Search Results For “santri”

PERLANTASI (Pekan Perkenalan dan Orientasi)

KUKPondok Pesantren AL-Amien Prenduan secara rutin melaksakan kegiatan Perlantasi (pekan perkenalan dan orientasi)setiap awal tahun ajaran baru. pada tahun ini, kegiatan perlantasi secara resmi dibuka pada hari selasa malam tanggal 09 Agustus 2016 M. oleh KH. Moh. Zainullah Rois, Lc untuk Putra secara terpadu TMI, MTA dan IDIA di masjid jami’ AL-Amien Prenduan dan KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I untuk putri, TMI, MTA dan IDIA di GESRNA. kegiatan tersebut bertujuan agar para santri bisa lebih mengenal lagi akan Pondok Pesantren Al-Amien khususnya lagi bagi santri baru.

” Kegiatan ini bertujuan agar kalian semua tahu tentang Pondok kita ini, sehingga kalian tidak salah memahapi pondok ini” ucap KH. Zainullah Rois, Lc dalam sambutannya.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dari tanggal 09 Agustus 2016 M. s/d 14 Agustus 2016 M. oleh lembaga-lembaga yang ada di Al-Amien Prenduan khususnya Lembaga TMI Pa-Pi, MTA Pa-Pi dan IDIA Pa-Pi. dan diakhir kegiatan ini dilaksanakan Ta’aruf Majlis Kyai dan Fungsionaris Pondok secara terpadu, untuk Putra (TMI, MTA dan IDIA) di Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan, Putri (TMI, MTA dan IDIA)di GESERNA dan Putri I di Musholla Pondok Putri I.

 

Ta’aruf Fungsionaris Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan

Ta'ArufYAP- Ta’aruf (perkenalan) Fungsionaris Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura  dilaksanakan pagi ini (14/8), dengan para santri TMI (Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah), MTA (Ma’had Tahdifh Al-Qur’an) dan Mahasiswa IDIA (Instritut Dirosat Islamiyah Al-Amien) bertempat di Mesjid Jamik Al-Amien Prenduan

Acara Ta’aruf dipandu oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Muhammad Tidjani, MA. Beliau menjelaskan akan fungsi Majlis Kiyai/ Dewan Ri’asah; yaitu sebagai nadhirul waqfi (pemegang wakaf) pondok, pengambil kebijakan tertinggi di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, dan sebagai pembina dua yayasan, yaitu: Yayasan Al-Amien Prenduan (YAP) dan Yayasan Rumah Sakit Islam Al-Amien (YRSI-A). dalam sambutannya beliau juga berharap dengan acara ta’aruf ini santri bisa lebih mengenal terhadap organ pengurus Pondok

Pimpinan Pondok memperkenalkan anggota Majlis Kiyai/Dewan Riasah, yang terdiri dari 6 orang, yaitu: KH. Dr. Ahmad Muhammad Tidjani, MA (ketua), KH. Ghazi Mubarok Idris, MA (wakil), KH. Moh. Zainullah Rois, Lc (sekretaris), KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I (bendahara), KH. Ach. Fauzi Rosul, Lc dan KH. Moh. Bahri As’ad, S.Pd.I (sebagai anggota).

Badan Pembina Yayasan diperkenalkan oleh ketuanya: KH. Fadli Fatrah, S.Sos.I, K. Bagus Amirullah, M.Sy (wakil merangkap sebagai kepala div. Program dan SDM), Moh. Syarifuddin, B.Sc (kepala div. Pemeriksa keuangan).

Yayasan Al-Amien Prenduan diperkenalkan oleh ketuanya: KH. Moh. Marzuqi Ma’ruf, Lc, KH. Shobri Shiddiq, S.Sos.I (wakil), Khairun Ni’am, S.Th.I (sekretaris), H. Abd. Muiz, Lc, M.Th.I (bendahara), Suhaimi Zuhri, S.Ag (kepala biro pendidikan), KH. Basthomi Tibyan, M.Pd.I (kepala biro dakwah), H. Harun Ar-Rasyid, S.Pd.I (kepala biro alumni), K. Abd. Warits, S.Sos.I (kepala biro ekonomi dan sarana), H. Fahmi Yunus, M.Ud (kepala pusat studi islam)

YRSI diperkenalkan oleh ketuanya: KH. Drs. Abdurahman As’ad, H. Slamet Fiddien.S.Sos.I (wakil dan sekretaris), Imam Suwandi, S.Th.I (bendahara), Zaenuddin (direktur klinik)

Travel Mutiara Al-Amien Prenduan (ALPEN) diperkenalkan oleh komisarisnya: KH. Basthomi Tibyan, M.Pd.I, Mujib (divisi umroh haji)

Untuk lembaga-lembaga, personil kepala-kepala sekolahnya diperkenalkan oleh masing-masing pengasuh: KH. Moh. Zainullah Ro’is, Lc (TMI), KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I (MTA), KH. Ghozi Mubarok, MA (IDIA), KH. Halimi Sufyan, S.Pd.I (Putri I, sebagai wakil Pengasuh), KH. Ach. Fauzi Rosul, Lc (Ma’had Salafi), KH. Muhajiri Musyhab (Pondok Tegal Al-Amien).

IDIA Prenduan Siapkan Manager Andal Lewat Kegiatan PKM

SAM_1871-1024x768Pelatihan kepemimpinan dan manajemen (PKM), merupakan salah satu kegiatan yang dirancang untuk mencetak pemimpin-pemimpin ummat yang andal. Kegiatan ini menjadi salah satu syarat calon pengurus BEM IDIA Prenduan. Tahun ini PKM dilaksanakan pada 28 – 31 Juli 2016, diawali dengan kegiatan pra PKM pada 19 – 27  Juli 2016.

Rabu (27/07/2016) PKM IDIA Prenduan resmi dibuka oleh Rektor IDIA Prenduan dan para majelis Kiai lainnya. Setelah pembukaan dilanjutkan dengan sesi 1 dengan tema “Kepemimpinan dalam Organisasi” yang disampaikan oleh Rektor IDIA Prenduan, KH. Ghozi Mubarok, MA,.

Pada Kamis, (28/07/2016) dilanjutkan dengan sesi II dengan tema “Membangun tradisi keorganisasian yang Islami, Ma’hadi dan Tarbawi”, kemudian sesi ke III di isi oleh Ahmadi, M.Ag dengan tema “Peran sekretaris dalam pengembangan organisasi”,  dan sesi IV “Pengolahan manajemen keuangan dalam organisasi” yang disampaikan oleh KH. M. Ridho Sudianto, M.S.I kemudian sesi ke V “Teknik Pemecahan Masalah” yang diisi oleh Dr. KH. Muhtadi Abdul Mun’im, MA. pada Jum’at, (29/07/2016) sesi VI dengan tema “Teknik Negosiasi dan Komunikasi Publik”, yang disampaikan oleh Ust. Musleh Wahid, M.Pd.I, dan sesi terakhir yaitu sesi VII “Teknik Memberi sangsi yang edukatif” yang diisi oleh KH. Ja’far Shodiq, MM.

putriSedangkan untuk putri, Kamis (28/07/2016) sesi I acara PKM di isi oleh Usth. Asmaniyah Siraj, M.Pd.I dengan tema “Pengolahan SDM dan Humas”, dan  sesi ke II dilanjutkan pada jam 15.00 – 16.30 WIB dengan pemateri yang selalu memukau para santriwati Pesantren Al-Amien Prenduan yaitu Ibunda sesepuh Al-Amien Drs. Ny. Hj. Annisah Fatimah Zarkasyi dengan tema “ Peran Pemimpin Perempuan dalam Organisasi ”.

Maka dengan diadakannya acara ini semoga bermanfaat bagi para panitia dan khususnya bagi para peserta PKM 2016-2017 “Amien”.

 

PEMBINAAN CALON GURU DAN CALON PENGURUS SANTRI

PEMBINAAN CALON GURU DAN CALON PENGURUS SANTRIDi Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN terdapat beberapa kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh Alumni baru, diantaranya pengabdian di lembaga-lembaga pendidikan di penjuru Indonesia (untuk alumni Tarbiyatul Muallimin Al-islamiyah), sedangkan di Ma’had Tahfidh Al-Qur’an sendiri disebut dengan Tafarrugh Al-Qur’an (menyelesaikan/mengulang hafalan Al-Qur’an). Antara dua kegiatan tersebut, Workshop Keguruan merupakan salah satu kegiatan wajib lainnya, kegiatan ini bertujuan untuk membina calon guru sebelum benar-benar menjadi guru.

Workshop Keguruan tahun ini dilaksanakan pada hari Senin-Selasa, 30-31 Mei 2016, diikuti oleh 51 Putra dan 89 Putri. Acara dibuka oleh Pimpinan dan Pengasuh PP. AL-AMIEN PRENDUAN (Dr. KH. Ahmad Fauzi Tijani, MA) untuk Putra dan Wakil Pimpinan dan Pengasuh PP. AL-AMIEN PRENDUAN (KH. Ghozi Mubarok, MA) untuk Putri. Bertempat di dua tempat yang berbeda, acara dihadiri oleh Pengasuh, para mudir dan asatidz.

PEMBINAAN CALON GURU DAN CALON PENGURUS SANTRISalah satu pesan Pimpinan dan Pengasuh PP. AL-AMIEN PRENDUAN bagi calon guru dalam pembukaan acara: “hendaknya calon guru lebih bersikap dewasa dan bersungguh-sungguh mengayomi adek-adeknya (para santri)”. Sedangkan dalam acara penutupan beliau (Pimpinan dan Pengasuh) berpesan: “agar melaksanakan tanggungjawab (tugas-tugas kepondokan) dengan penuh keikhlasan”.

Selama berlangsugnya workshop keguruan, berlangsung juga kegiatan Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen (PKM) untuk calon pengurus santri. Secara pelaksanaan, kegiatan tersebut hampir sama dengan workshop keguruan, hanya saja, kegiatan tersebut diikuti oleh calon Pengurus (para santri kelas 2 SMA/MA). Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini (29 Mei-1 Juni 2016) ditutup oleh Pengasuh Ma’had Tahfidh Al-Qur’an (KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I), dalam pesannya beliau menyampaikan: “kemarin kalian (calon pengurus) adalah orang yang diurus, dan nanti kalianlah yang akan menjadi pengurus, maka jadilah orang-orang yang benar-benar mengurus”.

Gebyar Akhir Tahun (Haflul Ikhtitam) 2016

Wisuda MTA 2016

MTA. Tahun pelajaran 2015-2016 merupakan tahun sibuk bagi lembaga Ma’had Tahfidh Al-Qur’an. Tiga rentetan acara yakni Yudisium, Wisuda Alumni, Wisuda Hifdu Al-Qur’an, dan Silaturrahiem wali santri (HIWARI) berlangsung secara beruntun, mulai tanggl 27-28 Mei 2016. Diawali acara Yudisium dan Wisuda Alumni pada hari Jum’at, 27 Mei 2016 bertempat di Aula TMI AL-AMIEN PRENDUAN, diikuti oleh calon wisudawan/wisudawati yang berjumlah 76 putra dan 119 putri beserta para wali.

Acara kedua Wisuda Hifhu Al-Qur’an. acara tersebut mewisuda 662 putra/putri yang terdiri dari wisudawan/wati 30 juz, 12 juz dan juz 30. Undangan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep ini berlangsung semarak, dimulai pukul 08.00 wib dan berakhir pukul 11.50 wib bertempat di GERSERNA (Gedung Serba Guna) TMaI AL-AMIEN PRENDUAN, para undangan memadati tempat acara sehingga sebagian undangan menempati samping kanan kiri GESERNA, mulai dari pejabat daerah, tokoh masyarakat, dewan guru, dan para wali wisudawan/wisudawati. Prof. Dr. Roem  Rowi sebagai salah pembicara pada kesempatan ini menyampaikan mauidloh hasanahnya yang berkaitan tentang Al-Qur’an, beliau menyampaikan bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk kehidupan, sebagaimana yang difirmakan pada awal surat al-Baqorah, dan al-Qur’an pun bersifat sistematis.

Ujung dari rentetan acara Gebyar Akhir Tahun yakni HIWARI (Himpunan Wali Santri) yang bertempat di Majlis Ma’had Tahfidh Al-Qur’an Putra. ­sekitar 400 orang wali santri/wati memadati tempat acara, rentetan acara yang berlangsung sebelumnya tidak mempengaruhi para hadirin untuk menghadiri pertemuan. acara dihadiri oleh Pimpinan dan Pengasuh AL-AMIEN PRENDUAN, wakil Pimpinan dan Pengasuh AMIEN PRENDUAN, Pengasuh Ma’had Tahfidh Al-Qur’an, dan Biro Alumni seperti pada acara-acara sebelumnya, namun pada acara ini juga dihadiri langsung oleh ketua HIWARI Bapak Syafa’at, M.Pd. acara berlangsung singkat, dimulai pukul 13.25 wib dan berakhir pada pukul 14.33 wib berisi beberapa rentetan sesi yakni sambutan dari Pimpinan dan Pengasuh, Pengasuh Ma’had Tahfidh Al-Qur’an, dan Ketua HIWARI. Selain sesi tersebut, sesi pamungkas yakni dialog antar pengurus Pondok dan Wali santri/wati. Pembagian Raport santri menjadi pamungkas acara Gebyar Akhir Tahun kali ini.

PEMBUKAAN UKK (UJIAN KENAIKAN KELAS) PONDOK PUTRI 1 AL AMIEN PRENDUAN

PEMBUKAAN UKK (UJIAN KENAIKAN KELAS) PONDOK PUTRI 1 AL AMIEN PRENDUAN Senin 16 mei 2016 semua santriwati Pondok Pesantren Putri 1 Al Amien Prenduan yang terdiri dari siswi MTs, MA dan SMK mengikuti acara Pembukaan Ujian Kenaikan Kelas yg dibuka langsung oleh Kepala Madrasah Aliyah Al Amien 1 Pragaan KH. Saifuddin Qudsi, MA. Dalam sambutannya beliau menghimbau bahwa ujian ini adalah salah satu metode belajar, bukan belajar untuk ujian akan tetapi ujian untuk belajar. Ujian ini berlangsung selama 10 hari. Upacara Pembukaan Ujian ini ditutup dengan Pembacaan Doa, bertindak sebagai pembaca doa Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Putri 1 Al Amien Prenduan KH. Halimi, S.Pd.I.

Wisuda Pondok Putri I Al-Amien Prenduan.

Wisuda Putri IPUTRI 1. Sabtu (14/5)  secara resmi Pondok Pesantren Putri 1 Al-Amien Prenduan mengadakan wisuda kelulusan bagi siswi kelas akhir MA dan SMK, sekaligus tasyakur kelulusan siswi kelas akhir MTs di depan Gedung TAKRIMAT, acara dimulai  pukul 19.00 sampai 22.00. Secara rinci, siswi yang diwisuda berjumlah 107, terdiri atas: 102 siswi MA dengan rincian sebagai berikut ; 19 siswi program IPA, 22 siswi program IPS dan 61 siswi program Unggulan, ditambah 5 siswi SMK dengan Kompetensi Keahlian “Multimedia”. Adapun siswi kelas akhir MTs yang mengadakan tasyakur kelulusan berjumlah 124 siswi.
Acara ini dihadiri oleh segenap Dewan Riasah Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Dewan Pengasuh Putri PP. Al-Amien Prenduan, Para Guru, Tokoh Masyarakat, serta segenap Wali Wisudawati. Diawali Pembukaan dengan Pembacaan Ummul Furqon Suratul Fatihah. Bertindak sebagai Pembuka Acara adalah KH, Baihaqi Syafiuddin, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan laporan singkat dari Pengasuh Pondok Pesantren Putri 1 Al-Amien Prenduan yang disampaikan oleh WaKil Pengasuh Pondok Pesantren Putri 1 Al-Amien Prenduan. Selanjutnya, Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan “KH.Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA dalam sambutannya menyampaikan, agar para Alumni yang akan diwisuda hendaknya dapat menjaga diri, membentengi diri dan mempertahankan apa yang telah didapat di Pondok ini, dan hendaknya tidak terpengaruh terhadap lingkungan masyarakat yang sangat tidak kondusif. Begitu juga harapan beliau agar apa yang telah didapat selama di pondok ini hendaknya diamalkan sehingga menjadi sesuatu yang bermanfaat dan mendapatkan barokah Amien …. Dilanjutkan dengan Prosesi Wisuda, dan penyerahan cinderamata kepada beberapa lembaga yang berada dibawah Yayasan Al-Amien Prenduan yang diwakili oleh Nyai dari masing-masing lembaga tersebut.
Pada kesempatan selanjutnya turut memberikan sambutan Bapak Wali dari Wizaratus Shofia Riska siswi kelas akhir MTs, mewakili para wali santri wisudawati, mengucapkan banyak terima kasih kepada Pondok, Pengasuh dan dewan guru yang telah banyak berjasa dalam mengajarkan dan mendidik anak-anaknya. Kemudian sebagai akhir dari rentetan acara adalah Penutup yang diisi dengan pembacaan do’a dipimpin oleh KH. Fauzi Rosul, Lc, salah seorang anggota Dewan Riasah Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan..

Pembukaan Ujian Tahriri Semester II dan Ujian Nasional (UN) Kelas III SMP MTA Al-Amien Prenduan Serentak

 

Pembukaan Ujian Tahriri Semester II dan Ujian Nasional (UN) Kelas III SMP MTA Al-Amien Prenduan Serentak oleh KH. Ghozi Mubarok Idris, MAMTA – Hari ini (9/5) seluruh santri beserta dewan guru berkumpul di lapangan gedung SMA MTA Al-Amien Prenduan guna mengikuti acara pembukaan Ujian Tahriri Semester II sekaligus pembukaan Ujian Nasional (UN) bagi santri kelas III SMP. Acara yang berlangsung singkat tersebut secara resmi dibuka langsung oleh Wakil Pimpinan dan Pengasuh PP. Al-Amien Prenduan, K.H. Ghozi Mubarok Idris, MA. Dimulai sejak pukul 06.30 hingga pukul 06.50 WIB. Alhamdulillah, acara pembukaan tersebut berjalan dengan lancar.

Dalam pembukaan ujian yang diikuti oleh semua santri kecuali santri niha’ie tersebut,  K.H. Ghozi Mubarok Idris, MA. berharap agar ujian ini benar-benar bisa bermanfaat dan juga berkah. tentunya dengan cara-cara yang benar tanpa menyalahi sunah-sunah pondok.

Selain itu, beliau juga menghimbau agar semua santri benar-benar memusatkan pikiran terhadap ujian ataupun pelajaran yang akan diujikan serta meninggalkan segala hal yang tidak ada kaitannya dengan ujian. Beliau juga menyampaikan agar para santri tidak hanya mencintai ilmu tapi lebih penting dari itu adalah bagaimana mereka juga mencintai proses mendapatkan ilmu tersebut. Sehingga selama proses tersebut para santri tidak merasa tertekan ataupun terbebani.

Dalam pelaksanaannya, ujian kali ini dipusatkan didua tempat berbeda. Ujian Akhir Semester II dilaksanakan di gedung SMP Tahfidz MTA Pa. Sesuai agenda, ujian ini akan berlansung selama 9 hari terhitung dari tanggal 9 s/d 17 Mei 2016, sedangkan pelakasanaan Ujian Nasional untuk santri kelas III SMP ditempatkan di gedung SMA Tahfidz Pa, dan akan berlangsung selama 4 hari yaitu dari tanggal 9 s/d 12 Mei 2016.

Pembukaan Ujian Tahriri Akhir Tahun TMI

KH. Ahmad Fauzi Tijani dalam pembukaan ujian tahriri akhir tahun TMI Al-Amien PrenduanTMI – Pagi ini (8/5) Seluruh Santri dan Guru berkumpul di depan gedung Puspagatra TMI Al-Amien Prenduan guna mengikuti Pembukaan Ujian Tahriri Akhir Tahun. Acara dipimpin oleh Pimpinan dan Pengasuh PP. Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tijani, MA., dimulai sejak pukul 06:00 hingga jam 06:30 dan dilanjutkan dengan pelaksanaan ujian Jam I dengan materi Insya’.

Dalam sambutan beliau, Pimpinan menyampaikan tentang keutamaan memperbaiki akhlak sebelum menambah ilmu. Menurut beliau akhlak yang baik ada kunci dari suksesnya pendidikan. Pendidikan di Pondok Pesantren harus berlandaskan akhlak, karena saat Santri memiliki akhlak yang bagus otomatis dia  akan patuh dalam menjalankan sunnah dan disiplin Pondok. Hal ini senada dengan apa yang beliau sampaikan di lain kesempatan, beliau mencontohkan tentang merosotnya disiplin berbahasa Arab dan Inggris di  kalangan Santri, beliau meyakini bahwa hal tersebut bukan semata karena kurangnya ilmu dari Santri yang bersangkutan, tetapi lebih karena kurangnya akhlak sehingga tidak timbul kesadaran dan kepatuhan  terhadap aturan tersebut. Beliau menegaskan bahwa di tengah krisis moral saat ini, membina akhlak di masa pendidikan adalah modal untuk kesuksesan di masa depan.

Dalam kesempatan ini beliau juga mengajak agar santri meyakini bahwa ujian adalah ibadah. Maka, dalam menghadapi ujian seorang muslim tidak boleh main-main, karena ibadah tidak boleh main-main, harus dijalani sepenuh hati dan dengan usaha semaksimal mungkin. Beliau juga mengingatkan tentang tujuan ujian untuk belajar, bukan sebaliknya. Selain itu, beliau mengajak agar para Guru dan Pengurus untuk berperan aktif dalam pengawasan santri. Semua harus meyakini bahwa fi al-harokati al-barokatu “ada barokah dalam pergerakan” dan juga man la yarham la yurham “barangsiapa tidak mengasihi (sesama makhluk), maka tidak akan dikasihi (oleh Allah)”

KH. Ghozi Mubarok Idris dalam pembukaan ujian tahriri akhir tahun TMI Al-Amien PrenduanDi waktu yang sama Santriwati TMI Putri berkumpul di selatan kantor Idaroh Ma’had guna  mengikuti acara semisal. Pembukaan Ujian Tahriri Akhir tahun di Putri dipimpin oleh Wakil Pimpinan dan Pengasuh PP.  Al-Amien Prenduan, KH. Ghozi Mubarok Idris, MA. Dalam sambutan yang beliau sampaikan, beliau menyatakan bahwa kesuksesan dalama ujian ini hanyalah kesuksesan jangka  pendek. Adapaun kesuksesan jangka panjang—yakni kesuksesan sebenarnya—adalah usaha dan proses belajar. Jangan sampai kita tidak menghargai usaha untuk belajar, jangan sampai kita meremehkan proses belajar. Ada banyak orang yang lulus dalam ujian yang dijalaninya selama masa pendidikan, namun karena salah dalam proses belajar akhirnya gagal dalam menghadapi ujian hidup yang lebih banyak dan berat.

Ujian Tahriri Akhir Tahun ini akan berlangsung selama 9 hari, yakni pada hari Ahad-Selasa, 01-10 Sya’ban / 08-17 Mei. Setiap hari akan ada 3 materi yang diujikan, dengan durasi waktu per-materi selama 90 menit. Maan najah fil imtihan…

Rapat Guru Lengkap Menjelang Ujian Tahriri

RGL Ujian Tahriri TMI Al-Amien Prenduan 2016Tarbiyatul Muallimien Al-Islamiyah (TMI) pada hari ini (7/5) mengadakan rapat guru lengkap (RGL) menjelang Ujian Tahriri di Mushalla Asma’ Lathifa TMI Putri. Rapat ini diikuti semua guru TMI dan juga Santri/wati kelas VI yang dalam ujian kali ini juga bertugas menjadi pengawas ujian.

RGL berlangsung pada jam 07:00 hingga jam 08:30 dan berjalan dengan lancar. Acara dipandu oleh Ust. H. Saiful Anam, M.Pd selaku Project Officer Ujian Akhir Tahun, dengan agenda utama yakni fatwa dan nasehat serta pengarahan secara umum oleh Majlis Kyai dan juga pengarahan tentang petunjuk pelaksanaan (Juklak) Ujian Tahriri oleh Mudir ‘Aam TMI.

Dalam kesempatan ini Pimpinan dan Pengasuh PP. Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tijani, MA menyampaikan tentang ujian sebagai ajang untuk memperbaiki moral dan akhlak. Beliau mewanti-wanti tentang kemerosotan akhlak dan juga krisis keteladanan. Saat ini kesuksesan ujian seringkali  hanya diukur dari nilai yang dicapai, sehingga ada beberapa oknum yang berbuat curang demi mendapat nilai tertinggi dan lulus ujian, hal seperti ini tidak boleh terjadi di Al-Amien. Ujian harus dilaksanakan dengan jujur dan juga ada standar penilaian kelayakan santri untuk lulus, namun nilai saja belum cukup. Hal tersebut harus diimbangi dengan akhlak yang baik, yakni bagaimana dia menghadapai ujian serta bagaiman tingkah-lakunya selama setahun penuh menjalani proses pendidikan di Al-Amien, baik di kelas maupun di luar kelas.

Hal senada ditambahkan oleh Wakil Pimpinan dan Pengasuh PP. Al-Amien Prenduan, KH. Ghozi Mubarok, MA. Beliau mengingatkan tentang tujuan pesantren sebagai pembangun pribadi manusia. Beliau mengajak kita mengambil i’tibar dari pembangunan Tembok Besar China. Tembok raksasa sepanjang 8.851 km ini dibangun dengan tujuan untuk menghalau serangan musuh, namun ternyata musuh tetap saja dapat masuk bukan dengan menghancurkannya, melainkan dengan menyuap penjaganya. Kisah tersebut mengajarkan kita untuk tidak hanya mementingkan pembangunan fisik dan sarana namun melupakan pembangun mental sumber daya manusia yang menghuninya.

SamPenyerahan Soal Ujian Akhir Tahun TMI Al-Amien Prenduanbutan ketiga disampaikan oleh Pengasuh Ma’had TMI, KH. Moh. Zainullah Rois, Lc dan dilanjutkan dengan pembacaan Juklak Ujian Tahriri oleh Mudir ‘Aam TMI, KH.  Ahmad Tijani Syadzili, Lc. Beliau berpesan bahwa acara seperti ini rutin dilaksanakan–yang sebagaimana sering disampaikan oleh KH. Moh. Idris Jauhari–dengan harapan agar yang belum tahu menjadi tahu, yang lupa kembali ingat, dan yang sudah tahu serta ingat kian meyakini dan istiqomah mengamalkan.

Acara ini ditutup  dengan do’a oleh KH. Fadhli Fatrah dan juga penyerahan simbolis naskah soal ujian oleh Tim Pengadaan Soal (TPS) kepada  Mudir Ma’had Putra dan Putri melalui Pengasuh Ma’had TMI.