Seminar Nasional: Reposisi Pesantren Sebagai Rahmatan Lil ’Alamin

DSC_0055Al-Amien Prenduan- Seminar Nasional Kepesantrenan dalam tema Reposisi Pesantren Sebagai Rahmatan Lil ’Alamin salah satu rangkaian dalam acara kesyukuran 64 tahun pondok pesantren Al-Amien Prenduan telah berlangsung ramai dan meriah. Acara ini berlangsung pada hari Senin (31/10) di Gedung Serba Guna (GESERNA) TMI Putri. Seminar Nasional ini dibuka langsung dan diikuti dengan khidmat oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA.

Rencana awal dalam Seminar Nasional kepesantrenan ini panitia akan mengundang para cendekiawan. Diantaranya; Tuan Guru KH. Dr. M. Zainul Majdi, MA, Sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat. KH. Hasyim Muzadi, Pimpinan Pesantren Al-Hikam. Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.SI, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang. KH. Dr. Abdul Ghafur Maimoen, MA, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri, Al-Anwar Sarang. KH. Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, MA, Dekan Fakultas Ilmu Humaniora, Universitas Darussalam, Gontor. Akan tetapi dalam pelaksanaannya Gubernur yang akrab di panggil Tuan Guru Bajang berhalangan hadir dan KH. Hasyim Muzadi yang mengalami sakit, hingga tak bisa memberikan ultimatum kepada para audien karena hal itu.

Peserta Seminar ini terdiri dari Santri dan santriwati, Mahasiswa dan Mahasiswi Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, delegasi dari setiap perguruan tinggi dan Pesantren di Madura, serta peserta umum dari berbagai kalangan di seluruh Indonesia.