Category: YAP

Dauroh Tadribiyah Para Muharrik Bahasa Pondok

YAP - Biro Pendidikan, Divisi Markazul Lughoh senantiasa akan terus berusaha untuk mengembalikan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris pada posisinya, yaitu sebagai MAHKOTA PONDOK. Al-Amien terkenal ke seluruh penjuru Indonesia karena dua bahasa tersebut.

Dalam rangka menuju kesana, salah satu usaha yang dilakukan Divisi Markazul Lughoh adalah dengan mengadakan “Dauroh Tadribiyah Para Muharrik Bahasa”.  Dengan tujuan: 1) menciptakan lingkungan berbahasa dikalangan keluarga pondok  2) Ghorsul ma’lumat maharoot al-lughowiyah dan 3) Ta’limuhum thuruqo ta’liimil lughoh al-‘arobiyah.  

Acara pembukan dauroh dibuka secara resmi oleh Wakil Pimpinan dan pengasuh Pondok KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA tadi (24/02) pukul 20.15 WIB di Auditorium TMI Pa (Ma’had Banin), sedangkan yang membuka di Geserna TMI Pi Anggota Majelis Kyai KH. Moh. Zainullah Rois, Lc (Ma’had Banat).

Para peserta “Dauroh Tadribiyah” ini berjumlah 157 Orang Pa-Pi, dengan rincian TMI (Pa: 45 orang/Pi: 47 orang), MTA (Pa: 20 orang/Pi: 20 orang), IDIA (Pa: 10 Orang/Pi: 10 Orang) dan Putri 1 5 orang.  Dan untuk para asatidz otomatis semuanya adalah para Muharrikiin.

Pesan kyai Zainullah, “seluruh peserta dauroh diharapkan bisa menggerakkan bahasa Arab di lembaga masing-masing setelah pelaksanaan dauroh. Selain itu,  yang paling penting bisa menyelamatkan dan mengembangkan bahasa Arab sebagai MAHKOTA PONDOK.”

Sesuai agenda acara ini berlangsung pada 24-28 Februari 2014, dengan materi: Hiwar wa Munaqosyah, Thoriqotu Istikhdamil Wasail, Nahwu Wa Shorf, Tadrib ‘alaa An-Nawi wa i’roobihi, Istima’, Thoriqotu Tazwid Mufrodat, al-’Ab Lughowiyah, Insya’ wa Tarjamah, Muthola’ah Arobiyah, Ta’bir wal Muhadatsah dan Muhadloroh al-’Amiyah.

“Inna Fil Muharrikah Barokah” Sesungguhnya dengan menjadi penggerak bahasa akan mendatangkan barokah. Sebagaimana pesan wakil Pimpinan dan Pengasuh Pondok dalam sambutannya.  (admin) 

Malam Dzikro Maulid Nabi Muhammad Saw 1435 H

YAP – Biro Dakwah Yayasan Al-Amien Prenduan, Divisi Ta’mir Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan mengadakan acara “Malam Dzikro  Maulid  Nabi Muhammad Saw 1435 H” (30/01), yang bertempat di depan masjid jami’ Al-Amien. Dihadiri oleh seluruh santriwan/wati TMI, MTA, IDIA, Majelis Kyai/Nyai, Mudir-mudir dan masyarakat sekitar Pondok.

Untuk kali ini, biro dakwah divisi ta’mir masjid mendatangkan KH. Amien Ruydi sebagai penceramah. Beliau ialah alumni KMI Gontor Ponorogo tahun 1987 yang sekarang aktif mengasuh PP. Al-Hanif Jambu Lenteng, Sumenep. Beliau juga merupakan kakak kandung dari salah satu Ustadz yang mengajar di TMI Al-Amien, yaitu Ust. Afandi  alumni tahun 1995.

Tujuan dari diadakannya kegiatan ini setidaknya ada 3 hal: Pertama, sebagai ucapan rasa syukur kepada Allah Swt atas diutusnya Rasulullah Saw, kedua, untuk meningkatkan rasa cinta kita kepada Allah Swt dan yang ketiga, agar kita bisa meneladani suri tauladan yang paling baik sebagaimana yang telah di contohkan oleh Nabi Muhammad Saw, dalam sambutan wakil Pengasuh Ma’had TMI KH. Ghozi Mubarok, MA.

KUNJUNGAN MAHASISWA IIUM MALAYSIA DI AL-AMIEN PRENDUAN

YAP - Pada 15-19 Januari 2014, Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN kedatangan tamu dari negeri Jiran Malaysia, mahasiswa-mahasiswi International Islamic University of Malaysia (IIUM) bertujuan: “ingin menyambung tali silaturrahim dengan warga Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN, ingin mengetahui aktifitas dan rutinitas kegiatan warga pondok dan sekitar pondok dengan mengadakan program tukar nasib bermukim bersama warga sekitar selama tiga hari di kecamatan Pragaan; yaitu Ds. Pragaan Laok, Ds. Pragaan Daya, Ds. Pekamban, Ds. Prenduan dan Ds. Aeng Panas”. kata Syauqi dalam sambutan kedatangan (15/01).

Rombongan yang beranggotakan 25 orang (10 mahasiswa, 12 mahasiswi dan 3 pendamping)  tersebut merasa cukup senang dengan pengalaman yang mereka peroleh di bumi yang terkenal dengan garamnya ini. “warge di madure ini sangat ramahlah, mereka bersikap pada kami layaknye permaisuri” ujar Syamimi mahasiswi IIUM dengan logat kental Malaysianya.

Acara inti mereka selama kunjungan meliputi: mahabbah visit (memberikan bantuan ke masyarakat sekitar), ice breaking di pantai talang siring, kenduri rakyat (makan bersama santri al-amien, dimasak para mahasiswi IIUM), sharing by pesantren (tukar pengalaman hidup bersama santri), diakhiri dengan acara kunjungan wisata ke api tak kunjung padam, air mata ibu, syaichona kholil dan ziarah sunan ampel.

“Pesantren Al-Amien ini milik ummat, kita kembangkan pesantren ini bersama-sama, ilal liqo’ … selamat jumpa kembali” demikian harapan Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien, KH. Maktum Jauhari, MA saat memberikan sambutan. Ma’as salamah.

Kunjungan Silaturrahim Pesantren Baitul Qur’an SAQONA Surabaya

surabayaYAP – Rabu (25/13), Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan kedatangan tamu  dari Pesantren Baitul Qur’an Saqona Surabaya.  Acara yang bertajukan silaturrahim tersebut disambut dengan hangat dan baik.

Pesantren Baitul Qur’an Saqona memiliki program belajar Al-Qur’an. Baik tahfidz dan tahsin. Para santrinya berasal dari kalangan anak-anak hingga orang tua, ujar Bapak Imam selaku pimpinan lembaga.

Acara silaturrahim ini berjalan dengan lancar, acara ini diisi dengan sessi dialog dan tanya jawab.

Pada sambutannya Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Maktum Jauhari, MA menjelaskan bahwa menuntut ilmu itu tidak mengenal usia, jadi bagi yang sudah menyandang gelar S3 bukan berarti harus menutup buku, tetapi kita harus mengembangkannya kembali diluar bangku sekolah.

Dan di tengah dialog pimpinan menyampaikan bahwa kejayaan Islam didapat karena banyak dari tokoh-tokoh terkenal yang terdahulu dia menguasai Al-Qur’an sebelum menguasai bidang-bidang tertentu.

Semoga dengan adanya silaturrahim ini kita dapat mempererat hubungan persaudaraan kita, dan mendapatkan hikmah yang begitu besar disisi-Nya, amien yaa rabbal alamien… 

Bimbingan Kearsipan Menuju “Record Center” #2

bimbingan kearsipan asatidz putra 2013YAP – Bimbingan Kearsipan untuk putra baru saja dilaksanakan (29/11) adalah salah satu kegiatan yang dikoordinir Yayasan Al-Amien Prenduan (YAP) dimaksudkan agar arsip Pondok bisa tertata rapi sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan lembaga atau pimpinan demi maksimalisasi kualitas kelancaran perjalanan roda kepengurusan.

Acara ini diikuti oleh para sekretaris lembaga khusus putra sebanyak 21 orang, terdiri dari: 7 orang dari staf Yayasan, 2 orang dari staf KOHAR, 3 orang dari lembaga TMI (Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah), 5 orang dari MTA (Ma’had Tahfidzil Al-Qur’an) dan 4 orang dari IDIA (Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien) Prenduan.

Dalam paparannya H.A. Tijani Syadzili, Lc menerangkan bnyak hal mengenai arsip mulai dari jenisnya hingga hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan arsip. “kunci utama pengelolaan arsip itu adalah ada ke-MAU-an untuk melaksanakan tugas, lalu ada ILMU-nya”

“Silahkan lakukan pengelolaan arsip dengan ikhlas semata-mata mengharap ridho Allah, untuk kepentingan pondok dan manfa’atnya pasti akan kalian peroleh untuk kehidupan panjang yang akan kalian lalui kelak” tambahnya.

Adapun pengelolaan arsip yang akan digarap adalah: arsip tekstual, arsip kartografi dan kearsitekturan, arsip audio-visual dan arsip komputer atau produk information and technology.

Sebagai harapan instruktur, ke depan insya Allah akan dibuat ruang “Record Center” sehingga mampu melayani keperluan Pimpinan dan lembaga-lembaga Al-Amien Prenduan sehingga bisa menjalankan fungsinya sebagai alat perencanaan, pengambilan keputusan, penentu kebijakan, pemeriksaan, pengendalian, penelitian dan sumber sejarah. Mohon do’anya.. (Abu Azhar)

 

Bimbingan Kearsipan Menuju Terciptanya: RECORD CENTER AL-AMIEN

YAP – Bimbingan Kearsipan yang dilaksanakan (23/11) adalah salah satu kegiatan yang dikoordinir Yayasan Al-Amien Prenduan (YAP) dimaksudkan agar arsip Pondok bisa tertata rapi sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan lembaga atau pimpinan demi maksimalisasi kualitas kelancaran perjalanan roda kepengurusan.

Acara ini diikuti oleh para sekretaris lembaga khusus putri sebanyak 20 orang, terdiri dari: 8 orang dari lembaga TMI (Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah), 5 orang dari MTA (Ma’had Tahfidzil Al-Qur’an) dan 7 orang dari IDIA (Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien) Prenduan.

Instruktur kegiatan ini: H.A. Tijani Syadzili, Lc yang telah mendapat siraman ilmu dan pengalaman para staf ahli Badan Perpustakaan dan Kearsipan wilayah Surabaya lewat acara workshop penataan arsip Pondok Pesantren yang diikuti, diadakan di Tretes Jawa Timur pada 29-30 Nopember 2013 lalu, telah banyak memberikan motivasi dan bimbingan kepada para peserta.

“kunci utama pengelolaan arsip itu adalah ada ke-MAU-an untuk melaksanakan tugas, lalu ada ILMU-nya” demikian paparan H.A. Tijani Syadzili, Lc yang juga sebagai sekretaris YAP.

“Silahkan lakukan pengelolaan arsip dengan ikhlas semata-mata mengharap ridho Allah, untuk kepentingan pondok dan manfa’atnya pasti akan kalian peroleh untuk

kehidupan panjang yang akan kalian lalui kelak” tambahnya

Adapun pengelolaan arsip yang akan digarap adalah: arsip tekstual, arsip kartografi dan kearsitekturan, arsip audio-visual dan arsip komputer atau produk information and technology.

Sebagai harapan instruktur, ke depan insya Allah akan dibuat ruang “Record Center” sehingga mampu melayani keperluan Pimpinan dan lembaga-lembaga Al-Amien Prenduan sehingga bisa menjalankan fungsinya sebagai alat perencanaan, pengambilan keputusan, penentu kebijakan, pemeriksaan, pengendalian, penelitian dan sumber sejarah. Mohon do’anya (Abu Azhar)

Malam Bhinneka Tunggal Ika, Puncak acara Apel Tahunan 2013 (dari Apel Tahunan menuju Bhinneka Tunggal Ika)

malam bhinneka tunggal ika 2013 putriYAP - Apel Tahunan di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan digelar setiap tahunnya. Lebih tepatnya sebagai bentuk rasa Syukur atas segala Ni’mat yang telah Allah berikan yakni berupa datangnya tahun baru Hijriyah. Hal ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh Mudir ‘Aam TMI KH. Drs. Suyono Khattbah dalam pengisian kumpul Rabuan Guru TMI Putri, yang menyatakan bahwa “Apel Tahunan adalah salah satu kegiatan yang akan diadakan di Al-Amien Prenduan sebagai bentuk rasa Syukur kepada Allah atas segala Ni’matnya”, hal ini juga ditegaskan kembali oleh Pengasuh TMI KH. Moh. Zainullah Rois, Lc dalam event tersebut.

Rentetan acara APEL TAHUNAN terlaksana dengan baik, diawali dengan PBB (Pelatihan Baris Berbaris) yang ber-start pada hari Ahad Sore (2/11/13) tepat setelah ujian Muroja’ah ‘Ammah Rubu’ I di TMI usai. Persiapan latihan berjalan selama kurang lebih satu minggu menjelang hari pelaksanaan Upacara Apel Tahunan pada hari Sabtu (7/11/13) yang bertempat di depan Gedung Rasda FM, dengan diikuti oleh para santri dari Ma’had TMI, MTA, Putri I, PONTEG dan IDIA serta seluruh Guru di Al-Amien Prenduan.

Kemudian dilanjutkan dengan acara Parade Konsulat pada keesokan harinya, Ahad (8/11/13) dengan tempat yang sama dan peserta yang sama –khusus untuk Putri- dengan diawali oleh barisan PASKIBRAKA, kemudian dimeriahkan pula oleh barisan Kelompok cilik Bhinneka Tunggal Ika, baru yang terakhir oleh barisan Parade dari masing-masing konsulat dengan beraneka ragam kostum, penampilan dan Yel-yelnya yang membuat acara ini lebih meriah lagi.

Selanjutnya tibalah pada rentetan acara yang terakhir dari Apel Tahunan 2013 yang juga merupakan Puncak acaranya yakni malam Bhinneka Tunggal Ika pada hari Senin malam (9/11/13) yang bertempat di Geserna TMI Putri dengan peserta dari Ma’had TMI, MTA dan IDIA yang berlangsung dengan  tak kalah meriahnya. Acara ini dipra-acarai dengan penampilan oleh para MISS BHINNEKA utusan dari masing-masing Korda. Kemudian disusul dengan penampilan dari kelompok nasyid cilik Al-Amien Prenduan yang membawakan beberapa lagu dengan Judul “terima kasih ayah dan ibu, terima kasih guru dan Puisi yang berjudul Tuhanku”. Dan yang terakhir adalah penampilan dari utusan Korda masing-masing konsulat dengan beragam penampilan khas daerahnya.

Dalam acara kali ini, yang memberikan sambutan adalah Ny. Hj. Nur Jalilah Dimyati, Lc. Acara ini sangat bermanfa’at, sebagaimana yang beliau ungkapkan dalam sambutannya tersebut “Jangan tengkar, harus saling kenal dan saling menyayangi. Karena tak kenal maka tak sayang, dan untuk saling kenal harus tahu asal terlebih dahulu. Dari mana asalnya dan dimana tinggalnya sebelum akhirnya tahu namanya. Jangan seperti kejadian sampit dan Madura pada zaman dahulu. Agar jangan terulang lagi”.

Dan sebagai puncak acaranya yaitu pengumuman juara Parade konsulat dan Miss Bhinneka Tunggal Ika yang mana Juara I Parade konsulat diraih oleh Konsulat Kalimantan, juara II diraih oleh Kares Besuki dan juara III diraih Konsulat Malang, sedangkan untuk Juara Umum Miss Bhinneka diraih oleh JATIM dan Juara Favoritnya diraih oleh Pasamba. Semoga dengan acara ini dapat mempererat tali silaturrahmi diantara sesama keluarga besar Al-Amien khususnya dan lebih bersemangat untuk berlomba-lomba mengharumkan budaya Indonesia. Amien. (bintualif)

Parade Konsulat 2013: Duta Pondok & Adu Menjadi Konsulat Terbaik

pelepasan parade konsulat 2013YAP -  Salah satu dari rentetan acara Apel Tahunan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep adalah Parade Konsulat. Parade konsulat merupakan kegiatan adu kekompakkan dan kreatifitas antar daerah asal para santri yang berasal dari seluruh pelosok Indonesia dalam lomba baris-berbaris, gerak jalan dan menyanyikan lagu yel-yel. Akan ada penilaian dan pemberian hadiah kepada Konsulat terbaik. Untuk menjadi konsulat yang terbaik harus memiliki kriteria Islami, Tarbawi dan Ma’hadi.

Saat ini ada 25 konsulat yang terbagi di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, meliputi; Konsulat Prenduan, Pragaan, Sumenep I-IV, Pamekasan I-III, Sampang I-III, Bangkalan I-III, Surabaya I-II, Malang Dsk, Kares Besuki, Jateng & DI Yogyakarta, Jawa Barat I-II, Sumatera, Kalimantan dan INDO Timur.

Pelepasan pasukan Parade Konsulat dilaksanakan pada pukul 06.20 WIB Ahad (10/11) oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Maktum Jauhari, MA di depan gedung PUSPAGATRA untuk santri Putra dan untuk santri putri oleh Nyai Dra. Anisah Fatimah Zarkasyi di Lapangan Depan gedung RASDA FM, desa Pragaan Laok.

Dalam sambutannya, Pimpinan & Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Maktum Jauhari, MA menjelaskan bahwasannya kalian adalah duta-duta pondok. Oleh karena itu kalian harus selalu mencerminkan sikap sebagai seorang santri yaitu dengan berakhlaqul karimah. Jangan ada yang menggunakan bahasa daerah. Jangan sampai mengganggu ketertiban lalu lintas. Dan yang paling penting niatkan kegiatan ini sebagai ibadah kepada Allah SWT. Wamaa kholaqtul Jinna wal Insa Illa Li Ya’buduun.  Selamat jalan, mudah-mudahan Allah melindungi kita semua. Aamiin… pasukan parade kosnulat 2013

Kemudian do’a yang dipimpin oleh Wakil Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA. Adapun Pasukan parade konsulat ini dimulai dengan pasukan PASKIBRAKA, Bhinneka Tunggal Ika, Drumband Nusantara Al-Amien, Konsulat-konsulat, beberapa unit usaha pondok dan kelompok seni musik DA Ul Laskar Jokotole & Madura Island. Rute yang ditempuh pasukan parade konsulat adalah sekitar 2 KM bolak-balik Komplek Al-Amien II – Kantor Polsek Prenduan – Komplek Al-Amien II.

Komentar masyarakat sekitar Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, kegiatan Parade Konsulat ini sekaligus menjadi tontonan hiburan gratis yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Semoga kegiatan Parade Konsulat ini kedepannya terus menerus dilaksanakan. (Ishlah)

Apel Tahunan 2013: Membumikan Slogan “ We Are One” Di Bumi Al-Amien

Pembukaan apel tahunan 2013YAP -  Kurang lebih selama semingguan suasana pondok semarak dengan aktifitas santri/wati berlatih baris-berbaris setiap pagi dan sore hari. Begitupun dengan tetangga sebelah, tidak kalah ramai berlatih dengan gigih untuk bisa menampilkan penampilan yang prima dan menghibur pas di acara Apel Tahunan 2013 nanti. Mulai dari Drumband Gema Nusantara Al-Amien, Seni Musik Tradisional Madura Da Ul, Teater Roda IDIA, Teater Hilal TMI dan Kelompok Persilatan Islaba, Cimande dan Karatedo.

Pada hari Sabtu (09/11) tepat pukul 07.00 WIB Apel Tahunan 2013 resmi dibuka oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Maktum Jauhari, MA. Diikuti oleh seluruh anggota Majelis Kiai, Majelis Nyai, Mudirin, Asatidzah, Abituren, Alumni, simpatisan, wali santri, karyawan pondok, tamu undangan, masyarakat sekitar dan 7000-an santri/wati Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Mereka semuanya berkumpul dan melebur menjadi satu di komplek Al-Amien II, persisnya di halaman depan Gedung Rasda FM, Desa Pragaan Laok.

Dalam sambutannya, Pimpinan & Pengasuh Pondok menjelaskan tentang tujuan dari dilaksanakannya Apel Tahunan ini.  Yaitu untuk lebih meyakinkan kepada kita semua, bahwasannya pondok ini besar dan terus berkembang baik fisik ataupun non fisik. Sesuai data terakhir jumlah keseluruhan santri/wati Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan sekitar 7000-an, mulai dari PAUD, TK, MI, MTs/SMP, SMA/MA/SMK, TMI dan IDIA. Ini menandakan kepercayaan masyarakat kepada Al-Amien Prenduan masih sangat tinggi.

Untuk itu kita harus bersyukur kepada Allah SWT. atas semua karunia dan nikmat yang telah diberikan kepada kita semua. Adapun bukti dari rasa syukur tersebut diantaranya dengan:pemeriksaan barisan peserta apel tahunan 2013

  1. Tidak melupakan jasa-jasa para pendahulu kita semua mulai dari Kiai Chotib, Kiai Jauhari, Kiai Tidjani, Kiai Idris, Kiai Musyhab, Kiai Jamal, dan Kiai Abbasy. Mari kita do’akan mereka semuanya dengan bersama-sama membaca surat Al-Fatihah.
  2. Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan memiliki 4 (empat) Ma’ahid; Al-Amien I (Ponteg & Putri I) di Desa Prenduan, Al-Amien II (TMI & MTA) di Desa Pragaan Laok, Al-Amien III (Ma’had Salafy Al-Hikmah) di Desa Kapedi dan Al-Amien IV (IDIA Prenduan) di Desa Pragaan Laok. Semua lembaga di Al-Amien harus saling bersatu padu “We Are One”. Sebagaimana pepatah Arab “al-Ittihadu Asaasu an-Najah” Persatuan adalah pangkal keberhasilan.
  3. Masing-masing dari diri kita semua harus berbuat semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama pondok dengan prestasi-prestasi dan lain-lain.

Adapun rentetan acara pada Apel Tahunan ini dimulai dengan pembukaan, pengumandangan Hymne Oh Pondokku dan Hymne Al-Amien Prenduan, sambutan, laporan, pencecekan peserta Apel Tahunan oleh majelis Kiai, Bhinneka Tunggal Ika, pengumuman prestasi-prestasi santri tahun 2013, penampilan-penampilan kelompok minat santri dan diakhiri dengan do’a penutup oleh Wakil Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA.

Semoga dengan adanya acara Apel Tahunan ini dapat membumikan slogan “We Are One” di bumi Al-Amien dengan kokoh dan kuat. Sehingga cita-cita dan misi besar Al-Amien “Izzil Islam Wal Muslim” dapat terwujudkan. Jayalah selalu Al-Amien! (Ishlah)

Al-Amien Juara Umum Tingkat Nasional Pekan Arabi Eskternal UM Malang

juara lomba pekan arabi di UM MalangYAP – Pekan Arabi Eksternal 2013 Merupakan event perlombaan bahasa Arab tertua yang di laksanakan sejak tahun 1989 oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Universitas Negeri Malang. Dalam pelaksanaan Pekan Arabi kali ini, sekaligus merupakan perlombaan yang ke-22 kalinya. Pekan Arabi memuat beberapa cabang perlombaan diantaranya: 3 ajang perlombaan untuk tingkat universitas, 6 ajang perlombaan untuk tingkat SMA/MA dan 1 perlombaan untuk kalangan umum serta ada lomba baru tahun ini yaitu olimpiade Bahasa Arab.

Keikutsertaan kontingen Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN yang kedua kalinya mulai  tanggal 26 Oktober s/d 01 Nopember 2013 ini berhasil menjuarai :

  1. Juara I Debat Bahasa Arab antar Universitas tingkat Nasional oleh Sdr . Husnul Mubarok dan Ach. Sobirin (IDIA)
  2. Juara I Pidato Bahasa Arab antar SMA/MA oleh Srd. Moh. Faris Maulana (MTA)
  3. Juara II Pidato Bahasa Arab antar Universitas tingkat Nasional oleh Sdri. Nur Wasilah (IDIA)
  4. Juara II Baca Puisi Bahasa Arab antar Universitas tingkat Nasional oleh Sdr. Candra Maulana (IDIA)
  5. Juara III Baca Puisi Bahasa Arab antar Universitas tingkat Nasional oleh Sdri. Hj. Fitriyatul Laili (IDIA)
  6. Juara III Kaligrafi antar SMA/MA oleh Sdr. Taufiqurrahman (TMI)

Selamat dan sukses kepada Kontingen Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN sebagai Juara Umum tingkat Nasional yang kedua kalinya secara berturut-turut dalam Pekan Arabi di Universitas Negeri Malang.

Semoga prestasi ini mampu menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berprestasi bagi di tingkat Nasional maupun Internasional. (Soba)