Category: YAP

Apel Tahunan 2013: Membumikan Slogan “ We Are One” Di Bumi Al-Amien

Pembukaan apel tahunan 2013YAP -  Kurang lebih selama semingguan suasana pondok semarak dengan aktifitas santri/wati berlatih baris-berbaris setiap pagi dan sore hari. Begitupun dengan tetangga sebelah, tidak kalah ramai berlatih dengan gigih untuk bisa menampilkan penampilan yang prima dan menghibur pas di acara Apel Tahunan 2013 nanti. Mulai dari Drumband Gema Nusantara Al-Amien, Seni Musik Tradisional Madura Da Ul, Teater Roda IDIA, Teater Hilal TMI dan Kelompok Persilatan Islaba, Cimande dan Karatedo.

Pada hari Sabtu (09/11) tepat pukul 07.00 WIB Apel Tahunan 2013 resmi dibuka oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Maktum Jauhari, MA. Diikuti oleh seluruh anggota Majelis Kiai, Majelis Nyai, Mudirin, Asatidzah, Abituren, Alumni, simpatisan, wali santri, karyawan pondok, tamu undangan, masyarakat sekitar dan 7000-an santri/wati Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Mereka semuanya berkumpul dan melebur menjadi satu di komplek Al-Amien II, persisnya di halaman depan Gedung Rasda FM, Desa Pragaan Laok.

Dalam sambutannya, Pimpinan & Pengasuh Pondok menjelaskan tentang tujuan dari dilaksanakannya Apel Tahunan ini.  Yaitu untuk lebih meyakinkan kepada kita semua, bahwasannya pondok ini besar dan terus berkembang baik fisik ataupun non fisik. Sesuai data terakhir jumlah keseluruhan santri/wati Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan sekitar 7000-an, mulai dari PAUD, TK, MI, MTs/SMP, SMA/MA/SMK, TMI dan IDIA. Ini menandakan kepercayaan masyarakat kepada Al-Amien Prenduan masih sangat tinggi.

Untuk itu kita harus bersyukur kepada Allah SWT. atas semua karunia dan nikmat yang telah diberikan kepada kita semua. Adapun bukti dari rasa syukur tersebut diantaranya dengan:pemeriksaan barisan peserta apel tahunan 2013

  1. Tidak melupakan jasa-jasa para pendahulu kita semua mulai dari Kiai Chotib, Kiai Jauhari, Kiai Tidjani, Kiai Idris, Kiai Musyhab, Kiai Jamal, dan Kiai Abbasy. Mari kita do’akan mereka semuanya dengan bersama-sama membaca surat Al-Fatihah.
  2. Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan memiliki 4 (empat) Ma’ahid; Al-Amien I (Ponteg & Putri I) di Desa Prenduan, Al-Amien II (TMI & MTA) di Desa Pragaan Laok, Al-Amien III (Ma’had Salafy Al-Hikmah) di Desa Kapedi dan Al-Amien IV (IDIA Prenduan) di Desa Pragaan Laok. Semua lembaga di Al-Amien harus saling bersatu padu “We Are One”. Sebagaimana pepatah Arab “al-Ittihadu Asaasu an-Najah” Persatuan adalah pangkal keberhasilan.
  3. Masing-masing dari diri kita semua harus berbuat semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama pondok dengan prestasi-prestasi dan lain-lain.

Adapun rentetan acara pada Apel Tahunan ini dimulai dengan pembukaan, pengumandangan Hymne Oh Pondokku dan Hymne Al-Amien Prenduan, sambutan, laporan, pencecekan peserta Apel Tahunan oleh majelis Kiai, Bhinneka Tunggal Ika, pengumuman prestasi-prestasi santri tahun 2013, penampilan-penampilan kelompok minat santri dan diakhiri dengan do’a penutup oleh Wakil Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA.

Semoga dengan adanya acara Apel Tahunan ini dapat membumikan slogan “We Are One” di bumi Al-Amien dengan kokoh dan kuat. Sehingga cita-cita dan misi besar Al-Amien “Izzil Islam Wal Muslim” dapat terwujudkan. Jayalah selalu Al-Amien! (Ishlah)

Al-Amien Juara Umum Tingkat Nasional Pekan Arabi Eskternal UM Malang

juara lomba pekan arabi di UM MalangYAP – Pekan Arabi Eksternal 2013 Merupakan event perlombaan bahasa Arab tertua yang di laksanakan sejak tahun 1989 oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Universitas Negeri Malang. Dalam pelaksanaan Pekan Arabi kali ini, sekaligus merupakan perlombaan yang ke-22 kalinya. Pekan Arabi memuat beberapa cabang perlombaan diantaranya: 3 ajang perlombaan untuk tingkat universitas, 6 ajang perlombaan untuk tingkat SMA/MA dan 1 perlombaan untuk kalangan umum serta ada lomba baru tahun ini yaitu olimpiade Bahasa Arab.

Keikutsertaan kontingen Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN yang kedua kalinya mulai  tanggal 26 Oktober s/d 01 Nopember 2013 ini berhasil menjuarai :

  1. Juara I Debat Bahasa Arab antar Universitas tingkat Nasional oleh Sdr . Husnul Mubarok dan Ach. Sobirin (IDIA)
  2. Juara I Pidato Bahasa Arab antar SMA/MA oleh Srd. Moh. Faris Maulana (MTA)
  3. Juara II Pidato Bahasa Arab antar Universitas tingkat Nasional oleh Sdri. Nur Wasilah (IDIA)
  4. Juara II Baca Puisi Bahasa Arab antar Universitas tingkat Nasional oleh Sdr. Candra Maulana (IDIA)
  5. Juara III Baca Puisi Bahasa Arab antar Universitas tingkat Nasional oleh Sdri. Hj. Fitriyatul Laili (IDIA)
  6. Juara III Kaligrafi antar SMA/MA oleh Sdr. Taufiqurrahman (TMI)

Selamat dan sukses kepada Kontingen Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN sebagai Juara Umum tingkat Nasional yang kedua kalinya secara berturut-turut dalam Pekan Arabi di Universitas Negeri Malang.

Semoga prestasi ini mampu menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berprestasi bagi di tingkat Nasional maupun Internasional. (Soba)

DERU CUP: DERU Yunior FC kembali tundukkan DERU Senior FC dengan skor telak 4-1

deru cup 2013TMI – al-‘Aqlus as-Salim Fi al-Jismi as-Salim. Akal yang sehat terdapat pada badan yang sehat. Begitulah kiranya bunyi pepatah arab yang hampir pasti seluruh santri mengetahuinya. Pepatah tersebut sudah diajarkan kepada santri semenjak awal mulai belajar di pesantren. Diharapkan para santri kedepannya selalu menjaga kesehatan. Karena hanya pada jasmani yang sehatlah ilmu bisa diserap dengan mudah. Begitu juga dengan kesehatan rohani.

Seakan merupakan laga EL-CLASICO (Real Madrid VS Barcelona) atau Derby Manchester (Manchester United VS Manchester City) yang selalu ditunggu-tunggu oleh para fans beratnya. Hal senada pun terjadi dikalangan para santri.

Hari selasa (05/11) yang bertepatan dengan 1 Muharram 1435 H. Dewan Guru alias DERU FC, kembali menyemarakkan suasana peringatan datangnya tahun baru Hijriyah dengan mengadakan Liga Sepak Bola Persahabatan. Liga ini memperebutkan piala DERU CUP. Yang bertanding adalah juara bertahan DERU Yunior FC VS DERU Senior FC.

Liga ini hanya dilaksanakan satu tahun sekali. Secara, para santri hanya mendapatkan kesempatan satu kali setiap tahun untuk menonton liga yang amat bergengsi ini. Selain mendapatkan tontonan yang menghibur, diharapkan para santri mampu mengambil pelajaran dari pentingnya kesehatan.suporter deru cup 2013

Seakan memberi sinyal kuat, dengan diadakannya liga tersebut dewan guru (DERU) mengajak para santrinya untuk memulai awal tahun baru Hijriyah ini dengan semangat berjuang anti lelah dan agar selalu melakukan olahraga untuk menjaga kesehatan, apalagi sekarang di Madura sudah memasuki musim penghujan. Begitu juga dalam menuntut ilmu jangan pernah merasa bosan dan patah semangat, apalagi sampai putus asa.

Setelah 90 menit bermain, akhirnya wasit meniup peluit panjang yang berarti menandakan waktu laga sudah usai. Keluar sebagai juara adalah sang juara bertahan DERU Yunior FC mengalahkan DERU Senior FC dengan skor telak 4-1.

Starting Deru Senior FC: KH. Marzuqi Ma’ruf, Lc, KH. Ghozi Mubarok, MA, Ust. H. A. Tijani Syadzili, Lc, Ust. Drs. Abdurrahman As’ad, Ust. Abd. Qadier Jailani, M.Pd.I, Ust. Drs. Fathul Mu’in, Ust. H. Luqman Hakim, Lc, Ust. Affandi, Lc, Ust. Ainurrahman, SHI, Ust. Abdul Warits, S.Pd.I, KH. Umarul Faruq, Lc, Ust. Maliji Jalali, S.Sos.I, Ust. Piat Supriatna, S.Pd.I, Ust. Rudi Hartono, M.I.Kom, Ust. Faidul Qodar, S.Pd.I, dan Ust. Firman Ali Wahyudi. (Ishlah)

Malam Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1435: Momentum Muhasabah Diri

peringatan tahun baru hijriyah 1435 hYAP – Tidak terasa, bulan demi bulan menjelang. Tahun demi tahun pun berlalu. Kaum Muslim di seluruh dunia kembali memasuki bulan Muharram, menandai datangnya kembali tahun yang baru; kali ini memasuki Tahun Baru 1435 Hijrah.

Setelah sholat Isya’ berjama’ah tadi (04/11) Biro Dakwah YAP,  Divisi Ta’mir Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan, melanjutkan rentetan acara terakhir peringatan tahun baru Hijriyah dengan diadakannya pengajian akbar “Malam Menyambut Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1435 H” di halaman depan masjid Jami’ Al-Amien.

Untuk pengajian kali ini, di datangkan seorang muballigh dari luar pesantren Al-Amien. Beliau adalah KH. Abdul Barri, Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Bluto Sumenep Madura. Sebelum diisi oleh muballigh utama, acara malam peringatan tahun baru hijriyah ini dibuka resmi oleh Wakil Pimpinan dan Pengasuh PP. Al-Amien Prenduan KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA.

Mari kita bermuhasabah diri (instrospeksi diri) dengan semua yang sudah kita lakukan selama satu tahun yang lalu, dan bagaimana prospek dan resolusi kita untuk satu tahun ke depan, ucap beliau dalam sambutan pembukaannya.

Kemudian beliau membaca surah al-Hasyr ayat 18 yang artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah (dengan mengerjakan suruhanNya dan meninggalkan laranganNya); dan hendaklah tiap-tiap diri melihat dan memerhatikan apa yang ia telah sediakan (dari amal-amalnya) untuk hari esok (hari akhirat). Dan (sekali lagi diingatkan): Bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Amat Meliputi PengetahuanNya akan segala yang kamu kerjakan.”

Ada kejadian yang lumayan lucu bagi santri/wati TMI, MTA, IDIA. Yaitu pada saat KH. Abdul Barri hendak memulai ceramah dan menyampaikan isi tausiyahnya, beliau bingung, “Ini mau pakai bahasa apa…? bahasa Arab, bahasa Inggris atau karena ini di Madura pakai bahasa Madura aja! Sontak para santri/wati dan asatidzah tertawa”. Karena kalau pakai bahasa Arab dan Inggris kan sudah lumrah digunakan sehari-hari di lingkungan Al-Amien, sedangkan bahasa Madura hampir tidak digunakan, ucap beliau.

Diawal tausiyahnya beliau mengupas sekilas tentang sejarah ditentukannya awal bulan Muharram sebagai awal tahun baru menurut kalender hijriyah. Diantara isi tausiyah yang beliau sampaikan kepada hadirin-hadirat adalah menghimbau kepada para santri/wati agar menjadi santri yang akhlaknya baik, jangan pernah lupa sama Guru-gurunya yang sudah mengajar dengan ikhlas. Kemudian beliau menegaskan, mari kita jadikan pergantian tahun hijriyah ini sebagai momentum untuk mengevaluasi diri kita. Bermuhasabah atau instrospeksi diri. Barang siapa yang hari ini amaliyahnya sama dengan hari kemarin, maka ia termasuk orang yang merugi. Dan Barang siapa yang amaliyahnya hari ini lebih jelek dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang celaka. Ibarat seorang penjaga toko yang hasil dagangannya merugi terus kemudian tokonya hangus terbakar.

Acara ini juga disemarakkan dengan penampilan kelompok hadrah milik TMI dan MTA Putra. Kemudian ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Wakil Pengasuh Ma’had Salafy Al- Hikmah Kapedi, KH. Bastami Tibyan, S.Pd.I. (Ishlah)

Do’a Bersama: Menutup Akhir Tahun 1434 H dan Membuka Awal Tahun 1435 H

doa akhir tahun dan awal tahunYAP – Dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1435 H. Biro Dakwah YAP, Divisi Ta’mir Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan mengadakan “Do’a Bersama Menutup Akhir Tahun 1434 H dan Membuka Awal Tahun 1435 H.” yang diikuti oleh seluruh penghuni pondok baik para santri/wati TMI, MTA, IDIA dan seluruh Asatidzah, Mudirin dan Kyai.

Acara ini dimulai dari Ba’da Sholat Shubuh dengan Mengkhatamkan Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghaib di masjid jami’ dan selesai pada pukul 17.00 Wib. Kemudian acara dilanjutkan dengan membaca  do’a Khatmul Qur’an yang dipimpin langsung oleh Alhafidz KH. Abdullah Zaini, Lc.Q.

Setelah pembacaan do’a Khatmul Qur’an, KH. Moh. Marzuqi Ma’ruf, Lc selaku Ketua Yayasan Al-Amien Prenduan (YAP) memimpin untuk melanjutkan membaca do’a akhir tahun 1434 H sebelum adzan maghrib dan do’a awal tahun 1435 H ba’da sholat Maghrib berjama’ah.

Untuk puncak acara akan diadakan pengajian akbar malam menyambut datangnya tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1435 H di halaman depan masjid jami’ Al-Amien Prenduan. Selamat Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1435 H. (Ishlah)

Haul Masyayikh dan Milad Hijri Ke-63

milad hijri 63YAP – Haul Masyayikh dan Milad Hijri Ke-63 (03/11) tahun ini di tempatkan di Aula Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Acara ini merupakan kegiatan interaktif yang dikemas secara religius dan sebagai wadah untuk mempererat tali silaturrahmi (Ukhuwah Islamiyah) antar Bani idris Patapan, anshorul ma’had, simpatisan, guru-guru Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dan pihak-pihak terkait lainnya.

Acara tersebut dihadiri 1.203 undangan, yang dipandu oleh KH. Fauzi Rosul, Lc yang merupakan salah satu anggota Majlis Kiai.

KH. Maktum Jauhari, MA  dalam sambutannya, “Acara ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur kita atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah dan upaya untuk selalu mengenang perjuangan dan jasa-jasa sesepuh kita”.

Dalam rentetan acara tersebut diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, mengenang jasa dan perjuangan KH. Idris Patapan,  pembacaan surat Yasin, Tahlil, Doa, dan dilanjutkan dengan acara ramah-tamah.

Project Officer dalam Acara Haul & milad kali ini adalah wakil pimpinan dan pengsuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., yang terlibat secara lansung dalam penyusunan konsep dan kerja teknis di lapangan.

Alhamdulillah acara tersebut berjalan dengan lancar, walaupun tepatnya setelah acara ramah-tamah para undangan masih menunggu redanya hujan untuk pulang. (Rudi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Al-Amien Sabet Juara I Pameran Expo Ponpes di Harjad Kab. Sumenep Yang Ke-744

pameran expo al-amien hari jadi kab. sumenep ke-744Kota Sumenep – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi (HARJAD) Kab. Sumenep yang ke-744  (3/11) Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan ikut berpartisipasi dengan mendirikan pameran expo yang bertempat di Gor Indoor A. Yani, Sumenep. Selain Al-Amien banyak juga pesantren-pesantren dan sekolah-sekolah se-Kab. Sumenep yang mengirim delegasinya untuk ikut menyemarakkan Hari Jadi (HARJAD) Kab. Sumenep yang ke-744 ini.

Acara yang dimulai dari hari Senin (28/10) sampai dengan Sabtu (02/11) ini, menurut Ust. Fawaidas Syarief, S.Kom.I selaku Penanggung Jawab pameran Expo Al-Amien berjalan dengan sangat meriah. Terbukti dari ramainya animo masyarakat Kab. Sumenep yang mulai dari kalangan anak-anak sekolahan sampai rombongan keluarga secara silih berganti memadati pameran expo mulai pagi sampai malam jam 23.00 WIB.

Alhamdulillah pada saat penutupan resmi acara pameran expo HARJAD Kab. Sumenep yang ke-744 tadi (02/10), pameran expo delegasi Al-Amien menyabet Juara I pameran expo ponpes se-Kab. Sumenep tahun 2013.

Selain acara tersebut disemarakkan dengan pameran expo-expo dari sekolah-sekolah, pesantren, perguruan tinggi dan Pemda se-Kab. Sumenep, peringatan Hari Jadi Kab. Sumenep yang ke-744 ini dimeriahkan dengan lomba-lomba, Penampilan Musik Ul Da Ul, Taman Bermain, dan lain-lain. (Ishlah)

Safari Jum’at Masjid Al-Amien Prenduan Sumenep

Safjum-2

SUMENEP – Pada hari Jum’at tanggal 19 Juli 2013, mulai Pukul 11.00 s/d 12.30 Wib Kapolres Sumenep AKBP MARJOKO, S.I.K., M.Si. bersama para pejabat Polres Sumenep melaksanakan safari sholat jum’at Masjid Al-Amin Prenduan Desa Prenduan Kec. Pragaan Kab. Sumenep.

Safjum-300x224

Kegiatan safari Jum’at dilanjutkan dengan melaksanakan silaturrahmi ke kediaman pimpinan Ponpes Al-Amien KH. MAKHTUM JAUHARI, MA. Desa Prenduan Kec. Pragaan Kab. Sumenep. (http://www.polres-sumenep.net/)

Kurban dari Santri untuk Santri

kurban al-amien prenduan 2013

Pragaan – Guna mengenalkan dan mengajarkan pentingnya berkurban bagi umat Islam pada Hari Raya Idul Adha, pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amien Prenduan melibatkan santri dalam pengumpulan dan pembagian daging kurban. Tidak hanya berperan sebagai panitia, santri diimbau untuk ikut berkurban sendiri.

Pemotongan hewan kurban merupakan rangkaian dari Gebyar Idul Adha (GIA) yang dilaksanakan seminggu sebelum Idul Adha. Kegiatan tersebut diisi rangkaian perlombaan akademik, ibadah hingga kesenian.

Agar pembagian daging kurban benar-benar tepat sasaran, Pengasuh dan Pimpinan Ponpes Al-Amien Prenduan KH Maktum Jauhari intens mengecek perolehan dan sasaran penerima daging kurban. Sebab, kurban merupakan amanah yang harus disalurkan kepada orang yang benar-benar berhak.

Penanggung jawab GIA K Junaidi Rosyidi bersyukur perolehan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Itu membuktikan semakin banyak dermawan yang menyedekahkan hartanya di jalan Allah.

”Alhamdulillah, tahun ini perolehan hewan kurban mengalami kenaikan,” terangnya.

Selain kurban, ada banyak macam lomba yang dipertandingkan dalam menyambut Idul Adha. Antara lain, lomba MTQ, baca puisi dua bahasa (arab-ingris), pidato dua bahasa (arab-inggris), lomba takbir beduk, dan perlombaan lainnya. ”Semua kegiatan yang dilaksanakan pada GIA 1434 bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah,” jelasnya.

Sementara itu, pengarah penggalangan hewan kurban sekaligus Humas Al-Amien Prenduan KH Ja’far Shodiq mengatakan, kegiatan penggalangan dana sejak awal September 2013. Sasarannya adalah para guru, santri, alumni, wali murid, donatur, dan simpatisan pondok. Berkat kegigihan panitia, pada hari H ada banyak hewan kurban yang terkumpul baik berupa sapi maupun kambing. ”Dengan pembagian daging kurban tersebut Al-Amien semakin dekat dengan masyarakat,” ucapnya. (Ja’far Shodiq)

Ma’dubah Sanawiyah: Malam Puncak Pesta Kebun Pondok

Madubah Sanawiyah 2013Al-Amien Prenduan – Setelah selama 1 minggu penuh diadakan lomba-lomba antar Rayon TMI, MTA & IDIA, akhirnya sampailah pada acara yang paling favorit bagi seluruh santri, yaitu Ma’dubah Sanawiyah (Malam Puncak Pesta Kebun Pondok).

Acara yang berlangsung pada hari Rabu (16/10) untuk Santri Putri dan hari Kamis (17/10) untuk santri Putra ini, dihadiri oleh Majelis Kyai, Majelis Nyai, Majelis A’wan & seluruh Asatidz/ah serta 6000-an santri Putra & Putri di Al-Amien II (TMI, MTA, IDIA).

Dalam sambutannya, Pimpinan & Pengasuh Pondok KH. Maktum Jauhari, MA mengingatkan kepada seluruh santri Pa-Pi, agar senantiasa bersyukur dengan semua yang telah Allah berikan. Kemudian tujuan dari diadakannya Ma’dubah Tsanawiyah ini adalah sebagai alat silaturrahim dan pemersatu seluruh komponen ma’had yang ada di wilayah Al-Amien II (TMI, MTA, IDIA), We Are one ungkap beliau.

Adapun untuk rentetan acara pada malam puncak pesta kebun ini, antara lain, sambutan pimpinan, LPJ PO. GIA 2013, penampilan-penampilan oleh para santri Al-Amien II, pembagian hadiah-hadiah kepada para pemenang lomba, do’a dan penutupan resmi acara Gebyar Idul Adha (GIA 2013). Keluar sebagai Juara Umum adalah kafilah dari Rayon Al-Yaqdloh, Rayon khusus untuk para santri TMI yang mempunyai minat Tahfidz Al-Qur’an & Belajar Qiro’ah. (Ishlah)