Category: Kabar Pondok

Program Dauroh Al-Qur’an dan Bahasa Arab

dauroh 2014TMI– Sudah menjadi agenda tahunan Ma’had Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah mengadakan program dauroh (pelatihan) Al-Qur’an dan Bahasa Arab yang wajib diikuti oleh seluruh santri Marhalah ‘Aliyah (III Intensif, IV & V). Selama mengikuti program dauroh para santri wajib mukim di pondok sampai bulan Ramadan. Untuk santri kelas III Intensif & IV sampai tanggal 10 Ramadan, dan untuk santri kelas V sampai tanggal 27 Ramadan.

Program ini merupakan salah satu syarat kelulusan kenaikan kelas. Jadi para santri harus benar-benar aktif dan semangat mengikutinya. Yang tidak serius dan main-main akan ditangguhkan kenaikan kelasnya.

Khusus santri kelas V (Lima) TMI hanya mengikuti dauroh bahasa Arab saja. Karena mereka disibukkan untuk menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Ilmu Nahwu Shorrof (SKINS) dan Syarat-syarat Kecakapan Kenaikan Kelas Akhir (SKKA) kepada para pembimbing masing-masing, namun sebelum itu mereka harus mengikuti ujian membaca Al-Qur’an terlebih dahulu.

Kegiatan dauroh ini secara resmi dibuka oleh Wakil Pengasuh Ma’had TMI KH. Ghozi Mubarok Idris, MA tadi (24/06) ba’da sholat Isya’ di masjid jami’ Al-Amien untuk Putra dan yang membuka di Putri Mudir ‘Aam TMI KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I di Geserna.

Dalam sambutannya Kyai Ghozi menyampaikan, “pelaksanaan dauroh ini memiliki 2 (dua) nilai positif dan istimewa; yang pertama, karena dilaksanakan menjelang bulan Ramadan dan selama bulan Ramadan. Insya Allah penuh berkah. Yang kedua, kemulian dari ilmu itu diukur berdasarkan pada apa yang dipelajarinya. Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya. Kalimat Al-Qur’an sendiri menggunakan bahasa Arab. Barangsiapa yang membaca Al-Qur’an maka baginya pahala dari setiap huruf yang dibaca.”

Adapun untuk para pengajar dauroh Al-Qur’an oleh Ust. Abdul Jalil (Qori Dewasa Nasional Sumenep), Ust. Rofi’uddin (Pembina MTQ Pamekasan), Ust. Syafa’at (Pembina MTQ Sumenep), KH. Abdullah Zaini, M.Th.I, Lc.Q dan KH. Umarul Faruq, Lc.

Sedangkan untuk pengajar dauroh bahasa Arab oleh KH. Moh. Marzuqi Ma’ruf, KH. Umarul Faruq, Lc., Ust. H. Lukman Hakim, Lc., Ust. Hasbiyallah, Lc., Ust. Suhaimi Syatroh, Ust. Drs. Fahmi Yunus, MA (TMI Putra), K. Drs. Suyono Khattab, Ust. H. Ah. Tijani Syadzili, Lc., Ust. H. Fahmi Fattah, S.Sos.I, KH. Bastomi Tibyan, S.Pd.I, Ust. Zainal Abidin, S.Sos.I, dan Ust. Abdul Muiz, M.Th.I, Lc.

Program dauroh Al-Qur’an dan bahasa Arab ini diikuti oleh 434 santri Putra dan 407 santri Putri. (Ishlah)

Wisuda Alumni TMI 2014

wisuda tmi 2014TMI – (20/06/2014) sebanyak 177 santri putra angkatan XXXIX dan 133 santri putri angkatan XXV diwisuda. Setelah mengikuti serangkaian agenda akhir tahun, di hadapan Pengasuh Pondok, Majlis Kiai, guru-guru serta semua yang hadir di Gedung Serba Guna (GESERNA), mereka mengucapakan Sapta Setia Guru, tanda bahwa mereka telah siap untuk menjadi alumni TMI.

Kegiatan Niha’ie akhir tahun ini dimulai dengan beberapa rentetan acara yang telah dilaksanakan mulai Jum’at sore (20/06/2014) kemarin. Diawali dengan silaturrahim wali wisudawan/wati bersama pengurus pondok, kemudian dilanjutkan dengan prosesi Yudisium Kelulusan pada malam harinya. Dalam acara Yudisium ini, Pengasuh Ma’had TMI, KH. M. Zainullah Rois, Lc. menyampaikan laporan kegiatan dan keuangan niha’ie.

Acara wisuda dihadiri oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Maktum Jauhari, MA, Majelis Kiai, guru-guru, para tamu undangan dan wali wisudawan/wati. Dalam sambutannya, KH. Maktum Jauhari, MA menyampaikan agar para santri yang diwisuda tetap setia dengan Pondok, tidak menjadi anak hilang dan senantiasa mengamalkan apa yang sudah diperoleh dari pondok ini, baik ilmu atau kebiasaan yang dilakukan sehari-hari.

Hadir pula dalam acara tersebut, Bapak Kiai Nur Syahid dari Gontor, sebagai perwakilan dari Pimpinan dan Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor yang menyampaikan pidato perpisahan.

Prosesi Wisuda akhirnya menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan santri/wati Niha’ie selama mereka nyantri di TMI. Dengan bekal-bekal yang pernah didapatkan selama enam tahun bagi santri reguler dan empat tahun bagi santri intensif mereka siap dilepas ke tengah-tengah masyarakat guna mengamalkan ilmu-ilmunya. (Sulhan)

Temu Alumni dan Haul Masyayikh Haromain Ke-21 di Al-Amien Prenduan

haul haromaian 2014Al-Amien – Temu Alumni Haromain Mekkah-Madinah dan Peringatan Tahunan wafatnya (haul) ulama’ haromain syarifain tahun ini diadakan di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Madura  (23/6) ditempatkan di halaman Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan dihadiri para murid Syeikh Dr. Muhammad Isma’iel Utsman Az-Zain (berasal dari: Madura, Jawa Timur, Bali, Lombok, Jawa Tengah, Jakarta, Kalimantan dan lainnya), simpatisan pondok, masyarakat sekitar pondok dan para santri berjumlah sekitar 2.500 orang.

Temu Alumni dan Haul ini alhamdulillah berjalan penuh khidmah dimulai setelah sholat Maghrib hingga selesai pada pukul 23:45, dengan rentetan acara: mada’ih nabawiyah, pembacaan rotibul haddad, pembacaan yasin dan tahlil, sambutan tuan rumah oleh KH. Maktum Jauhari, MA, sambutan koodinator pusat haul masyayikh oleh KH. Izzat Hasan Iraqie, pembacaan manaqib syeikh Muhammad Ahyad Bin Muhammad Idris al-Bogori, muhadhoroh ‘ammah oleh syekh Muhammad Isma’iel, pembacaan siroh nabawiyah dan diakhiri dengan do’a bersama.

Taushiyah Syeikh Muhammad Isma’iel disampaikan dengan bahasa arab dan diterjemah oleh Habib Ubaidillah.

Dalam taushiyahnya, syekh berpesan agar sesama ummat islam harus bisa hidup berdampingan satu sama lainnya dengan penuh rukun dan damai, jauh dari rasa iri, dengki dan hasud sehingga benar-benar akan tercipta masyarakat penuh kedamaian

Pesan syeikh agar peran para ulama di bumi indonesia ini adalah: menyampaikan dakwah islamiyah kepada saudara sesama ummat dan tidak boleh saling mendholimi satu sama lainnya; agar para ulama menyampaikan ajakan kepada ummat agar berbakti kepada kedua orang tua, dan orang tua tidak boleh  membiarkan anak-anaknya dididik oleh TV, internet, lingkungan yang kotor; agar para ulama menanamkan kesadaran kepada ummat supaya mereka tidak menganggap enteng dalam menghadapi persoalan agama, baik dari segi pelaksanakaan kewajibannya kepada Allah dan Rasul-Nya atau tantangan yang menimpa agama; agar para ulama selalu berupaya membersihkan hati ummat dari perbuatan jahat; dan agar para ulama menanamkan rasa cinta kepada ummat untuk melaksanakan sholat malam semata-mata dzikrulloh.

Semoga Allah menurunkan barokahnya sehingga harapan-harapan beliau tidak sekedar didengar dan dipaham, tapi lebih dari itu agar semua ummat islam, terutama yang hadir pada acara ini diberi kemampuan oleh Allah untuk mengamalkannya ajaran islam dengan baik amien …

Pagi ini (24/6) Syeikh bertolak menuju Surabaya dan langsung ke Jeddah, selamat jalan ... ma’as salamah wa ilal-liqoo’ … (abu azhar)

Malam Anugerah TMI AWARD 2014

TMI Award 2014 1TMI - Malam Anugerah TMI AWARD adalah kegiatan tradisi tahunan ma’had TMI Al-Amien Prenduan yang sengaja diadakan untuk meramaikan kegiatan puncak akhir tahun (HAFTAM) Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN Sumenep Madura, khususnya untuk Ma’had TMI sendiri.

Selain itu, kegiatan Malam Anugerah TMI AWARD merupakan salah satu alat evaluasi pendidikan selama satu tahun ajaran. Semua personel yang terlibat didalam proses pendidikan baik para santri maupun Asatidz, akan mengetahui seberapa jauh prestasi-prestasi yang telah dicapai selama satu tahun ajaran ini. Bagi yang memiliki tingkat prestasi lebih akan memperoleh reward (penghargaan), dan bagi yang masih memiliki prestasi biasa-biasa saja agar ke depan lebih ditingkatkan lagi, fastabiqul khairaat.

Adapun pelaksanaan acara tersebut untuk Ma’had Putra pada hari Sabtu (21/06) di gedung Puspagatra dan untuk Ma’had Putri pada hari Ahad (22/06) di GESERNA.

Berikut nama-nama nominator terbaik dari setiap kategori:

TMI Putra

Santri Teladan: Ahmad Jufri/I’dadi/Ra’as SMP (Syu’bah), Firdaus Ulul Absar/I Reg A/Bangkalan (MTs), Ach. Syaiful Islam/IV A/Proppo PMK (MA).

Santri Favorit: Ferdinan Rizal Maulana/Tamhidi/Prenduan (Syu’bah), Rasul/II F/Banyuates SPG (MTs), Ach. Mu’allimul Umam/V DIA-B/Lombok Utara (MA).

Ustadz Teladan: Ust. Fitriyadi/Bangka (Syu’bah), Ust. Junaidi Al-Hasani (MTs), Ust. Suhaimi Syatroh (MA).

Ustadz Favorit: Ust. Sudarmono/Ketapang SPG (Syu’bah), Ust. Abdul Hadi/Geger BKL (MTs), Ust. Arif Ismawan/Pontianak (MA).

TMI Putri;

Santriwati Teladan: Siti Maysaroh/I’dadi (Syu’bah), Umi Kultsum/III Reg E (MTs), Kholifah/V DIA-B (MA).

Santriwati Favorit: Aisyah Roudhotul Janah/Tamhidi (Syu’bah), Mu’allifah/I Int B (MTs), Neily Fatma Zahroh/ III Int A (MA).

Dalam sambutannya Wakil Pengasuh Ma’had TMI KH. Ghozi Mubarok Idris, MA menyampaikan, ”salah satu ciri dari istibaq fil khoirot adalah baik yang menang maupun yang kalah semuanya merasa bahagia…”.

Acara malam anugerah TMI AWARD 2014  yang kali ini diprakarsai oleh Ust. Ishlahuddin Madsari Sama/Cirebon, juga menampilkan beberapa penampilan-penampilan terbaik dari para santri/wati seperti; Tari Zapin Melayu, Dramatisasi Puisi, Seni Musik Ul Daul, Dance Santri, Drama Komedi, fashion Show, dan masih banyak lagi.

Selain itu, sebelum acara ditutup diadakan pembagian hadiah kepada para pemenang terbaik lomba mading 3 Dimensi, Robot (Zoid), Stand EXPO, Fashion Show, Lomba Essay Yamaha, dan lomba-lomba yang lain. (Panitia)

Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen di MTA

pkm mta 2014MTA - Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen (PKM) di Ma’had Tahfidh Al-Qur’an (MTA) Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan diadakan di awal para santri-santriwati MTA baru saja menikmati kelas baru, yakni kelas XI, putra berjumlah 79 orang dan putri: 99 orang.

PKM ini dibuka oleh KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA di putra bertempat di Majlis MTA (19/6) dengan seribu harapan agar para santri siap menjadi pemimpin ummat di masa yang akan datang. Sedangkan di Putri dibuka oleh Pengasuh Ma’had MTA KH. Moh. Khairi Husni, S.Pd.I di Aula Aliyah MTA (18/6) yang berpesan agar para santriwati siap menjadi qo’idah liqoumiha (pemimpin bagi kaumnya), yang juga mereka harus berupaya menempa diri menjadi sosok wanita sholehah wa hafidhah linafsiha fi baiti zaujiha (wanita yang bisa menjaga dirinya di rumah suaminya kelak).

Acara ini berlangsung selama 3 hari di putra yang dilaksanakan dari 20-22 Juni 2014, sedangkan di Putri dilaksanakan pada 19-22 Juni 2014, dengan materi: how to be great manager, pemimpin sebagai top figure, pemimpin sebagai pengemban amanah, pemimpin sebagai administrator, public relationship, financial managering, kekuatan akhlak sebagai pemimpin, mengelola organisasi santri, mengelola tata warkat, mengelola inventaris dan lingkungan, manajemen keuangan, mengelola SDM dan SDA organisasi, kaderisasi kepemimpinan, quantum of creative imajinative and innovative, how to be managerial memorizer, cara memberikan sanksi edukatif, kepemimpinan dalam kaidah Islam

Harapan panitia yang diketuai oleh Ustadz Nailurrahman agar para santri calon-calon pengurus ini mampu mencerna semua materi PKM, sehingga mereka mempunyai bekal dasar yang sebentar lagi mereka akan memegang tanggung jawab sebagai pengendali OSIS sekolah di MTA. Selamat bertugas dan berjuang … (abu azhar)

Wisuda Sarjana Strata 1 Ke-XVII & Wisuda Kepondokan Ke-XIV IDIA Prenduan

Rapat-Senat-Terbuka-2014-300x198IDIA Prenduan – Kamis Pagi (19/06/2014) Bertempat di Gedung Serba Guna (GESERNA) Al-Amien Prenduan, Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan kembali sukses mewisuda 91 wisudawan dan 102 wisudawati yang terdiri dari Fakultas Dakwah sebanyak 31 orang, Fakultas Tarbiyah sebanyak 133 orang dan Fakultas Ushuluddin sebanyak 29 orang dengan jumlah keseluruhan 193 wisudawan/ti.

Rangkaian pelaksanaan wisuda dimulai pada hari rabu (18/06/2014), yaitu Pembukaan sekaligus Orientasi Alumni oleh Rektor IDIA Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA, Silaturahmi Wali Wisudawan/ti bersama jajaran pimpinan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, dan pelaksanaan Wisuda Kepondokan ke-XVI untuk 16 orang Wisudawan dan 21 Wisudawati program Intensif.

Terdapat perubahan runtutan pelaksanaan rangkaian kegiatan Wisuda, jika pada tahun sebelumnya pelaksanaan Orasi Ilmiah dilaksanakan pada malam harinya sebelum pelaksanaan Wisuda Umum, maka pada tahun ini kegiatan Orasi Ilmiah dilaksanakan setelah pelaksanaan prosesi Wisuda, dengan menghadirkan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si sebagai pembicara.

Sementara itu dalam sambutan oleh Rektor IDIA Prenduan, beliau mengucapkan selamat sekaligus menghimbau agar para wisudawan/ti senantiasa berinovasi, berkreasi, dan berkarya dalam mengembangkan setiap potensi yang ada ditengah-tengah masyarakat nantinya. Beliau juga berpesan, bahwasannya terdapat banyak peluang ditengah masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana dan media dalam mengajak manusia agar senantiasa bersujud kepada Allah SWT. (Red.IDIA-2014)

Yudisium dan Wisuda Alumni MTA Ke-18 Putra dan Ke-6 Putri

Yudisium MTAMTA - Ma’had Tahfidh Al-Qur’an (MTA) Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura pagi ini (14/6) mengumumkan kelulusasn dan mewisuda para alumninya sebanyak 133 santri setelah mereka menyelesaikan program kelas akhir seperti: paper pengalaman berorganisasi, khutbah jum’at (khusus putra), ceramah agama (khusus putri), program imamah, resensi buku, fahmul kutub wa bahtsul masa’il (khusus MAK), reset ilmu-ilmu sosial dan eksakta (khusus SMA IPS dan IPA), praktek mengajar, paper rihlah tarbawiyah dan tanazzuhiyah. Alhamdulillah semuanya lulus.

Pengasuh MTA KH. Moh. Khairi Husni di depan para hadirin menyampaikan laporan alumni berdasar: kelas, asal sekolah, usia rata-rata, pekerjaan orang tua, jumlah setoran hafalan, predikat hafalan, predikat kelulusan dan asal daerah.

ALUMNI BERDASAR KELAS; bahwa santri yang diwisuda berjumlah 133 orang; kelas IPA (putra: 27, putri: 26), IPS (putra: 23, putri: 17), MAK (putra: 13, putri: 27).

BERDASAR ASAL SEKOLAH; berasal dari SD sebanyak 51 orang, MI: 6 orang, SMP: 55 orang dan MTs: 21 orang

BERDASAR USIA RATA-RATA; usia 16 tahun: 1 orang, usia 17 tahun: 14 orang, usia 18 tahun: 58 orang, usia 19 tahun: 48 orang, usia 20 tahun: 8 orang dan usia 21 tahun: 4 orang

BERDASAR PEKERJAAN ORANG TUA; swasta: 19 orang, wiraswasta: 65 orang, guru: 15 orang, pengasuh pondok: 7 orang, nelayan/petani: 4 orang, PNS: 17 orang, dosen: 2 orang, penulis/editor: 1 orang, kepala desa: 1 orang, hakim: 1 orang dan pelayaran: 1orang

BERDASAR JUMLAH SETORAN HAFALAN; hafal 30 juz: 63 orang, 24 juz: 1 orang, 22 juz: 1 orang, 18 juz: 1 orang, 17 juz: 1 orang, 16 juz: 2 orang, 15 juz: 7 orang, 14 juz: 2 orang, 13 juz: 6 orang dan 12 juz: 49 orang

BERDASAR PREDIKAT KELULUSAN; jayyid jiddan (baik sekali): 10 orang, Jayyid (baik): 51 orang, maqbul (cukup): 65 orang, dhoif (kurang): 7 orang, dhoif jiddan (tidak lulus): tidak ada

BERDASAR ASAL DAERAH; pragaan 4 orang, sumenep 35 orang, pamekasan 12 orang, sampang 9 orang, bangkalan 5 orang, surabaya 6 orang, gresik 2 orang, tuban 2 orang, sidoarjo 3 orang, lumajang 3 orang, jember 3 orang, banyuwangi 4 orang, bondowoso 1 orang, situbondo 2 orang, bali 2 orang, malang 4 orang, ponorogo 1 orang, ngawi 1 orang, jakarta 2 orang, jawa barat 12 orang, kalimantan 14 orang dan sumatra 5 orang

Dalam sambutan pelepasan, Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Maktum Jauhari, MA berpesan kepada para wisudawan-wisudawati: “kelak kalian semuanya berhak memilih profesi apapun yang kalian senangi, tapi jangan lupakan dua hal yaitu profesi sebagai pendidik dan profesi sebagai seorang da’i di tengah-tengah masyarakat …”

Alfu mabruk buat para wisudawan-wisudawati, selamat berjuang berlayar di tengah-tengah masyarakat … semoga Allah mengiringi langkah kalian amien …

Kemudian acara wisuda hifdhu qur’an 30 juz dan juz ke 30 untuk seluruh santri MTA pa-pi digelar pada hari Ahad (15/6) pagi hari di Gedung Serba Guna TMI Putri. (abu azhar)

Pembukaan Ujian Tulis Akhir Tahun

TMI-(03/06/2014) Setelah hampir satu tahun kegiatan di pondok berjalan, baik formal maupun non formal, kini saatnya untuk mengintrospeksi semuanya. Agenda KBM yang telah dilaksanakan perlu dievaluasi sehingga nantinya bisa menjadi kaca perbandingan untuk tahun ajaran yang akan datang.

Salah satu usaha evaluasi yang rutin diadakan di TMI yakni ujian. Dalam satu tahun, TMI mengadakan empat kali ujian. Dan hari ini adalah hari pertama bagi seluruh santri dari kelas I-V baik putra maupun putri menghadapi Ujian Tulis Akhir Tahun yang akan berlangsung selama sembilan hari, mulai dari Selasa, 03 s.d Kamis, 12 Juni 2014.

Seperti biasanya, pembukaan untuk santri putra dilaksanakan di depan Puspagatra, dan santri putri di depan Geserna. Pembukaan Ujian Tahriri Akhir Tahun di putra dibuka secara resmi oleh Pengasuh Ma’had TMI, KH. M. Zainullah Rois, Lc. Sedangkan di putri oleh Wakil Pengasuh Ma’had TMI, KH. Ghozi Mubarok Idris, MA. Dalam sambutannya, Pengasuh menyampaikan bahwa ujian ini sangat penting guna membantu memenuhi harapan para santri. “Ujian ini sangat penting. Asatidz di sini membantu untuk memenuhi harapan kamu” tegas beliau.

Setelah ujian tulis ini, para santri juga akan mengikuti ujian lisan yang agendanya menyusul setelah ujian tulis ini. (Sulhan)

Wisuda Putri 1 Al-Amien Prenduan

wisuda putri 1 2014Putri 1- Wisuda yang  diselenggarakan oleh pondok Putri 1 Al-Amien Prenduan tahun ini berbeda dengan tahun yang  lalu, yakni wisudanya menyatu antara MTs dan MA.

Tahun ini, acara tasyakkur kelas IX MTs yang santrinya berjumlah 89 orang dilaksanakan pada tanggal (29/05) yang lalu. Sedangkan wisuda MA dan SMK Al-Amien Putri 1 diadakan pada hari ini (01/06). Santriwati MA yang diwisuda berjumlah 97 orang dan SMK 20 orang.

KH. Saifuddin Qudsi, M.Th.I yang mewakili pengasuh ma’had Putri 1 Al-Amien melaporkan, “Alhamdulillah.. semua siswi MA ataupun SMK lulus 100% dalam Ujian Nasional tahun ini. Dan Alhamdulillah.. diantara mereka sampai detik ini ada yang sudah diterima di berbagai perguruan tinggi.”

Dalam pidato pelepasan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA selaku wakil Pimpinan dan Pengasuh PP. Al-Amien Prenduan berpesan, “anak-anakku.. selamat jalan dan jangan lupa kalian harus tetap berpegang teguh kepada ajaran Islam, jangan ikut arus melainkan harus bisa mewarnai arus.”

Alfu mabrukk..! acara berlangsung dengan penuh khidmah. Selamat jalan, semoga kalian bisa menjadi mar’ah sholehah. Amien.

Rihlah Santriwati Nihaie MTA

rihlah mta 2MTA-Rihlah Tanazzuhiyah merupakan salah satu kegiatan wajib bagi santri kelas akhir MTA Al-Amien, selain merupakan sunnah pondok, kegiatan ini sarat dengan nilai pendidikan. Momen ini juga sangat tepat untuk me-refresh santri setelah sebelumnya, dikonsentrasikan untuk bisa lulus UNAS dan mampu memenuhi target al-Qur’an sebagai tiket untuk bisa wisuda hifdhu kaamilul Qur’an.

Kurang lebih pada jam 00.15, rombongan santri kelas akhir MTA Putri Al-Amien, bertolak menuju tanah jawa dengan rangkaian perjalanan, Gontor I Putri, Mantingan, dilanjutkan ke PP. Wahid Hasyim Yogyakarta pada hari pertama (Senin, 19 Juni 2014), menginap di PP. Pandanaran, bertemu dengan beberapa alumni PP. Al-Amien Prenduan di Universitas Islam Indonesia (UII), belajar lebih dekat ke TAMAN PINTAR dan refreshing menikmati hiruk-pikuk keramaian di Malioboro dan kunjungan terakhir di Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Perjalanan yang cukup melelahkan karena menempuh kurang lebih 13-14 jam perjalanan. Namun, semua itu terbayar dengan keramahan Gontor Putri I Mantingan, dan eksotis Kota pendidikan Yogyakarta, Alhamdulillah.

rihlah mta 2014Dalam perjalanan ini, santri diajak untuk mentadabburi ayat-ayat tuhan, baik dhahiran wabaatinan. Sistem pendidikan dan disiplin yang diterapkan di Gontor Putri I Mantingan, sangat inspiratif demi kesuksesan santriwati. Spirit, Sistem dan target hafalan demi menjaga kualiatas yang diterapkan PP. Pandanaran memantapkan hati para santriwati, “… santri yang tidak mampu mengikuti program ketahfidhan, maka orang tua dipanggil untuk menghadap pengasuh, namun jika masih belum mengindahkan kita kembalikan tanggung jawab pendidikannya ke orang tua!, … disini, santri/santriwati baru bisa diwisuda al-Qur’an jika mampu melewati lima tahap…,”. Begitu kurang lebih penyampaian pengasuh PP. Pandanaran. Bermuwajahah bersama kurang lebih 25 alumni Putra-Putri PP. Al-Amien Prenduan di Masjid keraton Yogyakarta, diantara mereka bahkan sudah mulai merintis Pondok Tahfidh khusus anak yatim, dan diantara yang lain pula menjadi pengusaha dalam usia masih muda.

Rangkaian perjalanan rihlah, berakhir di Kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan langsung menuju kampus tercinta PP. Al-Amien Prenduan pada hari rabu dan sampai di Pondok jam 00.20 hari kamis, 22 Mei 2014 setelah kurang lebih menempuh 13 jam perjalanan. (Qutb)

Social Media Icons Powered by Acurax Wordpress Development Company
Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On Google PlusVisit Us On YoutubeCheck Our Feed