Category: Kabar Pondok

Pembukaan Ujian Mid Semester 1

pembukan mid 1 1435TMI – Rabu pagi, 15/10/2014, setelah segala persiapan yang telah dilakukan oleh panitia, secara resmi wakil pengasuh Ma’had TMI, KH. Ghozi Mubarok Idris, MA membuka Murajaah Ammah Semester I untuk putra di depan gedung Puspagatra. Sedangkan di putri, dalam hal ini, pengasuh Ma’had Tahfidh Al-Qur’an (MTA), KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I yang bertempat di depan Geserna.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Wakil Pengasuh Ma’had TMI, saat ini ujian menjadi prioritas utama. Beliau juga berharap agar Murajaah Ammah ini dihadapi dengan serius. “hadapilah ujian dengan serius, tinggalkan selain pelajaran” himbau beliau.

Selama sembilan hari lamanya, seluruh santri/wati TMI akan dihadapkan dengan soal-soal pelajaran yang telah mereka pelajari selama satu mid semester. Tidak lain adanya ujian ini diharapkan agar santri/wati menjadi semakin giat dalam belajar, selain tentunya untuk mengukur tingkat keberhasilan para guru dalam mengajar. (Sulhan)

Pembukaan Gebyar Idul Adha 2014

IMG-20140929-WA008 Al-Amien II – Dalam rangka menyambut datangnya hari raya Idul Adha 1435 H., juga sebagaimana menjadi tradisi tahunan pondok disemarakkan  dengan kegiatan Gebyar Idul Adha (GIA).

GIA  tahun ini disemarakkan dengan perlombaan-perlombaan antar rayon/kamar, Shoumu Tarwiyah, Shoumu ‘Arafah, Shalat Ied dan puncaknya adalah malam pesta rakyat tahunan (Ma’dubah Tsanawiyah).

IMG-20140929-WA006

Acara GIA secara terpadu (TMI, MTA, IDIA) resmi dibuka pada Senin malam (29/09) Putra-Putri terpisah. Yang membuka di Ma’had Al-Amien II Putra KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I di masjid jami’ Al-Amien Prenduan dan KH. M. Zainullah Rois. Lc untuk Ma’had Al-Amien II Putri.

Bertindak sebagai PO. GIA tahun ini adalah KH. Basthomi Tibyan, S.Pd.I. beliau mengharap kepada semua elemen pondok agar mendukung semua kegiatan yang diadakan oleh panitia. (ims)

TMI Gelar Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD)

pembukaan KMD 2014TMI – (18/09) Setiap tahunnya TMI mengadakan pelatihan-pelatihan bagi para calon pengurus santri. Hal ini dilakukan agar mereka benar-benar siap sebelum menjadi pengurus Organisasi santri nanti.

Salah satu bentuk pelatihan yang diberikan kepada mereka yakni; Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD), pelatihan kepramukaan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya di TMI.

Kegiatan KMD kali ini diikuti oleh 273 peserta yang terdiri dari 215 santri kelas V TMI, 53 santri kelas X MTA dan 5 orang peserta dari luar. Sebelum acara dimulai, seluruh peserta diharuskan berkumpul di bumi perkemahan yang telah disiapkan oleh panitia, kemudian segera membangun tenda-tenda yang nantinya akan menjadi tempat istirahat mereka selama proses pelatihan.

Acara KMD secara resmi dibuka oleh Pengasuh Ma’had TMI, KH. M. Zainullah Rois, Lc. bertempat di Auditorium TMI Putra pada pukul 10.00-11.30 WIB. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa KMD merupakan suatu kegiatan yang sangat positif dan searah dengan visi dan misi TMI. Bahkan akan terus mendapatkan dukungan dari Majelis Kiai.peserta KMD 2014

“Acara ini merupakan acara yang tidak bertentangan dengan visi dan misi pondok. Bahkan akan terus mendapatkan dukungan dari majelis kiai sampai kiamat” tegas beliau.

Selama proses pembekalan yang akan berlangsung selama enam hari lamanya, para peserta akan diberikan pendidikan kepramukaan yang disampaikan langsung oleh para Mabigus-mabigus baik yang ada di dalam pondok maupun yang diundang dari luar. (Sulhan)

5 Profesor Universiti Kebangsaan Malaysia Kunjungi IDIA & Seminar Internasional

IMG-20140916-WA004IDIA Prenduan - 5 Profesor Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) berkunjung ke Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan. agenda kunjungan tamu tersebut 4 hari lamanya, terhitung dari 14 – 17/09).

Seakan tidak mau melewatkan kesempatan, IDIA Prenduan langsung menyugukan agenda padat selama 5 profesor berada di IDIA Prenduan. salah satu agendanya adalah Kuliah Umum seluruh Civitas Akademika IDIA Prenduan bersama 5 Profesor Malaysia, shering 5 profesor Malaysia dengan mahasiswa program intensif IDIA Prenduan dan yang paling spektakuler adalah Seminar Internasional bersama 5 Profesor Malaysia.

Seminar Internasional yang di laksanakan pada hari selasa 16/09 tersebut mengangkat tema “Peranan Al-Qur’an Dan As-Sunnah Dalam Membangun Peradaban Dunia” adapun narasumber, Prof. Datin Paduka Dr. Jawiah Dakir (Wakil Rektor Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Prof. Madya Dr. Fariza Md Sham (Ketua Jurusan Studi Dakwah & Kepemimpinan Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Prof. Dr. Siti Rugayah Tibek (Dekan Fakultas Dakwah dan Kepemimpinan Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Prof. Datuk Paduka Zakariya Stapa (Dekan Fakultas Ushuluddin & Filsafat Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia), Dr. Indriaty Ismail (Ketua Jurusan Ushuluddin & Filsafat Institut Islam Hadhari Universiti Bebangsaan Malaysia. Ke lima-limanya dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). KH. Ghozi Mubarok Idris, MA sebagai narasumber perwakilan dari IDIA Prenduan, Dr. Fatah bertindak sebagai Moderator dan Asmu’I sebagai Notulen.

Acara seminar tersebut dihadiri oleh dua ribu lebih peserta dan di hadiri oleh para Rektor dan perwakilan rektor dari berbagai perguruan tinggi Madura, sebut saja STKIP Sumenep, INSTIKA Gulu-Guluk Sumenep, STIT Al-karimiyah Sumenep, STIU Al-Mujtama’ Pamekasan, STAI Al-Khoirat Pamekasan, STAI Miftahul Ulum Pamekasan, STAI NATA Sampang, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan. Juga di hadiri oleh perwakilan rektor IKIP Widya Darma Surabaya.

Dalam sambutannya Rektor IDIA Prenduan Dr. KH. Ahmad Muhammad Tidjani, MA MenguIMG-20140916-WA002ngapkan rasa syukur atas kedatangan tamu terhormat dari Malaysia tersebut  terlebih lagi tujuan tamu hanya Institut Dirosat islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan.

“Allah telah memberikan nikat yang luar biasa kepada IDIA Prendaun. Kehadiran 5 Profesor ini merupakan nikmat yang tak terduga bagi kita semua, terlebih lagi tujuan beliau-beliau datang ke Indonesia hanya tertuju kepada kita semua sebagai keluarga Al-Amien dan IDIA Prenduan. kedepan IDIA dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) akan mengadakan kerjasama yang lebih inten. Insya’allah dalam waktu dekat ini kami dari pihak IDIA Prenduan akan melakukan kunjungan balasan ke Malaysia.” Tutur Rektor IDIA Prenduan.

Kunjungan 5 Profesor ke Institute Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan memang kemaunan pihak Malaysia sendiri dan tujuannya hanya satu yaitu Al- Amien IDIA Prenduan. Dalam pertemuan perdana di kediaman Rektor IDIA Prenduan yang juga dihadiri para Wakil Rektor IDIA Prenduan, pihak Malaysia melontarkan tujuan kunjungannya yaitu mengajak kerjasama dengan pihak IDIA. Poin-poin kerjasamanya adalah pertukaran dosen, pertukaran pelajar dan kerjasama penelitian/ riset.

Merespon ajakan kerjasama tersebut, rektor IDIA mengagendakan Kunjungan balasan ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang insya’allah akan di laksanakan pada bulan November mendatang dan disana akan di adakan penandatanganan memorandum of understanding (MOU).  (Red)

Workshop Riset Ilmiah, Fahmul Kutub wa Bahtsul Masail Santri Nihaie MTA

pengasuh mta membuka workshopMTA – Pagi itu (11/9), majlis MTA yang bisanya kosong ditinggalkan para santri menuju  kelas, tampak terisi oleh santri niha’ie dan para asatidz yang sedang menghadiri acara pembukaan Workshop Riset Ilmiah, Fahmul Kutub wa Bahtsul Masail oleh KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I.

Setelah workshop dibuka oleh pengasuh MTA tersebut, acara dilanjutkan dengan workshop tentang Pengantar Penelitian untuk siswa SMA yang berlangsung di majlis. Sedangkan siswa MAK, pergi ke kelas untuk mengikuti workshop tentang Pengantar Fahmul Kutub wa Bahtsul Masail oleh KH. Mujammi’ Musyfi, Lc. Ust. Encung Haryadi, M.Fil.I, selaku tutor materi Pengantar Penelitian untuk siswa SMA, menjelaskan tentang riset dan penelitian  lebih mendalam. Beliau juga bercerita tentang pengalaman penelitiannya sewaktu di Kanada.

Pukul setengah delapan sampai pukul sembilan, santri mendapat jatah istirahat. Lalu dilanjutkan dengan tata cara penulisan proposal analisa data dan karya ilmiah untuk SMA dan pemaparan teknik penulisan Fahmul Kutub wa Bahtsul Masail untuk MAK. Secara berurutan, tutor diisi oleh Ust. Hamzah Arsa dan Ust. Zainal Abidin.

Barulah di sesi ketiga, siswa SMA pergi ke kelas untuk mendapatkan meteri dari masing-masing tutor, siswa IPA dengan materi Metodologi Penelitian Ilmu Eksakta oleh Ust. Khusnul Arifin, S.Si; Siswa IPS dengan materi Metodologi Penelitian Ilmu sosial oleh Ust. Drs. Moh Rusli, M.Pd; dan MAK dengan materi Praktek Fahmul kutub Bahtsul Masail oleh KH. Bustomi Thibyan, S.Pd.I. Dan pada pukul sebelas baik siswa SMA maupun MAK  melakukan  konsultasi bersama pembimbing masing-masing. Setelah itu barulah workshop resmi selesai.

Menurut penuturan A. Tsiqqif  Asyiqulloh, santri kelas akhir asal Sumenep, adanya kegietan Riset Ilmiah, Fahmul Kutub wa Bahtsul Masail sangat positif bagi santri kelas akhir. ”Karena ini merupakan perkenalan wawasan, demi mengasah keterampilan dalam berpikir kritis kami dalam suatu permasalahan pengetahuan dan juga sosial” tambahnya. Dan itu sejalan dengan misi MTA itu sendiri, berjiwa IMTAQ dan berwawasan IPTEK. (bezghy)

180 Buku Ilmiyah Baru untuk Perpustakaan IDIA

Penyerahan-bukuIDIA Prenduan - Badan Eksekutif Mahasiswi (BEMi) Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan, Senin (07/09) menyumbangkan ratusan buku ilmiyah kepada perpustakaan IDIA Prenduan. Kegiatan yang bertajuk Project Pengembangan Perpustakaan IDIA Prenduan (PPIP), merupakan terobosan baru MENDIKRIS pada tahun 2014 sebagai wujud partisipasi terhadap keilmuan secara umum dan meningkatkan kualitas mahasiswa IDIA Prenduan dalam hal budaya membaca khususnya.

Program ini berhasil mengumpulkan 180 Eksemplar buku dan majalah serta uang sebesar @Rp.500.000,00 yang semuanya didapat dari sumbangan beberapa mahasiswa/i IDIA Prenduan, para alumni, serta Menteri Urusan Agama Kabupaten Sumenep. Seluruh buku yang berhasil dikumpulkan langsung diserahkan oleh Presiden Mahasiswi (Presmi) IDIA Prenduan Mlmh. Dzurriyatul Rif’atil Iffah kepada penanggung jawab Perpustakaan IDIA Prenduan Usth. Nur Aini, S.Fil.I. Prosesi penyerahan buku ini disaksikan langsung oleh seluruh mahasiswi IDIA program intensif.

Ucapan terimaksih disampaikan oleh panitia Pengembangan Perpustakaan IDIA Prenduan (PPIP) kepada semua pihak yang mendukung dan yang berpartisipasi terhadap kegiatan ini. “Terima Kasih Banyak atas bantuan dan partisipasi kepada seluruh pihak yang mendukung serta berpartisipasi di dalam program ini, semoga program ini menjadi program estafet dan menghasilkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya. Khusus kepada seluruh donatur atau semua yang sudah menyumbang, semoga sumbangan yang telah di berikan menjadi amal jariyah.”amien.

Sumbangan buku ilmiyah yang diselenggarakan MENDIKRIS rencananya akan dilaksanakan setiap tahun. (Red. IDIA)

Wakil Pimpinan Lepas Alumni Ke- Al-Azhar Mesir

lepas alumni pa ke mesirYAP – “Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar..” suara takbir menggema di masjid jami’ Al-Amien Prenduan pada Jum’at (15/8) malam. Dipimpin langsung oleh KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA selaku wakil pimpinan dan pengasuh PP. Al-Amien Prenduan seluruh santri serentak menggemakan takbir. Takbir itu  sebagai tanda pelepasan beberapa alumni dari PP. Al-Amien Prenduan yang akan melanjutkan pendidikannya ke universitas Al-Azhar Kairo lewat jalur beasiswa.

Ada 7 orang alumni yang akan melanjutkan pendidikannya ke universitas Al-Azhar Kairo. Terdiri dari 5 santri dan 1 santriwati alumni Ma’had Tahfidz Al-Qur’an (MTA)  yaitu: Muhammad dari Banten, Miftahul Umam dari Kalimantan tengah, Mufti al-faruqi dari Surabaya, Ahmad Faisol Afif Sahal dari Bangkalan, Ahlul Ulum dari Lombok, Rahmatul Husniah dari Lumajang dan 1 santri alumni Tarbiyatul Mu’allimin al-Islamiyah (TMI) yaitu: Khoirul Anam dari Sumenep. Meski ada 2 alumni yang berhalangan hadir, acara tetap berjalan dengan khidmat.

Setelah memperkenalkan dirinya masing-masing, salah seorang perwakilan diminta oleh Wakil Pimpinan PP. Al-Amien Prenduan untuk memberikan sedikit motivasi kepada seluruh santri yang berjumlah ribuan dengan pengantar bahasa Arab, yang kemudian diterjemahkan. Dalam sambutannya ada 3 point yang disampaikan. Pertama, ucapan syukur kepada Allah Swt. Kedua, ucapan terimakasih kepada seluruh ustadz dan Kiai yang telah membimbing selama ini. Ketiga, pesan kepada santri untuk tetap mempersiapkan diri dalam 2 hal utama yaitu bahasa Arab dan al-Qur’an “selama tes tahap 1 di malang dan tahap ke-2 di Jakarta, materi ujiannya ya bahasa arab dan al-Qur’an, makanya untuk santri yang masih di pondok harus mempersiapkan 2 hal itu dengan baik ”  jelas Muhammad lepas alumni pi ke mesiryang mewakili sambutan.

Sebelum ditutup dengan do’a, KH. Ahmad Fauzi Tidjani menjelaskan bahwa semua santri wajib bersungguh-sungguh dalam belajar “man jadda wa jada”. Barang siapa yang bersungguh-sungguh maka dapatlah. “Man shobara dhofira” Barang siapa yang sabar pasti akan menuai hasil. Supaya kalian bisa kemana saja, bukan hanya ke universitas Al-Azhar Kairo, tapi ke negara manapun kalian mau” ujar Bapak Kiai yang juga merupakan alumni dari universitas Al-Azhar tersebut. Beliau juga berpesan agar para alumni yang akan melanjutkan pendidikannya ke universitas Al-Azhar Kairo mampu menjadi pemimpin masa depan di daerahnya masing-masing.

Sebenarnya, ada 15 alumni PP. Al-Amien Prenduan yang lolos untuk melanjutkan pendidikannya ke universitas al-Azhar Kairo. Namun, karena beberapa alasan hanya 7 orang yang mengambil kesempatan itu. Selamat atas diterimanya antum sekalian, alfu mabruk! (Buya)

Santri MTA Sabet Juara Lomba MHQ

mta juara mhq 2014 aMTA – Tiga utusan santri Ma’had Tahfidh Al-Amien Prenduan akhirnya pulang dengan kepala tegak. Pasalnya, mereka baru saja membawa pulang 3 trofi kejuaran sekaligus dalam Musabaqoh Hifdul Qur’an (MHQ) juz 30 se-Madura di  PP. Al-Fudhola Desa Baturambat Kab. Pamekasan. Lomba yang diadakan  dalam rangka Haflatul Imtihan ke-21 itu berlangsung dari tanggal 27-29 Agustus yang lalu. Sebanyak 30 peserta dari berbagai lembaga yang tersebar di Madura mengikuti lomba tersebut. Butuh waktu 2 malam untuk menentukan  10 peserta yang berhak lolos ke putaran final. Dan akhirnya, ketiga santri utusan MTA yang keluar sebagai juara lomba.

Ketiga santri MTA tersebut ialah: Izzul Islam, santri kelas 2 B SMP sebagai juara 1. Santri kelahiran sampang 3 Januari 2001 tersebut memang sering mengikuti perlombaan dalam dunia tarik suara dan hafalan, bahkan hampir selalu tampil sebagai juara. Ditanya resepnya, santri yang sudah memiliki hafalan 7 juz ini mengaku bahwa persiapan yang matang, mengetahui tekniknya serta konsentrasi menjadi modal utama disamping do’a para guru dan orang tua. Baginya orang tua adalah yang paling berjasa mengantarkannya pada kesuksesan ini. “paling berjasa adalah orang tua, karena beliau sering mengetes hafalan saya” ungkapnya.

Kemudian, Amar Shiddieqy. Santri asal Batam ini juga mengaku bahwa dulu  sering ikut lomba namun selalu mentok di tingkat kota. Namun, dia tidak pernah putuas asa. Kebiasan inilah yang membuat santri kelahiran 8 november 1999 ini tidak begitu grogi ketika di panggung.  Dan akhirnya dia pun keluar sebagai juara 2. Santri yang telah menghafal al-Qur’an sebanyak 10 juz ini merasa senang bisa memberikan penghargaan untuk pondok. Santri yang termotivasi untuk selalu membahagiakan orang tua ini pun siap jika dikemudian hari kembali di tunjuk pondok untuk mengikuti lomba. “jadilah santri berprestasi, agar orang tua bangga dan tidak kecewa membiayai kita” begitu pesan santri yang masih duduk di kelas 3 A SMP ini kepada seluruh santri lainnya.

Lain lagi cerita Deva. Santri asal jember itu merasa sangat senang meski hanya keluar sebagai juara harapan 2. Pasalnya, ini kali pertama dia mengikuti perlombaan diluar pondok. Meski baru pertama dia mengaku tidak mengalami kesulitan yang berarti dalam menjawab pertanyaan juri. Santri yang berulang tahun setiap tanggal 12 Juni ini telah menghafal al-Qur’an sebanyak 7 juz dan saat ini sedang duduk di kelas 2A SMP.

Tak lupa, ketiga santri ini juga berterima kasih kepada para pendamping utusan, Ust. Ali Wafa dan K. Junaidi Rosyidi, S.Pd.I, yang telah mendampingi mereka hingga akhirnya berhasil meraih juara. Kepada masing-masing juara diberikan uang tunai + piala + piagam. Selamat… alfu mabrukk!!! semoga dengan kemenangan tersebut semakin memotivasi untuk lebih baik lagi kedepannya. Amin… (Hamka)

Cetak Kader Pemimpin Umat Dengan Diklat KKS

diklat kks 2014TMI – (22/08/2014). Diklat Kepemimpinan Kelompok Santri (KKS) kembali dilaksanakan. Acara yang rutin diadakan setiap awal semester ini melingkupi seluruh kelompok santri baik yang bentuknya wajib maupun minat. Selama satu hari penuh, mereka dibekali dengan pendidikan-pendidikan kepemimpinan dan manajemen dari para instruktur.

Diklat KKS kali ini diikuti oleh 574 santri dan 504 santriwati yang terdiri dari seluruh santri kelas V, VI dan ketua kelompok-kelompok beserta wakilnya. Pembukaan KKS dilaksanakan di tempat berbeda yang sekaligus menjadi lokasi pembekalan. Untuk putra ditempatkan di Audiorium TMI, sedangkan di putri ditempatkan di Geserna.

Dalam pembukaan ini pengasuh TMI, KH. M. Zainullah Rois, Lc. membuka secara resmi di putra dan wakil pengasuh Ma’had TMI Al-amien prenduan KH. Ghozi Mubarok, MA. di putri.

Selain bertujuan untuk mencetak pemimpin ummat yang mutafaqquh fid-dien, acara ini juga bertujuan memberikan wawasan yang luas bagi santri-santrinya. Terlebih dari itu, TMI Al-Amien prenduan menjadikan acara ini sebagai sarana untuk menambah wawasan keilmuan, pendidikan dasar kepemimpinan serta melatih mereka menjadi pemimpin yang andal di bidangnya.

Sebagaimana yang disampaikan oleh KH. Ghozi Mubarok, MA  dalam fatwa dan nasehatnya, “Setiap orang memang memiliki potensi untuk memimpin. Namun pemimpin tidaklah dilahirkan melainkan dicetak atau dipersiapkan dan dibentuk. Maka tujuan dari diadakannya acara ini ialah membentuk kalian sebagai pemimpin-pemimpin yang kompeten di bidangnya”. (Sulhan)

PKM Calon Pengurus BEM IDIA

pkm idia 2014IDIA Prenduan - Pelatihan Kepemimpinan dan Menejemen (PKM) yang bertujuan untuk mencetak pemimpin yang handal berlandaskan iman dan taqwa juga bertujuan untuk mencetak pemimpin yang memiliki responsibilitas tinggi dalam mengemban amanah, sudah resmi dimulai pagi tadi (16/08/14). KH. Mujammi’ Abdul Musfie, Lc selaku Mudir Ma’had putra, meresmikan pembukaan PKM 2014. Pelatihan ini di ikuti oleh 23 peserta, seluruhnya merupa mahasiswa program Intensif semester V (lima) IDIA Prenduan.

Saudara Ahmadi selaku ketua panitia sudah menyiapkan setrategi jitu untuk mensukseskan terlaksananya acara ini. Salah satunya adalah mempersolid panitia yang sudah dilantik pada 14 Agustus lalu. Sesuai yang telah direncanakan, kegiatan ini akan di laksanakan selama kurang lebih 10 hari terhitung dari hari ini (16/08) sampai 25 Agustus 2014.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dan wajib diikuti Mahasiswa Institut Dirosat Islamiya Al-Amien (IDIA) Prenduan sebelum memegang kendali di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IDIA Prenduan. Dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan kampus IDIA dapat mencetak pemimpin yang jujur, amanah, dan berahlakulkarimah. Red_IDIA’14