Category: Kabar Pondok

P2M IDIA Prenduan

Rektor IDIA Prenduan, KH. Maktum Jauhari secara resmi melepas 246 mahasiswa untuk melaksanakan Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) di Pendopo Kecamatan Bluto, Sumenep, Senin (24/08/09).

Program P2M tersebut berlangsung selaam kurang lebih 23 hari, dari tanggal 3 Ramadhan dan berakhir tanggal 26 Ramadhan.

Para Mahasiswa disebar ke 12 desa di kecamatan Bluto kabupaten Sumenep Madura. Yaitu desa Bluto, Bumbungan, Sera Tengah, Errabu, Lobuk, Pekandangan Sangra, Pekandangan Tengah, Pekandangan barat, Guluk Manjung, Aengdake, Palongan dan Masaran.

“Kami berharap, mahasiswa IDIA mampu meningkatkan produktivitas SDM Indonesia, khususnya masyarakat kecamatan Bluto yang berasaskan nilai-nilai ISLAM,” pesan KH. Maktum Jauhari.

Juara Pidato Nasional

Prestasi diraih oleh 3 satri dalam Lomba Pidato Tingkat Nasional di Bandung, 4 Agustus 2009. yaitu: Ach. Shodiqil Hafil, mahasisswa Fakultas Ushuluddin IDIA Prenduan asal Bluto, Juara III Tingkat Mahasiswa, Rafsanjani santri kelas I Intensif TMI Putra asal Aceh, Juara II Tingkat Pelajar Putra, dan Rimawati Achmad santriwati kelas V TMI Putri asal Surabaya, Juara II Tingkat Pelajar Putri.

Wisuda TMI 2009

Sebanyak 314 santri alumni TMI diwisudsa pada 13 Agustus 2009. Mereka terdiri atas 179 santri putra dan 135 santri putri.

Wisudawan terbaik berdasar nilai akhir untuk putra diraih oleh Khoirun Nashihin asal Pademawu Pamekasan dengan predikat Mumtaz. Sedangkan untuk putri diraih oleh Lailatul Jamila asal Gapura Sumenep dengan predikat Mumtaz.

Sementara wisudawan teladan berdasarkan penilaian terhadap seluruh kegiatan niha’iyah dan aspek kepribadian untuk putra diraih oleh Nurul yaqin asal Kapedi, dan untuk putri oleh Lilis Suryani asal Banjarmasin.

“Jadilah kalian emas di manapun kalian berada. Jadilah mudzirul qoum yang mutafaqqih fiddin,” pesan KH. Muhammad Idris Jauhari.

Turut hadir pada prosesi wisuda tersebut Bakorwil IV Madura, Bupati dan Wakil Bupati Sumenep dan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Silaturrahim Menkominfo dan Syekh Ismail Al-Yamani

Bulan ini, Al-Amien Prenduan kedatangan 2 tamu istimewa. Pertama, menteri Komunikasi dan Informasi RI, Prof, Dr. Muhammad Nuh pada Ahad (05/07/09). Kedatangan beliau adalah dalam rangka mempererat ikatan silaturrahim yang sebelumnya memang sudah terjalin dengan baik, terutama saat beliau masih menjabat sebagai Rektor ITS.

Yang kedua, yaitu kunjungan Syekh Muhammaad Ismail Al-Yamani pada hari Sabtu (17/07/09). Kunjungan beliau termasuk kunjungan yang hampir rutin dilakukan setiap tahun sekaligus safari dakwah. Syekh Muhammad memberikan tausiah di depan para santri dan pengurus tentang pentingnya memperjuangkan Dakwah Islamiyah.

Kopontren Buka AMDK

Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) meresmikan unit usaha baru, yaitu AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) pada 1 Juli 2009. AMDK produk Kopontren Al-Amien ini diberi nama LANA, artinya ‘milik kita’.

Usaha ini diharapkan menjadi energi baru dalam peningkatan ekonomi pondok. Saat ini usaha ini masih menangani produksi air galon 19 liter dan kemasan air botol 600 ml.

Menurut manajger LANA, Ust. Hafiz Rianto, target utama konsumen unit usaha ini adalah internal pondok dan masyarakat sekitar. “Mudah-mudahan di masa mendatang, kita bisa ekspansi ke berbagai daerah. Khususnya di wilayah Madura,” harapnya.

Proliga Voli Santri

Semarak olah raga voli di Indonesia menginspirasi Bagian Olahraga ISMI TMI Putra untuk melaksanakan even serupa. Tepat pada Sabtu (20/06/09) Proliga Voli ISMI dibuka secara resmi oleh Pengasuh PP. Al-Amien Prenduan, KH. Muhammad Idris Jauhari.

Setelah melalaui pertandingan yang sangat ketat, santri kelas III Intensif akhirnya keluar sebagai juara Proliga Voli ISMI 2009, setelah di final mengalahkan kelas IV Reguler dengan skor 3-1. Sedangkan Juara III diraih oleh kelas III Reguler.

Selamat!

Juara Perkemahan Nasional

Gudep 1177 PP. Al-Amien Prenduan terpilih sebagai Juara II Sanggar Tergiat dalam Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PERKASA) di Sumedang Jawa barat (16-20/06/09).

Dalam perkemahan yang dibuka oleh Presiden RI, H. Dr. Susilo bambang Sudhoyono ini, kontingen PP. Al-Amien Prenduan mengirim satu regu penegak yang terdiri dari 10 orang. Kontingen didampingi oleh Mabigus, Drs. H. Ja’far Shodiq, MM.

Sebelum berangkat, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Muhammad Idris Jauhari berpesan agar setiap peserta dari Al-Amien bisa menjadikan ajang ini sebagai wadah untuk ibadah, thalabul ilmi dan promosi pondok. “Jadi kalian harus berbuat yang terbaik demi nama baik pondok,” pesan beliau.

Prestasi Bulan Mei 2009

Dalam Lomba Cerdas cermat Al-Qur’an (CCQ) se Jawa Timur di UIN Maliki Malang, Abdullah Zahir, Moh. Fawaid, dan Anfaul Ulum mewakili MTA meraih juara I. Dan Jeva Martin, Ayatullah Muntadar, dan Akmal meraih juara II  (24/05/09).

Lomba Pidato Bahasa Inggris tingkat SMA se Jawa Timur di IAIN Sunan Ampel Surabaya, Moh. Zuhri santri kelas IV MTA meraih juara II. (20/05/09).

Kemudian dalam Kompetisi Pidato Tiga Bahasa tingkat SMP dan SMA di PP. Mathlabul Ulum, Jambu Lenteng, TMI ditetapkan sebagai Juara Umum setelah meraih 5 emas dan 2 perak dan 3 perunggu  (09-10/05/09).

Kemudian dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Cerpen se Madura di STAIN Pamekasan, Moh. Noer santri kelas VI TMI meraih Juara I dalam Lomba Cerpen, dan Masna El-Hani Mahasiswi semester IV IDIA Prenduan Juara II dalam LKTI, Krisman Ariyandi Mahasiswa semester VIII IDIA Prenduan Juara III LKTI, dan Moh. Iqbal kelas VI TMI Putra Juara Harapan II LKTI.

Teater Roda di Festival Teater se Sumenep

Teater Roda dari IDIA Prenduan meraih tropi dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep sebagai salah satu dari 5 penampilan teater terbaik pada ajang Festival Teater se Kabupaten Sumenep (30/05/09).

Dalam festival tersebut, anak-anak Roda menampilkan naskah berjudul “Colo’, Tabu’, Kento’”. Mereka tampil all out selama sekitar 15 menit. Naskah itu menggambarkan tentang budaya gotong royong warga Madura ketika musim panen tiba. Selain tropi, Roda juga memperoleh uang pembinaan. Selamat!

Jelang Idul Fitri, Masjid Jami’ Berbenah

Masjid pun harus selalu indah, agar jamaah bisa lebih khusyu’ beribadah. Untuk maksud itu, dan menjelang Idul Fitri 1429, Takmir Masjid Jami’ Al-Amien melakukan pembenahan terhadap masjid megah yang dibangun pada tahun 1989 ini. Pembenahan dimulai tanggal 20 September dan direncanakan selesai satu hari sebelum lebaran.

Kali ini, pembenahan diprioritaskan pada pengecatan dinding, termasuk kubah masjid, yang sudah mulai kusam warnanya. Selain itu, penempatan Al-Qur’an juga dilakukan beberapa perubahan agar semakin mempermudah jamaah. Pembenahan ini menghabiskan biaya sebesar 18 juta.

“Memang sudah sewajarnya tahun ini masjid Jami’ Al-Amien ini dicat ulang. Yang terakhir kali 2 tahun yang lalu. Kondisi dinding masjid sudah kusam. Selain pengecatan kita juga membenahi tempat Al-Qur’an. Perbaikan tempat wudhu’ dan beberapa perbaikan lainnya,” jelas Ust. Sa’id Amien selaku Ta’mir Masjid.

Pembenahan-pembenahan tersebut memang sengaja dilakukan pada masa liburan santri agar tidak menggangu kegiatan pendidikan yang sebagian besar dilakukan di Masjid Jami’ ini, terutama kegiatan-kegiatan pendidikan ubudiyah yang hampir mencapai 40 % dari total pendidikan di Al-Amien.