Juara Debat se-Asean, Ponpes Al-Amien Prenduan Membuktikan Bahasa Arab Sebagai Mahkota Pondok

Juara AseanYAP- Sepanjang sejarah berdirinya Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, inilah satu-satunya prestasi paling membanggakan yang diraih oleh santri.

Pondok pesantren yang menjadikan bahasa arab dan Inggris sebagai bahasa sehari-harinya ini, meraih juara pertama tingkat Association of South East Asia Nations (ASEAN) di Malaysia (2/04/18).

Ajang bergengsi yang diselenggarakan di Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) ini diikuti oleh delegasi dari beberapa negara ASEAN.
Seperti Singapura, Brunai Darussalam dan Thailand.

Dalam even ini Al-Amien mengutus empat mahasiswa dari Institut Dirosat Islamiyah (IDIA) dan empat santri dari Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (TMI). Didampingi oleh ust. Suhaimi Zuhri S.Ag. sebagai kepala Biro Pendidikan dan Ust. H. Saiful Anam, M.Pd. sebagai Kepala Jurusan PBA IDIA Prenduan.

Berikut mahasiswa dan santri Ponpes Al-Amien Prenduan yang menjuarai lomba Debat Bahasa Arab se-ASEAN di Malaysia:

Kategori juara umum : Juara I Debat Bahasa Arab tingkat sekolah menengah: Delegasi TMI Al Amien Prenduan (Firdaus ulul Abshor asal Bangkalan, Salman Biltyar asal Tasikmalaya, Ilman Faris asal Kepulauan Sapeken Sumenep dan Ali Sajad dari Bluto)

Kategori juara individu berupa pembicara terbaik (Best Speaker):

1. Ilman Faris (Babak Final tingkat SMA)
2. Firdaus Ulul Abshor (Babak Penyisihan tingkat SMA)
3. Salman Biltysr (Babak Penyisihan tingkat SMA)                                      4. Seif Robert el Haq (Babak Penyisihan tingkat Perguruan Tinggi)        5. AlfianDarmawan (Semester II IDIA asal Bogor)

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh fungsionaris Pondok Pesantren Al-Amien dan seluruh santri pada umumnya untuk meraih prestasi lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang.