Ma’had Tahfidh Al-Qur’an


Sejarah Singkat

Ma’had Tahfidh Al-Qur’an (MTA) berdiri pada 12 Rabi’ul Awal 1412H atau 21 September1991 M, dan diresmikan oleh Kyai Tidjani Djauhari. Sementara MTA khusus putri, didirikan pada Rabu, 25 Syawal 1425/8 Desember 2004.

Lembaga ini didirikan sebagai respon aktual terhadap kian langkanya ulama’ yang menguasai disiplin ilmu pengetahuan modern (ilmuwan), atau sebaliknya ilmuwan muslim yang memiliki kearifan ulama’.

Sejarah pernah mencatat dengan tinta emas, zaman keemasan Islam (enlighten era), seiring munculnya ilmuwan dan pemikir muslim yang berjasa besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, setelah terlebih dahulu menghafal Al-Qur’an 30 juz sejak usia dini dan menguasai ilmu-ilmunya (tilawatan, hifdhan, wa tafsiran) serta mampu mengamalkan ajaran-ajarannya secara kaffah. Hal ini tercermin dalam pola hidup mereka yang penuh zuhud dan waro’, kemampuan memadukan fikir dan dzikir, sikap yang positif dan pandangan yang undichotomatis terhadap IPTEK, ruhul jihad dan ijtihad yang tinggi untuk berjasa sebesar-besarnya bagi agama dan ummat manusia. Mereka memiliki aqidah yang kuat dan sikap mental yang tangguh yang semuanya bersumber dan mengacu pada Al-Qur’anul Karim (khuluquhum Al-Qur’an), sehingga mereka mampu memberikan konstribusi yang lebih bermakna bagi perjuangan demi izzil Islam wal muslimien.

Berangkat dari kenyataan historis tersebut, Ma’had Tahfidh Al-Qur’an AL-AMIEN PRENDUAN ikut berperan dalam usaha mengembalikan zaman kejayaan Islam tersebut dengan pola pendidikan yang berbasis pada kecintaan dan penghayatan terhadap Al-Qur’an. Sehingga tercetak kader-kader mundzirul qoum yang mutafaqqih fid dien, berjiwa IMTAQ, berakhlak Qur’ani, berbekal IPTEK dan memiliki ciri-ciri khusus sebagai huffadh/hamalatul Qur’an yang mampu mengimplemintasikan nilai, ajaran dan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan.

Visi dan Misi Lembaga

Visi MTA adalah semata-mata untuk ibadah kepada Allah swt., dan mengharap ridho-Nya (tercermin dalam sifat tawadhu’, tunduk dan patuh kepada Allah swt., tanpa reserve, serta mengimplementasikan fungsi kholifah Allah di muka bumi (tercermin dalam sikap proaktif, inovatif, dan kreatif).

Adapun misinya adalah mempersiapkan individu yang unggul dan berkualitas menuju terbentuknya khoiru ummah, serta mencetak kader-kader mundzirul qoum yang mutafaqqih fid dien, berjiwa IMTAQ berbekal IPTEK dan memiliki ciri-ciri khusus sebagai huffadz/hamalatul Qur’an yang mengimplementasikan nilai, ajaran dan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Progam Pendidikan

Program pendidikan di Ma’had Tahfidh Al-Qur’an AL-AMIEN PRENDUAN, dilaksanakan secara terpadu dalam bentuk core and integreted curriculum (kurikulum terpadu) selama 24 jam non stop, dengan penekanan khusus pada upaya tafaqquh fiddin dengan berafiliasi pada berbagai macam ilmu, teori dan praktik yang meliputi semua life skill.

1. Tahfidz Al-Qur’an

Sebagai ciri khas Ma’had Tahfidh Al-Qur’an program ini merupakan program inti yang harus diikuti oleh seluruh santri/wati, dimulai dengan khatam Al-Qur’an dengan lancar, fasih, dan sesuai dengan hukum tajwid bin nadhar maksimal setengah tahun sebelum mendapat SIM (Surat Izin Menghafal). Pelaksanaannya masuk di program intra dan ko kurikuler. Masa menghafal Al-Qur’an antara 6 s/d 7 tahun bagi tamatan SD/MI dan 3 s/d 4 tahun bagi tamatan SMP/MTs. Penyelesaian target hafalan yang telah ditentukan bagi semua santri/wati menjadi salah satu syarat untuk pengambilan Ijazah SMA dan MA Tahfidh Keagamaan.

2. Program Formal

Program formal berlangsung di pagi hari dengan pedoman Garis-garis Besar Program Pengajaran (GBPP). Kurikulum yang berlaku pada masing-masing lembaga dipadukan dengan muatan lokal yang bercirikan kesantrian, keilmuan, maupun ketahfidhan.

a. SMP Tahfidz Diakui SK. No. 835.1/1392/108.08 2002

Kurikulum pendidikan nasional (Diknas) dan kurikulum lokal kepesantrenan menjadi acuan lembaga ini. Bahasa pengantar dalam proses pembelajaran formal adalah Bahasa Arab dan Inggris, kecuali untuk materi-materi tertentu yang mengharuskan penggunaan Bahasa Indonesia.

b. SMA Tahfidz Diakui SK No. 273/C.C7/Kep. MN/1999

Lembaga SMA Tahfidz memakai kurikulum gabungan antara kurikulum pendidikan nasional (Diknas) dan kurikulum lokal kepesantrenan. Bahasa pengantar dalam proses pembelajaran formal adalah Bahasa Arab dan Inggris, kecuali untuk materi-materi terntentu (umum) yang menggunakan bahasa Indonesia. Santri kelas akhir (III SMA) wajib mengikuti program niha’ie lebih diutamakan pada bimbingan kelanjutan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

c. MA Tahfidz Keagamaan (MAK) Terakreditasi

Kurikulumnya mengacu kepada Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) Departemen Agama dan modifikasi kurikulum MAK tahun 1999, sekaligus dipadukan dengan program pendidikan ketahfidhan dan kepesantrenan secara integral. Untuk kepentingan penguasaan Ulumul Qur’an dan pengembangan wawasan Iptek, mata pelajaran Al-Qur’an, Tafsier, Bahasa Arab dan Inggris mendapat porsi perhatian yang cukup besar.

d. Program Matrikulasi

Matrikulasi (Kelas Persiapan) merupakan pola pendidikan alternatif yang ditawarkan dalam rangka mengakomodasi calon santri/wati yang memiliki minat yang besar untuk mengikuti salah satu dari dua program pendidikan formal namun terkendala kemampuan baca tulis Al-Qur’an. Program ini diharapkan membantu calon santri/wati mempersiapkan diri mental dan kompetensi ketahfidhan, ilmiah, sehingga dianggap layak untuk memasuki jenjang pendidikan SMP/SMA dan MA Tahfidh Keagamaan.

3. Program kepesantrenan.

Progam ini dilaksanakan secara terpadu dengan program yang lain secara dinamis, non dikhotomis, integrated dan harmonis. Program kepesantrenan dilaksanakan di luar kelas di bawah tanggung jawab organisasi santri/wati dan MPO. Adapun bentuk kegiatannya antara lain: ibadah amaliyah sehari-hari, extensif learning, praktek dan bimbingan, praktik berorganisasi, kursus-kursus dan latihan, dinamika kelompok santri dll.

Struktur 

Pengasuh : KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I. Mudir ‘Aam: KH. Moh. Bakri Sholihin, S.Pd.I. Sekretaris Umum: Ust. Khoiri Sariman. Bendahara Umum: Ust.Sumardi Rusli