Category: Salafy

Road Show & Crowdfunding Buku dan Film “Ketika Mas Gagah Pergi”, Helvy Tiana Rosa Kunjungi Al-Amien

HTR Ramadan 2015-1AL-AMIEN - Pagi penuh keceriaan di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan (senin, 29 Juni 2015), ditengah keberkahan bulan ramadhan pondok tercinta “kedatangan” tamu luar biasa, ibu Helvy Tiana Rosa. dalam rangkaian Road Show & Crowdfunding Buku dan Film “Ketika Mas Gagah Pergi” di Madura, Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan menjadi tujuan berikutnya. Kedatangan Helvy Tiana Rosa, dimaksimalkan dengan mengadakan acara Talk Show “Penulis Berdakwah”, yang dihadiri tidak kurang 700 peserta dan undangan.

Acara dimulai pukul 08.25 WIB yang dibuka oleh Pengasuh Putri, Ny. Hj. Dra. Anisah Fatimah Zarkasyi, yang dalam sambutannya mengajak seluruh santriwati untuk mengikuti jejak langkah Helvy tiana Rosa, menjalankan kewajiban dan amanah sebagai istri, mendidik anak dan berbakti pada Suami, namun tetap berjihad, berjihad dengan tulisan. Selanjutnya, Acara Inti dipandu oleh Usth. Vita Agustina (Alumni TMI Putri Al-Amien), yang pada saat bersamaan launcing buku pertamanya “Akademi Harapan” (Novel Juara Pertama untuk kategori novel antarpendidik dan mahasiswa tingkat nasional) dan Ibu Helvy Tiana Rosa Sebagai Key Speaker. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh santriwati untuk belajar istiqomah menulis, “…menulis haruslah dengan hati, sehingga akan masuk dan mengetuk hati-hati yang lain. Karena dengan tulisan, kita mampu membentuk opini masyarakat”. Acara semakin meriah, karena salah satu pemeran dalam film Ketika Mas Gagah Pergi, juga ikut “nimbrung” dan berbagi pengalaman.HTR Ramadan-2

Acara ditutup dengan kiat-kiat motivasi menulis dan istoqamah dengan tetap berpegang teguh dengan ajaran Islam. “…menulis bukan sekedar hobi, namun kebetuhan sebagaimana kita butuh untuk makan dan bernafas. Menulis adalah kebutuhan kita untuk berjihad. Jangan bersandar pada manusia, toh mereka pada akhirnya akan fana, bersandarlah pada Dzat yang Maha segala, Allah yang Esa, sehingga tulisan-tulisan yang dihasilkan bermakna dan memberi cahaya bagi para pembaca” demikian penuturan Ibu Helvy tiana Rosa diakhir segmen. (Walidelkutb)