Tag: TMI

Tasyakkur Hifdhil Qur’an JQH 2016 M.

TMI – Jam’iyyatul Qurro’ wal Huffadz (JQH) adalah Salah satu proggram unggulan Ma’had Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah (TMI) Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN Sumenep Madura. Jam’iyyatul Qurro’ wal Huffadz (JQH) adalah suatu program yang berfokus dalam mencetak Huffadz Al-Qur’an dan Qori-Qori’ah yang berkualitas. Yang nantinya selain disiapkan menjadi para pendidik (Mu’alliem) para santri juga diharapkan bisa menjadi Hafidh Al-Qur’an.

Pada tahun ini, sesuai dengan agenda Pondok menjelang akhir tahun pelajaran dilaksanakan acara Tasyakkur Hifdh Juz ‘Amma, 5, 10, 15, 20, 25 dan 30 Juz pada hari Jum’at (29/04) untuk TMI Putri di Musholla TMI Putri dan TMI Putra hari Sabtunya (30/04) di Auditorium TMI Putra.

Agenda Tasyakur JQH dimulai dengan acara Silaturrahim Wali Santri/Wati peserta Tasyakkur bersama Majelis Kyai Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN. Yang dilaksanakan pada sore harinya dan dilanjutkan dengan prosesi Tasyakkur yang dilaksanakan pada malam harinya (19.30 s/d selesai).

Pimpinan dan Penagasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Dr. KH. Ahmad Muhammad Tidjani, MA menegaskan kepada seluruh peserta Tasyakkur JQH “Agar selaku Hammalatul Qur’an yang mana dia adalah orang yang paling mulia setelah para Nabi dan Ulama’, harus bertanggung jawab atas hafalan Al-Qur’annya serta mengaplikasikan ajaran-ajaran yang terkandung didalamnya.”  Hal itu mempertegas atas apa yang disampaikan oleh KH. M. Zainullah Rais, Lc yang dalam sambutannya beliau menyampaikan, “ Bahwa acara Tasyakur JQH sangat istimewa dari acara apapun, hal itu tidak lain karena pada acara ini merupakan  acara untuk mensyukuri atas karunia Allah SWT. Yang begitu istimewa terhadap santri yang dipercaya untuk bisa menghafal Al-Qur’an dan menjaganya, semoga kedepannya mereka bisa mengembangkan dan menjaga hafalan Al-Qur’annya serta bisa mengamalkannya”.

Adapun yang menjadi peserta acara Tasyakkuran JQH tahun ini untuk Ma’had TMI Putri berjumlah 52 orang dengan rincian:  Juz ‘Amma sebanyak 43 orang, 5 Juz sebanyak 5 orang, dan 30 Juz sebanyak 4 orang. Sedangkan untuk Ma’had TMI Putra berjumlah 123 orang dengan rincian: Juz ‘Amma sebanyak 71 orang, 5 Juz sebanyak 31 orang, 10 Juz sebanyak 12 orang, 15 Juz sebanyak 1 orang, 20 Juz sebanyak 1 orang, 25 Juz sebanyak 2 dan 30 Juz sebanyak 5 orang.

Semoga kita semua termasuk ke dalam keluarga Allah dan orang-orang yang diistimewakan oleh-Nya, amiin yaa rabbal ‘alamiin..

Rihlah Tarbiyah Tanazzuhiyah Kelas VI TMI

TMI – Setelah kurang lebih sebulan menjalani Evaluasi Belajar Tahap Akhir atau Ujian Nihaie, program wajib kelas VI berikutnya adalah Rihlah Tarbiyah Tanazzuhiyah (RTT) yang berisi study tour ke beberapa perguruan tinggi, pondok pesantren, dan juga unit-unit usaha. Sebelum pemberangkatan santri kelas VI harus mengikuti beberapa pembekalan yang meliputi Cara Bertanya yang Baik dan Adab Sopan Santun ala Santri di perjalanan, bertamu dan tata cara sholat safar (Jama’ dan Qoshor), dan juga generalisasi materi yang disampaikan oleh majelis Pimpinan dan Wakil Pimpinan PP. Al-Amien Prenduan dalam acara pembukaan dan penutupan pembekalan ini.

Dalam pembekalan yang berlangsung selama dua hari, KH. Ghozi Mubarok Idris, MA berpesan kepada seluruh kafilah agar menjaga nama baik almamater dan senantiasa bersikap sebagaimana seharusnya seorang santri bersikap serta agar tidak lupa berdo’a semoga diberi keselamatan sampai tujuan dan juga kembalinya. Beliau juga menjelaskan bahwa as-safaru qith’atun minal adzab, sesungguhnya perjalanan adalah bagian dari cobaan, sehingga harus senantiasa berdo’a agar diberi kemudahan dan juga kesabaran sehingga menjadi perjalanan yang barokah.

In syaAllah Rihlah Tarbawiyah Tanazzuhiyah yang diikuti oleh 165 Santri kelas VI Putra dan 178 Santriwati Kelas VI Putri ini akan berlangsung masing-masing selama 4 hari. Meski dengan rute yang hampir sama, namun rombongan Putra dan Putri dibedakan dengan jarak sehari. Rombongan Putra akan dilepas dan berangkat pada hari Jum’at malam (29/04) dan kembali ke Pondok pada hari Selasa (03/05), sedankan rombongan Putri akan dilepas dan berangkat pada hari Sabtu malam (30/04) dan kembali ke Pondok pada hari Rabu (04/05).Agenda RIhlah Putra Agenda Rihlah Putri

Sujud Syukur Akhir Ujian Nihaie

Sujud Syukur Kelas VI TMI Al-Amien PrenduanTMI – Sebanyak 178 Santriwati kelas VI TMI Putri melaksanakan sujud syukur di halaman Marhalah Aliyah TMI Putri. Hal tersebut mereka lakukan sebagai bentuk rasa syukur atas berakhirya Ujian Nihaie yang belangsung kurang-lebih selama sebulan.

Di waktu yang hampir bersamaan, santri kelas VI TMI Putra juga melaksanakan sujud syukur di Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan usai Shalat Dzuhur berjamaah dengan diikuti oleh seluruh santri. Kegiatan ini dibuka dengan pengantar dari Lajnah Nihaiyyah dan dilanjutkan dengan sujud syukur yang dipimpin oleh Ust. Abbad Ibnu Vahzan yang bertugas sebagai imam.

Berbeda dengan Ujian Nasional, Ujian di TMI terdiri dari beberapa tahap, yakni Ujian Syafahi (Tulis) yang dilaksanakan pada tanggal 02-09 April dan Ujian Tahriri (Tulis) yang berlangsung pada tanggal 14-27 April. Adapun materi yang diujikan yakni semua materi pelajaran dari kelas I hingga kelas VI.

Setelah Ujian Nihaie, Santri/wati kelas VI masih harus menjalankan beberapa program Nihaie yang lain hingga Yudisium Kelulusan dan Wisuda yang akan dilaksanakan pada tanggal 28-29 Mei 2016.

TMI Menulis dan Kontes Juara Menulis 2016

Penutupan TMI Menulis 2016 di TMI Al-Amien PrenduanTMI – Mengingat banyaknya bibit-bibit penulis muda di kalangan Santri dan besarnya potensi yang mereka miliki, maka TMI Al-Amien Prenduan secara rutin mengadakan kegiatan bertajuk TMI Menulis. Banyak santri yang memiliki bakat dan juga minat untuk menulis, baik tulisan ilmiah maupun sastra. Selain itu tradisi tulis-menulis dan penerbitan di TMI memang sudah berjalan sejak lama sehingga wajar bila banyak alumni TMI Al-Amien Prenduan yang memiliki nama besar di bidang tersebut, baik sebagai cendekiawan, sastrawan, maupun wartawan. Oleh karena itu, dengan kegiatan seperti ini para santri diharapkan dapat mengembangkan potensi yang mereka milika dan juga memantapkan niat dan komitmen mereka untuk menekuninya.

Kegiatan yang berlangsung selama seminggu ini berisi tiga jenis kegiatan. Pertama, Workshop Kepenulisan yang diikuti oleh 240 santri TMI yang merupakan utusan-utusan kelas serta kelompok-kelompok minat keilmuan dan kebahasaan dan memiliki minat pada dunia kepenulisan. agar lebih efektif workshop kepenulisan ini dibagi menjadi beberapa kelas berdasar minat para peserta, yakni: Kelas Cerpen, Kelas Puisi, Kelas Artikel, Kelas Esai, Kelas Berita, Kelas Penerjemahan Bahasa Arab dan Kelas Penerjemahan Bahasa Inggris, dengan pemateri dari Pengurus dan Guru. Selain itu, diadakan pula Latihan Menulis bersama Syaf Anton WR yang diselenggarakan di Auditorium TMI Putra Pada hari Jum’at 22 April 2016. Kedua, Menulis Serentak yang dilaksanakan di Masjid jami’ Al-Amien Prenduan dan diikuti oleh seluruh santri TMI. Sebanyak kurang-lebih 850 Santri dari kelas I hingga IV dikumpulkan dan diberi kesempatan untuk menulis sesuai minat mereka, dengan harapan agar timbul minat untuk menulis serta menghilangkan rasa takut bahwa menulis adalah hal yang sulit. Ketiga, Lomba Karya Tulis dan Penerbitan yang berisi beberapa macam lomba kepenulisan, baik regu maupun perseorangan. Kompetisi ini diadakan agar sesama Santri mampu bersaing secara adil dan dapat saling belajar untuk menjadi yang terbaik.

Kegiatan ini dibuka oleh KH. Ghozi Mubarok Idris, MA pada tanggal 18 April 2016 dan ditutup oleh KH. Moh. Zainullah Rois, Lc pada tanggal 24 April 2016. Selain berisi penampilan-penampilan, di malam penutupan tersebut juga diumumkan para pemenang dalam Lomba Karya Tulis dan Penerbitan. Untuk tahun ini Juara Umum diraih oleh shof III Intensif.

IMG_8560Beberapa hari sebelumnya di Ma’had Putri juga diadakan acara serupa dengan tajuk Kontes Jawara Menulis (KJM). Acara yang juga berisi pelatihan dan kompetisi kepenulisan ini dibuka oleh KH. A. Tijani Syadzili, Lc pada tanggal 15 April 2016 dan ditutup oleh KH. Moh. Zainullah Rois pada tanggal 23 April 2016. Di malam penutupan yang juga diselingi dengan penampilan-penampilan, diumumkan pula pemenang dalam kegiatan ini, yakni Shof III Intensif sebagai Juara Umum dan Shof I Intensif sebagai juara favorit.

Gebyar ISTAMA 2016

Penutupan Gebyar ISTAMA 2016

TMI – Gebyar ISTAMA 2016 resmi di tutup kemarin malam (01/4). Acara tahunan yang rutin digelar oleh Pengurus ISTAMA ini berlangsung selama satu pekan (25 Maret s/d 01 april 2016), berisi perlombaan-perlombaan kebahasaan, keilmuan, dan keterampilan dalam Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Dalam perlombaan ini gelar Juara Umum diraih oleh kelas IV.

Pembukaan Gebyar ISTAMA 2016

Pembukaan Gebyar ISTAMA 2016

Acara ini secara resmi dibuka oleh Pengasuh Ma’had TMI, KH. Zainullah Rois, Lc. Beliau menyampaikan tentang pentingnya keterampilan Bahasa Arab dan Inggris, baik selama menjadi Santriwati di Pondok, maupun ketika sudah di luar melanjutkan kuliah dan hidup di masyarakat. Dalam pembukaan yang dilaksanakan di Mushaal Asma’ Lathifah ini ditegaskan pula, bahwa kegiatan ini hanya diikuti oleh Santriwati kelas I s/d IV, dengan juri dari para Guru, dan Kelas V bertindak sebagai panitia.

Adapun penutupan acara ini tidak hanya di warnai oleh dekorasi panggung yang apik dan megah namun juga diisi wajah-wajah sumringah santriwati yang berdatangan ke arah Gedung PUSPAGATRI , dengan harapan mereka menjadi salah satu yang terbaik di antara kelas-kelas lainnya. Sambutan serta penutupan resmi disampaikan oleh Mudir ‘Aam TMI, KH. A. Tijani Syadzili, Lc. Beliau menghimbau agar Santriwati yang menjadi pemenang  tidak sombong dan terus meningkatkan kemampuannya, dan untuk yang kalah agar tidak sedih karena sesungguhnya kekalahan adalah kemenangan yang tertunda. Beliau mengapresiasi program ini, karena mengajarkan Santriwati untuk bersaing dalam kebaikan secara jujur dan juga meningkatkan keterampilan Santriwati yang menjadi peserta serta diharapkan menjadi contoh bagi seluruh santriwati yang lain, sehingga beliau mengharap para pengurus mengembangkan dan membuat perlombaan yang serupa.

Wakil Pimpinan Lepas Alumni Ke- Al-Azhar Mesir

lepas alumni pa ke mesirYAP – “Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar..” suara takbir menggema di masjid jami’ Al-Amien Prenduan pada Jum’at (15/8) malam. Dipimpin langsung oleh KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA selaku wakil pimpinan dan pengasuh PP. Al-Amien Prenduan seluruh santri serentak menggemakan takbir. Takbir itu  sebagai tanda pelepasan beberapa alumni dari PP. Al-Amien Prenduan yang akan melanjutkan pendidikannya ke universitas Al-Azhar Kairo lewat jalur beasiswa.

Ada 7 orang alumni yang akan melanjutkan pendidikannya ke universitas Al-Azhar Kairo. Terdiri dari 5 santri dan 1 santriwati alumni Ma’had Tahfidz Al-Qur’an (MTA)  yaitu: Muhammad dari Banten, Miftahul Umam dari Kalimantan tengah, Mufti al-faruqi dari Surabaya, Ahmad Faisol Afif Sahal dari Bangkalan, Ahlul Ulum dari Lombok, Rahmatul Husniah dari Lumajang dan 1 santri alumni Tarbiyatul Mu’allimin al-Islamiyah (TMI) yaitu: Khoirul Anam dari Sumenep. Meski ada 2 alumni yang berhalangan hadir, acara tetap berjalan dengan khidmat.

Setelah memperkenalkan dirinya masing-masing, salah seorang perwakilan diminta oleh Wakil Pimpinan PP. Al-Amien Prenduan untuk memberikan sedikit motivasi kepada seluruh santri yang berjumlah ribuan dengan pengantar bahasa Arab, yang kemudian diterjemahkan. Dalam sambutannya ada 3 point yang disampaikan. Pertama, ucapan syukur kepada Allah Swt. Kedua, ucapan terimakasih kepada seluruh ustadz dan Kiai yang telah membimbing selama ini. Ketiga, pesan kepada santri untuk tetap mempersiapkan diri dalam 2 hal utama yaitu bahasa Arab dan al-Qur’an “selama tes tahap 1 di malang dan tahap ke-2 di Jakarta, materi ujiannya ya bahasa arab dan al-Qur’an, makanya untuk santri yang masih di pondok harus mempersiapkan 2 hal itu dengan baik ”  jelas Muhammad lepas alumni pi ke mesiryang mewakili sambutan.

Sebelum ditutup dengan do’a, KH. Ahmad Fauzi Tidjani menjelaskan bahwa semua santri wajib bersungguh-sungguh dalam belajar “man jadda wa jada”. Barang siapa yang bersungguh-sungguh maka dapatlah. “Man shobara dhofira” Barang siapa yang sabar pasti akan menuai hasil. Supaya kalian bisa kemana saja, bukan hanya ke universitas Al-Azhar Kairo, tapi ke negara manapun kalian mau” ujar Bapak Kiai yang juga merupakan alumni dari universitas Al-Azhar tersebut. Beliau juga berpesan agar para alumni yang akan melanjutkan pendidikannya ke universitas Al-Azhar Kairo mampu menjadi pemimpin masa depan di daerahnya masing-masing.

Sebenarnya, ada 15 alumni PP. Al-Amien Prenduan yang lolos untuk melanjutkan pendidikannya ke universitas al-Azhar Kairo. Namun, karena beberapa alasan hanya 7 orang yang mengambil kesempatan itu. Selamat atas diterimanya antum sekalian, alfu mabruk! (Buya)

Kuliah Umum Kemasyarakatan

(Menjelang Liburan Pertengahan Tahun 1434-1435 H./ 2013-2014 M

TMI Putri, pada setiap menjelang Liburan Pertengahan Tahun mengagendakan acara yang dikemas dalam bentuk KULMAS -Kuliah Umum Kemasyarakatan- yang wajib diikuti oleh seluruh santri tanpa terkecuali, yaitu mulai dari shof Syu’bah-Shof VI. Walaupun khususnya bagi santri kelas VI -Niha’ie- harus tetap bermukim di Pondok dan tidak berlibur selama 10 hari, sebagaimana adik-adik kelas lainnya (Syu’bah-Shof V).

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, acara ini dibuka setelah berakhirnya Ujian Tahriri Akhir Semester I/ UAS I pada Rabu (08/01/2014) siang, yang mana ujian ini berlangsung selama 9 hari. Kemudian dilanjutkan dengan acara Sujud Syukur yang dipimpin oleh Mudir Marhalah Aliyah Ust. H. Harun Ar-Rasyid, S.Sos.I di Geserna setelah pelaksanaan Shalat Ashar. Selanjutnya tepat pada malam harinya acara Pembukaan Kulmas dilaksanakan dengan diikuti oleh seluruh santri, ustadzah, para Nyai dan Mudir-mudir.

Dalam acara pembukaan ini bertempat di Geserna TMI Putri dan dibuka secara resmi oleh Pengasuh Ma’had TMI KH. Moh. Zainullah Ro’is, Lc. Dalam sambutannya beliau berpesan, “Agar seluruh santri harus betul-betul menghormati kedua orang tuanya. Dia datang/pulang ke rumah bertemu dengan orang tuanya dan mencium tangan mereka seraya menundukkan kepalanya dengan ta’dzim. Dan bahwasannya sebaik-baiknya jihad adalah berjihad dan mengabdikan diri kepada kedua orang tua. Bukan malah sebaliknya. Na’udzubillah. Dan supaya lebih banyak mendo’akan untuk keduanya, karena hal ini akan mendatangkan rizki bagi mereka.”

Acara ini berlangsung selama 4 hari, yang terhitung dari hari dibukanya yaitu pada Rabu malam sampai acara puncaknya yaitu Jabat Tangan pada hari Ahad pagi. Yang juga dalam acara Kulmas ini, akan banyak pembekalan berupa Tausiyah dan pemantapan Materi oleh para Instruktur terpilih berdasarkan Materi Kepondokan yang sudah teragendakan.

Akhirnya, semoga dari acara ini para santri siap untuk berlibur sekaligus juga berdakwah dan berjihad di jalan Allah. (bintu alif)

Pembangunan Darud Diyafah & Taman TMI Putri

Mohon do’a restu dan dukungan dana untuk Pembangunan Darud Diyafah (tempat penerimaan tamu) dan Taman di TMI Putri Al-Amien Prenduan. Berikut ini kami lampirkan rincian kebutuhan dan site plan bangunan.

Info lebih lanjut hubungi:

KH. Harun Ar-Rasyid: 0819351596451
KH. Drs. Suyono Khatthab: 081803194804
Telp/Fax: (0328) 821777
Email: tmi@al-amien.ac.id

[mudslide:picasa,0,pp.alamien.prenduan,5745879356097283697]

Download gambar

Amailyah Tadris

[mudslide:picasa,0,pp.alamien.prenduan,5328472690244856625]