Category: YAP

MERASAKAN KEBESARAN ILAHI DENGAN TAKBIR KELILING

YAP- Seluruh santri yang mondok di Al-Amien diwajibkan untuk melaksanakan dan merayakan ‘Idul Adha di dalam pondok, hal ini berbeda dengan sekolah-sekolah maupun pondok pesantren dan lembaga pendidikan yang ada kebanyakan di daerah lain.

Tradisi ini berlangsung dari sejak masa-masa awal Al-Amien Prenduan dan sampai saat ini tetap terjaga, tidak satupun santri diizinkan pulang dengan alasan ingin merayakan ‘Idul Adha di rumahnya.

Meski santri Al-Amien berasal dari berbagai latar belakang aliran keagamaan yang berbeda, namun dalam pelaksanaan hari raya selalu mengikuti ketetapan pemerintah dan tidak mengikuti fatwa aliran kelompok manapun, baik NU maupun Muhammadiyah atau aliran keagamaan yang lain.

Hal ini sesuai dengan semboyan Al-Amien yang mengatakan “Al-Amien Berdiri di Atas dan Untuk Semua Golongan”.

Pada perayaan ‘Idul Adha tahun ini seluruh santri dan santriwati merayakan malam ‘Idul Adha dengan takbir keliling di sekitar pondok. Mengelilingi jalan-jalan di dalam kompleks pondok dimulai dari samping Majlis, bagi santri MTA, dan dari depan masjid Jami’ bagi santri TMI Putra, dengan membawa obor berkeliling melewati depan rumah guru-guru atau asatidz sambil mengumandangkan takbir hari raya.

Di samping merasakan kebesaran ilahi, juga bisa memadamkan kerinduan para santri dan santriwati kepada keluarga mereka di rumah.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Lailaha Illallahu Wallahu Akbar, Allahu Akbar Walillahil Hamd.

UPACARA HUT RI KE-72 DI AL-AMIEN

YAP- Upacara tujuh belas Agustus pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya (17/08/17). Aneka dekorasi merah putih terlihat sangat ramai menghiasi seluruh pondok. Santri TMI, MTA dan IDIA terlihat sangat antusias mengikuti upacara. Asatidz pun ikut serta memeriahkan upacara dengan ikut serta menghadiri upacara  yang di laksanakan di depan PUSPAGATRA.

 Dirgahayu RI 1Upacara ini dipimpin langsung oleh KH. Fikri Husein MA. Dalam amanatnya beliau menyampaikan  bahwa;  “Hidup ini adalah perjuangan, tanpa perjuangan berarti mati. Mengisi kemerdekaan berarti  harus melepaskan diri dari perbudakan, isme-isme dan penghambaan terhadap berhala-berhala semisal kapitalisme dan sejenisnya. Kita juga harus mendirikan shalat lima waktu dengan berjama’ah, ambil I’tibar dari Turki, yang pemuda-pemudanya memadati masjid ketika shalat subuh. Karena shalat adalah dasar utama dari  kemerdakan untuk diri kita sendiri dan dan agar bangsa kita selalu terjauhi dari hal-hal yang buruk”  ucapnya dengan berapi-api.

Pengibaran bendera merah putih diiringi dengan lagu kebangsaan Indonesia yang dimainkan oleh Marching Band Al-amien. Kemeriahan ini dilanjutkan dengan penampilan Marching Band Al-Amien yang membawakan dua lagu. Setelah upacara dilanjutkan dengan beberapa lomba dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-72,  pada tahun sebelumnya tidak pernah di selanggarakan.  Diantaranya ialah lomba balap karung, bola Joget, cerdas cermat, makan kerupuk dan lomba yang lainnya. Semua lomba tersebut berpusat di depan PUSPAGATRA.

DOA UNTUK NEGRI 171717

YAP- kkodimMemenuhi himbauan dan ajakan panglima TNI, dan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72. Tepat pada hari Rabu pukul 17.00 wib, seluruh santri AL-AMIEN PRENDUAN Dipimpin oleh KH. Moh. Khoiri Husni, menggelar dzikir dan doa bersama untuk negeri. Berkostum serba putih dengan bendera merah putih di kepala, acara tampak penuh sesak.

Bertempat di masjid jami’ AL-AMIEN PRENDUAN, acara ini berlangsung khidmah dan lancar. Tampak seluruh santri begitu antusias mengikuti acara. Dalam sambutan nya, pengasuh MTA AL-AMIEN PRENDUAN, KH. Khoiri Husni merespon positif atas ide dan inisiatif panglima TNI “Kami mengapresiasi niat baik TNI, karena hubbul wathon minal iman. Sinergi antara TNI dan santri pondok  Harus terus ditingkatkan dan dijaga”. Beliau juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para pejuang kemerdekaan, ” Mari kita berdoa, semoga para pejuang, yang menumpahkan darahnya demi kemerdekaan, atau mereka yang gugur dalam medan pertempuran, semoga Allah mencatat sebagai para syuhada’ dan mujahid fi sabilillah.” Disambut gemuruh, “amieennn,,,” oleh segenap hadirin. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari koramil 0827/09 Pragaan, ditutup dengan doa bersama dan sholat maghrib berjamaah.

Bank Indonesia Promosikan Pesantren Enterpreneur

FOTO BIBank Indonesia (BI) provinsi Jawa Timur cabang Surabaya pada rabu (02/08/17) adakan kunjungan ke pondok kita tercinta dalam rangka silaturrahmi dan sampaikan pemberitahuan perihal agenda PESTREN (Pesantren Enterpreneur) dalam rangka Forum Silaturrahmi Pesantren yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Tujuan dilaksanakannya PESTREN ini ialah agar setiap Pesantren yang merupakan anggota dari kegiatan ini bisa saling berbagi kekuatan ekonomi antar pesantren demi kemajuan ekonomi syariah di Indonesia khususnya daerah Jawa Timur, sebab keanggotaan kegiatan ini memang hanya 17 pesantren besar di Jawa Timur yang diantaranya ialah Al-Amien Prenduan, Gontor Ponorogo, An-Nuqayah Guluk-guluk dll.

Sebagai salah satu wujud kerjasama inipun, kepala BI Jawa Timur, Bpk. Difi Ahmad Johansyah mengatakan bahwa pihak BI siap datangkan dosen tamu untuk prodi Perbankan Syariah di IDIA Prenduan.  “Dengan adanya kerjasama ini, agar bisa menguatkan ekonomi kedalam, dan bekerjasama dalam hal ekonomi dengan pesantren binaan BI”, harap K. Ridho Sugianto selaku wakil rektor II bidang administrasi ketika ditemui dikantornya.

Mengenal Para Fungsionaris Lengkap Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Masa Bakti 1438-1439 H

fungsionaris yapYAP- Sudah menjadi kegiatan rutin tahunan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan mengadakan acara “Usbu’ut Ta’aruf wat Taujih” yang di antara rentetan kegiatannya adalah  perkenalan para fungsionaris pondok kepada para santri di seluruh lembaga yang berada di bawah naungan Al-Amien Prenduan.

Acara ta’aruf para fungsionaris pada tahun ini dimulai dari hari Sabtu 29/7/2017 yang dimulai dari Gedung Serbaguna (GESERNA) yang terletak di lokasi TMI Putri Al-Amien Prenduan dan diikuti oleh seluruh santri putri, baik dari kalangan mahasiswa IDIA (Institut Dirasat al-Islamiyah), TMI (Tarbiyatul Mu’allimin al-Islamiyah), dan MTA (Ma’had Tahfidh Al-Qur’an). Acara di GESERNA ini dimulai dari jam 07.30 WIB hingga 09.40 WIB

Kemudian pada jam 9.45 WIB para fungsionaris pondok pindah dari GESERNA menuju masjid jami’ Al-Amien untuk acara perkenalan dengan seluruh santri putra pondok pesantren Al-Amien Prenduan baik IDIA, MTA, maupun TMI.

Berikut Para Fungsionaris Lengkap Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Masa Bakti 1438-1439 H / 2017-2018 M

A DEWAN RIASAH (MAJELIS KIYAI)
1 Ketua Dr. KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA
2 Wakil Ketua Dr. KH. Ghazi Mubarok Idris, MA
3 Sekretaris KH. Moh. Zainullah Rois, Lc
4 Bendahara KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I
5 Anggota KH. Ach. Fauzi Rosul, Lc
6 Anggota KH. Halimi Sufyan, S.Pd.I
8 KOHAR Drs. KH. Ja’far Shodiq, MM
   
9 Humas Pondok Drs. KH. Ja’far Shodiq, MM
    Ust. Musleh Wahed, M.Pd
    Ust. H.A. Tijani Syadzili, Lc
   
B DEWAN PENGASUH PUTRI
1 Sesepuh Ny.Hj. Faizah Abdul Khaliq
2 Sesepuh Ny.Hj. Faryalah Rasyidi
3 Ketua Ny.Hj. Dra. Anisah Fatimah Zarkasyi
4 Wakil Ketua Ny.Hj. Zahrotul Wardah, BA
5 Sekretaris Ny.Hj. Nur Jalilah Dimyati, Lc
6 Bendahara Ny.Hj. Halimatus Sa’diyah A. Badar
7 Anggota Ny.Hj. Mamnunah Abdur Rahim
8 Anggota Ny.Hj. Kinanah Syubli
9 Anggota Ny.Hj. Zaitun Nawawi
   
C PENGURUS YAYASAN AL-AMIEN PRENDUAN
1 Ketua KH. Muhammad Marzuqi Ma’ruf
2 Wakil KH. Ach. Sobri Shiddiq, S.Pd.I
3 Sekretaris Ust. H. Lukman Hakim, Lc
4 Bendahara Ust. H. Abd. Muiz, Lc, M.Th.I
BIRO PENDIDIKAN DAN PEMBUDAYAAN
1 Kepala Ust. Suhaimi Zuhri, S.Ag
2 Wakil Ust. H. Nur Hasan Wahyudi, Lc
BIRO DAKWAH
1 Kepala KH. Bastomi Tibyan, M.Pd.I
2 Wakil Ust. Moh. Said Amien, S.Pd.I
BIRO ALUMNI DAN KADERISASI
1 Kepala Ust. H. Harun Ar-Rosyid, S.Sos.I
2 Wakil Ust. Syukrim, S.Fil.I
3 Korpus IKBAL
BIRO EKONOMI DAN SARANA
1 Kepala (Ket. BUNK) K. A. Warits Zumal Hasyim, S.Pd.I
2 Wakil (Ket. Kopontren) Ust. H. Afandi, Lc.
3 P3TW Ust. Imam Baihaqi, S.Sos.I
4 P3SF Miftahul Arifin
Pusat Studi Islam (PUSDILAM)
1 Kepala KH. Fahmi Yunus, M.Ud
2 Wakil Dr. H. Fattah Syamsuddin, Lc. MA
3 Sekertaris Ust. Encung Hariyadi, M.Fil.I
D BADAN PENGAWAS YAYASAN
1 Ketua (Div. Program) KH. Fadli Fatrah, S.Sos.I
2 Wakil (Div. SDM) K. Bagus Amirulloh Kholiq, M.Sy.
3 Sekretaris (Div. Auditor) Ust. Moh. Syarifuddin, B.Sc
4 Bendahara (Div. Sarana)
E YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM
1 Ketua KH. Drs. Abdurahman As’ad
2 Wakil / Sekretaris Ust. H. Slamet Fiddien.S.Sos.I
3 Bendahara Ust. Imam Suwandi, S.Th.I
4 Direktur Klinik Al-Amien Ust. Zainuddin, S.Pd.I
F IDIA
1 Rektor KH. Ghozi Mubarok Idris, MA
2 Warek I Musleh Wahed, M.Pd.I
3 Warek II KH. Ridho Sudianto, M.Sy
4 Warek III Dr. KH. Muhtadi A. Mun’im, MA.
5 Dekan Fak. Dakwah Dr. H. Fattah Syamsuddin, Lc. MA
6 Dekan Fak. Tarbiyah Dr. H.  Masyhuri Thoha, M.Pd
7 Dekan Fak. Ushuluddin H. Abd. Muiz, Lc., M.Th.I
8 BAAK Drs. Fahmi Yunus, M.Ud
9 Biro Administrasi Umum Drs. Fathul Mu’ien
10 Mudir Ma’had Lil Banin KH. Mujammi’ Abd. Musyfi, Lc
11 Mudir Ma’had Lil Banat KH. Moh. Fikri Husein, MA
G TMI
1 Pengasuh Ma’had TMI KH. Moh. Zainullah Rois, Lc
2 Wakil Pengasuh -
3 Mudir ‘Aam TMI Ust. H. A. Tijani Sadzili, Lc
4 Sekertaris Ust. Khuza’ie, S.Fil.I
5 Bendahara Ust. Ach. Rasul
6 Mudir Ma’had Lil Banin KH. Moh. Bakri Sholihien, S.Pd.I
7 Mudir Ma’had Lil Banat K. Drs. Suyono Khatthab
8 Mudir MTs & Syu’bah (Pa) Ust. H. Abd. Qodir Jailani, M.Pd
9 Mudir Aliyah (Pa) Ust. H. Moh. Hamzah Arsa, M.Pd
10 Mudir MTs & Syu’bah (Pi) Ust. Zainal Abidin. SPd.I
11 Mudir Aliyah (Pi) Ust. H. Saiful Anam, Lc., M.Pd.
12 PO. Nihai Ust. Khairun Niam, S.Th.I
13 MPO Ust. Syamhadi, S.Fil.I
14 Keguruan Ust. Ainurrahman, S.H.I
15 Markazul Lughah Ust. H. Fahmi Fattah, S.Sos.I
H MTA
1 Pengasuh Ma’had MTA KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I
2 Mudir ‘Aam K. Junaidi Rosyidi, S.Sos.I
3 Sekertaris Ust. Faisol Basri, S.Pd.I
4 Bendahara Ust. Sumardi Rusli
5 Mudir Ma’had Lil Banat Ust. Nuruddien, M.Si
6 Mudir Ma’had Lil Banin Ust. Hasbullah Bisri, S.Sos.I
7 Kepala MA Ust. H. Shiddiq Mustaqim, Lc
8 Kepala SMA Ust. Faishol Aditama, S.Pd
9 Kepala SMP Ust. A. Habibi Walidil Kutub, S.Si
10 Kepala Syu’bah Ust. Nailurrahan, S.Th.I
11 PO. Niha’ie Ust. Adi Suharyanto, M.Pd,I
12 BMTK Ust. Fattah Yasin
13 Akademik Ust. Syamrowi
14 Keguruan Ust. Roby Darwis, S.Pd
15 Markazul Lughah Ust. Lukman Hakim
I PONDOK TEGAL
1 Pengasuh  Ma’had KH. Muhajiri Musyhab
2 Wakil Mudir -
3 Kepala TK Usth. Efendi, S.Pd.I
4 Kepala MUD Ust. Moh. Rusli Karnawi, S.Pd.I
5 Kepala TIBDA Ny. Hj. Faryalah
6 Kepala MIA Ust. Tsauri, S.Pd.I
7 Kepala MTs Ust. Baidi Samlan, S.Pd.I
8 Kepala MA KH. Zain Zaiduhri, M.Pd.I
9 Kepala SMK Drs. Moh. Rusli Jamik, M.Si
J PONDOK PUTRI I
1 Pengasuh Ma’had KH. Halimi Sufyan, S.Pd.I
2 Wakil Mudir Ma’had
3 Kepala MTs Ust. Mahfud Zaini, S.Sos.I
4 Kepala MA KH. Syaifuddin Kudsi, MA
5 Kepala SMK IT KH. Halimi Sufyan, S.Pd.I
6 Kepala Diniyah Ny. Hj. Fadliyah Asy’ari
K MA’HAD SALAFI
1 Pengasuh Ma’had Salafi KH. Ach. Fauzi Rosul.
2 Wakil Pengasuh Ust. Muhyidin Shodiq, S.Pd
L TRAVEL MUTIARA AL-AMIEN PRENDUAN
1 Komisaris KH. Bastomi Tibyan, M.Pd.I
2 Direktur Ust. Mujib Nur Amin, MM
3 Sekretaris Ust. Fadhel Mubarok
4 Bendahara
5 Manager
6 Ticketing Moh. Ali Maksum
7 Div. Umroh Ust. Mujib Nur Amin, MM
8 Div. Tour & Wisata

 

 

 

 

Usbu’ut Ta’aruf Wat Taujih: Upaya Menghindari Al-Fahmu As-Saqim

 

YAP- Pekan Perkenalan dan Orientasi atau Usbu’ut Ta’aruf wat Taujih merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Pondok Pesantren gambar KUKAl-Amien Prenduan ketika memasuki tahun ajaran baru. Acara ini berlangsung selama 7 hari berturut-turut dari tanggal 25 Juli hingga 1 agustus 2017.

Pekan Perkenalan ini dibuka secara resmi oleh pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Dr. Ahmad Fauzi Tijani, MA di masjid Jami’ Al-Amien untuk santri putra, sedangkan di putri dibuka oleh wakil pimpinan KH. Dr. Ghazi Mubarok Idris, MA di gedung serba guna (GESERNA) TMI putri, yang dihadiri oleh santri dan santriwati dari IDIA, TMI DAN MTA.

Dalam sepekan ini semua santri tanpa terkecuali wajib mengikuti rentetan acara yang ada di dalamnya. Yang tema sentralnya antara lain; Mengenal Lebih Dalam Tentang Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, termasuk di dalamnya IDIA, TMI dan MTA, juga dikenalkan tentang tata cara hidup yang Islami, Tarbawi dan Ma’hadi serta Kiat-Kiat Sukses hidup di dalamnya.

Dalam pembukaan, pimpinan dan wakil pimpinan sangat menegaskan pentingnya mengenal pondok ini dengan sebaik-baiknya, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman (al-fahmu as-saqim) yang puncaknya akan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap pondok.

“Maka dari itu, penting untuk menggali kembali makna dari PANCA JIWA pondok, terutama yang pertama, yaitu Keikhlasan, ikhlas itu tulus, tanpa disuruh dan dipaksa, dan selalu terpanggil untuk menebar kebaikan,”papar pimpinan dalam pembukaan ini.

 

264 Calon Santri Asal Muratara Membanjiri Al-Amien

YAP-2Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan (19/07) kedatangan 264 calon santri asal Musi Rawas Utara (Muratara). Muratara merupakan daerah otonom baru (DOB) di wilayah Sumatra Selatan yang diresmikan pada 11 Juni 2013. Dengan mengusung misi Muratara Bangkit!, bupati terpilih tahun 2015-2021 bapak H. Syarif Hidayat, MM, memiliki niat yang sangat mulya, yaitu mencetak seribu hafidz.

Niat yang awalnya pribadi ini kemudian menjadi kebijakan Pemkab setempat, sehingga tidak heran jika bapak Syarif terjun langsung ke Madura menyerahkan tanggung jawab pendidikan mereka kepada pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

Dalam sambutan penyerahan yang diadakan di Aula Pertemuan TMI putra, bapak Syarif mengungkapkan bahwa Muratara tidak hanya membangun infrastruktur tapi juga membangun manusianya. “Kalau hanya untuk dapat ijazah MTs atau MA terlalu jauh datang kesini.  Yang lebih diharapkan mereka pulang nanti akan menjadi hafidz dan hafidzah yang bisa berbahasa Arab dan Inggris, sekaligus menjadi kader yang akan membangun Muratara,”harapnya.

Sementara, pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dalam sambutannya, menerima pemasrahan ini dengan penuh apresiatif, “peristiwa ini bisa menjadi percontohan bagi daerah-daerah lain untuk membumikan Al-Qur’an,”ungkapnya.

Wahai Guru-Guru Al-Amien, Mari Bergerak Mengejar Pahala !

YAP-Kalimat motivasi ini disampaikan pimpinan dan pengasuh pondok pesantren AL-AMIEN PRENDUAN KH. Dr. Ahmad Fauzi Tijani, MA, dalam kumpul terpadu perdana ma’ahid, dan pengokohan PO kegiatan YAP setahun ke depan, di Geserna TMI putri (13/7) Kamis sore kemarin.

Menurut beliau, kalimat ini sangat pas untuk menafsirkan permulaan sebuah hadist Nabi yang berbunyi; Laantaghdua fatata’allama baban mina al- ilmi khairun min antusholliya miata rok’atin, di hadist yang lain disebutkan alfa rok’atin.

Masih menurut beliau, hadits ini berisikan nasehat yang sangat berguna untuk mendorong kinerja guru-guru Al-Amien pada tahun ini. Sehingga tidak ada alasan bagi seorang guru Al-Amien untuk nyantai dan tidak mempersiapkan diri sebelum belajar dan mengajarkan sebuah ilmu. Seperti berkonsultasi kepada guru-guru master untuk menulis I’dadu al-tadris, ataupun kerja-kerja pendidikan lainnya, semisal menegur santri yang tidak berbahasa resmi dan tidak disiplin. Yang intinya adalah seorang guru harus menjadi rahmat bagi santri-santri di lingkungan sekitarnya.

Dalam hubungannya dengan motivasi kerja ini, wakil pimpinan dan pengasuh KH. Dr. Ghozi Mubarok Idris, MA, juga memberikan penafsiran spesifik terhadap hadist ini, bahwa faktor manfaat al- qoshir wa al-muta’addi, begitu beliau mengistilahkan, yaitu manfaat yang bersifat pribadi dan manfaat yang bersifat sosial, yang menyebabkan kegiatan belajar dan mengajar menjadi lebih besar nilai kebaikannya, dari pada shalat seratus rakaat bahkan seribu rakaat. Maka seorang guru menurut beliau, sejatinya, ilmu yang diajarkannya harus bermanfaat untuk dirinya dan juga harus bermanfaat bagi orang lain.

Di samping itu, seorang guru menurut beliau, harus berani menghadapi berbagai macam tantangan, yang di pondok kita relative lebih ringan dan kondusif dari pada tantangan yang dihadapi oleh beberapa alumni Al-Amien yang berjuang dalam komunitas yang tidak kondusif.

Untuk menggugah mental para guru yang hadir pada pertemuan ini, beliau sengaja memberi contoh pengabdian seorang alumni Al-Amien di daerah Nusa Tenggara barat yang sukses dalam berdakwah. Yang pada tahun belakangan ini, berhasil mengislamkan berpuluh-puluh orang dan seorang pendeta.

Dan prinsip-prinsip perjuangan semacam ini, menurut pengasuh TMI, KH. Moh. Zainullah Rois, Lc sebenarnya sudah diteladankan oleh para pendahulu pondok ini. Dengan sangat indah beliau menyitir sebuah ungkapan dalam bahasa Arab “mina al-tobi’ie an taro al-safinata fi al-ma’, lakin mina al-khotor an taro al-ma a fi al-safinati, fa kun anta fi qolbi al-dunya wa la taj’ali al-dunya fi qolbika”. Merupakan hal yang biasa jika perahu berada di atas air, dan yang berbahaya jika air berada di dalam perahu, Maka letakkanlah hatimu di jantung dunia, tapi jangan letakkan dunia di dalam hatimu.

Untuk menegaskan ungkapan ini, beliau mencontohkan dengan sosok al-marhum kyai Tijani Jauhari, kyai Idris Jauhari dan kyai Maktum Jauhari. Beliau bertiga merupakan sosok guru teladan yang telah sukses meletakkan hatinya di jantung dunia, beliau di dalam pondok, tapi beliau dikenal oleh banyak kalangan, terutama oleh para alumni yang selalu menunggu-nunggu kehadiran beliau di tengah-tengah mereka, di manapun mereka berada. Tapi beliau, lanjut kyai zainullah, tidak meletakkan dunia dalam hatinya.

Kemudian KH. Khairi Husni, S.Pd.I sebagai pengasuh Ma’had Tahfidzil Qur’an mengakhiri dengan sebuah ungkapan dari amirul mukminin Umar bin Khattab “ma halaka man arofa qodrahu” Tidak akan celaka orang yang tahu kapasitas dirinya. Lantas beliau menutup dengan iringan doa, dengan harapan semoga guru-guru pondok pesantren Al-Amien Prenduan lebih istiqomah lagi dalam mengemban amanah suci ini.

Pondok Pesantren AL-AMIEN Melepas 471 Alumninya untuk Mengabdi di Seluruh Nusantara

biroYAP-Pada hari Kamis (7/7) Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN melantik dan melepas 471 Alumninya untuk mengabdi di lembaga-lembaga pendidikan di seluruh nusantara. Guru tugas ini terdiri dari 201 alumni TMI Putra, 225 TMI Putri, 20 IDIA Putra dan 25 IDIA Putri.

Menurut data Biro Alumni, untuk tahun ini lembaga-lembaga yang meminta guru pengabdian sebanyak 240 lembaga untuk TMI dan 8 lembaga untuk IDIA. Dan jumlah lembaga yang mendapat guru tugas  sebanyak 219 lembaga.

Pelantikan dan pelepasan guru pengabdian ini dipimpin langsung oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren AL-AMIEN KH. Dr. Ahmad Fauzi Tijani MA didampingi oleh Wakil Beliau KH. Dr. Ghazi Mubarok Idris, MA beserta seluruh anggota Majlis Kiyahi yang lain yaitu KH. Moh. Zainullah Rois, Lc, KH. Moh. Khairi Husni, S.Pd.I dan KH. Fauzi Rosul, Lc. Dalam tausiyahnya Pimpinan dan Wakil pimpinan menekankan pentingnya melaksanakan amanah serta melaksanakan Sapta Setia Guru dengan penuh istiqomah. Dengan melaksanakan Sapta Setia Guru ini, menurut beliau, secara otomatis mereka telah menjaga citra dan nama baik pondok serta menjadi teladan bagi lingkungannya, dan yang lebih penting mereka telah berproses untuk tazkiyatu al-nafsi.

Untuk menjadi teladan dan guru yang baik, tentu saja harus mendalami kembali kemampuan dasar seorang guru, baik dalam skill mengajar, bahasa arab dan membaca al-Qur’an, serta memiliki keikhlasan yang tinggi, dan salah satu tanda orang-orang yang ikhlas adalah tidak cepat putus asa dan menyerah dalam berbuat, begitu yang ditambahkan oleh wakil pimpinan pondok pesantren Al-Amien Prenduan.

Biro Dakwah Bagi-Bagi Berkah

1228YAP-Seperti tahun-tahun sebelumnya, Biro Dakwah Yayasan Al-Amien Prenduan dan Panitia bulan Romadhan (PBR) tahun ini kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial. Kegiatan yang dimulai tiap tanggal 25 romadhan ini berbentuk penyaluran zakat fitrah dan zakat mal bagi anak-anak yatim dan janda yang berdomisili di sekitar Pondok Pesantren Al-Amien. Menurut kepala Biro Dakwah KH.Bastomi Tibyan M.Pd.I dan sekretaris panitia PBR ust Khoiruddin, ada 25 anak yatim dan 115 janda yang sudah mendapatkan zakat fitrah dan mal tahun ini. Masing-masing dari mereka mendapatkan 3 kilo beras dan uang santunan sebesar Rp. 135.000,-.

Selain bakti sosial, PBR sejak awal romadhan juga telah mengatur dengan rapi kegiatan-kegiatan spiritual yang berpusat di masjid Jami’ Al-Amien dan di Mushalla sekitar Pondok. Antara lain penyiapan imam dan penceramah shalat tarawih, tadarrus al-Qur’an,  dan pengisi kuliah subuh, yang SDM  nya terdiri dari para Majlis Kyai, majlis a’wan, guru-guru dan santri-santri kelas akhir di lingkungan Pondok Pesantren Al-Amien. Dan Pada  tanggal 17 Romadhan lalu juga telah diadakan peringatan Nuzulul Qur’an yang diisi oleh KH. Nahrowi Syukairi, salah seorang alumni TMI al-Amien yang sekarang menjadi pengasuh di Pondok Pesantren Mathla’ul Amien Grujugan Sumenep.