Category: Kabar Pondok

AL-AMIEN ikuti pameran EXPO Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2014 dari 12 Pesantren Terpilih se-Jawa Timur

isef 2014 1YAP – Dalam rangka menyemarakkan acara pertemuan Gubernur Bank Sentral dari dari 57 Negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OIC Central Banks Governor Meeting),  yang pada tahun ini diselenggarakan di Indonesia yaitu di Kota Surabaya, diadakan pula pameran edukasi Islam EXPO Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2014 yang bertempat di Gedung Dyandra Covention Center, Gramedia EXPO, Jl. Basuki Rachmat, Surabaya.

Kegiatan EXPO ini diselanggarakan selama 5 hari, mulai dari tanggal 5 – 9 Nopember 2014. Adapun peserta pameran EXPO Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2014; 12 pesantren terpilih se-Jawa Timur (PP. Al-Amien Prenduan, PP. Modern Darussalam Gontor, PP. Lirboyo Kediri, PP. Tebu Ireng Jombang, PP. Bahrul Ulum Jombang, PP. Salafus Safi’iyah Sukorejo, PP. Langitan, PP. Sidogiri, PP. Mukmin Mandiri Sidoarjo, PP. Sunan Drajat, dan PP. Qomaruddin), UMKM Binaan Bank Indonesia dan Wirausaha Binaan Bank Indonesia yang total keseluruhan peserta EXPO 123 stand.isef 2014 2

Alhamdulillah… AL-AMIEN juga terpilih untuk di wawancarai oleh Bank Indonesia perihal pengembangan usaha dan ekonomi pesantren selain Gontor dan Sidogiri.

Pada EXPO ISEF 2014 ini, AL-AMIEN memamerkan tentang model pendidikan dan kegiatan usaha Koperasi Pondok Pesantren yang ada di AL-AMIEN.

Menurut penjaga stand EXPO AL-AMIEN, Ishlahuddin Madsari Sama dan Irwan Maulana Hidayat, “dengan adanya pameran EXPO ini, semoga nama AL-AMIEN dikenal lebihl luas lagi oleh masyarakat Indonesia dan dunia, khususnya wilayah Jawa Timur, amien.”

Selamat dan Sukses Apel Tahunan 2014

apel tahunan 2014YAP – Apel Tahunan Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN dengan agenda utama: Upacara Apel Tahunan 2014 tahun ini diadakan pada hari Sabtu (01/10), Parade Konsulat (02/10), dan malam Bhinneka Tunggal Ika (03/10).

Apel Tahunan ini adalah hari rayanya AL-AMIEN demikian kata penanggung jawab KH. Ja’far Shodiq, yang diikuti oleh seluruh santri AL-AMIEN Pa-Pi mulai dari tingkat TK/RA hingga Perguruan Tinggi.

Dalam sambutannya, pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN KH. Maktum Jauhari, MA. mengatakan bahwa ”tujuan acara ini supaya kita yakin haqqul yakin, ainul yaqin. Bahwa ALLAH tidak membiarkan para kiai, para guru, para santri, para tukang dan seluruh penghuni pondok, akan tetapi semuanya dilindungi dengan rahmat, nikmat”. “Masyarakat sekitar bahkan seluruh Indonesia semakin percaya ke pondok AL-AMIEN, alhamdulillah…”.

Berbeda dengan tahun yang lalu, Apel Tahunan tahun ini ada beberapa inovasi: acara diawali dengan music DA Ul dan hadrah, lalu dilanjutkan dengan upacara. Setelah do’a dilanjutkan dengan penampilan-penampilan. Ada warna lain dari tahun kemarin, yaitu penampilan tarian daerah. Semoga AL-AMIEN tetap jaya…

IDIA Raih 2 Terbaik dari 38 Perguruan Tinggi dalam Festival Nasional Bahasa Arab (FENBA) 2014

Foto-Kontingen-IDIA-Prenduan-FESTIVAL-NASIONAL-BAHASA-ARAB-300x193IDIA Prenduan – Ajang Festival Nasional Bahasa Arab (FENBA) 2014 dalam rangka “Syahrul Lugah Al-Arabiyyah” kerjasama antara Markaz al-Malik Abdullah bin Abdul Aziz li Khidmah al-Lughah Al-Arabiyah dengan PP. IMLA (Ittihad Muhaddisi al-Lughah al-Arabiyyah), menjadi ujian tersendiri bagi kontigen Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan. IDIA Prenduan memikul beban berat dalam ajang tersebut, karena berstatus sebagai juara bertahan (juara umum) dua kali berturut turut.

Berstatus juara umum tahun 2012 dan 2013 lalu, IDIA berambisi untuk mempertahankan gelar tersebut tahun ini sekaligus mempermanenkan Tropy juara umum. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, IDIA mengirimkan 14 mahasiswa untuk mengikuti beberapa jenis perlombaan, dengan rincian 6 mahasiswa (lomba drama bahasa Arab), 4 mahasiswa (lomba debat bahasa Arab), 2 mahasiswa (lomba kaligrafi), dan 2 mahasiswa untuk mengikuti lomba baca puisi bahasa Arab.

Namun sangat di sayangkan, dalam Festival Bahasa Arab yang diselenggarakan atas kerjasama Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang tahun ini, IDIA Prenduan kalah dengan tuan rumah Universitas Negeri Malang (UM) yang keluar sebagai Juara Umum.

Adapun torehan juara yang berhasil dibawa pulang adalah, juara 1 lomba baca puisi (Chandra Maulana), juara 2 lomba kaligrafi (Kinanah), aktor dengan lahjah terbaik kategori lomba drama bahasaArab (Imam Zaini), dan juara 2 lomba drama bahasa Arab (Teater Roda).

Meski demikian, Rektor IDIA Prenduan KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA sangat mengapresiasi prestasi yang diraih Mahasiswa IDIA tersebut, rektor juga mengapresiasi usaha yang dilakukan oleh peserta lomba. Beliau juga berharap tahun depan IDIA harus dapat merebut kembali gelar juara umum.

“Tidak perlu ada yang disesalkan, usaha kalian adalah bentuk pengorbanan dan pengabdian pada pondok AL-AMIEN PRENDUAN dan kampus IDIA ini. Saya sudah bangga, kalian termasuk peringkat 2 dari 38 Perguruan Tinggi di Indonesia yang mengikuti acara tersebut. Namun tahun depan kita harus berusaha lebih baik dan menjadi yang terbaik, dan kita harus yakin bahwa juara umum tahun depan akan milik IDIA”. Tegas Rektor IDIA Prenduan setelah menerima laporan perlombaan. (Sekret)

AL-AMIEN Rayakan Milad Hijri Ke-64

milad hijri 1YAP – Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan hari ini (19/10) merayakan tahun berdirinya yang ke-64 sekaligus mengadakan do’a bersama untuk para perintis peletak dasar-dasar pendidikan dan para Anshorul Ma’had para pendukung pondok yang mendorong berdirinya pondok dengan bantuan semangat dan bahkan harta.

Hadir dalam acara ini sekitar 1500 undangan putra-putri terdiri dari para pengurus Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dari semua lembaga yang berada di bawah tanggung jawabnya sejak PAUD hingga Perguruan Tinggi, keluarga para pendiri dari Bani Idris Patapan dan Simpatisan Pondok serta tetangga dekat di sekitar komplek Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

milad hijri 3Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Maktum Jauhari, MA menegaskan bahwa, “tanpa terasa Al-Amien sudah berusia 64 tahun, saya tegaskan bahwa pondok ini bukan pondok keluarga… bukan pondok milik keluarga akan tetapi pondok ummat dimana semua ummat Islam berhak memelihara dan mengembangkan kelestariannya. Pengurus yang ada sekarang terus berupaya meneruskan cita-cita para leluhur pendiri dan perintis pondok ini. Kami semua berusaha untuk mempertahankan konsep masa lalu.”

KH. Afifi Nawawi yang diberi tugas menjelaskan “Sekilas tentang Silsilah Bani Idris Patapan” mengawali dengan harapan agar “para santri al-amien tidak sekedar mengetahui ilmu fiqh saja, melainkan pula mampu menguasai berbagai ilmu yang bisa menjawab tantangan zaman.”

Akhirnya, KH. Maktum Jauhari, MA mengingatkan bahwa acara “Milad Hijri Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan ke-64, Haul Bani Idris Patapan dan Anshorul Ma’had” ini dilaksanakan setiap tahun, pada hari Ahad di Minggu terakhir bulan Dzulhijjah setiap tahunnya. Untuk tahun yang akan datang acara ini akan diadakan pada hari Ahad, 11 Oktober 2015 di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

Semoga Al-Amien akan tetap jaya amien…

IDIA Berprestasi di Festival Dunia Arab UNIDA Gontor

Penang-Lomba-debat-dan-Pidato-se-jawa-timur-delegasi-IDIA-PrenduanIDIA Prenduan - Perjuangan mahasiswa Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan dalam mengikuti berbagai perlombaan Bahasa Arab yang diadakan oleh Lembaga Bahasa dan Dewan Mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor berbuah manis. Faktanya, rombongan peserta lomba delegasi dari kampus IDIA ini berhasil membawa pulang 7 Tropi dari berbagai jenis perlombaan.

Kegiatan Festival Dunia Arab se-Jawa Timur yang bertajuk “dengan bahasa arab, kita eratkan tali ukhuwah islamiyah dan tingkatkan kualitas diri untuk mengapai tantangan masa depan” terdiri dari berbagai jenis perlombaan, antara lain; lomba Kaligrafi, lomba debat Ilmiyah, lomba pidato arab, lomba baca puisi, lomba Mr. Language, lomba tebak gambar dan lomba rangking satu. Dari berbagai jenis perlombaan tersebut kampus IDIA mengirimkan 10 peserta putra dan 8 pesertaputri yang masing-masing didampingi oleh 2 pendamping putra dan 3 pendamping putri.

Adapun perlombaan yang berhasil dimenangkan adalah; juara 1 lomba pidato Bahasa Arab (Moh. Matsuri), Juara 2 lomba Debat Bahasa Arab putra (Khoirul Basyar, Khoirul Kirom & Abdul Hakim), juara 2 lomba Debata Bahasa Arab putri (Hamilah, Dewa Ratna & Roziza), juara 2 lomba baca berita bahasa arab putra (Ade Robi Islami), juara 1 lomba kaligrafi putri (Kinanah), juara 1 dalam perlombaan rangking 1 (satu) putri (Fitri Ramadani), dan juara 1 lomba Mr. Languange (Siti Fatimah).

Ustad Zainal Arifin, S.Pd.I selaku pendamping sekaligus pelatih putra merasa sangat bangga dengan torehan anak didiknya, iya sangat bahagia karena persiapan selama kurang lebih 2 bulan berbuah manis. Arifin sapaan Ust. Zainal berjanji akan mempersiapkan sebaik mungkin pada perlombaan bahasa arab berikutnya.

“saya patut berbangga dan bersyukur dengan hasil mahasiswa kami ini, karena semangat dan usahanya selama latihan mereka berhasil menyabet beberapa prestasi. Kami berjanji akan lebih mempersiapkan diri di perlombaan berikutnya. Kebetulan tanggal 10 Oktober nanti ada kegiatan Pekan Arabi 2014 di UM Malang, dan kami siap bertarung disana,” imbuhnya. Red_IDIA’14

Pembukaan Ujian Mid Semester 1

pembukan mid 1 1435TMI – Rabu pagi, 15/10/2014, setelah segala persiapan yang telah dilakukan oleh panitia, secara resmi wakil pengasuh Ma’had TMI, KH. Ghozi Mubarok Idris, MA membuka Murajaah Ammah Semester I untuk putra di depan gedung Puspagatra. Sedangkan di putri, dalam hal ini, pengasuh Ma’had Tahfidh Al-Qur’an (MTA), KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I yang bertempat di depan Geserna.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Wakil Pengasuh Ma’had TMI, saat ini ujian menjadi prioritas utama. Beliau juga berharap agar Murajaah Ammah ini dihadapi dengan serius. “hadapilah ujian dengan serius, tinggalkan selain pelajaran” himbau beliau.

Selama sembilan hari lamanya, seluruh santri/wati TMI akan dihadapkan dengan soal-soal pelajaran yang telah mereka pelajari selama satu mid semester. Tidak lain adanya ujian ini diharapkan agar santri/wati menjadi semakin giat dalam belajar, selain tentunya untuk mengukur tingkat keberhasilan para guru dalam mengajar. (Sulhan)

Pembukaan Gebyar Idul Adha 2014

IMG-20140929-WA008 Al-Amien II – Dalam rangka menyambut datangnya hari raya Idul Adha 1435 H., juga sebagaimana menjadi tradisi tahunan pondok disemarakkan  dengan kegiatan Gebyar Idul Adha (GIA).

GIA  tahun ini disemarakkan dengan perlombaan-perlombaan antar rayon/kamar, Shoumu Tarwiyah, Shoumu ‘Arafah, Shalat Ied dan puncaknya adalah malam pesta rakyat tahunan (Ma’dubah Tsanawiyah).

IMG-20140929-WA006

Acara GIA secara terpadu (TMI, MTA, IDIA) resmi dibuka pada Senin malam (29/09) Putra-Putri terpisah. Yang membuka di Ma’had Al-Amien II Putra KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I di masjid jami’ Al-Amien Prenduan dan KH. M. Zainullah Rois. Lc untuk Ma’had Al-Amien II Putri.

Bertindak sebagai PO. GIA tahun ini adalah KH. Basthomi Tibyan, S.Pd.I. beliau mengharap kepada semua elemen pondok agar mendukung semua kegiatan yang diadakan oleh panitia. (ims)

TMI Gelar Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD)

pembukaan KMD 2014TMI – (18/09) Setiap tahunnya TMI mengadakan pelatihan-pelatihan bagi para calon pengurus santri. Hal ini dilakukan agar mereka benar-benar siap sebelum menjadi pengurus Organisasi santri nanti.

Salah satu bentuk pelatihan yang diberikan kepada mereka yakni; Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD), pelatihan kepramukaan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya di TMI.

Kegiatan KMD kali ini diikuti oleh 273 peserta yang terdiri dari 215 santri kelas V TMI, 53 santri kelas X MTA dan 5 orang peserta dari luar. Sebelum acara dimulai, seluruh peserta diharuskan berkumpul di bumi perkemahan yang telah disiapkan oleh panitia, kemudian segera membangun tenda-tenda yang nantinya akan menjadi tempat istirahat mereka selama proses pelatihan.

Acara KMD secara resmi dibuka oleh Pengasuh Ma’had TMI, KH. M. Zainullah Rois, Lc. bertempat di Auditorium TMI Putra pada pukul 10.00-11.30 WIB. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa KMD merupakan suatu kegiatan yang sangat positif dan searah dengan visi dan misi TMI. Bahkan akan terus mendapatkan dukungan dari Majelis Kiai.peserta KMD 2014

“Acara ini merupakan acara yang tidak bertentangan dengan visi dan misi pondok. Bahkan akan terus mendapatkan dukungan dari majelis kiai sampai kiamat” tegas beliau.

Selama proses pembekalan yang akan berlangsung selama enam hari lamanya, para peserta akan diberikan pendidikan kepramukaan yang disampaikan langsung oleh para Mabigus-mabigus baik yang ada di dalam pondok maupun yang diundang dari luar. (Sulhan)

5 Profesor Universiti Kebangsaan Malaysia Kunjungi IDIA & Seminar Internasional

IMG-20140916-WA004IDIA Prenduan - 5 Profesor Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) berkunjung ke Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan. agenda kunjungan tamu tersebut 4 hari lamanya, terhitung dari 14 – 17/09).

Seakan tidak mau melewatkan kesempatan, IDIA Prenduan langsung menyugukan agenda padat selama 5 profesor berada di IDIA Prenduan. salah satu agendanya adalah Kuliah Umum seluruh Civitas Akademika IDIA Prenduan bersama 5 Profesor Malaysia, shering 5 profesor Malaysia dengan mahasiswa program intensif IDIA Prenduan dan yang paling spektakuler adalah Seminar Internasional bersama 5 Profesor Malaysia.

Seminar Internasional yang di laksanakan pada hari selasa 16/09 tersebut mengangkat tema “Peranan Al-Qur’an Dan As-Sunnah Dalam Membangun Peradaban Dunia” adapun narasumber, Prof. Datin Paduka Dr. Jawiah Dakir (Wakil Rektor Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Prof. Madya Dr. Fariza Md Sham (Ketua Jurusan Studi Dakwah & Kepemimpinan Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Prof. Dr. Siti Rugayah Tibek (Dekan Fakultas Dakwah dan Kepemimpinan Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Prof. Datuk Paduka Zakariya Stapa (Dekan Fakultas Ushuluddin & Filsafat Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Dr. Indriaty Ismail (Ketua Jurusan Ushuluddin & Filsafat Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia. Ke lima-limanya dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). KH. Ghozi Mubarok Idris, MA sebagai narasumber perwakilan dari IDIA Prenduan, Dr. Fatah bertindak sebagai Moderator dan Asmu’I sebagai Notulen.

Acara seminar tersebut dihadiri oleh dua ribu lebih peserta dan di hadiri oleh para Rektor dan perwakilan rektor dari berbagai perguruan tinggi Madura, sebut saja STKIP Sumenep, INSTIKA Gulu-Guluk Sumenep, STIT Al-karimiyah Sumenep, STIU Al-Mujtama’ Pamekasan, STAI Al-Khoirat Pamekasan, STAI Miftahul Ulum Pamekasan, STAI NATA Sampang, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan. Juga di hadiri oleh perwakilan rektor IKIP Widya Darma Surabaya.

Dalam sambutannya Rektor IDIA Prenduan Dr. KH. Ahmad Muhammad Tidjani, MA MenguIMG-20140916-WA002ngapkan rasa syukur atas kedatangan tamu terhormat dari Malaysia tersebut  terlebih lagi tujuan tamu hanya Institut Dirosat islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan.

“Allah telah memberikan nikat yang luar biasa kepada IDIA Prendaun. Kehadiran 5 Profesor ini merupakan nikmat yang tak terduga bagi kita semua, terlebih lagi tujuan beliau-beliau datang ke Indonesia hanya tertuju kepada kita semua sebagai keluarga Al-Amien dan IDIA Prenduan. kedepan IDIA dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) akan mengadakan kerjasama yang lebih inten. Insya’allah dalam waktu dekat ini kami dari pihak IDIA Prenduan akan melakukan kunjungan balasan ke Malaysia.” Tutur Rektor IDIA Prenduan.

Kunjungan 5 Profesor ke Institute Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan memang kemaunan pihak Malaysia sendiri dan tujuannya hanya satu yaitu Al- Amien IDIA Prenduan. Dalam pertemuan perdana di kediaman Rektor IDIA Prenduan yang juga dihadiri para Wakil Rektor IDIA Prenduan, pihak Malaysia melontarkan tujuan kunjungannya yaitu mengajak kerjasama dengan pihak IDIA. Poin-poin kerjasamanya adalah pertukaran dosen, pertukaran pelajar dan kerjasama penelitian/ riset.

Merespon ajakan kerjasama tersebut, rektor IDIA mengagendakan Kunjungan balasan ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang insya’allah akan di laksanakan pada bulan November mendatang dan disana akan di adakan penandatanganan memorandum of understanding (MOU).  (Red)

Workshop Riset Ilmiah, Fahmul Kutub wa Bahtsul Masail Santri Nihaie MTA

pengasuh mta membuka workshopMTA – Pagi itu (11/9), majlis MTA yang bisanya kosong ditinggalkan para santri menuju  kelas, tampak terisi oleh santri niha’ie dan para asatidz yang sedang menghadiri acara pembukaan Workshop Riset Ilmiah, Fahmul Kutub wa Bahtsul Masail oleh KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I.

Setelah workshop dibuka oleh pengasuh MTA tersebut, acara dilanjutkan dengan workshop tentang Pengantar Penelitian untuk siswa SMA yang berlangsung di majlis. Sedangkan siswa MAK, pergi ke kelas untuk mengikuti workshop tentang Pengantar Fahmul Kutub wa Bahtsul Masail oleh KH. Mujammi’ Musyfi, Lc. Ust. Encung Haryadi, M.Fil.I, selaku tutor materi Pengantar Penelitian untuk siswa SMA, menjelaskan tentang riset dan penelitian  lebih mendalam. Beliau juga bercerita tentang pengalaman penelitiannya sewaktu di Kanada.

Pukul setengah delapan sampai pukul sembilan, santri mendapat jatah istirahat. Lalu dilanjutkan dengan tata cara penulisan proposal analisa data dan karya ilmiah untuk SMA dan pemaparan teknik penulisan Fahmul Kutub wa Bahtsul Masail untuk MAK. Secara berurutan, tutor diisi oleh Ust. Hamzah Arsa dan Ust. Zainal Abidin.

Barulah di sesi ketiga, siswa SMA pergi ke kelas untuk mendapatkan meteri dari masing-masing tutor, siswa IPA dengan materi Metodologi Penelitian Ilmu Eksakta oleh Ust. Khusnul Arifin, S.Si; Siswa IPS dengan materi Metodologi Penelitian Ilmu sosial oleh Ust. Drs. Moh Rusli, M.Pd; dan MAK dengan materi Praktek Fahmul kutub Bahtsul Masail oleh KH. Bustomi Thibyan, S.Pd.I. Dan pada pukul sebelas baik siswa SMA maupun MAK  melakukan  konsultasi bersama pembimbing masing-masing. Setelah itu barulah workshop resmi selesai.

Menurut penuturan A. Tsiqqif  Asyiqulloh, santri kelas akhir asal Sumenep, adanya kegietan Riset Ilmiah, Fahmul Kutub wa Bahtsul Masail sangat positif bagi santri kelas akhir. ”Karena ini merupakan perkenalan wawasan, demi mengasah keterampilan dalam berpikir kritis kami dalam suatu permasalahan pengetahuan dan juga sosial” tambahnya. Dan itu sejalan dengan misi MTA itu sendiri, berjiwa IMTAQ dan berwawasan IPTEK. (bezghy)