Wakil Pimpinan Lepas Alumni Ke- Al-Azhar Mesir

lepas alumni pa ke mesirYAP – “Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar..” suara takbir menggema di masjid jami’ Al-Amien Prenduan pada Jum’at (15/8) malam. Dipimpin langsung oleh KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA selaku wakil pimpinan dan pengasuh PP. Al-Amien Prenduan seluruh santri serentak menggemakan takbir. Takbir itu  sebagai tanda pelepasan beberapa alumni dari PP. Al-Amien Prenduan yang akan melanjutkan pendidikannya ke universitas Al-Azhar Kairo lewat jalur beasiswa.

Ada 7 orang alumni yang akan melanjutkan pendidikannya ke universitas Al-Azhar Kairo. Terdiri dari 5 santri dan 1 santriwati alumni Ma’had Tahfidz Al-Qur’an (MTA)  yaitu: Muhammad dari Banten, Miftahul Umam dari Kalimantan tengah, Mufti al-faruqi dari Surabaya, Ahmad Faisol Afif Sahal dari Bangkalan, Ahlul Ulum dari Lombok, Rahmatul Husniah dari Lumajang dan 1 santri alumni Tarbiyatul Mu’allimin al-Islamiyah (TMI) yaitu: Khoirul Anam dari Sumenep. Meski ada 2 alumni yang berhalangan hadir, acara tetap berjalan dengan khidmat.

Setelah memperkenalkan dirinya masing-masing, salah seorang perwakilan diminta oleh Wakil Pimpinan PP. Al-Amien Prenduan untuk memberikan sedikit motivasi kepada seluruh santri yang berjumlah ribuan dengan pengantar bahasa Arab, yang kemudian diterjemahkan. Dalam sambutannya ada 3 point yang disampaikan. Pertama, ucapan syukur kepada Allah Swt. Kedua, ucapan terimakasih kepada seluruh ustadz dan Kiai yang telah membimbing selama ini. Ketiga, pesan kepada santri untuk tetap mempersiapkan diri dalam 2 hal utama yaitu bahasa Arab dan al-Qur’an “selama tes tahap 1 di malang dan tahap ke-2 di Jakarta, materi ujiannya ya bahasa arab dan al-Qur’an, makanya untuk santri yang masih di pondok harus mempersiapkan 2 hal itu dengan baik ”  jelas Muhammad lepas alumni pi ke mesiryang mewakili sambutan.

Sebelum ditutup dengan do’a, KH. Ahmad Fauzi Tidjani menjelaskan bahwa semua santri wajib bersungguh-sungguh dalam belajar “man jadda wa jada”. Barang siapa yang bersungguh-sungguh maka dapatlah. “Man shobara dhofira” Barang siapa yang sabar pasti akan menuai hasil. Supaya kalian bisa kemana saja, bukan hanya ke universitas Al-Azhar Kairo, tapi ke negara manapun kalian mau” ujar Bapak Kiai yang juga merupakan alumni dari universitas Al-Azhar tersebut. Beliau juga berpesan agar para alumni yang akan melanjutkan pendidikannya ke universitas Al-Azhar Kairo mampu menjadi pemimpin masa depan di daerahnya masing-masing.

Sebenarnya, ada 15 alumni PP. Al-Amien Prenduan yang lolos untuk melanjutkan pendidikannya ke universitas al-Azhar Kairo. Namun, karena beberapa alasan hanya 7 orang yang mengambil kesempatan itu. Selamat atas diterimanya antum sekalian, alfu mabruk! (Buya)