Search Results For “santri”

Pelepasan Khidmah Tarbawiyah Santri Niha’ie TMI

pelepasan khidmah tarbawiyah 2014TMI-Khidmah Tarbawiyah Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah (TMI) adalah praktek lapangan -dulu KKN di perguruan Tinggi- yang wajib diikuti oleh seluruh santri kelas akhir TMI, putra-putri. Tahun ini program tersebut diikuti oleh 173 santri putra (17 kelompok) dan 133  santri putri (13 kelompok). Lokasi tujuannya ke pondok-pondok pesantren sekitar Sumenep (Rubaru, Kasengan dan Manding Deje) untuk putra dan Sampang (Gunung Maddah, Malakah Komis, Kemuning, Gedangan Deleman Kadungdung, Torjun, Taddan, Tembengan, Gudung Eleh) untuk putri, setiap kelompok menempati 1 Pondok Pesantren.

“kegiatan ini adalah sarana latihan santri untuk menerapkan ilmu yang sudah mereka peroleh selama nyantri tentang bagaimana mengatur sebuah lembaga pendidikan dan mengaplikasikan dasar-dasar didaktik metodik sistem mu’allimien” demikian menurut H. Fahmi Fattah, S.Sos.I selaku penanggung jawab acara

pelepasan khidmah pi 2014Rentetan acaranya dimulai pembekalan untuk seluruh peserta khidmah (15-17/4) dengan materi: mengajar di kelas, berinteraksi dengan kiai dan masyarakat, tilawah atau tadarrus al-qur’an, tazwidul mufrodat dan tasyji’ lughowi, membaca kitab kuning, kaligrafi/khot, membimbing belajar mandiri, mengelola administrasi sekolah, ibadah amaliyah dan kegiatan ritual keagamaan, mendirikan dan mengembangkan OSIS, pramuka atau GUDEP.

Pada (17/4) pagi hari digelar acara silaturrahim pimpinan lembaga lokasi khidmah bersama para peserta dipandu oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Maktum Jauhari, MA. “titip anak-anak kami … mohon dibimbing dan diawasi saat berkhidmah selama seminggu di lembaga bapak-bapak kiai” demikian harapan Kiai Maktum dalam sambutannya.

Mereka dilepas berangkat ke lokasi khidmah tarbawiyah (19/4) putra oleh KH. Maktum Jauhari, MA dan Putri Oleh Ketua Dewan Pengasuh Putri, Nyai Hj. Dra. Fatimah Zarkasyi.

Selamat jalan melaksanakan pengabdian masyarakat, semoga sukses amien. (abu azhar)

Ujian Hifdhu Al-Qur’an

MTA – Sebanyak 625 santri Ma’had Tahfidh Al-Qur’an saat ini sedang melaksanakan ujian. Seperti lazimnya ujian-ujian sebelumnya, pafa rangkaian Ujian Tengah Semester (UTS) 2 kali ini, MTA mengawali dengan ujian hifdhul Qur’an yang akan berlangsung selama 5 hari.

Dibuka pada Jum’at malam (21/03), ujian hifdhul Qur’an ini telah berlangsung selama 2 hari dan menyisakan 3 hari waktu normal hingga Rabu besok (26/03). Menurut ketua panitia, Ust. Tegar MH, dari 625 santri, tak semuanya ikut serta dalam ujian Hifdhul Qur’an kali ini. Mereka adalah santri-santri kelas 3 SMP dan 3 SMA/MAK sedang disibukkan dengan Ujian Akhir Sekolah (UAS) sebelum akhirnya menghadapi Ujian Nasional (UNAS).

Meski demikian, panitia telah mengatur semua itu. “Kami  mengganti waktu ujian pada sore hari dengan kegiatan tasmi’. Namun karena esok harinya mereka (kelas 3 SMP/SMA/MAK) akan melaksankan UAS, maka waktu ujian pada pagi hari diganti dengan membaca Al-Qur’an dan belajar” jelas ketua panitia, Ust. Tegar MH. Beliau juga  menambahkan, bahwasanya ujian hidhul Qur’an untuk kelas 3 SMP dan kelas 3 SMA/MAK baru akan diselenggarakan pada awal bulan April nanti, yakni ketika santri-santri lain sedang melaksanakan ujian tulis mid semester 2.

Menurut laporan yang dirilis panitia, memasuki hari ke-2 ujian Hifdhul Qur’an , baru sekitar 11% santri yang menyelesaikan setoran atau ujiannya. Hal itu boleh dibilang wajar, mengingat adanya beberapa asatidz yang berhalangan untuk menguji. Olehnya, jumlah peserta ujian perkelompokpun semakin bertambah dar jumlah ujian sebelumnya.

Ujian Hifdhul Qur’an kali ini, selain menjadi sarana bagi santri MTA untuk mengukur kualitas hafalannya, juga bertujuan kinerja BMTK (Bagian Mudarrosah Tasmi’ dan Khotmul Qur’an) selama membina santri 3 bulan terakhir. “Kami bertekad untuk mengurangi angka ketidak lulusan santri dalam ujian hifdhul Qur’an. Beberapa slogan motivasi telah kami tempel jauh-jauh hari kemarin. Itu merupakan salah satu upaya kami untuk mewujudkan itu semua” papar Ust. Moh. Najib Sy, selaku ketua BMTK 2013-2014. (AZI)

Tadabbur Alam Mahasiswi di Desa Payudan Guluk-Guluk

Tadabbur-Alam-Putri-Di-Desa-PayudanIDIA Prenduan – Tadabbur Alam merupakan salah satu kegiatan wajib tahunan yang terdapat di IDIA Prenduan. Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, Alhamdulillah BEMi IDIA Prenduan kembali sukses menyelenggarakan kegiatan Tadabbur Alam yang dalam kesempatan tahun ini bertempat di Pondok Pesantren Al-Anwar Desa Payudan Daleman Ganding Kecamatan Guluk-Guluk Sumenep pada hari kamis s/d Jum’at (13-14/03/2014).

Kegiatan Tadabbur Alam tahun ini melibatkan 93 orang, baik dari kalangan Pengurus BEMi Intensif maupun Reguler selaku panitia penyelenggara, juga para peserta dan pembina. Kegiatan Tadabbur Alam ini secara resmi diberangkatkan oleh salah seorang anggota Majelis Nyai, yaitu Nyai Hj. Nur Jalilah Dimyati, Lc  di kediaman Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan pada Kamis Siang (13/03/2014). Dalam sambutannya Beliau berpesan agar setiap pihak yang terlibat dalam kegiatan Tadabbur Alam tahun ini benar-benar mentadabburi ciptaan Allah Swt. dan juga agar tidak menjadikan kegiatan ini sebagai ajang pencarian kebebasan, akan tetapi sebagai pembelajaran tentang bagaimana caranya hidup ditengah masyarakat yang tidak memadai dari sisi fasilitas kehidupannya.

Selama pelaksanaan kegiatan Tadabbur Alam, antusias para peserta Tadabbur Alam nampak saat dihadapkan dengan berbagai agenda yang telah direncanakan sebelumnya oleh panitia diantaranya Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Perlombaan-Perlombaan, Bakti Sosial (Baksos) dan Out Bond.

Dari setiap acara dalam kegiatan Tadabbur Alam tersebut, tentunya yang paling menarik yaitu Out Bond yang merupakan acara inti dari pelaksanaan Tadabbur Alam, dimana setiap peserta menjalani jelajah malam dengan rute yang telah ditentukan sebelumnya. Sepanjang rute tersebut disediakan pos-pos untuk memantau penjelajahan yang dilakukan oleh peserta. Selain itu, disamping menjelajah, pada setiap pos peserta diberikan materi-materi muhasabah terhadap ciptaan Allah Swt. guna semakin memupuk keimanan, keislaman, dan keihsanan kepada Allah Swt.

Menurut KH. Imam Mudzakkir selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, sekalipun pelaksanaan Tadabbur Alam tahun ini bukanlah untuk yang pertama kalinya, namun besar harapan semoga dengan kehadiran mahasiwi IDIA Prenduan, Pondok Pesantren Al-Anwar tetap bisa mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah Swt.

Acara puncak dari Kegiatan Tadabbur Alam diisi dengan penampilan-penampilan dari MAPENSA, NADIA, Tim Sholawat IDIA, Tim Sholawat Al-Anwar, Drama Al-Anwar, dan Hadroh oleh santriwati-santriwati cilik Al-Anwar, serta pembagian hadiah untuk para pemenang lomba. Selain itu terdapat juga penyampaian ceramah oleh KH. Jakfar Shodiq, MM., dimana dalam penyampaiannya beliau berharap suatu saat akan ada semacam timbal balik antara Al-Amien dan Al-Anwar.

“Jika saat ini Al-Amien mengadakan Tadabbur Alam ke Desa payudan maka suatu saat Al-Anwar dapat mengadakan kunjungan Studi ke Al-Amien”, ungkap beliau di sela-sela ceramahnya.

Alhamdulillah, banyak respon dan kesan positif dari masyarakat tentang pelaksanaan Tadabbur Alam tahun ini. Salah satu warga menuturkan bahwa nampak keakraban yang luar biasa antara mahasiswi dan masyarakat selama pelaksanaan acara demi acara dalam kegiatan Tadabbu Alam di Desa Payudan tahun ini.(Red.IDIA-2014)

Studi Ekonomi (Tarbiyah Iqtishodiyah) Santri Kelas Akhir

pembekalan studi ekonomiTMI – Setelah menyelesaikan program ujian praktek mengajar (ATI), seluruh santri kelas akhir Pa-Pi langsung disibukkan dengan kegiatan studi ekonomi (tarbiyah iqtishodiyah).

Tujuannya adalah seluruh santri kelas akhir Pa-Pi memiliki jiwa entrepreneurship yang handal agar tidak bergantung kepada orang lain. Rasulullah menegaskan tentang pekerjaan yang paling baik yaitu ‘pekerjaan yang dilakukan dengan tangannya sendiri’.  Untuk itu, kegiatan studi ekonomi ini diadakan agar menjadi bekal mereka ketika sudah lulus nanti.

Acara dibuka secara resmi oleh Pengasuh Ma’had TMI KH. Moh. Zainullah Rois, Lc. untuk Putra bertempat di Aula TMI Pa, sedangkan yang membuka di Putri Mudir ‘Aam TMI K. Drs. Suyono Khattab di Geserna TMI Pi.

Sesuai dengan agenda kegiatan studi ekonomi (tarbiyah Iqtishodiyah) ini akan berlangsung selama 3 hari, yaitu mulai Rabu s/d Jum’at (19-21 Maret).

Pada hari Rabu (19/03), seluruh santri diberi pembekalan-pembekalan seperti; kuliah kewiraswastaan (Dinas Koperasi), mengenal peluang kerja dan kiat-kiat usaha (Dr. Mashuri Thoha),  mengembangkan ekonomi syari’ah dan implementasinya (Dr. Abdurrahman Tsani, M.E.I), dan dialog interaktif dengan para pengusaha sukses. Untuk hari Kamisnya (20/03), seluruh santri kelas akhir Pa-Pi secara terpisah akan mengunjungi tempat-tempat usaha/perusahaan sekitar Sumenep dan Pamekasan.

Adapun pembagian tempat kunjungan studi ekonomi kali ini, untuk Putra sekitar wilayah kab. Pamekasan, seperti: CV. Banyu Urip-Kota, UD. Paving Surabaya-Kota, Aeng Mas Batik-Klampar Pmk, Pecel Madiun-Kota, Radio Karimata FM-Kota, UD. Sulthan-kota, CV. Tirta Mulia/Es Balok-kota, UD. Fantasi-Jungcangcang, Suara Pemekasan FM-kota, UD. Kaya Industri-Sentol Pmk, UD. U.I/Tegel dll-Nyalaran, Percetakan ITOCK-Kowel Pmk, UD. Sinar Barokah/Tahu-Kaduara, Madura FM-kota, UD. TIKA/Pabrik Krupuk-Proppo, Seni Kaca & Batu-Proppo, UD. Adi Rasa-Talang Siring, Pondok Seni Mayapadha-kota, Konveksi Ramadhani-kota dan UD. Sari Rejeki/Tahu-Teja Timur Pmk.

Sedangkan untuk Putri sekitar wilayah kab. Sumenep, seperti: Pabrik Rengginang-Prenduan, Batik Tulis Kharisma-Pekandangan, Pentol Cinta-Gapura Barat, Pabrik Tahu-Jambu Lenteng, Rengginang Tiga Merpati-Prenduan, Batik Melati-Pekandangan, Kripik Singkong Muris-Saronggi, Madura Channel-Kota, Batik Barokah-Pekandangan, Olahan Bumbu Dapur-kota, Pabrik Krupuk Paru-kota, Kripik UD Windu Agung-Saronggi, dan Konveksi John-Karang Panasan.

Kegiatan studi ekonomi (tarbiyah iqtishodiyah) ini diikuti oleh 181 orang santri Putra dan 133 orang santri Putri.

Pesan kyai Zainullah dalam sambutan pembukaan acara, “bersabar adalah kunci sukses dalam berbisnis, pintar-pintarlah membaca peluang untuk menghasilkan uang dan jangan carilah kerja tetapi carilah hasil kerja agar berhasil.” (red)

Diklat Kesekretariatan dan Kebendaharaan di TMI

diklat sekben istamaTMI – Ikatan Santriwati Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah (ISTAMA) pagi ini (14/03) menggelar Diklat Kesekretariatan dan Kebendaharaan, diikuti 318 santriwati, utusan dari para sekretaris dan bendahara: kelas, shof, kamar, kelompok muhadhoroh, dinatrian (sejenis kepramukaan), dan konsulat.

 “acara yang diprakarsai oleh organisasi santriwati ISTAMA ini dimaksudkan agar para sekretaris dan bendahara yang baru saja ditunjuk, punya kemampuan dasar melaksanakan tugasnya dengan baik demi kepentingan pondok dan untuk kepentingan masa depan mereka kelak” demikian kata Darul Hikmah selaku Ketua Panitia Diklat, santriwati kelas V-DIA (dirosat islamiyah-arab TMI, asal sepulu Bangkalan

 “anak-anakku sekalian, ikuti acara ini dengan baik  karena saya yakin acara ini dapat menghantarkan kalian menjadi pemimpin ummat yang kreatif dan dinamis insya Allah” demikian sambutan Direktur TMI Kiyai Drs. Suyono Khattab saat membuka acara Diklat ini.

 Diklat ini berlangsung setengah hari, dari pagi hingga menjelang sholat jum’at, dengan pemateri Kesekretariatan oleh H.A. Tijani Syadzili, Lc sebagai sekretaris Yayasan Al-Amien Prenduan (YAP), dan Kebendaharaan disampaikan oleh Bapak Syarifuddin, BA selaku anggota Badan Pemeriksa Keuangan di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

 Selamat buat ISTAMA, kreasimu yang lain diharapkan anggota … (abu azhar)

Kunjungan Silaturrahim Pondok Modern Al-Amanah Sidoarjo

YAP – Rabu, 12 Maret 2014, pondok pesantren Al-Amien Prenduan mendapat kunjungan dari santri Pondok Modern Al-Amanah Krian Sidoarjo. kunjuangan ini merupakan salah satu rangka untuk mempererat tali silaturrahim dan disamping itu agar dapat menambah  wawasan dalam meningkatkan dan mengembangkan system kepesantrenan. Rombongan tiba di Pondok Pesantren Al-Amien pada jam 10.00 WIB disambut dengan hangat oleh para pengurus Organtri ISMI.

“Kunjungan ini merupakan ke–2 kalinya yang bertujuan untuk mempelajari keorganisasian”, ungkap Ustad Hambali selaku ketua rombongan dan merupakan alumnus TMI. Suasana Gedung AULA siang itu begitu ramai dengan kedatangan tamu tersebut, pada sambutannya KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I memaparkan bahwa “Pondok kita tidak sendirian, pondok Al-Amanah juga tidak sendirian, banyak kawan kita yang berjuang mengembangkan pondok, kita harus berpegang pada falsafah kehidupan agar mampu menjadi manusia-manusia yang sukses di masa depan”.

Diantara rentetan acara para santri Pondok Modern Al-Amanah melakukan Dialog Interaktif bersama pengurus organtri ISMI. para rombongan sangat antusias mengikuti rangkaian acara tersebut, hal–hal yang berkaitan dengan ke-organisasian diperjelas dengan sejelas–jelasnya sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh para rombongan. Dialaog Interaktif itu berlangsung selama kurang lebih 45 menit.

Selanjutnya, para rombongan diajak untuk  tour keliling pondok  guna untuk mengenal lebih dalam tentang Al-Amien Prenduan. Dimualai dari kediaman para majelis kiyai, para asatidz dan kantor–kantor pusat yang ada dilingkungan pondok.

Semoga dengan adanya silaturrahim ini membuahkan beribu-ribu berkah dan dicatat sebagai amal kebaikan oleh Allah Swt. Amien…

Amaliyah Tadries Ikhtibariyah (ATI) Di TMI

TMI – Santri kelas akhir Ma’had Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah (TMI), putra berjumlah 181 orang dan putri sebanyak 133 orang, Sabtu pagi (08/3) mengikuti acara pembukaan Amaliyah Tadries Ikhtibariyah (ujian praktek mengajar), terpisah antara putra dan putri.

“Praktek Mengajar kali ini adalah ujian, karenanya wajib diikuti oleh setiap santri niha’ie kelas VI” demikian komentar H.A. Tijani Syadzili, Lc selaku penanggung jawab kegiatan ini.

“Lewat ujian praktek mengajar ini diharapkan kalian bisa menerapkan strategi pembelajaran kelak baik di dalam pondok ataupun di luar pondok ketika kalian ditugas menjadi guru, dan kalian harus berupaya bisa tampil menarik di depan para santriwati, baik dengan ucapan, gerak-gerik ataupun penguasaan terhadap materi yang diajarkan” demikian ungkap KH. Zainullah Ro’is, Lc selaku Pengasuh TMI yang membuka kegiatan ini di putri.

Sedangkan KH. Ghozi Mubarok Idris, MA, naib Pengasuh TMI yang membuka di putra berharap: ”agar semua santri niha’ie putra berupaya untuk menjadi guru yang professional, punya jiwa guru apapun profesinya kelak”.

Pelaksanaan kegiatan ini, putra dibagi 17 kelompok, putri 13 kelompok. Masing-masing kelompok diawasi oleh 2 orang pembimbing yang memberikan penilaian pada 3 aspek: penulisan I’dad tadries (RPP), proses pembelajaran dan proses naqdu at-tadries (kritik pembelajaran).

Objek yang dijadikan tempat ujian: di kelas-kelas marhalah tsanawiyah TMI dengan materi praktek meliputi: pelajaran pemahaman (aqoid, IPS Sejarah), pelajaran hafalan (hadits, tafsir, nushus), pelajaran kaidah (nahwu, shorrof, grammar, matematika), pelajaran bahasa (muthola’ah, muhadatsah, reading, conversation), pelajaran praktek (fikh amaliyah), muhadhoroh (praktek membimbing pidato) dan kepramukaan.

Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, sejak hari ini, sabtu hingga kamis yad. Selamat ber-ATI semoga sukses. (abu azhar)

Usbu’ul Lughoh: Bahasa Arab Abadi Karena Bahasa Al-Qur’an

YAP – Ahad (02/03), pasca dilaksanakannya “dauroh tadribiyah  para muharrik bahasa pondok” satu pekan yang lalu (24-29/02), Kegiatan dilanjutkan dengan “Usbu’ul Lughoh al-‘Arobiyah” (Pekan Bahasa Arab). Acara tersebut merupakan rentetan akhir dari agenda kegiatan demonstrasi bahasa dilingkungan pondok yang dimotori oleh Biro Pendidikan, Divisi Markazul Lughoh.

Kegiatan Usbu’ul Lughoh ini dibuka secara terpadu dilingkungan Al-Amien II (TMI, MTA & IDIA) tadi pukul 19.50 WIB. Untuk Ma’had Banin dibuka oleh KH. Moh. Zainullah Rois, Lc bertempat di Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan, sedangkan yang membuka di Ma’had Banat KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA bertempat di Geserna TMI Putri. Dihadiri oleh Majelis Kyai & Nyai, Mudir-mudir, asatidzah dan seluruh santri Al-Amien II Pa-Pi terpisah.

Sebagaimana dalam agenda Kegiatan Usbu’ul Lughoh ini akan dilaksanakan setiap hari, yaitu: 1. Ba’da Shubuh s/d pukul 05.40; Tazwidul Mufradat wal Ishthilaahat bersama Wali Kelas & Muharrik Bahasa, 2. Pkl. 05.45 s/d 06.15; Istima’ melalui Ragil, 3. Pkl. 14.00 s/d 14.45;  Insya’ Yaumii oleh Muharrik Bahasa, 4. Pkl. 15.30 s/d 16.30; Tanfiidzul Mahkamah wal Musabaqoh oleh Muharrik Bahasa & Bag. Bahasa, 5. Pkl. 17.15 s/d 17.45; Tasyji’at Luhowiyah oleh Para Guru Master, dan 6. Pkl. 20.00 s/d 21.00; Muwajjah/Kegiatan Bahasa bersama Wali Kelas/Markazul Lughoh.

“Bahasa Arab abadi karena bahasa Al-Qur’an”. Oleh karena itu saya mengajak para santri/wati semua untuk semangat dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Arab. Bahasa Arab adalah MAHKOTA PONDOK. Al-Amien terkenal dimana-mana karena bahasa Arab ini. Tadrib, tasyji’, takallam dan hiasi hari-hari antum dengan bahasa Arab. Begitulah kiranya pesan kyai Zainullah saat memberikan sambutan pembukaan. (Lajnah)

Amaliyah Tadries Namudzajiyah (ATN) Di TMI

TMI – Santri kelas akhir Ma’had Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah (TMI), putra 181 orang dan putri 133 orang, Ahad pagi (16/2) mengikuti pembekalan ATN yang diisi oleh H.A. Tijani Syadzili, Lc di Aula untuk putra, dan di Gedung Serba Guna (Geserna) untuk putri.

“ATN adalah percontohan pembelajaran yang diselenggarakan, bertujuan agar para santri kelas akhir tahu dan melihat secara langsung bagaimana melakukan proses pembelajaran sebagai acuan untuk program Ujian Praktek Mengajar yang akan dilaksanakan langsung setelah acara ATN ini” demikian komentar H.A. Tijani Syadzili, Lc selaku penanggung jawab acara ini

Ada 9 materi yang di-ATN-kan: muthola’ah, imla’, nahwu, aqoid, hadits, conversation, tarjamah, fikih amaliyah dan IPS sejarah.

Adapun rentetan acaranya: pembekalan dilanjutkan penulisan i’dad tadries/RPP (3 hari), pengoreksian i’dad (2 hari), persiapan pembelajaran (1 hari) dan pelaksanaannya (5 hari) di depan santri Marhalah Tsanawiyah.

Selamat ber-ATN buat santri kelas akhir TMI …

Selamat buat TMI yang selalu memperhatikan kualitas para santrinya agar siap menjadi sosok manusia yang punya jiwa guru apapun profesinya kelak. (Abu Azhar)

Perhelatan MUSTA Organtri ISMI Dimulai

TMI – (31/01/2014). Pendidikan berorganisasi di pondok pesantren Al-Amien Prenduan menempati tempat yang sangat penting khususnya di TMI. Karena pada hakikatnya, TMI ingin mencetak kader-kader pemimpin umat yang mutafaqqih fiddin dan mundzirul qoum. Kedua kualitas tersebut diharapkan senantiasa ada dalam diri setiap alumni TMI.

Malam ini, baik santri putra maupun putri, Asatidz dan Asatidzah, seluruhnya ikut hadir dalam pembukaan kegiatan Musyawarah Tahunan (MUSTA) 2014 yang diadakan di Auditorium untuk putra dan Geserna untuk putri.

Selain dihadiri Asatidz dan Asatidzah, acara juga dihadiri oleh para Mudir. Acara MUSTA secara resmi dibuka oleh Wakil Pengasuh Ma’had TMI, KH. Ghozi Mubarok, MA untuk putra, dan putri oleh Pengasuh Ma’had TMI, KH. M. Zainullah Rois, Lc.

Dalam sambutannya, KH. Ghozi Mubarok menekankan bahwa MUSTA bukanlah kegiatan Musyawarah Tahunan TMI akan tetapi kegiatan Musyawarah Tahunan Organisasi Santri TMI. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa MUSTA adalah puncak dari pendidikan kepemimpinan dan organisasi di TMI.

“Musyawarah Tahunan ini adalah puncak dari pendidikan kepemimpinan dan Organisasi” ungkap beliau.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Penanggung Jawab MUSTA kali ini, Ust. Maliji Jalali, S.Sos.I, MUSTA memiliki tiga tujuan yaitu mengkaji Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dari pengurus-pengurus yang lama, menyusun GABKO (Garis-garis Besar Kebijakan Organtri) dan selanjutnya memilih pengurus yang akan menjalankan apa yang sudah dicanangkan dalam GABKO.

Kegiatan MUSTA akan berlangsung selama satu pekan mulai 31 Januari  s/d 6 Februari 2014. (Sulhan)

Social Media Icons Powered by Acurax Web Design Company
Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On Google PlusVisit Us On YoutubeCheck Our Feed