Category: Kabar Pondok

The International Conference, Muslim’s Future; Opportunity and Challenge In Globalization Era.

DSC_0050

Majlis Kiai berpose bersama Para Speakers The International Conference

Al-Amien Prenduan- Diskusi Ilmiah Seminar Internasional yang membahas tentang Masa Depan Umat Islam: Antara Peluang dan Tantangan dalam rangka kesykuran 64 tahun pondok pesantren Al-Amien Prenduan hari ini (11/08) telah berlangsung dalam suasana yang khidmat, sangat intelektual, penuh dengan nuansa islami di Gedung Serba Guna (GESERNA) TMI Al-Amien Putri berjalan lancar.

Dalam Seminar Internasional tentang masa depan umat Islam antara peluang dan tantangan, pondok Pesantren Al-Amien Prenduan menghadirkan para cendekiawan dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Diantaranya; dari Director of Malay Studies In National University Of Singapore (NUS), Dr. Azhar Ibrahim Alwee, MA. Deputy Rector (Academic dan Reseach) Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor (KUIS), Malaysia, Dr. Mokmin bin Basri, M.Sc. Kemudian, Dr. Abdulrashid Abdullah Hameeyae, Rector Jamiah Islam Syaikh Daud Al-Fathani (JISDA) Yala, Thailand sekaligus karib dari Pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan sewaktu keduanya kuliah di Al-Azhar University, Cairo, Mesir. Dan Speaker yang terakhir adalah Dr. Sulaiman Hasan Sulaiman, dari University of Tripoli, Libya.

Dr. Mokmin Basri, dalam makalah (Globalization- Muslim Future Opportunities and Challenges from Technological Prespective) yang disampaikannya, beliau memberikan penjelasan bahwa Globalization give Impact to various areas, and among areas that get the effect of Globalization is Technology and Education. And we Could not get away from the rapidly evolving technological advances, particulary to the field of education. Dan bahwa kita perlu menciptakan dan membuat globalisasi kita sendiri, ekonomi sendiri, ilmu pengetahuan sendiri. Dan semua itu bisa kita temukan hanya berada di pondok pesantren. Al-Amien Prenduan, juge merupeken macam satunya.

Sedangkan Dr. Abdulrashid Abdullah Hameeyae hanya menuturkan sejarah dibangunnya pendidikan Islam di selatan Thailand (Fathani) yang menganut sistem pendidikan pondok pesantren juga dan membeberkan terkait bagaimana Dr. H. Harun Muhammad Thahir, membangun sebuah pendidikan Islam di Thailand serta bagaimana langkah-langkah yang diambil oleh Mudir Haji Harun yala dalam merekonstruksi pendidikan Islam, semoga dakwah almarhum untuk menciptakan sebuah pendidikan Islam di negara yang penduduknya minoritas muslim dapat dengan cepat merambat dengan baik, amiin.

Dr. Azhar Ibarhim, PhD memberikan statment yang membuat para audiens memberikan aplause yang meriah terkait dengan apa yang disampaiakannya bahwa “Globalisasi adalah sebuah kenyataan yang tidak bisa dihindari. Untuk itulah diperlukan kebranian untuk merespon. Bukan justru lari menjauhi, apalagi menghindarinya dengan mengkritik, mencela, atau bahkan mencaci maki. Langkah untuk meresponnya bukan sekedar defensive (bertahan), akan tetapi ofensif, bahkan juga mesti progresif”. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Dr. Azhar ibarhim, ada beberapa pihak juga dosen yang menyanggah “bahwa merspon saja tidak cukup, kita perlu aksi untuk melawan arus globalisasi. Dan mengapa bangsa Yahudi, yang paling sedikit kaumnya bisa begitu cerdas menguasai dunia, dengan berbagai macam penwaran kepada kita umat Islam, serta perekonomian kita yang ekonomi yang kapitalis, serta perlu juga untuk meniru bangsa Yahudi dan barat yang globalisasinya begitu pesat, begitu pertanyaannya.

Dr. Azhar Ibrahim menanggapi bahwa  kita mesti memberikan perlawanan pada kapitalisme yang sama sekali tidak mengenal sepadan, sederajat. Dan perlawanan kita adalah dengan mencari solusi dan memberikan kontribusi yang baik sesuai dengan unsur-unsur keislaman.

Dalam Seminar Nasional ini juga telah dilakukan kerja sama dengan pihak-pihak di dalam negeri maupun luar negeri. Juga telah dilantik dewan pengurus dosen Antarbangsa daerah Jawa Timur di pondok pesantren Al-Amien Prenduan.

TABLIGH AKBAR

14963000_1006526126141205_1899342903_n (1)Al-Amien Prenduan- Malam ini (07/11) Acara Tabligh Akbar dalam rangka Kesyukuran 64 tahun Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan berlangsung dalam suasana ta’dhim dan meriah di depan mesjid jami’ pondok pesantren Al-Amien Prenduan. Acara Tabligh Akbar ini diikuti oleh seluruh santri dan santriwati Al-Amien Prenduan  serta masyarakat yang yang berada di lingkungan pondok pesantren Al-Amien Prenduan.

Dalam sambutannya Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA menyampaikan bahwa hari ini arus globalisasi semakin memperburuk keadaan bangsa kita. Oleh sebab itu dirasa perlu untuk konsisten mengadakan perkumpulan, muhasabah, pencerahan agama, sebagai media untuk introspeksi diri, dan memberikan kita pengetahuan hingga kita tak pernah terpengaruh oleh arus globalisasi itu. Serta media untukbersykur kepada Allah karena telah memberikan kepada kita hal-hal baik itu.

Acara Tabligh Akbar dalam rangka kesykuran 64 tahun pondok pesantren Al-Amien Prenduan ini menghadirkan KH. Muhammad Tamim Sufyan sebagai penceramah yang merupakan pimpinan dan pengasuh pondok pesantren Sumber Bunga Sletreng, Situbondo

Dalam ceramahnya, KH. Muhammad Tamim Sufyan ini menyampaikan pentingnya menuntut ilmu dan menjujung tinggi rasa tunduk kepada pak kiai yang menjadi figur di sebuah pondok pesantren. Sebab dengan memiliki rasa tunduk kepada kiai yang ada di pondok pesantren, itu akan memberikan kemudahan kepada para santri untuk mendapat keberkahan dan menjalani hidup dengan penuh nuansa dan cinta. Inilah yang perlu diperhatikan oleh santri dan santriwati di setiap pesantren.

Penutupan Turnamen Bola Voli Antar Perguruan Tinggi Se-Madura

IMG-20161106-WA0002[1]Al-Amien Prenduan- Turnamen Bola Voli Antar Perguruan Tinggi Se-Madura dalam rangka kesyukuran 64 tahun Al-Amien Prenduan berakhir dengan sukses dan Meriah (6/11/2016). Turnamen Bola Voli ini ditutup secara resmi oleh Wakil Pimpinan dan Pengasuh pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Ghozi Mubarok, MA di Arena olahraga Al-Amien Prenduan.

Pada kesempatan ini, beliau hanya  menyampaikan banyak terima kasih kepada para kontingen yang antusias mengikuti Turnamen Bola Voli Antar Perguruan Tinggi Se-Madura ini yang berlangsung selama enam hari.

Berikut nama-nama kontingen yang menang dalam  Turnamen Vola Voli Antar Perguruan Tinggi Se-Madura 2016:

  1. Juara 1, STKIP (A) Sumenep.
  2. Juara 2, UNIJA (A) Sumenep.
  3. Juara 3, STKIP (B) Sumenep.

Turnamen Bola Voli Kesyukuran 64 Tahun Al-Amien Prenduan

DSC_0014

Al-Amien Prenduan – Pembukaan Turnamen Bola Voli Antar Perguruan Tinggi Se-Madura dalam rangka Kesyukuran 64 Tahun Al-Amien Prenduan Berlangsung dengan sukses dan meriah (01/11/2016). Turnamen Bola Voli ini dibuka secara resmi oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA yang berlangsung di Arena Olahraga Al-Amien Prenduan.

Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan bahwa olahraga adalah hal yang penting untuk keberlangsungan hidup seorang manusia. Lebih-lebih seorang Muslim. Karena Muslim yang kuat itu lebih baik daripada Muslim yang lemah. “Al-Mukmin al-Qowiyyu Khoirun min al-Mukmini adh-dho’if,” ujar beliau menegaskan.

Turnamen ini diikuti oleh beberapa Perguruan Tinggi di Madura. Seperti UNIJA Sumenep,STAIN Pamekasan, STKIP Sumenep,  AL-Mujtama’ Pamekasan, dan IDIA. Turnamen ini berlangsung dari 1-6 November 2016 / 1-6 Shafar 1438 H.

Seminar Nasional: Reposisi Pesantren Sebagai Rahmatan Lil ’Alamin

DSC_0055Al-Amien Prenduan- Seminar Nasional Kepesantrenan dalam tema Reposisi Pesantren Sebagai Rahmatan Lil ’Alamin salah satu rangkaian dalam acara kesyukuran 64 tahun pondok pesantren Al-Amien Prenduan telah berlangsung ramai dan meriah. Acara ini berlangsung pada hari Senin (31/10) di Gedung Serba Guna (GESERNA) TMI Putri. Seminar Nasional ini dibuka langsung dan diikuti dengan khidmat oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA.

Rencana awal dalam Seminar Nasional kepesantrenan ini panitia akan mengundang para cendekiawan. Diantaranya; Tuan Guru KH. Dr. M. Zainul Majdi, MA, Sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat. KH. Hasyim Muzadi, Pimpinan Pesantren Al-Hikam. Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.SI, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang. KH. Dr. Abdul Ghafur Maimoen, MA, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri, Al-Anwar Sarang. KH. Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, MA, Dekan Fakultas Ilmu Humaniora, Universitas Darussalam, Gontor. Akan tetapi dalam pelaksanaannya Gubernur yang akrab di panggil Tuan Guru Bajang berhalangan hadir dan KH. Hasyim Muzadi yang mengalami sakit, hingga tak bisa memberikan ultimatum kepada para audien karena hal itu.

Peserta Seminar ini terdiri dari Santri dan santriwati, Mahasiswa dan Mahasiswi Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, delegasi dari setiap perguruan tinggi dan Pesantren di Madura, serta peserta umum dari berbagai kalangan di seluruh Indonesia.

Bakti Sosial dan Seminar Muslimah bersama Menteri Sosial RI

14690917_1053749061409050_6902808228539501069_nAl-Amien Prenduan – Bakti Sosial dalam rangka Kesyukuran 64 Tahun Al-Amien Prenduan digelar di Auditorium putra (30/10/2016). Bakti Sosial ini dibuka secara resmi oleh Menteri Sosial RI, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, yang ikut juga bersamanya beberapa pejabat dari Kementerian Soaial.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial RI mengatakan bahwa santri harus berprestasi. Harus siap menghadapi kompetisi dunia. Apalagi kalau kita melihat bahwa saat ini kita telah masuk dalam ASEAN Economic Community, artinya harus ada persiapan untuk menghadapi kompetisi ekonomi ke depannya. “Sangat penting untuk menyiapkan SDM yang mumpuni, agar ada pengelolanya,” tegasnya.

Bakti Sosial ini terbagi menjadi dua kegiatan, yaitu Kesejahteraan Masyarakat dan Kesehatan Masyarakat. Kesejahteraan Masyarakat berupa santunan untuk fakir miskin yang terdiri dari 100 orang lansia dan 100 anak yatim dan  akan dilanjutkan dengan kegiatan  Kesehatan Masyarakat, yaitu berupa khitanan massal yang akan dilaksanakan pada tanggal 30-31 Oktober 2016, pengobatan gratis dan posyandu untuk ibu hamil dan balita akan dilaksanakan pada tanggal 02 November 2016 kemudian dilanjutkan dengan donor darah pada tanggal 07 November 2016.

Selain itu, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa juga mengisi seminar Muslimah dengan tema Peran Keluarga Muslimah dalam Membangun Kehidupan Masyarakat Indonesia, bersama Ustazah. Oki Setiana Dewi dan juga ketua Aliansi Cinta Keluarga Indonesia, Rita Soebagio, M.Si. Seminar Muslimah ini dihadiri ribuan peserta, baik dari dalam pesantren maupun undangan yang hadir dari berbagai lembaga.

Iqra, Iqra, Iqra!

WhatsApp Image 2016-10-29 at 17.04.04Al-Amien Prenduan – Pelaksanaan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional dalam rangka Kesyukuran 64 Tahun Al-Amien Prenduan berakhir sukses dan meriah (29/10/2016). LKTI Nasional ini dibuka secara resmi oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tijani, MA pada pukul 07:30 Wib.

Pada kesempatan itu, Pimpinan mengingatkan kembali tentang pentingnya membaca dan diskusi ilmiah. hal ini disampaikan beliau karena mengingat Al-Qur’an sebagai salah satu referensi keilmuan yang komprehensif dalam agama Islam, menyebutkan bahwa iqra memiliki urgensi aplikatif dalam kehidupan manusia. “Iqra, Iqra, Iqra,” tegas beliau.

Presentasi para finalis dimulai pada pukul 09:15 Wib dan selesai ba’da Al-Ashri. Penilaian presentasi ini dilakukan oleh Dr. Taufiqurrahman, Dr. Umar Bukhari dan Dr. Masyhuri Thaha. Keterangan dari Sekretaris Pelaksana Lomba, Ust. Imam As-Sodiq menyebutkan bahwa 2 dewan juri berlatarbelakang akademisi pendidikan dan 1 orang lainnya  dari pihak pemerintah, yaitu Departemen Agama Kab. Sumenep. “Iya. Dewan juri kita pilih dari akademisi pendidikan dan lembaga pemerintah,” tegas Ustazd yang menyukai es jeruk ini.

Pelaksanaan presentasi finalis LKTI Nasional ini dilakukan di 2 tempat berbeda. Peserta putri dan gabungan putra putri mempresentasikan karya mereka di Gedung Serba Guna (GESERNA) putri dan peserta putra mepresentasikan karya mereka di Auditorium Putra. Adanya pembagian tempat ini ditujukan untuk memberi manfaat sebesar-besarnya kepada santri putra maupun putri, serta bertujuan juga untuk menjaga tradisi pesantren.

Berikut pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional 2016:

1. Juara 1, MAN 3 Malang. Atas nama Akhdan Zharfhan Puspito dan Kirana Aisyah Larasati

2. Juara 2, MA TMI Al-Amien Prenduan. Atas nama Khoirul Umam dan Irvan Fathurrahman

3. Juara 3, SMK Nuris Jember. Atas nama Eka Meylinda Agustina dan Dwi Rizki Utami

berbeda dengan event-event lainnya. Penutupan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional 2016 ini ditutup secara resmi oleh Wakil Pimpinan dan Pengasuh, KH. Ghozi Mubarak Idris, MA yang secara langsung membagikan hadiah berupa, Uang Pembinaan, Trophy Pemenang dan Piagam Penghargaan. (red)

 

Penutupan Sekaligus Pembagian Hadiah LKPP 2016

Al-Amien Prenduan– Penutupan Lomba Kepramukaan Penggalang dan Penegak (LKPP) Nasional 2016 dalam rangka Kesyukuran 64 Tahun Al-Amien Prenduan berakhir dengan sukses dan meriah (27/10/2016). Penutupan yang berlangsung di PUSPAGATRA ini ditutup secara resmi oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA.

pada penutupan ini Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan  menyampaikan bahwa semua peserta bukan hanya sekedar para peserta akan tetapi lebih dari itu yaitu sebagai pejuang Bangsa dan Negara. Dari kegiatan keperamukaan ini kita beharap ikatan persaudaraan kita bias lebih terjaga dan baik ke depannya. Amin

Berikut ini adalah para pemenang Lomba Kepramukaan Penggalang dan Penegak (LKPP) Nasional 2016 yang dibagi ke dalam kontingen dalam dan kontingen luar:

Untuk Kontingen dalam pada tingkat penggalang. Juara I di raih oleh regu King Kobra. Juara II diperoleh regu Serigala dan Juara III diraih oleh regu Leopard. Sedangkan untuk tingkat penegak. Juara I jatuh pada regu Rajawali. Juara II diraih regu Brawijaya. Dan Juara III oleh Regu Metalizer

Kontingen Luar

Tingkat Penggalang

 

Tingkat Penegak

Juara I Regu Tarantula utusan dari Pesantren Al-Masduqiyah Kraksan, Probolinggo   Juara I Pelaksana ( Pesantren Al-Masduqiyah Kraksan Probolinggo)
Juara II Regu Infeksa utusan dari Pesantren Darul Ulum Lido, Bogor Jawa Barat   Juara II Jokotole (Pesantren al-Azhar Sumenep)
Juara III Regu Ege (Pesantren Darul Amanah Kendal, Jawa Tengah)   Juara III Bleck Refen (pesantren Assalam Solo Jawa Tengah)
Juara umum : Pesantren Al-Masduqiyah Kraksan Probolinggo

Lomba Kepramukaan Penggalang dan Penegak Nasional 2016 di Al-Amien Prenduan

we

Al-Amien Prenduan – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, H. Imam Nahrawi,  turut hadir menyemarakkan pembukaan Lomba Kepramukaan Penggalang dan Penegak (LKPP) Nasional  2016 dalam rangka Kesyukuran 64 Tahun Al-Amien Prenduan (25/10/2016). Pada kesempatan tersebut, H. Imam Nahrawi menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi LKPP Nasional 2016 yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut. Terhitung dari Selasa 25 Oktober – Kamis 27 Oktober 2016.

Dalam Pembukaan yang dihadiri oleh seluruh santri dan peserta LKPP tersebut, H. Imam Nahrawi menyampaikan pentingnya untuk selalu mengukir prestasi. Baik dalam olahraga maupun dalam bidang lainnya. “Alhamdulillah, pada momentum 90 Tahun Gontor kemarin, Al-Amien berhasil menjadi juara dalam lomba olahraga cabang bola kaki,” tutur beliau mengisahkan.

LKPP ini diikuti oleh 600 peserta yang terdiri dari 35 sangga penegak dan 25 regu penggalang. Adapun jenis perlombaan yang dilombakan adalah pioneering, sandi-sandi pramuka, melukis sketsa wajah pahlawan, cerdas cermat, pidato Bahasa Arab dan Inggris, Brodcasting radio, Islamic art, nasyid, tafsir Al-Qur’an dan hifdzu Al-Qur’an. Semua perlombaan tersebut dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan kecuali kirab budaya yang dilaksanakan di jalan raya.

Finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional

Al-Amien Prenduan – Penyeleksian naskah Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional dalam rangka Kesyukuran 64 Tahun Al-Amien Prenduan telah selesai (24/10/2016). Penilaian ini dilakukan oleh, Dr. Taufiqurrahman, M. Ag, Dr. Umar Bukhori, M. Ag, dan Dr. Masyhuri Thoha. Untuk kebutuhan informasi, bisa menghubungi panitia melalui contact person yang ada di bawah. berikut kami lampirkan finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional 2016 dalam rangka Kesyukuran 64 Tahun Al-Amien Prenduan.

LKTI Pamflet