Karya Sastra

Surat-surat Tak Terbaca

angin masih belia, surat-suratmu tak sempat kubaca dalam perih keringat perihal lagu kemarau meninabobokan nafas rerumputan yang tumbuh liar sepanjang jidatmu matamu semakin purba ketika rerumputan itu berubah duri waktu sesekali melukai kulitmu yang beludru udara tropis meranggas di pucuk-pucuk tembakau rumah-rumah kehilangan senyum. wajahmu semakin lengang seperti duka anak tetangga yang ditinggal ibunya tiba-tiba aku teringat sepenggal ceritamu tentang seorang ...
0 komentar, 07 Dec 2008 - dibaca : 70 kali

Suatu Malam di Manhattan

Dengan langkah gontai Jason menyusuri Lavayette Avenue. Dari wajahnya tampak keputusasaan, terselit di antara semburat wajahnya yang sesekali meringis menahan rasa sakit. Dilihatnya lagi kertasa hasil pemeriksaan dokter, yang baginya adalah vonis hukuman mati bagi seorang narapidana. Tiba-tiba dari arah samping kirinya, sebuah Porchet kecil berhenti. Warnanya yang merah metalik ...
0 komentar, 30 Nov 2008 - dibaca : 78 kali

Jika Tuhan Menyapa

Fera Andriyani Djakfar Suara denting besi itu masih terdengar di sela-sela gemuruh hujan dan suara petir. Sementara waktu menunjukan pukul tiga dini hari, saat yang terlalu dini bagi siapapun di komplek itu untuk mulai menjalankan roda aktivitas. Hal membuat Pak Munir yang sedari tadi tidak mengindahkan suara tersebut mulai menyadari bahwa ...
0 komentar, 30 Nov 2008 - dibaca : 108 kali

Matikan TV-mu

Keselong  Tuan-tuan. Suatu hari di kampung saya gempar. Anak-anak menghilang secara tiba-tiba. Tidak ada lagi yang berkeliaran di jalanan dengan teriakan-teriakan khas anak-anaknya. Tidak ada lagi yang berlarian di pematang sawah atau bersepeda di jalan-jalan kampung. Kampung jadi sepi dari rengekan mereka meminta uang pada ibunya atau ketika jatuh kesakitan. Semakin ...
0 komentar, 29 Nov 2008 - dibaca : 170 kali

Dosen Baruku

Etika Thartila 7 November 1992 Kurasakan kepalaku pening, sementara hidungku tek henti-hentinya mengeluarkan cairan. Pergantian cuaca yang terjadi sering membuatku terkena pilek. Biasa, aku memang retan sekali dengan penyakit musiman ini. Kebiasaan jelek. Materi kuliah yang diberikan dosen baru di kampus juga turut membebani kepalaku. Tiga bab !! Alamak, apa yang harus ...
0 komentar, 29 Nov 2008 - dibaca : 88 kali