengembangan Gagasan dan Kreatifitas Santri Putra (PUSPAGATRA) Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep, KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., Ph.D. membuka secara langsung Acara Pekan Olahraga dan Seni PORSENI 2020.

Di awal sambutannya, Pimpinan Pondok membawa seluruh santri dan semua undangan yang hadir untuk flash back ke tahun 1992 dimana pada tahun itu untuk pertama kalinya Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan mengirim santri untuk berlomba di ajang perlombaan Olahraga tingkat Nasional dalam rangka 8 Windu Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo. “Alhamdulillah, pada tahun itu, Santri-santri yang menjadi utusan Pondok berhasil menunjukkan taji dan mental Sakeranya.”

“Kemudian di ajang Perayaan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor 2016 lalu, Santri-santri yang kita utus kembali membuat kami bangga dan mengharumkan nama Al-Amien Prenduan.” Lanjut Pimpinan.

Di depan ribuan Santri Putra TMI Al-Amien Prenduan, Pimpinan menghimbau seluruh santri agar menjadi Atlet yang Berakhlakul Karimah dan Berakhlakul Amien. Yang menjunjung tinggi sportifitas dan fair play dalam setiap pertandingan yang dilakoni. “Anak-anakku, Ingat Nak Jadilah Antum Atlet yang Berakhlakul Karimah, yang selalu menjungjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam bertanding.”

Tak lupa Pimpinan menitipkan pesan kepada Santri-santri yang sudah senior di pondok untuk memberikan uswah yang baik dalam berlomba khsusunya kepada santri baru. “Untuk Anak-anakku santri baru,  PORSENI ini adalah ajang dan momentum bagi Antum untuk belajar dan memetik pelajaran di setiap cabang perlombaan. Untuk Anak-anakku Santri-santri Kelas 5, 4 dan 3 Intensif menunjukkan Uswah yang baik bagi adik-adik Antum.”

Terakhir Pimpinan berpesan agar PORSENI ini dijadikan momentum terbaik untuk mencari, mengenali dan mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki oleh santri. “Jadikan PORSENI ini sebagai ajang bagi Antum untuk menggali dan mengembangkan bakat, skill dan keterampilan Antum.”

Acara Peka Olahraga dan Seni PORSENI 2020 ini berlangsung selama sepekan dimulai dari hari ini dan akan ditutup pada hari kamis pekan depan dengan total 40 cabang perlombaan mulai dari cabang olahraga, kesenian dan kepramukaan.

(Nur Holis)

Apel Tahunan dan Khutbatul ‘Arsy 2020, Pimpinan Pondok: Pesantren Adalah Sebuah Cita-cita Agung

Sabtu, 12 September 2020 Bertempat di Lapangan Barat Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan sebanyak 8.323 Santri, 1.014 Guru dan Dosen. Total 9.337 Santri dan Guru di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan berkumpul mengikuti salah satu acara sakral yang dihelat sekali setahun di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yakni Apel Tahunan dan Khutbatul ‘Arsy 2020 M.

Pimpinan Pondok Beserta Anggota Dewan Riasah

Pada tahun ini, Apel Tahunan dan Khutbatul ‘Arsy 2020 dihelat di tengah status “Lockdown” Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan sehingga para alumni, simpasitan dan masyarakat luar tidak diperkenankan untuk hadir dan menyaksikan acara. Walaupun dihelat secara terbatas, acara Apel Tahunan dan Khutbatul ‘Arsy 2020 tetap khidmah dan meriah.

Barisan Peleton

Acara dimulai pukul 06.30 WIB dibuka dengan upacara ceremonial yang dipimpin langsung oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., Ph.D.

Pemeriksaan Barisan oleh Pimpinan Pondok dan Anggota Dewan Riasah

Dalam Pidato Puncak, Pimpinan Pondok menyampaikan bahwa Pondok Pesantren adalah Sebuah Cita-cita Agung. Sebuah Kawah Candradimuka tempat Lahirnya Para Ulama’, Pemimpin Umat dan Mundzirul Qaum yang siap mengabdi kepada umat, bangsa dan negara  li izzil Islam wal Muslimin.

Pondok Pesantren adalah Sebuah Cita-cita Agung. Sebuah Kawah Candradimuka tempat Lahirnya Para Ulama’, Pemimpin Umat dan Mundzirul Qaum yang siap mengabdi kepada umat, bangsa dan negara  li izzil Islam wal Muslimin

Pimpinan juga tak henti-hentinya mengingatkan seluruh unsur pondok agar tidak melupakan ruh dan jati diri mereka sebagai pejuang. Pejuang yang mau berkorban. Para tentara-tentara Allah di medan ilmu pengetahuan. Yang dituntut untuk mengerahkan seluruh tenaga, pikiran bahkan jiwa dan raga dalam berjuan di jalan Allah sampai titik darah penghabisan.

Grand Opening yang Menampilkan Berbagai Macam Kearifan Lokal Nusantara

Kalian adalah pejuang. Kalian adalah tentara-tentara Allah di medan ilmu pengetahuan. Sebagai pejuang kalian dituntut untuk mengerahkan seluruh tenaga, fikiran, bahkan jiwa untuk berjuang secara maksimal fi sabilil-Lah sampai titik darah penghabisan

Tak ketinggalan, Pimpinan Pondok  juga mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas kepercayaan masyarakat yang memondokkan putra dan putri mereka di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Walaupun dunia sedang dilanda wabah Covid 19 namun tak sedikitlun menyurutkan niat dan keinginan para orang tua untuk menitipkan putra dan putri mereka di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

Penampilan Persilatan

Pada tahun ini, Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan menerima amanah untuk mendidik santri dan santriwati sebanyak 2.216 orang di semua lembaga di lingkungan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Sebuah kepercayaan yang akan terus dirawat, dijaga dan diemban dengan penuh tanggung jawab.

Pelepasan Balon Apel Tahunan 2020

Apel Tahunan edisi kali ini mengangkat tema “Santri Tangguh Berdedikasi Untuk Negeri Li Izzil Islam Wal Muslimin. Ada tujuh rentetan Acara dimulai dengan penampilan Grand Opening dilanjutkan dengan penampilan Tari Kolosal, Pramuka Kopass Alpend, Persilatan, Drama Kolosal dan ditutup dengan Aksi Marching Band Al-Amien Prenduan.

(Nur Holis)

IKBAL Timur Tengah dan Afrika Gelar Silaturrahmi Virtual dan Webinar dengan Pimpinan dan Pengasuh

Ikatan Keluarga Besar Al-Amien Prenduan (IKBAL) Timur Tengah dan Afrika mengadakan acara silaturahmi dengan Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA. , Ph.D. Senin 31 Agustus 2020.

Potret Silaturrahmi Virtual dan Webinar IKBAL Timur Tengah dan Afrika

Tak tanggung-tanggung bak sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, selain mengadakan acara sillaturrahmi Virtual IKBAL Timur Tengah dan Afrika juga mengadakan acara Webinar yang diisi langsung oleh Pimpinanan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA. Ph.D.

Acara Silaturahmi Virtual dan Webinar ini diikuti secara langsung melalui aplikasi Zoom oleh seluruh Alumni Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yang berada di negara-negara Timur Tengah dan Afrika seperti IKBAL Arab Saudi, IKBAL Yaman, IKBAL Pakistan, IKBAL Mesir, IKBAL Maroko, dan IKBAL Sudan.

Acara Webinar IKBAL Timur Tengah dan Afrika mengusung tema “Merekatkan Ukhuwah Ma’hadiyah di Timur TeTengah.Tema ini dipilih dengan harapan semoga Ikatan Ukhuwah antar alumni dan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yang berada di kawasan Timur Tengah dan Afrika semakin rekat dan kuat.

Dalam kesempatan yang langka tersebut, Pimpinan menitipkan sebuah pesan “Kembali Ke Khittah Al-Amien.” singkat namun sarat akan makna yang perlu direnungi dan dipahami oleh segenap alumni yang tengah menuntut ilmu di Timur Tengah dan Afrika.

Selain itu, Pimpinan juga berharap agar para alumni setelah menyelesaikan masa studinya untuk kembali lagi ke tanah air dan melakukan tugas pengabdian di tengah masyarakat dengan seikhlas-ikhlasnya “ Ilmu itu bisa Antum dan Antunna dapatkan dimanapun dan kapanpun”

Pimpinan dan Pengasuh Memimpin Pembacaan Doa

Acara Silaturahmi Virtual dan Webinar yang diadakan oleh IKBAL Timur Tengah dan Afrika ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari para alumni dan simpatisan. Tugas serta berbagai aktifitas mereka tidak menyiutkan semangat mereka untuk berinteraksi dan bertatap muka dengan Kiai dan guru walaupun dilakukan secara virtual. Bahkan tak hanya IKBAL Timur Tengah dan Afrika yang menyemarakkan acara tersebut, IKBAL Malaysia juga turut hadir dari awal sampai berakhirnya acara.

(Nur Holis)

Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid IDIA Putri oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan

Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA. Ph.D. Melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid Syaikh Sa’id Indragiri dan Sayyidah Fatimah Jum’at, 28 Agustus 2020.

Prosesi Pelatakan Batu Pertama Pembanguna Mushalla

Pimpinan didampingi Rektor IDIA sekaligus Wakil Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Dr. Ghozi Mubarok Idris, MA. Para Mudir, Civitas Akademika IDIA Prenduan dan Mahasiswi IDIA Prenduan turut menyaksikan prosesi peletakan batu pertama.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok mengutarakan bahwa pembangunan Masjid Syaikh Sa’id Indragiri dan Sayyidah Fatimah memang dialokasikan secara khusus untuk diletakkan di kompleks IDIA Prenduan Putri terlebih lagi bagi mahasiswi yang menempati Rusunawa.

“Pembangunan Masjid Syaikh Sa’id Indragiri dan Sayyidah Fatimah Saya peruntukan secara khusus untuk dibangun di Kompleks IDIA Putri guna mempermudah akses mahasiswi dan semakin membuat mereka nyaman dan tenang dalam beribadah terlebih lagi mahasiswi yang menempati gedung Rusunawa”

Prosesi Pembacaan Doa

Masjid Syaikh Sa’id Indragiri dan Sayyidah Fatimah dibangun di atas lahan yang berlokasi tepat di sebelah selatan  gedung Rusunawa dengan luas bangunan 15 M × 15 M dengan alokasi Anggaran Pembangunan sebesar 300 Juta Rupiah.

(Nur Holis)

Kapolda Jawa Timur Kunjungi Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan

Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. M. Fadil Imran melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Kamis, 6 Agustus 2020. Kapolda tiba di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan pukul 09.00 WIB. Dengan menggunakan Helikopter yang mendarat langsung di lapangan barat Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

Tiba di Al-Amien, Kapolda beserta rombongan disambut langsung oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Ahmad Fauzi Tidjani, Ph.D didampingi oleh jajaran Majelis Kiai Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Ahmad Fauzi Tidjani, Ph.D mengalungkan Surban kepada Kapolda Jawa Timur

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Sy, Kapolres Sumenep AKBP. Darman, S.I.K beserta Wakapolres Sumenep dan Dandim 0827 Letkol Inf. Nur Cholis

Setelah disambut di lapangan, Kapolda diajak berkeliling Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yang sudah dipenuhi oleh beberapa santri yang telah standby menunggu kedatangan Kapolda. Setelah berkeliling, Kapolda beserta rombongan langsung diarahkan ke Kediaman Pimpinan dan Pengasuh.

Rombongan Kapolda disambut puluhan Santri yang membentuk pagar betis namun tetap menerapkan phisical distancing

Kunjungan Bapak Kapolda Jawa Timur ke Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dalam rangka menjalin silaturrahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan setelah mengemban jabatan kepolisian tertinggi di Jawa Timur Mei lalu.

Pimpinan dan Pengasuh memberikan Cenderamata kepada Kapolda Jawa Timur

Irjen Pol. M. Fadil Imran menjabat Kapolda Jawa Timur menggatinkan Irjen. Pol. Luki Hermawan berdasar Surat Telegram Kapolri bernomor ST/1377/KEP/2020. Sebelum menjabat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. M. Fadil Imran yang merupakan lulusan Akademi Polisi 1991 menjabat sebagai Wakil Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri dan merupakan sosok yang sangat berpengalaman di bidang reserce.

Nur Holis, Kantor Sekretariat Pimpinan

Pekan Perkenalan dan Orientasi; Momentum Menumbuhkan dan Memperdalam Rasa Cinta Terhadap Pondok

Siang ini, setelah pelaksanaan shalat Dhuhur bertempat di Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan. Seluruh Santri Putra dari semua lembaga di lingkungan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yakni TMI, Ma’had Tahfidh Al-Qur’an dan Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan berkumpul untuk mengikuti salah satu acara sakral di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yakni Pekan Perkenalan dan Orientasi (Perlantasi).

Acara dibuka langsung oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, M.A., Ph.D. ditemani oleh Wakil Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Dr. Ghozi Mubarok Idris, MA. beserta jajaran Dewan Riasah Pondok Pasantren Al-Amien Prenduan.

Pimpinan, Wakil Pimpinan Beserta Anggota Majelis Kiai Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok menyampaikan bahwa Pada tahun ini, Acara Pekan Perkenalan dan Orientasi dikemas dengan kemasan yang berbeda dari tahun sebelumnya yakni dengan ditambahi label بمناسبة خطبة العرش.  Yang acara puncaknya yakni Pidato atau Sambutan dari Pimpinan Pondok yang akan berlangsung ketika acara Apel Tahunan dimana seluruh Santri, Asatidz dan semua unsur di Pondok kita ini berikrar untuk taat kepada Pondok dan Ikhlas dalam menjalani kehidupan sehari-hari di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

“Semua Santri, Masyayikh, Asatidz bahkan Karyawan di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan tanpa terkecuali wajib mengikuti acara Pekan Perkenalan dan Orientasi ini agar rasa kecintaan, pengetahuan dan pemahaman kita kepada pondok kita ini semakin bertambah kuat, kokoh dan semakin dalam.

Pimpinan dan Pengasuh ketika menyampaikan fatwa dan nasehat dihadapan ribuan santri

“Semua Santri, Masyayikh, Asatidz bahkan Karyawan di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan wajib tanpa terkecuali mengikuti acara Pekan Perkenalan dan Orientasi ini agar kecintaan, pengetahuan dan pemahaman kita kepada pondok kita ini semakin bertambah kuat, kokoh dan semakin dalam.” Tegas Pimpinan dan Pengasuh.

Wakil Pimpinan dan Pengasuh memimpin pembacaan doa

Acara Pekan Perkenalan dan Orientasi ini berlangsung selama 4 hari dimulai dari hari Senin, 20 Juli 2020 sampai hari Kamis 23 Juli 2020 dan berlangsung di semua lembaga dibawah naungan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. (Nur Holis)

Wisuda Alumni di Tengah Pandemi

Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Bersama Wisudawan Terbaik Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah
Wakil Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan bersama Para Wiudawan Terbaik Ma’had Tahfidh Al-Qur’an

Wisuda Alumni merupakan salah satu Epic Moment yang paling dinanti santri setelah 4 atau 6 tahun atau bahkan lebih menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

Ibarat sebuah perjalanan panjang, Wisuda Alumni menjadi pelabuhan terakhir untuk melepas para santri yang telah merasakan asam manis kehidupan pesantren selama bertahun-tahun untuk melanjutkan perjuangan mereka hadir dan mengabdi di tengah masyarakat.

Pada tahun ini, Wisuda Alumni dihelat dengan nuansa yang berbeda dari edisi wisuda sebelumnya. Di tengah serangan Wabah Pandemi COVID-19 ini, dengan berat hati Pondok harus melaksanakan haflah Ikhtitam secara sederhana tanpa kehadiran Wali Santri.

Keputusan ini mungkin sedikit membuat kecewa dan sedih para calon wisudawan dan wali wisudawan. Namun, keputusan yang telah diambil Pondok merupakan pilihan yang paling terbaik diantara berbagai macam opsi yang ada yang dipilih berdasarkan hasil kesepakatan dan rapat yang intern.

Institut Dirosat Islamiyah mengambil start pertama dalam menghelat acara Wisuda Alumni khusus program Kepondokan/Intensif pada hari Sabtu, 27 Juni 2020 M.

Bertempat di Gedung Serbaguna (Geserna) acara dimulai pada pukul 20.00 WIB dengan hanya dihadiri oleh Majelis Kiai, Asatidz, mahasantri dan civitas academi IDIA Prenduan.

Dalam pengantarnya, Rektor IDIA Prenduan Dr. KH. Ghozi Mubarok Idris, MA. mengungkapkan kebanggaannya pada semua Mahasantri IDIA yang telah menemani beliau dalam beberapa tahun ini untuk menimba ilmu dan memperluas wawasan, juga menuntaskan pekerjaan-pekerjaan yang berat di Ma’had Jami’ah sampai tiba di momen yang membanggkan yakni Wisuda Alumni.

Kiai Ghozi juga berharap agar kebanggaan ini dapat terus dirasakan hingga masa-masa yang akan datang seraya juga berharap status ini (Wisudawan IDIA) akan menjadi kebanggaan bagi orang-orang yang menyandangnya.

Wakil Pimpinan dan Pengasuh Sekaligus Rektor IDIA Prenduan, KH. Dr. Ghozi Mubarok Idris, MA. dalam acara Wisuda Program Kepondokan IDIA Prenduan

“Saya merasa bangga pada Antum semua, bisa menemani Antum bersama-sama dalam sekian tahun ini, untuk menimbah ilmu memperluas wawasan.
Saya bangga pada kalian, kalian bisa menuntaskan pekerjaan-pekerjaan yang berat di ma’had jami’ah (IDIA) ini, untuk sampai pada titik yang membanggakan di malam ini.
Saya tentu saja memohon agar kebanggaan itu bisa terus saya rasakan, bisa terus kita rasakan sampai di masa-masa yang akan datang.
hari ini, malam ini Antum semua diwisuda. Tidak lama lagi Antum akan melaksanakan tugas-tugas pengabdian di tempat masing-masing.
Saya berharap status ini akan membanggakan antum di masa-masa yang akan datang; sebagai santri-santri, sebagai mahasiswa, dan alumni IDIA Prenduan.”

Setelah sambutan Rektor, giliran Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., Ph.D. yang memberikan fatwa dan nasehat dihadapan para alumni IDIA Prenduan.

Pimpinan Pondok mengingatkan para alumni agar senantiasa menghargai pencapaian dan predikat yang saat ini mereka genggam yakni sebagai Mutakharrij wal Mutakharrijah IDIA Prenduan.

Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., Ph.D. Memberikan Fatwa dan Nasehat dalam acara Wisuda Program Kepondokan IDIA Prenduan

“Orang yang berharga yaitu orang yang pintar menghargai dengan baik dengan tepat. Hargamu apa sekarang? Yaitu sebagai mutakhorrij dan mutakhorrijah (IDIA Al-Amien Prenduan), inilah yang harus kamu nilai, jangan meremehkan.”

Satu hari berselang tepatnya pada hari Ahad, 28 Juni 2020 di tempat yang sama pun tanpa dihadiri wali santri giliran ma’had Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah yang menghelat acara yang menjadi pamungkas dari rentetan kegiatan kenihaian.

Sebanyak 174 Wisudawan dan 231 Wisudawati resmi menyandang gelar Alumni TMI Al-Amien Prenduan Angkatan 45 dan 31.

Acara berlangsung cukup meriah meski tanpa kehadiran undangan dari eksternal pondok dan wali wisudawan dan wisudawati. Wisudawan berjalan menuju pondok putri dengan diiringi Marching Band Al-Amien Prenduan sedangkan Wisudawati menunggu kedatangan Wisudawan di Geserna sebelum masuk ke Gedung Serbaguna dan memulai acara.

Wisuda kali ini dilangsungkan pada malam hari setelah pelaksanaan shalat isya. Undangan yang hadirpun bisa dibilang terbatas hanya para asatidz, musyrif dan wakil musyrif nihaie. Meski acara Wisuda Alumni TMI tak semeriah tahun-tahun sebelumnya, namun hal tersebut tidak mengurangi kesakralan acara.

Dalam fatwa dan nasehatnya, Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren AL-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, Ph.D. menegaskan kepada semua alumni TMI angkatan 45 dan 31 agar senantiasa menjadi yang terbaik dalam berbagai hal dan tetap teguh memegang dan menebarkan akhlak mulia di tengah-tengah masyarakat

Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., Ph.D. Memberikan Fatwa dan Nasehat dalam acara Wisuda Alumni TMI Angkatan 45 dan 31

“Jadilah yang terbaik dalam mendidik. Jadilah yang terbaik dalam berjuang. Jadilah yang terbaik dalam segala-galanya… Jadilah intan permata di lingkunganmu melalui Sikapmu, melalui cara mengajarmu, cara bicaramu, cara dudukmu, cara menyampaikan ke yang lebih tua, cara menyampaikan ke yang lebih muda, cara mengembangkan diri menghadapi masa depanmu yang in syaAllah cemerlang.”

Salah satu tradisi dan sunnah khas yang tak pernah absen dan masih eksis sampai saat ini adalah penyerahan hasil karya tulis para wisudawan dan wisudawati kepada Pimpinan dan kengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

Pada Tahun ini, Alumni angkatan 45 dan 31 berhasil mempersembahkan 194 Karya dengan rincian 10 Karya dari Santri Putra dan 184 Karya Santri Putri. Prosesi penyerahan 194 karya ini diserah secara simbolis langsung oleh PO. Niha’ie 2020 Ust. Maliji Jalali Kepada Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., Ph.D.

PO. Nihaie 2020 Ust. Maliji Jalali Secara Simbolis Menyerahkan Hasil Karya Tulis Alumni TMI Sebanyak 194 Karya Kepada Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., Ph.D.

Berbeda dengan IDIA dan TMI yang mengadakan acara wisuda di waktu malam hari, Ma’had Tahfidh Al-Qur’an tetap menyelenggarakan wisuda di pagi hari walaupun juga mengikuti jejak IDIA dan TMI yang menyelenggarakan wisuda secara sederhana tanpa kehadiran wali wisudawan dan wisudawati.

Acara Wisuda Hifdhu Al-Qur’an dan Yudisium Santri Kelas Akhir Angkatan 24 dan 12

Acara juga dihelat di Gedung Serbaguna pada hari Ahad, 05 Juli 2020. Acara Wisuda berjalan dengan lancar, khidmah dan inshaAllah penuh berkah.

Berselang beberapa jam sebelum pelaksanaan Wisuda, terdengar kabar duka dari Keluarga Besar GONTOR, atas Wafatnya Ny. Hj. Dr. Maimunah Zarkasyi, Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prempuan, KH. Ahmad Fauzi Tidjani, Ph. D tetap rawuh dan memberikan Pidato Pelepasan didepan seluruh wisudawan wisudawati pagi tadi.

Dalam pidatonya, beliau mengingatkan akan pentingnya menjaga Niat, pentingnya Azzam yang kuat untuk menjadi Haamilul Qur’an. Beliau juga mengkritik keras, Alumni yang hilang arah, lalai akan penjagaan hafalan Al-Qur’an. “… Sungguh anak-anakku, saya sangat mencintai kalian!, Jaga Hafalanmu! Tuntaskan Hafalanmu!”, dawuh beliau dengan suara bergetar.

Konsep Wisuda kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan yudisium dan wisuda angkatan, serta Wisuda Hifdh Al-Quran, di satukan dalam satu kegiatan, tentu saja tetap menggunakan protokol Covid 19, Wisuda New-Normal berjalan lancar.

(Nur Holis)

Rapat Guru Lengkap (RGL) Perdana di Tengah Pandemi, Momen untuk Me-Recharge Ruhul Jihad

Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., Ph.D. Dalam Acara RGL di Gedung Serbaguna (Geserna) Kamis, 25 Juni 2020

“Kalau Antum dan Antunna ini Baik, Maka Generasi Setelah Antum dan Antunna akan Jauh Lebih Baik Lagi. Begitupun jika Antum dan Antunna ini Buruk, Maka Generasi Setelah Antum dan Antunna akan Jauh Lebih Buruk Lagi. Naudzubillah.”

Setelah masa libur panjang yang berdurasi hampir tiga bulan, Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan untuk kali pertama melaksanakan agenda rutin tahunan yang selalu dihelat di awal tahun ajaran baru, tepat sebelum upacara pembukaan tahun ajaran baru. Kami menyebutnya Rapat Guru Lengkap atau yang lebih familiar dikalangan Asatidz dengan istilah RGL.

Rapat Guru Lengkap (RGL) awal tahun kali ini sedikit berbeda dengan pelaksanaan RGL pada tahun-tahun lalu, mengingat momen pelaksanaannya berlangsung di tengah Pandemi Covid-19. Pondok tentunya tetap menerapkan Protokol Covid-19 dengan mewajibkan seluruh peserta rapat untuk menjaga jarak dan memakai masker.

Bertempat di Gedung Serbaguna (Geserna), rapat dimulai pukul 16.00 WIB atau setelah prosesi penyerahan santriwati baru yang dihadiri langsung oleh Pimpinan dan Wakil Pimpinan Pondok, Pengasuh Ma’had TMI dan Ma’had Tahfidz Al-Qur’an beserta seluruh Asatidz berkeluarga dan bujang.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., Ph.D., menyampaikan bahwa setelah kembali ke Pondok setelah masa liburan panjang di tengah pandemi Covid-19 ini, seluruh asatidz dan unsur-unsur pondok akan menjalani tatanan kehidupan yang berbeda dari sebelumnya atau yang saat ini populer dengan istilah New Normal

Pimpinan Pondok juga meminta kepada seluruh asatidz untuk senantiasa menumbuhkan dan merawat sikap rendah hati atau Tawadu’ di dalam hati. “Semakin Antum dan Antunna Tawadhu’, apapun yang kita kerjakan akan dilindungi oleh Allah SWT.”

Pimpinan juga menegaskan agar seluruh lapisan di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan mulai dari Kiai, Ustadz Senior dan Bujang agar istiqomah menegakkan disiplin dengan menebarkan keteladanan di tengah-tengah santri. “Tegaknya Disiplin di Pondok Kita berawal dari Keteladanan.”

Di akhir pertemuan, Kiai kharismatik kelahiran kota Mekkah ini kembali merecharge ruhul jihad para asatidz agar selalu berproses memperbaiki kualitas diri dan memberikan pengabdian yang maksimal kepada pondok dalam mendidik santri dan santriwati. “Kalau Antum dan Antunna ini baik, maka generasi setelah Antum dan Antunna akan jauh lebih baik lagi. Begitupun jika Antum dan Antunna ini buruk, maka generasi setelah Antum dan Antunna akan jauh lebih buruk lagi. Naudzubillah.” (Nur Holis)

Prosedur Kedatangan Santri/wati Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Pasca Liburan Akhir tahun 2020 M (1441 H)

Formulir Surat Pernyataan Isolasi Mandiri ini dapat diunduh pula melalui tautan berikut: https://drive.google.com/file/d/1RBa1IdybdI-ikRDcnAkR83cb4Fnjeqbu/view?usp=sharing

Siaga Corona, Al-Amien Prenduan Keluarkan Maklumat LOCKDOWN

Akibat merebaknya Virus Corona (Covid 19) di Indonesia, menyebabkan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep mengeluarkan maklumat yang ditandatangani Pimpinan dan Pengasuh Pondok Dr. KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA, yang harus dipatuhi oleh seluruh penghuni dan yang berkepentingan.

Kepala Humas dan Koordinator Harian (Kohar) Al-Amien Prenduan Dr. H. Musleh Wahid, M.Pd.I mengungkapkan, maklumat tersebut dikeluarkan agar semua mendukung upaya Al-Amien Prenduan tercegah dari virus corona, sehingga upaya dini terus dilakukan.

“Kami harapkan, keluarga besar Al-Amien Prenduan bebas dari penyebaran virus corona yang saat ini sudah menjadi persoalan dunia,” katanya.

Wakil Rektor IDIA ini juga berharap masyarakat khususnya wali santri turut mendukung upaya yang dilakukan pesantren Al-Amien Prenduan, sebab upaya yang dilakukan ini demi menjaga anak-anaknya dari bahaya virus coron.

Lebih jauh dari itu Al-Amien Prenduan juga menunjuk Tim khusus penanggulangan wabah Corona yang diketuai oleh ust H. Slamet Fiddien, S.Sos.i dan Wakilnya Ust. H. Fahmi Yunus, M.Ud. Beranggotakan seluruh mudir-mudir lembaga di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

Berikut maklumat yang dikeluarkan resmi oleh Pimpinan Dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien :