Category: Kabar Pondok

Cetak Kader Pemimpin Umat Dengan Diklat KKS

diklat kks 2014TMI – (22/08/2014). Diklat Kepemimpinan Kelompok Santri (KKS) kembali dilaksanakan. Acara yang rutin diadakan setiap awal semester ini melingkupi seluruh kelompok santri baik yang bentuknya wajib maupun minat. Selama satu hari penuh, mereka dibekali dengan pendidikan-pendidikan kepemimpinan dan manajemen dari para instruktur.

Diklat KKS kali ini diikuti oleh 574 santri dan 504 santriwati yang terdiri dari seluruh santri kelas V, VI dan ketua kelompok-kelompok beserta wakilnya. Pembukaan KKS dilaksanakan di tempat berbeda yang sekaligus menjadi lokasi pembekalan. Untuk putra ditempatkan di Audiorium TMI, sedangkan di putri ditempatkan di Geserna.

Dalam pembukaan ini pengasuh TMI, KH. M. Zainullah Rois, Lc. membuka secara resmi di putra dan wakil pengasuh Ma’had TMI Al-amien prenduan KH. Ghozi Mubarok, MA. di putri.

Selain bertujuan untuk mencetak pemimpin ummat yang mutafaqquh fid-dien, acara ini juga bertujuan memberikan wawasan yang luas bagi santri-santrinya. Terlebih dari itu, TMI Al-Amien prenduan menjadikan acara ini sebagai sarana untuk menambah wawasan keilmuan, pendidikan dasar kepemimpinan serta melatih mereka menjadi pemimpin yang andal di bidangnya.

Sebagaimana yang disampaikan oleh KH. Ghozi Mubarok, MA  dalam fatwa dan nasehatnya, “Setiap orang memang memiliki potensi untuk memimpin. Namun pemimpin tidaklah dilahirkan melainkan dicetak atau dipersiapkan dan dibentuk. Maka tujuan dari diadakannya acara ini ialah membentuk kalian sebagai pemimpin-pemimpin yang kompeten di bidangnya”. (Sulhan)

PKM Calon Pengurus BEM IDIA

pkm idia 2014IDIA Prenduan - Pelatihan Kepemimpinan dan Menejemen (PKM) yang bertujuan untuk mencetak pemimpin yang handal berlandaskan iman dan taqwa juga bertujuan untuk mencetak pemimpin yang memiliki responsibilitas tinggi dalam mengemban amanah, sudah resmi dimulai pagi tadi (16/08/14). KH. Mujammi’ Abdul Musfie, Lc selaku Mudir Ma’had putra, meresmikan pembukaan PKM 2014. Pelatihan ini di ikuti oleh 23 peserta, seluruhnya merupa mahasiswa program Intensif semester V (lima) IDIA Prenduan.

Saudara Ahmadi selaku ketua panitia sudah menyiapkan setrategi jitu untuk mensukseskan terlaksananya acara ini. Salah satunya adalah mempersolid panitia yang sudah dilantik pada 14 Agustus lalu. Sesuai yang telah direncanakan, kegiatan ini akan di laksanakan selama kurang lebih 10 hari terhitung dari hari ini (16/08) sampai 25 Agustus 2014.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dan wajib diikuti Mahasiswa Institut Dirosat Islamiya Al-Amien (IDIA) Prenduan sebelum memegang kendali di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IDIA Prenduan. Dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan kampus IDIA dapat mencetak pemimpin yang jujur, amanah, dan berahlakulkarimah. Red_IDIA’14

Rektor IDIA Melantik Panitia PKM, ORDIPA dan KONGRES Mahasiswa XV

pelantikan panitia IDIAIDIA Prenduan - Kamis (14/08/14) bertempat di Lantai III Gedung Rektorat IDIA Prenduan dilaksanakan pelantikan dan pengokohan tiga struktur kepanitiaan, yaitu panitia PKM (Pelatihan Kepemimpinan dan Menejemen), panitia ORDIPA ( Orientasi Studi dan Pengenalan Almamater), serta panitia KONGRES Mahasiswa. Pelantikan dan pengokohan ini di mulai pukul 20.00 WIB dan dipimpin langsung oleh KH. Dr. Ahmad Muhammad Tidjani, MA selaku Rektor IDIA Prenduan.

Sebelum prosesi pelantikan atau janji panitia dibacakan, Rektor menayakan tentang kesanggupan dan kesungguhan semua panitia dalam mengemban amanah yang  sangat mulia ini. sekaligus memberikan arahan dan penegasan untuk berhati-hati dalam memegang amanah.

Selain Rektor IDIA pengokohan ini di hadiri oleh Mudir Ma’had Lil-Banin, KH. Mujammi’ Abdul Musyfie, Lc, Mudir Ma’had Lil-Banat, KH. Fikri Husain, MA, Kepala BAAK IDIA Prenduan, Drs. Amirullah Umar, serta dihadiri oleh seluruh jajaran guru pengabdian IDIA Prenduan tahun 2014.

Setelah pembaiatan, acara dilanjutkan dengan fatwa dan nasehat Rektor IDIA Prenduan. Didalam nasehatnya rektor memberikan pesan-pesan kepemimpinan yang sangat mulia, antara lain “panitia harus lebih dulu berdisiplin dari pada peserta, karena itulah sifat seorang pemimpin dan pendidik.” Beliau melanjutkan “jangan pernah berfikir untuk harus lebih baik dari sebelumnya, akan tetapi berfikirlah untuk bisa mencetak kader atau penerus yang bisa lebih baik dari sebelumnya”.

Acara pengokohan diakhiri dengan do’a yang dipimpin oleh Mudir Ma’had Lil Banin KH. Fiqri Husain, MA. (Red.IDIA-2014)

Workshop Niha’ie IDIA Tahun 2014

workshop nihaie IDIAIDIA Prenduan – Kamis (14/09/2014) Pembukaan Workshop Niha’i 2014 Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) prenduan berjalan dengan lancar. Workshop kenihai’an yang dilaksanakan di lantai III Gedung Rektorat IDIA Prenduan ini merupakan salah satu program akhir calon sarjana Strata Satu (S1) IDIA,  bertujuan untuk memberikan arahan kepada seluruh Mahasiswa/i akhir IDIA Prenduan agar menjadi sarjana muslim yang siap menghadapi tantangan masa depan, serta bertujuan untuk mengembangkan wawasan para mahasiswa/i sebelum dilepas ke tengah-tengah masyarakat, baik wawasan khuluqiyah, ilmiyah ataupun amaliyah.

Acara Workshop Niha’i dihadiri oleh Rektor Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan Dr. KH. Ahmad Muhammad Tidjani, MA., Wakil Rektor II Bidang Keuangan IDIA Prenduan KH. Fauzi Rasul, Lc, sebagian Civitas Akademika IDIA prenduan serta para guru pengabdian baru IDIA Prenduan.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Rektor Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan Dr. KH. Ahmad Muhammad Tidjani, MA. Sebelum membuka acara, Rektor IDIA prenduan memberikan arahan kepada seluruh peserta workshop yang hadir untuk selalu mengutamakan ahlakulkarimah dimanapun dan kapanpun, karena ukuran sarjana muslim sejati terletak pada ahlaknya.

Materi-materi yang disiapkan dalam program tersebut ialah menyiapkan diri menjadi sarjana muslim, mengenal dan memahami program niha’i, peluang tantangan mahasiswa akhir, dan mengenal profil alumni IDIA prenduan. Masing-masing materi tersebut disampaikan selama kurang lebih satu jam.

Adapun peserta workshop pada tahun ini berjumlah 183 Mahasiswa/i, yang terdiri dari  134 Mahasiswa/i dari Fakultas Tarbiyah, 25 Mahasiswa/i dari fakultas Dakwah, dan 24 Mahasiswa/i dari Fakultas Ushuluddin. Kendati jumlah peserta tersebut lebih sedikit dari dapa tahun lalu (201 Mahasiswa/i) Rektor sangat senang karena program berharga ini masih berjalan dan diupayakan untuk selalu terlaksana. “Sebuah penghargaan karena acara workshop niha’I seperti ini hanya dilaksanakan di IDIA, akan jarang kita temui kegiatan seperti ini di perguruan tinggi luar baik perguruan tinggi swasta ataupun perguruan tinggi negri” tandas Rektor. (Red.IDIA-2014)

Workshop Keguruan dan Pelantikan Guru Baru TMI

workhsopTMI  - Workshop Keguruan merupakan program pembekalan khusus untuk calon guru-guru baru TMI yang baru diwisuda pada bulan Sya’ban yang lalu. Acara tersebut dimotori oleh Biro Alumni dan Kaderisasi YAP dan Panitia Niha’ie TMI.

Para calon guru baru diberi pembekalan tentang fungsi guru di lembaga pendidikan, fungsi guru di tengah masyarakat dan implementasi konsep BBM (berjasa, berkembang, mandiri)  di tempat pengabdian. Acara workhop ini dilaksanakan selama tiga hari mulai Senin-Rabu (04-06/08).

pimpinan melantikPada saat pelantikan guru baru, pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Maktum Jauhari, MA menegaskan bahwasannya, “ada tiga fungsi (trifungsi) guru dalam mendidik; yaitu sebagai pendidik, manajer dan tholibul ilmi.” Kemudian para calon guru baru dibaiat dengan membaca “sapta setia guru” Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. (Red)

Pembukaan Tahun Ajaran Baru TMI

Pembukaan TA Baru 1435 HTMI - Menjadi sebuah sunnah bagi lembaga TMI untuk memulai segala bentuk program ma’had dengan pembukaan. Dan pada hari ini (09/08)  secara resmi KH. M. Zainullah Rois, Lc selaku Pengasuh Ma’had TMI membuka tahun ajaran baru 1435-1436 H./2014-2015 M. untuk putra bertempat di Puspagatra dan Direktur TMI, K. Drs. Suyono Khatthab untuk putri di depan Geserna TMI Putri.

Acara  ini diikuti oleh seluruh mudir-mudir, asatidz dan asatidzah serta seluruh santri/wati. Dalam pembukaan ini, pengasuh TMI menyampaikan ucapan selamat “alfu mabruk” kepada para santri yang telah lulus dan naik ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, dalam kesempatan tersebut beliau juga menyampaikan bahwa status ijazah TMI (mu’adalah) sudah diakui langsung oleh Mentri Agama. “Jangan ragu dengan ijazah TMI!” tegas beliau.

Beliau juga menyampaikan secara tegas kepada para santri untuk lebih giat dalam belajar serta menghimbau seluruh santri, pengurus dan asatidz/ah untuk  senantiasa menegakkan disiplin yang ada di TMI.

Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan acara perkenalan bersama wali kelas baru, penentuan fungsionaris kelas, dan lain-lain.  Setelah ini, santri akan mulai aktif mengikuti KBM di tahun ajaran baru. (Sulhan)

Selamat Datang Siswa-Siswi SMA 3 Pamekasan Di AL-AMIEN

pondok ramadan sma 3 pmkYAP – SMA 3 Pamekasan tiap tahun mengirimkan siswa-siswinya ke Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan untuk ber-Ramadhan In Campus bersama para santri-sanriwati Al-Amien yang mukim di Pondok. Tahun ini diikuti siswa-siswi kelas X-XII dengan jumlah peserta, putra: 65 orang dan putri berjumlah 132 orang.

Acara ini belangsung selama empat hari, 17-20 Juli dengan agenda kegiatan: sholat taraweh, tadarrus Al-Qur’an dan menimba ilmu kepada para masyayikh dengan berbagai materi: dialog interaktif keagamaan (aqidah, fiqh, hadits, tafsir), Praktek Sholat (perbaikan sholat), Praktek Adab Sopan Santun, Kajian Aqidah tentang Taqwa dan Tawakkal, Mengenal Pondok Pesantren Al-Amien dan acara puncak diisi dengan renungan malam.

Acara Ramadhan in kampus ini dibuka (17/7) oleh Anggota Majlis Kiyai Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Moh. Khairi Husni yang diadakan terpadu di Majlis Ma’had Tahfidh Al-Qur’an. Dalam sambutannya, KH. Moh. Khairi berpesan: “ … program ini sangat besar manfaatnya antara lain untuk menjalin silaturrahim antara Al-Amien dengan SMA 3 Pamekasan, antara kami dengan kalian, kerjasama ini berlangsung tiap tahun alhamdulillah, kalian bisa menikmati mondok (tholabul ilmi) di Al-Amien ini, menimba ilmu walau hanya dalam waktu singkat. Manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, ikuti acara dengan penuh ikhlas” “Semoga kita semua mendapatkan ilmu nafi’ dan barokah, karena dengan mendapatkan ilmu nafi’ dan barakah kita akan memperoleh mardhotillah (ridha allah), karena apapun tanpa ridha Allah akan sia-sia.“

Selamat ber-Ramadhan in Campus buat siswa-siswi SMA 3 Pamekasan, semoga besar manfaatnya, amien. (abu azhar)

Seribu Motivasi Pipit Senja untuk santri Al-Amien di Bulan Ramadhan

pipit senja 1TMI – Sabtu (5/7) gemuruh ratusan santriwati Al-Amien (TMI, MTA dan IDIA) terdengar dari lantai bawah mushola Asma lathifah yang terletak di komplek pondok TMI putri Al-Amien Prenduan Sumenep Madura. Berbeda dari hari-hari lainnya, biasanya suasana khusyu’ sholat dhuha dan dentuman ayat suci Al-Quran yan terdengar namun pagi ini sorak sorai tepuk tangan menggema memenuhi bangunan ini

Ratusan mata kini tertuju kagum kepada tamu kehormatan yang namanya sudah tidak asing di telinga para penikmat novel, beliau berdiri kokoh menggetarkan hati para santriwati dengan ribuan kata yang sarat motivasi. Teh Pipit Senja, begitulah beliau biasa dipanggil. Suara tangguw perempuan asal Sumedang ini sangat membahana dan memotivasi para santriwati untuk menulis.

Acara yang mengusung tema “Gerakan Zakat Melalui Goresan Pena” ini bekerja sama dengan dompet dhuafa, sebuah organisasi penghimpun zakat nasioanal. Acara yang dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-quran yang dibacakan oleh salah seorang santriwati kelas V TMI Putri tersebut kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Mudir Aam TMI Al-Amien Prenduan, K. Drs. Suyono Khottob, beliau melontarkan sebuah pertanyaan pilihan kepada para hadirin dengan jawaban berteriak untuk menjadi seorang penulis.

Jawaban ini seolah-olah menjadi lem perekat dengan kata-kata yang disampaikan teh Pipit “berdakwah dengan pena lebih efektif dan menyenangkan, seperti yang saya jalani saat ini.” tutur teh Pipit dengan nada Sunda yang begitu kental.pipiet senja 2

Kemudian sesi dilanjutkan dengan sesi menulis bebas nan serentak oleh para santriwati. Dengan tempo waktu yang tidak banyak, para santriwati begitu antusias dan semangat ketika diperintahkan untuk menulis apa saja yang dipikirkan mereka saat itu sesuai dengan tema workshop.

Tidak perlu waktu lama, segepok kertas beberapa santriwati telah terkumpulkan dan dikoreksi langsung oleh teh Pipit. Dan akhirnya terpilihlah 5 karya terbaik dari, 3 santriwati TMI Putri dan 2 santriwati MTA yang berhak menerima hadiah berupa buku gratis plus tanda tangan langsung dari teh Pipit.

Acara diakhiri dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan bagi beliau serta untuk dokumentasi acara pondok. “Semoga setelah acara ini, akan ada kunjungan-kunjungan dari penulis lain yang semakin memotivasi kami untuk menulis.” Tutur salah satu santriwati kelas V asal Sepulu, Bangkalan.

Merupakan harapan besar, dengan diadakan acara ini dapat memotivasi seluruh santriwati untuk tidak pernah berputus asa untuk menulis, menulis dan menulis. (dh)

Program Dauroh Al-Qur’an dan Bahasa Arab

dauroh 2014TMI– Sudah menjadi agenda tahunan Ma’had Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah mengadakan program dauroh (pelatihan) Al-Qur’an dan Bahasa Arab yang wajib diikuti oleh seluruh santri Marhalah ‘Aliyah (III Intensif, IV & V). Selama mengikuti program dauroh para santri wajib mukim di pondok sampai bulan Ramadan. Untuk santri kelas III Intensif & IV sampai tanggal 10 Ramadan, dan untuk santri kelas V sampai tanggal 27 Ramadan.

Program ini merupakan salah satu syarat kelulusan kenaikan kelas. Jadi para santri harus benar-benar aktif dan semangat mengikutinya. Yang tidak serius dan main-main akan ditangguhkan kenaikan kelasnya.

Khusus santri kelas V (Lima) TMI hanya mengikuti dauroh bahasa Arab saja. Karena mereka disibukkan untuk menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Ilmu Nahwu Shorrof (SKINS) dan Syarat-syarat Kecakapan Kenaikan Kelas Akhir (SKKA) kepada para pembimbing masing-masing, namun sebelum itu mereka harus mengikuti ujian membaca Al-Qur’an terlebih dahulu.

Kegiatan dauroh ini secara resmi dibuka oleh Wakil Pengasuh Ma’had TMI KH. Ghozi Mubarok Idris, MA tadi (24/06) ba’da sholat Isya’ di masjid jami’ Al-Amien untuk Putra dan yang membuka di Putri Mudir ‘Aam TMI KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I di Geserna.

Dalam sambutannya Kyai Ghozi menyampaikan, “pelaksanaan dauroh ini memiliki 2 (dua) nilai positif dan istimewa; yang pertama, karena dilaksanakan menjelang bulan Ramadan dan selama bulan Ramadan. Insya Allah penuh berkah. Yang kedua, kemulian dari ilmu itu diukur berdasarkan pada apa yang dipelajarinya. Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya. Kalimat Al-Qur’an sendiri menggunakan bahasa Arab. Barangsiapa yang membaca Al-Qur’an maka baginya pahala dari setiap huruf yang dibaca.”

Adapun untuk para pengajar dauroh Al-Qur’an oleh Ust. Abdul Jalil (Qori Dewasa Nasional Sumenep), Ust. Rofi’uddin (Pembina MTQ Pamekasan), Ust. Syafa’at (Pembina MTQ Sumenep), KH. Abdullah Zaini, M.Th.I, Lc.Q dan KH. Umarul Faruq, Lc.

Sedangkan untuk pengajar dauroh bahasa Arab oleh KH. Moh. Marzuqi Ma’ruf, KH. Umarul Faruq, Lc., Ust. H. Lukman Hakim, Lc., Ust. Hasbiyallah, Lc., Ust. Suhaimi Syatroh, Ust. Drs. Fahmi Yunus, MA (TMI Putra), K. Drs. Suyono Khattab, Ust. H. Ah. Tijani Syadzili, Lc., Ust. H. Fahmi Fattah, S.Sos.I, KH. Bastomi Tibyan, S.Pd.I, Ust. Zainal Abidin, S.Sos.I, dan Ust. Abdul Muiz, M.Th.I, Lc.

Program dauroh Al-Qur’an dan bahasa Arab ini diikuti oleh 434 santri Putra dan 407 santri Putri. (Ishlah)

Wisuda Alumni TMI 2014

wisuda tmi 2014TMI – (20/06/2014) sebanyak 177 santri putra angkatan XXXIX dan 133 santri putri angkatan XXV diwisuda. Setelah mengikuti serangkaian agenda akhir tahun, di hadapan Pengasuh Pondok, Majlis Kiai, guru-guru serta semua yang hadir di Gedung Serba Guna (GESERNA), mereka mengucapakan Sapta Setia Guru, tanda bahwa mereka telah siap untuk menjadi alumni TMI.

Kegiatan Niha’ie akhir tahun ini dimulai dengan beberapa rentetan acara yang telah dilaksanakan mulai Jum’at sore (20/06/2014) kemarin. Diawali dengan silaturrahim wali wisudawan/wati bersama pengurus pondok, kemudian dilanjutkan dengan prosesi Yudisium Kelulusan pada malam harinya. Dalam acara Yudisium ini, Pengasuh Ma’had TMI, KH. M. Zainullah Rois, Lc. menyampaikan laporan kegiatan dan keuangan niha’ie.

Acara wisuda dihadiri oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Maktum Jauhari, MA, Majelis Kiai, guru-guru, para tamu undangan dan wali wisudawan/wati. Dalam sambutannya, KH. Maktum Jauhari, MA menyampaikan agar para santri yang diwisuda tetap setia dengan Pondok, tidak menjadi anak hilang dan senantiasa mengamalkan apa yang sudah diperoleh dari pondok ini, baik ilmu atau kebiasaan yang dilakukan sehari-hari.

Hadir pula dalam acara tersebut, Bapak Kiai Nur Syahid dari Gontor, sebagai perwakilan dari Pimpinan dan Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor yang menyampaikan pidato perpisahan.

Prosesi Wisuda akhirnya menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan santri/wati Niha’ie selama mereka nyantri di TMI. Dengan bekal-bekal yang pernah didapatkan selama enam tahun bagi santri reguler dan empat tahun bagi santri intensif mereka siap dilepas ke tengah-tengah masyarakat guna mengamalkan ilmu-ilmunya. (Sulhan)