Category: Kabar Pondok

Kelas V Ujian Lebih Awal

MTA – Santri kelas V (Lima) SMA Tahfidz Al-Qur’an melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) lebih awal yang dimulai pada Ahad (29/5) dan bertempat di Gedung SMA Tahfidz Al-Qur’an. Hal ini dilakukan karena mereka akan menjadi Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB) yang dibuka mulai 15 sampai dengan 20 Juli 2011.

Ujian Akhir Semester ini diawali dengan Imtihan As-Syafahi selama tiga hari kemudian dilanjutkan dengan Imtihan At-Tahriri dan ditutup dengan Ujian Hafalan Al-Qur’an yang dibagi menjadi 2 shift. Ujian ini membuat santri kelas V yang juga sebagai pengurus (Supervisor) menjadi semakin kewalahan, untuk memotivasi itu maka K. Junaidi Rosyidi sebagai Mudir Ma’had Putra mengingatkan akan sebuah perkataan “Kita harus selalu siap diuji,” yang diungkapkan pada pembukaan Ujian Akhir Semester kemarin.

Silaturrahmi Angkatan 12 Bersama Pimpinan

TMI – Untuk mempererat tali silaturahmi antara sesama Alumni. Pada hari Minggu (28/5) kemarin Alumni ke-12 angkatan tahun 1987 (GEMOVES) menggelar silaturahmi bersama Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren AL-AMIEN Prenduan yang bertempat di kediaman pimpinan.

Acara yang berlangsung sekitar satu jam ini dipimpin oleh Kordinator Pusat GEMOVES yaitu KH. Drs. Suyono Khottob dan dihadiri oleh 12 dari sekitar 41 orang alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini dikarenakan mereka yang datang hanya dari daerah Madura dan sekitarnya. Menurut beliau, dengan silaturahmi bisa menumbuhkan kebarokahan dari berbagai aspek kehidupan. Baik dari aspek pengatahuan, rizki, dan lain sebagainya.

Saat ditanya apakah profesi mereka, Kordinator Alumni menjawab“Alumni kami saat ini banyak berperan aktif di masyarakat, ada yang menjadi pimpinan pondok, kepala sekolah, guru, tokoh masyarakat, dsb. Semuanya berperan dijalan Allah SWT.” Terang KH. Drs Suyono Khottob saat ditemui setelah acara.

Juara Pidato di STITS Bangkalan

TMI – STITS (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syaikhona Kholil) untuk kesekian kalinya mengadakan Lomba Pidato Bahasa Arab dan Inggris tingkat se-Madura tingkat SMA, dalam rangka ulang tahunnya di tahun 2011. Lomba tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Mei 2011 dengan tema ”MEMBANGUN KARAKTER BANGSA DENGAN MORAL”

Alhamdulillah, dari 4 kontingen yang diutus, Moh. Rifqi Rahman santri kelas V MIPA A asal Lenteng Sumenep berhasil meraih juara 1 Pidato Bahasa Inggris.

Bukan kebetulan, Rifqi memang langganan juara pidato Bahasa Inggris. Ketika ditanya apa saja kiat-kiatnya, Rifqi mengatakan bahwa titik kekuatan pidato yang dibawakannya adalah konten yang perfect. “Yang juga penting adalah, basic bahasa yang kokoh dan improvisasi yang harus selalu ditingkatkan,” ujarnya.

 

Motivasi Kuliah ke Luar Negeri

“Ada beberapa langkah untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Yaitu nasib baik yang dilandasi dengan do’a, motivasi diri, silaturrahmi, prestasi dan usaha keras,” Tukas Heru Susetyo, SH. LLM. M.Si, pembicara dalam bedah buku “Kuliah Gratis ke Luar Negeri, Mau?” di Aula TMI Putra (20/05/11).

Heru juga menjelaskan bahwa semuanya itu tidak bisa didapat dengan gampang dan instan, prosesnya tentu sangat panjang dan persiapannya harus matang.

Berkaitan dengan itu KH. Fauzi Tidjani mengingatkan, bahwa selain harus sekuat tenaga meraih tujuan, harus juga disertai dengan mendekatkan diri kepada Allah. “Jangan pergi ke luar negeri kalau imannya belum kuat,” ungkapnya.

Kegiatan bedah buku ini merupakan bentuk kerjasama Pusat Studi Islam (PUSDILAM) dan Penerbit Mizan. Juga diramaikan oleh bazar buku murah oleh Mizan, dan lomba buletin se Al-Amien Prenduan, yang pada hari itu diumumkan pemenangnya oleh Ust. Shodiqil hafil. Juara 1 buletin Scentza oleh MTA putri, Juara 2 buletin Salafy oleh Ma’had Salafy Al-Amien III, dan juara 3 buletin Al-Ashar oleh kelas IV TMI Putra.

Tadabbur Alam Santri

IDIA Prenduan – Kamis (19/05/2011) siang ba’da dzuhur, seluruh mahasiswa Intensif putra semester II, IV, dan VI berkumpul di halaman Gedung Rektorat IDIA Prenduan untuk mengikuti Tadabbur Alam. Kegiatan rutin tahunan ini akan berlangsung di desa Pandike Talango Sumenep selama 1 hari 2 malam.

“Tadabbur Alam ini merupakan ajang untuk mengaplikasikan nilai-nilai Islami, Tarbawi dan Ma’hadi yang selama ini kalian pelajari di pondok. Harus meninggalkan kesan yang baik, jangan sebaliknya,” pesan Mudir Ma’had IDIA Banin, Ust. Abdul Qodir sebelum berangkat.

Para peserta akan berangkat Kamis siang dan kembali Jum’at sore. (Syarif)

Persiapan PSB, HAFTAM dan SILNAS 2011

Seperti tahun-tahun sebelumnya, masa-masa menjelang akhir tahun adalah masa-masa paling banyak kegiatan. “Pondok kita ini seperti Al-Uyun As-Sahir, yaitu mata yang selalu terjaga. Belum selesai di satu kegiatan, kita sudah mulai disibukkan dengan kegiatan lainnya,” ujar Ketua YAP, KH. Marzuqi Ma’ruf ketika kumpul Kamisan di Aula TMI Putra (19/05/11).

Kiai Marzuqi mengabarkan, ada 3 acara besar yang akan kita laksanakan dalam waktu dekat. Yaitu Penerimaan Santri Baru Terpadu, Haflul Ikhtitam (Haftam) dan SILNAS 2011. Kepanitiaan untuk kegiatan-kegiatan ini sudah dibentuk. Dan mereka melaksanakan bai’at sore itu juga dihadapan Pengasuh Ma’had TMI, KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I.

Sebenarnya, penerimaan santri baru dibuka sepanjang tahun. Tapi dalam rangka menyambut tahun ajaran baru nasional, penerimaan secara khusus dibuka pada tanggal 15 Juni sampai 20 Juli 2011. Pendaftaran dilakukan langsung di kantor masing-masing lembaga. Keterangan lebih lengkap tentang pendaftaran bisa didapatkan di website resmi PSB Terpadu, http://psb.al-amien.ac.id.

Kemudian SILNAS 2011 akan dilaksanakan pada hari Sabtu – Ahad, tanggal 9-10 Juli 2011 M atau 7-8 Sya’ban 1432 H. Bertempat di komplek PP. Al-Amien Prenduan Putra II Ds. Pragaan Laok Sumenep Madura. Informasi lebih lengkap tentang SILNAS bisa didapatkan di alamat ini : http://al-amien.ac.id/silnas-ikbal-2011/.

Pembelajaran Alfiyah di TMI

TMI – Pembelajaran Alfiyah di TMI Al-Amien kini semangat-semangatnya. Program ini disambut antusias oleh para santri. Terlebih, ketika melihat kakak-kakak mereka kelas VI begitu mahir setelah pulang dari mondok di Al-Amien III Kapedi (Al-Hikmah) selama 35 hari. “Kelas VI yang hanya 35 hari disana bisa menghafal 170-an bait Alfiyah, masa saya tidak bisa,” seru salah seorang santri kelas IV TMI.

Tepatnya pada selasa malam lalu (10/05) pembelajaran Alfiyah yang semestinya berjalan seperti biasa diganti dengan tasyji` dari Mudir A`am TMI, KH. Achmad Tidjani Syadzili, Lc. Beliau memaparkan panjang lebar tentang program pembelajaran Alfiyah, sambil memotivasi mereka dengan menceritakan kegiatan-kegiatan santri niha`ie ketika di Al-Amien III. Termasuk tentang film “KISS” yang dibuat oleh santri kelas VI ketika di sana.

Acara malam itu diakhiri dengan demonstrasi Alfiyah oleh santri kelas VI. Diharapkan ini dapat memotivasi para santri dalam menghafal bait-bait Alfiyah karya Ibnu Malik tersebut. “Kami (santri niha`ie) akan memotivasi para santri dengan demonstrasi ini, agar para santri semangat dalam menghafal Alfiyah melebihi semangat kami ketika di Al-Amien III,” papar Mlm. Farisul Haq saat ditemui di Masjid Jami` Al-Amien.

Pembelajaran Alfiyah tersebut dilaksanakan pada setiap malam Minggu, malam Senin, malam Rabu dan malam Kamis. Para santri didampingi oleh para Wali Kelas dan asisten dari santri kelas VI. Tidak hanya para santri, para guru pun mendapatkan bimbingan khusus Alfiyah. Para guru ini dibimbing oleh guru-guru senior.

PKM 2011

Patah tumbuh, hilang berganti. Pepatah inilah yang selalu menjadi pengingat agar kita selalu mempersiapkan generasi baru sebelum generasi sebelumnya pergi. Hal ini yang menjadi dasar dilaksanakannya Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen (PKM) bagi santri-santri kelas V TMI sebagai persiapan sebelum menjabat sebagai pengurus organisasi santri ISMI masa khidmah 2011-2012 nanti.

“Para santri kelas V ini akan dilatih dan dipersiapkan untuk menjadi pemimpin bagi adik-adik kelasnya. Menjadi pemegang tongkat estafet kepengurusan ISMI. Lebih jauh, para peserta juga akan menjadi pemimpin di masyarakat kelak”, ujar Ketua Panitia PKM, Ust. A. Rifa’ie.

Program tahunan ini dilaksanakan selama 5 hari (7-12/01/11). Kegiatan pelatihan meliputi sesi dan praktek langsung di tengah-tengah santri. Materi meliputi tema kepemimpinan, administrasi kantor, mengelola keuangan, bimbingan santi dalam kelompok-kelompok dan lain-lain. Tahun ini diikuti oleh 143 peserta putra, dan 151 peserta putri.

Selama pelaksanaan PKM, para peserta secara langsung ditempatkan sebagai pengurus pembantu pengurus ISMI di masing-masing bagian. Dan diberi tugas untuk sementara menggantikan para pengurus dalam melaksanakan tugas, dengan diawasi langsung oleh pengurus ISMI.

Para peserta ini akan melaksanakan serah terima jabatan kepengurusan ISMI setelah Musyawarah Tahunan (MUSTA) yang akan dilaksankan pertengahan Februari mendatang.

Tarbiyah Iqtishodiyyah 2010

Dari sekian banyak program Niha`ie, ada satu program yang sangat menarik bagi para santri kelas akhir, yaitu Tarbiyah Iqtishodiyah. Bisa dibilang, program ini adalah pelajaran lanjutan dari KOMDAS B Kewirausahaan yang telah mereka pelajari. Bedanya, pembekalannya kali ini diisi oleh pengusaha sukses beneran. Para santri juga diajak untuk melihat langsung beberapa tempat usaha yang sukses, di Sumenep dan Pamekasan. “Progam ini saya beri tema ‘Bagaimana Menjadi Orang Kaya’”, kata Pimpinan dan Pengasuh Pondok, KH. Muhammad Idris Jauhari sembari tersenyum, dalam pembukaannya di Geserna (13/12/10).

Pembekalan dilaksanakan selama 3 hari, dilaksanakan di Aula putra dan Geserna Putri. Panitia Pelaksana Program Niha’ie (P3N) tidak hanya mendatangkan para pengusaha sukses lokal, akan tetapi juga dari luar Madura. Contohnya saja, ustadz Amien dari Jakarta, redaktur utama PT. Amsa Nur. Juga Ustadz Zainul Ishaq dari Jakarta. Perusahaannya memberangkatkan TKI ke luar negeri. “Saya jauh-jauh datang dari Jakarta, tidak lain hanya ingin melihat calaon-calon pengusaha sukses”, ucap ustadz Zainul Ishaq kepada seluruh santri Niha’ie.

Setelah acara pembekalan selesai, keesokan harinya para santri melihat secara langsung ke tempat-tempat usaha di sekitar pondok. Antara lain: Laundry, Toserba, UKK, AMDK Lana, Book Store, Dll. Besoknya, para santri dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberangkatkan ke Pamekasan dan Sumenep. Para santri mengunjungi beberapa tempat. Di antaranya, pabrik kerupuk, konveksi, persablonan, pabrik ayam petelur, pabrik rajungan, karimata FM, kerajinan batik tulis, dan lain-lain.

Perkajum 2010

Jika istilah yang sering kita dengar adalah Persami, maka di pondok kami, karena hari libur adalah hari Jum’at, kami menyebutnya Perkajum (Perkemahan Kamis-Jum’at). Diselenggarakan tahun ini sebagai program perdana Departemen Kepramukaan ISMI di Lapangan Bhinteng desa Prenduan (10/06/10). Tidak diikuti oleh seluruh santri, melainkan hanya Regu Khusus (Resus), Sangga Khusus (Sangsus) dan beberapa Sangga biasa yang berminat.

“Di sinilah para anggota pramuka dituntut untuk menunjukkan hasil dari latihan pramuka yang diadakan setiap hari Rabu. Masing-masing regu harus berlomba-lomba menunjukan yang terbaik”, terang kak Rizky dalam sambutan pembukaan.
Perkemahan ini juga sebagai wujud persiapan bagi masing-masing regu jika nanti ada perlombaan kepramukaan di luar sekolah. Karena itu, diadakan perlombaan-perlombaan khas kepramukaan seperti sandi-sandi, baris-berbaris, pionering dan lain-lain.

Di luar itu semua, kegiatan kepramukaan memberi banyak manfaat bagi para santri. Selain sebagai bentuk hiburan, kegiatan-kegiatan dalam pramuka sejatinya membuat para santri menjadi lebih mudah bersosialisasi, mandiri dan menjadi pemimpin yang baik.

Meski ada beberapa halangan seperti cuaca yang kurang baik sehingga mengganggu acara api unggun, para santri terlihat tetap bersemangat. Belum lagi, rute penjelajahan yang konon membuat beberapa regu tersesat, karena kurang teliti melihat tanda arah.