Category: YAP

Temu Alumni dan Haul Masyayikh Haromain Ke-21 di Al-Amien Prenduan

haul haromaian 2014Al-Amien – Temu Alumni Haromain Mekkah-Madinah dan Peringatan Tahunan wafatnya (haul) ulama’ haromain syarifain tahun ini diadakan di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Madura  (23/6) ditempatkan di halaman Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan dihadiri para murid Syeikh Dr. Muhammad Isma’iel Utsman Az-Zain (berasal dari: Madura, Jawa Timur, Bali, Lombok, Jawa Tengah, Jakarta, Kalimantan dan lainnya), simpatisan pondok, masyarakat sekitar pondok dan para santri berjumlah sekitar 2.500 orang.

Temu Alumni dan Haul ini alhamdulillah berjalan penuh khidmah dimulai setelah sholat Maghrib hingga selesai pada pukul 23:45, dengan rentetan acara: mada’ih nabawiyah, pembacaan rotibul haddad, pembacaan yasin dan tahlil, sambutan tuan rumah oleh KH. Maktum Jauhari, MA, sambutan koodinator pusat haul masyayikh oleh KH. Izzat Hasan Iraqie, pembacaan manaqib syeikh Muhammad Ahyad Bin Muhammad Idris al-Bogori, muhadhoroh ‘ammah oleh syekh Muhammad Isma’iel, pembacaan siroh nabawiyah dan diakhiri dengan do’a bersama.

Taushiyah Syeikh Muhammad Isma’iel disampaikan dengan bahasa arab dan diterjemah oleh Habib Ubaidillah.

Dalam taushiyahnya, syekh berpesan agar sesama ummat islam harus bisa hidup berdampingan satu sama lainnya dengan penuh rukun dan damai, jauh dari rasa iri, dengki dan hasud sehingga benar-benar akan tercipta masyarakat penuh kedamaian

Pesan syeikh agar peran para ulama di bumi indonesia ini adalah: menyampaikan dakwah islamiyah kepada saudara sesama ummat dan tidak boleh saling mendholimi satu sama lainnya; agar para ulama menyampaikan ajakan kepada ummat agar berbakti kepada kedua orang tua, dan orang tua tidak boleh  membiarkan anak-anaknya dididik oleh TV, internet, lingkungan yang kotor; agar para ulama menanamkan kesadaran kepada ummat supaya mereka tidak menganggap enteng dalam menghadapi persoalan agama, baik dari segi pelaksanakaan kewajibannya kepada Allah dan Rasul-Nya atau tantangan yang menimpa agama; agar para ulama selalu berupaya membersihkan hati ummat dari perbuatan jahat; dan agar para ulama menanamkan rasa cinta kepada ummat untuk melaksanakan sholat malam semata-mata dzikrulloh.

Semoga Allah menurunkan barokahnya sehingga harapan-harapan beliau tidak sekedar didengar dan dipaham, tapi lebih dari itu agar semua ummat islam, terutama yang hadir pada acara ini diberi kemampuan oleh Allah untuk mengamalkannya ajaran islam dengan baik amien …

Pagi ini (24/6) Syeikh bertolak menuju Surabaya dan langsung ke Jeddah, selamat jalan ... ma’as salamah wa ilal-liqoo’ … (abu azhar)

Kunjungan Silaturrahim Pondok Modern Al-Amanah Sidoarjo

YAP – Rabu, 12 Maret 2014, pondok pesantren Al-Amien Prenduan mendapat kunjungan dari santri Pondok Modern Al-Amanah Krian Sidoarjo. kunjuangan ini merupakan salah satu rangka untuk mempererat tali silaturrahim dan disamping itu agar dapat menambah  wawasan dalam meningkatkan dan mengembangkan system kepesantrenan. Rombongan tiba di Pondok Pesantren Al-Amien pada jam 10.00 WIB disambut dengan hangat oleh para pengurus Organtri ISMI.

“Kunjungan ini merupakan ke–2 kalinya yang bertujuan untuk mempelajari keorganisasian”, ungkap Ustad Hambali selaku ketua rombongan dan merupakan alumnus TMI. Suasana Gedung AULA siang itu begitu ramai dengan kedatangan tamu tersebut, pada sambutannya KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I memaparkan bahwa “Pondok kita tidak sendirian, pondok Al-Amanah juga tidak sendirian, banyak kawan kita yang berjuang mengembangkan pondok, kita harus berpegang pada falsafah kehidupan agar mampu menjadi manusia-manusia yang sukses di masa depan”.

Diantara rentetan acara para santri Pondok Modern Al-Amanah melakukan Dialog Interaktif bersama pengurus organtri ISMI. para rombongan sangat antusias mengikuti rangkaian acara tersebut, hal–hal yang berkaitan dengan ke-organisasian diperjelas dengan sejelas–jelasnya sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh para rombongan. Dialaog Interaktif itu berlangsung selama kurang lebih 45 menit.

Selanjutnya, para rombongan diajak untuk  tour keliling pondok  guna untuk mengenal lebih dalam tentang Al-Amien Prenduan. Dimualai dari kediaman para majelis kiyai, para asatidz dan kantor–kantor pusat yang ada dilingkungan pondok.

Semoga dengan adanya silaturrahim ini membuahkan beribu-ribu berkah dan dicatat sebagai amal kebaikan oleh Allah Swt. Amien…

Usbu’ul Lughoh: Bahasa Arab Abadi Karena Bahasa Al-Qur’an

YAP – Ahad (02/03), pasca dilaksanakannya “dauroh tadribiyah  para muharrik bahasa pondok” satu pekan yang lalu (24-29/02), Kegiatan dilanjutkan dengan “Usbu’ul Lughoh al-‘Arobiyah” (Pekan Bahasa Arab). Acara tersebut merupakan rentetan akhir dari agenda kegiatan demonstrasi bahasa dilingkungan pondok yang dimotori oleh Biro Pendidikan, Divisi Markazul Lughoh.

Kegiatan Usbu’ul Lughoh ini dibuka secara terpadu dilingkungan Al-Amien II (TMI, MTA & IDIA) tadi pukul 19.50 WIB. Untuk Ma’had Banin dibuka oleh KH. Moh. Zainullah Rois, Lc bertempat di Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan, sedangkan yang membuka di Ma’had Banat KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA bertempat di Geserna TMI Putri. Dihadiri oleh Majelis Kyai & Nyai, Mudir-mudir, asatidzah dan seluruh santri Al-Amien II Pa-Pi terpisah.

Sebagaimana dalam agenda Kegiatan Usbu’ul Lughoh ini akan dilaksanakan setiap hari, yaitu: 1. Ba’da Shubuh s/d pukul 05.40; Tazwidul Mufradat wal Ishthilaahat bersama Wali Kelas & Muharrik Bahasa, 2. Pkl. 05.45 s/d 06.15; Istima’ melalui Ragil, 3. Pkl. 14.00 s/d 14.45;  Insya’ Yaumii oleh Muharrik Bahasa, 4. Pkl. 15.30 s/d 16.30; Tanfiidzul Mahkamah wal Musabaqoh oleh Muharrik Bahasa & Bag. Bahasa, 5. Pkl. 17.15 s/d 17.45; Tasyji’at Luhowiyah oleh Para Guru Master, dan 6. Pkl. 20.00 s/d 21.00; Muwajjah/Kegiatan Bahasa bersama Wali Kelas/Markazul Lughoh.

“Bahasa Arab abadi karena bahasa Al-Qur’an”. Oleh karena itu saya mengajak para santri/wati semua untuk semangat dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Arab. Bahasa Arab adalah MAHKOTA PONDOK. Al-Amien terkenal dimana-mana karena bahasa Arab ini. Tadrib, tasyji’, takallam dan hiasi hari-hari antum dengan bahasa Arab. Begitulah kiranya pesan kyai Zainullah saat memberikan sambutan pembukaan. (Lajnah)

Dauroh Tadribiyah Para Muharrik Bahasa Pondok

YAP - Biro Pendidikan, Divisi Markazul Lughoh senantiasa akan terus berusaha untuk mengembalikan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris pada posisinya, yaitu sebagai MAHKOTA PONDOK. Al-Amien terkenal ke seluruh penjuru Indonesia karena dua bahasa tersebut.

Dalam rangka menuju kesana, salah satu usaha yang dilakukan Divisi Markazul Lughoh adalah dengan mengadakan “Dauroh Tadribiyah Para Muharrik Bahasa”.  Dengan tujuan: 1) menciptakan lingkungan berbahasa dikalangan keluarga pondok  2) Ghorsul ma’lumat maharoot al-lughowiyah dan 3) Ta’limuhum thuruqo ta’liimil lughoh al-‘arobiyah.  

Acara pembukan dauroh dibuka secara resmi oleh Wakil Pimpinan dan pengasuh Pondok KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA tadi (24/02) pukul 20.15 WIB di Auditorium TMI Pa (Ma’had Banin), sedangkan yang membuka di Geserna TMI Pi Anggota Majelis Kyai KH. Moh. Zainullah Rois, Lc (Ma’had Banat).

Para peserta “Dauroh Tadribiyah” ini berjumlah 157 Orang Pa-Pi, dengan rincian TMI (Pa: 45 orang/Pi: 47 orang), MTA (Pa: 20 orang/Pi: 20 orang), IDIA (Pa: 10 Orang/Pi: 10 Orang) dan Putri 1 5 orang.  Dan untuk para asatidz otomatis semuanya adalah para Muharrikiin.

Pesan kyai Zainullah, “seluruh peserta dauroh diharapkan bisa menggerakkan bahasa Arab di lembaga masing-masing setelah pelaksanaan dauroh. Selain itu,  yang paling penting bisa menyelamatkan dan mengembangkan bahasa Arab sebagai MAHKOTA PONDOK.”

Sesuai agenda acara ini berlangsung pada 24-28 Februari 2014, dengan materi: Hiwar wa Munaqosyah, Thoriqotu Istikhdamil Wasail, Nahwu Wa Shorf, Tadrib ‘alaa An-Nawi wa i’roobihi, Istima’, Thoriqotu Tazwid Mufrodat, al-’Ab Lughowiyah, Insya’ wa Tarjamah, Muthola’ah Arobiyah, Ta’bir wal Muhadatsah dan Muhadloroh al-’Amiyah.

“Inna Fil Muharrikah Barokah” Sesungguhnya dengan menjadi penggerak bahasa akan mendatangkan barokah. Sebagaimana pesan wakil Pimpinan dan Pengasuh Pondok dalam sambutannya.  (admin) 

Malam Dzikro Maulid Nabi Muhammad Saw 1435 H

YAP – Biro Dakwah Yayasan Al-Amien Prenduan, Divisi Ta’mir Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan mengadakan acara “Malam Dzikro  Maulid  Nabi Muhammad Saw 1435 H” (30/01), yang bertempat di depan masjid jami’ Al-Amien. Dihadiri oleh seluruh santriwan/wati TMI, MTA, IDIA, Majelis Kyai/Nyai, Mudir-mudir dan masyarakat sekitar Pondok.

Untuk kali ini, biro dakwah divisi ta’mir masjid mendatangkan KH. Amien Ruydi sebagai penceramah. Beliau ialah alumni KMI Gontor Ponorogo tahun 1987 yang sekarang aktif mengasuh PP. Al-Hanif Jambu Lenteng, Sumenep. Beliau juga merupakan kakak kandung dari salah satu Ustadz yang mengajar di TMI Al-Amien, yaitu Ust. Afandi  alumni tahun 1995.

Tujuan dari diadakannya kegiatan ini setidaknya ada 3 hal: Pertama, sebagai ucapan rasa syukur kepada Allah Swt atas diutusnya Rasulullah Saw, kedua, untuk meningkatkan rasa cinta kita kepada Allah Swt dan yang ketiga, agar kita bisa meneladani suri tauladan yang paling baik sebagaimana yang telah di contohkan oleh Nabi Muhammad Saw, dalam sambutan wakil Pengasuh Ma’had TMI KH. Ghozi Mubarok, MA.

KUNJUNGAN MAHASISWA IIUM MALAYSIA DI AL-AMIEN PRENDUAN

YAP - Pada 15-19 Januari 2014, Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN kedatangan tamu dari negeri Jiran Malaysia, mahasiswa-mahasiswi International Islamic University of Malaysia (IIUM) bertujuan: “ingin menyambung tali silaturrahim dengan warga Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN, ingin mengetahui aktifitas dan rutinitas kegiatan warga pondok dan sekitar pondok dengan mengadakan program tukar nasib bermukim bersama warga sekitar selama tiga hari di kecamatan Pragaan; yaitu Ds. Pragaan Laok, Ds. Pragaan Daya, Ds. Pekamban, Ds. Prenduan dan Ds. Aeng Panas”. kata Syauqi dalam sambutan kedatangan (15/01).

Rombongan yang beranggotakan 25 orang (10 mahasiswa, 12 mahasiswi dan 3 pendamping)  tersebut merasa cukup senang dengan pengalaman yang mereka peroleh di bumi yang terkenal dengan garamnya ini. “warge di madure ini sangat ramahlah, mereka bersikap pada kami layaknye permaisuri” ujar Syamimi mahasiswi IIUM dengan logat kental Malaysianya.

Acara inti mereka selama kunjungan meliputi: mahabbah visit (memberikan bantuan ke masyarakat sekitar), ice breaking di pantai talang siring, kenduri rakyat (makan bersama santri al-amien, dimasak para mahasiswi IIUM), sharing by pesantren (tukar pengalaman hidup bersama santri), diakhiri dengan acara kunjungan wisata ke api tak kunjung padam, air mata ibu, syaichona kholil dan ziarah sunan ampel.

“Pesantren Al-Amien ini milik ummat, kita kembangkan pesantren ini bersama-sama, ilal liqo’ … selamat jumpa kembali” demikian harapan Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien, KH. Maktum Jauhari, MA saat memberikan sambutan. Ma’as salamah.

Kunjungan Silaturrahim Pesantren Baitul Qur’an SAQONA Surabaya

surabayaYAP – Rabu (25/13), Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan kedatangan tamu  dari Pesantren Baitul Qur’an Saqona Surabaya.  Acara yang bertajukan silaturrahim tersebut disambut dengan hangat dan baik.

Pesantren Baitul Qur’an Saqona memiliki program belajar Al-Qur’an. Baik tahfidz dan tahsin. Para santrinya berasal dari kalangan anak-anak hingga orang tua, ujar Bapak Imam selaku pimpinan lembaga.

Acara silaturrahim ini berjalan dengan lancar, acara ini diisi dengan sessi dialog dan tanya jawab.

Pada sambutannya Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Maktum Jauhari, MA menjelaskan bahwa menuntut ilmu itu tidak mengenal usia, jadi bagi yang sudah menyandang gelar S3 bukan berarti harus menutup buku, tetapi kita harus mengembangkannya kembali diluar bangku sekolah.

Dan di tengah dialog pimpinan menyampaikan bahwa kejayaan Islam didapat karena banyak dari tokoh-tokoh terkenal yang terdahulu dia menguasai Al-Qur’an sebelum menguasai bidang-bidang tertentu.

Semoga dengan adanya silaturrahim ini kita dapat mempererat hubungan persaudaraan kita, dan mendapatkan hikmah yang begitu besar disisi-Nya, amien yaa rabbal alamien… 

Bimbingan Kearsipan Menuju “Record Center” #2

bimbingan kearsipan asatidz putra 2013YAP – Bimbingan Kearsipan untuk putra baru saja dilaksanakan (29/11) adalah salah satu kegiatan yang dikoordinir Yayasan Al-Amien Prenduan (YAP) dimaksudkan agar arsip Pondok bisa tertata rapi sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan lembaga atau pimpinan demi maksimalisasi kualitas kelancaran perjalanan roda kepengurusan.

Acara ini diikuti oleh para sekretaris lembaga khusus putra sebanyak 21 orang, terdiri dari: 7 orang dari staf Yayasan, 2 orang dari staf KOHAR, 3 orang dari lembaga TMI (Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah), 5 orang dari MTA (Ma’had Tahfidzil Al-Qur’an) dan 4 orang dari IDIA (Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien) Prenduan.

Dalam paparannya H.A. Tijani Syadzili, Lc menerangkan bnyak hal mengenai arsip mulai dari jenisnya hingga hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan arsip. “kunci utama pengelolaan arsip itu adalah ada ke-MAU-an untuk melaksanakan tugas, lalu ada ILMU-nya”

“Silahkan lakukan pengelolaan arsip dengan ikhlas semata-mata mengharap ridho Allah, untuk kepentingan pondok dan manfa’atnya pasti akan kalian peroleh untuk kehidupan panjang yang akan kalian lalui kelak” tambahnya.

Adapun pengelolaan arsip yang akan digarap adalah: arsip tekstual, arsip kartografi dan kearsitekturan, arsip audio-visual dan arsip komputer atau produk information and technology.

Sebagai harapan instruktur, ke depan insya Allah akan dibuat ruang “Record Center” sehingga mampu melayani keperluan Pimpinan dan lembaga-lembaga Al-Amien Prenduan sehingga bisa menjalankan fungsinya sebagai alat perencanaan, pengambilan keputusan, penentu kebijakan, pemeriksaan, pengendalian, penelitian dan sumber sejarah. Mohon do’anya.. (Abu Azhar)

 

Bimbingan Kearsipan Menuju Terciptanya: RECORD CENTER AL-AMIEN

YAP – Bimbingan Kearsipan yang dilaksanakan (23/11) adalah salah satu kegiatan yang dikoordinir Yayasan Al-Amien Prenduan (YAP) dimaksudkan agar arsip Pondok bisa tertata rapi sehingga dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan lembaga atau pimpinan demi maksimalisasi kualitas kelancaran perjalanan roda kepengurusan.

Acara ini diikuti oleh para sekretaris lembaga khusus putri sebanyak 20 orang, terdiri dari: 8 orang dari lembaga TMI (Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah), 5 orang dari MTA (Ma’had Tahfidzil Al-Qur’an) dan 7 orang dari IDIA (Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien) Prenduan.

Instruktur kegiatan ini: H.A. Tijani Syadzili, Lc yang telah mendapat siraman ilmu dan pengalaman para staf ahli Badan Perpustakaan dan Kearsipan wilayah Surabaya lewat acara workshop penataan arsip Pondok Pesantren yang diikuti, diadakan di Tretes Jawa Timur pada 29-30 Nopember 2013 lalu, telah banyak memberikan motivasi dan bimbingan kepada para peserta.

“kunci utama pengelolaan arsip itu adalah ada ke-MAU-an untuk melaksanakan tugas, lalu ada ILMU-nya” demikian paparan H.A. Tijani Syadzili, Lc yang juga sebagai sekretaris YAP.

“Silahkan lakukan pengelolaan arsip dengan ikhlas semata-mata mengharap ridho Allah, untuk kepentingan pondok dan manfa’atnya pasti akan kalian peroleh untuk

kehidupan panjang yang akan kalian lalui kelak” tambahnya

Adapun pengelolaan arsip yang akan digarap adalah: arsip tekstual, arsip kartografi dan kearsitekturan, arsip audio-visual dan arsip komputer atau produk information and technology.

Sebagai harapan instruktur, ke depan insya Allah akan dibuat ruang “Record Center” sehingga mampu melayani keperluan Pimpinan dan lembaga-lembaga Al-Amien Prenduan sehingga bisa menjalankan fungsinya sebagai alat perencanaan, pengambilan keputusan, penentu kebijakan, pemeriksaan, pengendalian, penelitian dan sumber sejarah. Mohon do’anya (Abu Azhar)

Malam Bhinneka Tunggal Ika, Puncak acara Apel Tahunan 2013 (dari Apel Tahunan menuju Bhinneka Tunggal Ika)

malam bhinneka tunggal ika 2013 putriYAP - Apel Tahunan di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan digelar setiap tahunnya. Lebih tepatnya sebagai bentuk rasa Syukur atas segala Ni’mat yang telah Allah berikan yakni berupa datangnya tahun baru Hijriyah. Hal ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh Mudir ‘Aam TMI KH. Drs. Suyono Khattbah dalam pengisian kumpul Rabuan Guru TMI Putri, yang menyatakan bahwa “Apel Tahunan adalah salah satu kegiatan yang akan diadakan di Al-Amien Prenduan sebagai bentuk rasa Syukur kepada Allah atas segala Ni’matnya”, hal ini juga ditegaskan kembali oleh Pengasuh TMI KH. Moh. Zainullah Rois, Lc dalam event tersebut.

Rentetan acara APEL TAHUNAN terlaksana dengan baik, diawali dengan PBB (Pelatihan Baris Berbaris) yang ber-start pada hari Ahad Sore (2/11/13) tepat setelah ujian Muroja’ah ‘Ammah Rubu’ I di TMI usai. Persiapan latihan berjalan selama kurang lebih satu minggu menjelang hari pelaksanaan Upacara Apel Tahunan pada hari Sabtu (7/11/13) yang bertempat di depan Gedung Rasda FM, dengan diikuti oleh para santri dari Ma’had TMI, MTA, Putri I, PONTEG dan IDIA serta seluruh Guru di Al-Amien Prenduan.

Kemudian dilanjutkan dengan acara Parade Konsulat pada keesokan harinya, Ahad (8/11/13) dengan tempat yang sama dan peserta yang sama –khusus untuk Putri- dengan diawali oleh barisan PASKIBRAKA, kemudian dimeriahkan pula oleh barisan Kelompok cilik Bhinneka Tunggal Ika, baru yang terakhir oleh barisan Parade dari masing-masing konsulat dengan beraneka ragam kostum, penampilan dan Yel-yelnya yang membuat acara ini lebih meriah lagi.

Selanjutnya tibalah pada rentetan acara yang terakhir dari Apel Tahunan 2013 yang juga merupakan Puncak acaranya yakni malam Bhinneka Tunggal Ika pada hari Senin malam (9/11/13) yang bertempat di Geserna TMI Putri dengan peserta dari Ma’had TMI, MTA dan IDIA yang berlangsung dengan  tak kalah meriahnya. Acara ini dipra-acarai dengan penampilan oleh para MISS BHINNEKA utusan dari masing-masing Korda. Kemudian disusul dengan penampilan dari kelompok nasyid cilik Al-Amien Prenduan yang membawakan beberapa lagu dengan Judul “terima kasih ayah dan ibu, terima kasih guru dan Puisi yang berjudul Tuhanku”. Dan yang terakhir adalah penampilan dari utusan Korda masing-masing konsulat dengan beragam penampilan khas daerahnya.

Dalam acara kali ini, yang memberikan sambutan adalah Ny. Hj. Nur Jalilah Dimyati, Lc. Acara ini sangat bermanfa’at, sebagaimana yang beliau ungkapkan dalam sambutannya tersebut “Jangan tengkar, harus saling kenal dan saling menyayangi. Karena tak kenal maka tak sayang, dan untuk saling kenal harus tahu asal terlebih dahulu. Dari mana asalnya dan dimana tinggalnya sebelum akhirnya tahu namanya. Jangan seperti kejadian sampit dan Madura pada zaman dahulu. Agar jangan terulang lagi”.

Dan sebagai puncak acaranya yaitu pengumuman juara Parade konsulat dan Miss Bhinneka Tunggal Ika yang mana Juara I Parade konsulat diraih oleh Konsulat Kalimantan, juara II diraih oleh Kares Besuki dan juara III diraih Konsulat Malang, sedangkan untuk Juara Umum Miss Bhinneka diraih oleh JATIM dan Juara Favoritnya diraih oleh Pasamba. Semoga dengan acara ini dapat mempererat tali silaturrahmi diantara sesama keluarga besar Al-Amien khususnya dan lebih bersemangat untuk berlomba-lomba mengharumkan budaya Indonesia. Amien. (bintualif)