Category: IDIA Prenduan

IDIA Miliki Satu Doktor Lagi: Dr. Musleh Wahid, M.Pd.I

IDIA- IDIA Prenddr muslehuan kembali miliki doktor baru. Setelah mempertahankan disertasinya di hadapan penguji, Rabu (15/11/2017), Dr. Musleh Wahid, M.Pd.I. akhirnya ditetapkan sebagai doktor bidang pendidikan Islam oleh Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya.

Warek bidang Akademik ini menjadi doktor keenam bagi Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan setelah sebelumnya didahului oleh Dr. H. Mashuri Toha, M.Pd., Dr. H. Mohammad Fattah, MA., Dr. KH. Muhtadi Abd. Mun’im, MA., Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA., dan Dr. Abdul Ghoni, M.Pd.

Dengan judul disertasi: ‘Perilaku Politik Kiai Pesantren’ (Studi Relasi Politik dan Kiai di Pondok Pesantren Annuqoyah Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep), warek yang akrab disapa Ustadz Musleh ini tinggal menunggu wisuda doktoralnya.” Ungkap Moh. Fathul Huda Amien, S.Sos. selaku Staff Sekretaris Institusi.

Hal ini tentunya menjadi kabar gembira sekaligus nilai plus bagi IDIA dengan bertambahnya doktor baru dan menjadi motivasi bagi para dosen yang masih belum atau yang sedang menjalani studi S3.read

Delegasi IDIA Meraih Juara Umum dalam Festival Jazirah Arab di UIN Malang

debat uin malangIDIA-Delegasi IDIA Prenduan ditetapkan sebagai Juara Umum dalam Mahrajan (Festival) Jazirah Arab 2017 antar Perguruan Tinggi Tingkat Nasional yang diadakan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Fastival ini berlangsung selama 5 hari dari tanggal 7-11 November 2017.

Jenis perlombaan yang diraih oleh IDIA Prenduan antara lain:  Juara I Lomba Debat Bahasa Arab dengan para peserta Seif Robert Alhaq, Abdul Hakim dan Miftahul Hadi semuanya tercatat sebagai mahasiswa IDIA Semester V. The Best Speaker Debat diraih oleh Seif Robert Alhaq. Dan Juara I Lomba Puisi Arab diraih oleh Muhammad Muhaidin Mahasiswa IDIA Semester VII.

Perguruan tinggi yang ikut serta dalam even kali ini semuanya berjumlah 24, di antaranya; UIN Suka Jogja, PBA IAIN Tulung Agung, IAIN Sunan Ampel, UI, Unibraw, UII, PBA UIN Malang, PBA IAIN Jember, dll.

Menurut Abdul Hakim, perolehan sebagai juara umum kali ini cukup memeras otak karena yang ikut serta dalam kejuaraan kali ini adalah perguruan tinggi yang pernah juara pertama dalam lomba debat pada even Festifal Budaya di UIN SUKA, juga dari perguruan-perguruan tinggi jurusan Bahasa Arab. “Tapi alhamdulillah, dengan bekal ilmu dan pengalaman dari almamater kami TMI serta dukungan dari masyayikh kami dapat mengatasinya,” kata Hakim.

KAJIAN FAKULTAS BEM IDIA

IDIA- (10/08) Idia  mengadakan kajian Fakultas yang diikuti oleh mahasiswa intensif semester 1 dan 3. Namun, Mahasiwa dari program Plus dan Regular tidak bisa hadir, karena ada kegiatan lain. Kajian Fakultas ini adalah kegiatan UKM yang pengurusnya terdiri dari semester 3 sendiri. Dan ini merupakan ajang Perdana mereka dalam kajian Fakultas. Mahasiwa yang mengikuti acara ini tampak antusias sekali, hal ini terlihat dari peran aktif mereka dalam memberikan masukan tentang tentang kegiatan-kegiatan di fakultas masing – masing.

Tahun kemaren kajian Fakultas di adakan malam hari. Berbeda dengan sekarang yang diadakan di siang hari,  yang disebabkan adanya program baru yaitu Tahfidz. Jadi, semua agenda yang diatur  BEM dan UKM menyeimbangkan dengan program Tahfidz, agar yang aktif di program tahfidz juga bisa mengikuti agenda lainnya. Keakraban pengurus dan anggota pun terlihat saat mereka selesai mengadakan acara kajian ini.

“Yang penting kegiatan Kajian Fakultas berjalan sangat lancar, berkat kerja sama dan komunikasi yang baik antar sesama pengurus hingga menghasilkan hasil yang memuaskan,” tutur sekretaris UKM dari mahasiswa  program intensif, Abdul Wahid mahasiswa semester 3 Fakultas dakwah Prodi KPI  (Komunikasi Penyiaran Islam).

LOMBA AGUSTUSAN HUT RI-72 DI IDIA

IDIA- Kamis (17/08/17) IDIA mengadakan perlombaan Agustusan selama dua hari. Peserta yang mengikuti lomba itu  terdiri dari mahasiswa intensif dari semester 1, 3, 5, dan niha’i. Mereka sangat antusias mengikuti lomba itu. Pertandingan sangat seru dan bergengsi antara (GROUNDISTICA) berhadapan dengan mahasiswa Niha’ie di babak pertama. Pelatih Edward Susilo GDF (GROUDISTICA) sangat kesal karena babak pertama hanya mendapatkan skor 0 – 0. Babak kedua menit ke 6 diakhir permainan bola joget ini di menangkan oleh (GROUNDISTICA) dengan  skor 1 – 0  yang di cetak oleh Nurul Gonzales. Akhirnya tim (GROUNDISTICA) masuk final dan berhadapan dengan SPIGENTISTY. kedua tim ini sejak awal belum pernah bertemu sehingga membuat kondisi kedua tim memanas.

Karena salah satu pemain dari tim (GROUNDISTICA) yaitu Loro Ezeguel mendapat kartu merah akibat membuat salah satu dari pemain SPIGENTISTY cidera , permaian pada saat itu terlihat tidak seimbang lantaran Loro Ezeguel adalah salah satu pemain paling penting dari timnya. Akhirnya, babak final Bola Joget di menangkan oleh tim SPIGENTISTY dengan skor 3-0.

Orientasi Studi dan Pengenalan Almamater (ORDIPA) IDIA Prenduan Tahun 2017

IordipaDIA- Rabu, 26 Juli 2017 pukul 13.00, terlaksananya pembukaan Orientasi dan Pengenalan Almamater (ORDIPA) di Lantai III Gedung Rektorat yang dibuka secara resmi oleh Rektor IDIA KH. Dr. Ghozi Mubarok, MA, dan dihadiri sivitas akademika IDIA, serta diikuti 157 mahasiswi baru. Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan agar mahasiswi baru dapat mengenal lebih dalam tentang kampus dan seluruh bagian-bagian di dalamnya.

Namun, sebelum pelaksanaan Ordipa diawali Pra-Ordipa yang di selenggarakan Pada hari Selasa, 25 Juli 2017, untuk memperkenalkan kepada para mahasiswi agenda-agenda yang akan dilangsungkan selama ordipa nantinya, begitupula pembagian kelompok, persiapan perlengkapan, dan latihan Hymne Al-Amien serta Mars IDIA Prenduan.

Kemudian sehari selepas pelaksanaan Pra-Ordipa tersebut dilaksanakannya Pembukaan Ordipa, kemudian diteruskan sesi-sesi yang terdiri dari VII sesi dan berakhir pukul 17.00. Pada Sesi Pertama “Mengenal IDIA dan Tri Darma Perguruan tinggi oleh Musleh Wahid, M.Pd selaku Warek I Bid. Akademik. Sesi kedua, Dialog Interaktif mengenai “Falsafah Hidup Islami, Tarbawi dan Ma’hadi” di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan oleh Nyai Hj. Dra. Annisah Fatimah Zarkasy. Sesi ketiga, dialog interaktif semua fakultas oleh dekan dan kaprodi masing-masing fakultas. Sesi keempat, pengenalan Siakad dan Websait IDIA Prenduan oleh sekretaris Institut, Ahmadi, M.Fil.I. Sesi kelima, mengenai “Perpaduan Ma’had Ali dan Perguruan Tinggi oleh warek III Bid. Kemahasiswaan, KH. Dr. Muhtadi Abdul Mun’im, MA. Sesi keenam, mengenal BEM dan UKM IDIA secara khusus oleh ketua masing-masing. Dan sesi ketujuh, kunjungan Perpustakaan oleh Bidari, M.Pd.I selaku kep. Perpustakaan IDIA Prenduan.

“Syukur alhamdulillah, acara ini berjalan dengan lancar dan khidmat, baik di Pra-Ordipa maupun Ordipa”, tutur Ket. Pelaksana Ordipa. Dan acara tersebut berakhir pada kamis, 27 Juli 2017.

Rektor IDIA- Apresiasi Terlaksananya Kongres Mahasiswa ke-XVIII

IDIA– Ahad, 6 Agustus 2017. Dilaksanakannya penutupan Kongres Mahasiswa ke XVIII sekaligus  Pelantikan Pengurus BEM & UKM 2017-2018 yang ditutup secara resmi oleh Rektor IDIA Prenduan KH. Dr. Ghozi Mubarok, MA di Lantai III Gedung Rektorat IDIA Prenduan. Acara tersebut dihadiri oleh Rektor, Warek I Bidang Akademik Ust. Mushleh Wahed, MA, Warek III Bidang Kemahasiswaan KH. Dr. Muhtadi Abdul Mun’im, MA, Mudir Ma’had Lil-Banin KH. Mujammi’ Abdul Musyfi, Lc, Mudir Ma’had Lil-Banat KH. Muhammad Fikri Hukongres idiasein, MA, dan para Asatidz.

Acara yang digelar pada malam Ahad, 6 Agustus tersebut berjalan dengan lancar yang dikemas dalam beberapa rentetan acara diantaranya adalah Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) dari pengurus BEM lama periode 2016-2017 kepada pengurus BEM baru periode 2017-2018 yang diwakili oleh ketua BEM dan disaksikan oleh Rektor, Warek III Bidang Kemahasiswaan, dan Mudir Ma’had Lil-Banin di depan para audien. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Sambutan pertama disampaikan oleh mantan ketua BEM lama, Ma’ut. Dalam sambutannya dia menyampaikan, “ Jangan pernah berfikir tentang apa yang akan kita dapatkan tetapi berfikirlah apa yang dapat kita berikan pada IDIA dan Bangsa.” Sebuah ungkapan yang bermakna pengabdian dan sesuai dengan Panca Jiwa Al-Amien “ Berjasa, Berkembang, dan Mandiri ”.

Sambutan kedua oleh ketua BEM baru, Supriadi. “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raji’uun“, “Demi Allah, sungguh aku tidak meminta urusan ini sedikitpun, baik dengan sembunyi-sembunyi maupun dengan terang-terangan.” Sembari mengutip perkataan Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Karena tidak semua dari pemimpin-pemimpin di dunia ini yang sedih seperti Khalifah Umar tatkala menerima amanah dan terpilih menjadi pemimpin, kebanyakan dari mereka senang, bahkan ada yang berucap “Alhamdulillah, saya terpilih”. Justru tipe pemimpin seperti itu yang perlu diwaspadai.

Dan terakhir adalah sambutan yang disampaikan oleh Rektor KH. Dr. Ghozi Mubarok, MA sekaligus menutup secara resmi Kongres ke-XVIII IDIA Prenduan. Terdapat beberapa hal yang disampaikannya dalam sambutan tersebut diantaranya adalah berupa apresiasi dari Rektor berkenaan dengan terlaksananya Kongres Mahasiswa dengan baik dan damai pada selasa, 1 s/d 6 Agustus 2017 yang lalu.

“ Biasanya Kongres itu identik dengan pertikaian yang berkepanjangan. Namun, Kongres yang digelar oleh para mahasiswa IDIA ini berjalan dengan lancar dan damai.” “Tentunya ini yang diinginkan dari adanya Mu’tamar (Kongres), karena yang namanya musyawaroh itu menghasilkan kedamaian berdasarkan hasil mufakad bersama.” Ungkap Rektor.

Disamping itu Rektor juga memberikan Tanbih kepada calon pengurus BEM baru agar mengedepankan dan menunaikan apa yang diamanahkan kepada mereka dengan baik. Sebagaimana yang diungkapkannya, “ Jabatan itu adalah nikmat, kehormatan, dan tanggungjawab. Jadi dahulukanlah tanggungjawab itu baru kemudian akan menyusul kehormatan dan nikamat tersebut.” Dan tidak lupa pula ungkapan penghargaan kepada pengurus BEM lama atas jasa-jasa yang telah mereka lakukan selama menjadi pengurus BEM sekaligus permohonan maaf mewakili dari seluruh sivitas akademika IDIA Prenduan.

Dan pada akhirnya tiba pada penghujung acara tersebut yang diakhiri dengan pembacaan do’a oleh Mudir Ma’had Lil-Banat KH. Muhammad Fikri Husein, MA.

IDIA Resmi Miliki Program Studi Perbankan Syariah

IDIA- Direktur Pendidikan Tinggi Keagaman Islam, Kementrian Agama RI, Prof. Dr. Nizar Ali, M.Ag. meresmikan beberapa program studi S1 di beberapa Perguruan Tinggi Kegamaan Islam Swasta (PTKIS) melalui surat keputusan direktur jenderal pendidikan Islam nomor: 3183 tahun 2017 tentang izin penyelenggaraan program studi pada program sarjana Perguruan Tinggi Kegamaan Islam Swasta. Acara peresmian dan penyerahan SK berlangsung pada Jum’at, (21/07/17) bertempat di ruang sidang direktorat pendidikan Islam Kementrian Agama RI, Jakarta. KH. Holilurrahman, MH.I selaku ketua prodi dan Ust. Mujibno MM. Selaku dekan hadir sebagai perwakilan dari pihak IDIA.

Di antara beberapa PTKIS yang mendapat SK peresmian program studi, salah satunya adalah IDIA mendapat SK resmi program studi Perbankan Syariah. “dengan adanya program studi baru ini bisa meningkatkan mutu IDIA dan siap menghantarkan para mahasiswanya mempunyai kompetensi yang handal dalam bidangnya dan mutafaqqih fiddien”. Harap Ust. Mujibno, MM. Selaku dekan Program Studi Perbankan Syariah.

perbankan Read more →

“The Real Muslimah” = “No Couple Before Akad”

IDIA- Jum’at (14/07) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEMi) Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan, mengadakan seminar Remaja Muslimah dengan tema “No Couple Before Akad” bersama Bayu Dwi Septiyan (Mas Vedha) dan Ust. Yosi Al-Muzanni, serta Tim Klinik Nikah Indonesia dalam rangka mengisi kekosongan aktifitas para Mahasiswa/i, yang dalam hal ini panitia hanya merekrut peserta dari kaum hawa. Acara ini berlangsung di Gedung GESERNA, TMI putri Al-Amien Prenduan, pada pukul 07.00 Wib sampai 11.00 Wib, yang secara resmi dibuka langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik yaitu Ust. Musleh Wahid, M.Pd.I yang dalam waktu terdekat ini akan meraih gelar Doktor. Para nara sumber sempat terkejut dan heran serta kurang pede, pasalnya mereka dihadapkan oleh banyak bidadari-bidadari yang cantik dan sholehah, yang mana kata beliau insyaAllah semuanya merupakan penghuni surga. Amien ya Rabbal Alamin.

Acara berlangsung dengan lancar dan meriah, dengan dipenuhi canda tawa para peserta seminar, pasalnya ada 3 moderator khusus membantu berjalannya acara ini dari awal hingga penutupan, 3 moderator ini adalah personil dari club Mlumah dengan nama-nama yang unik dan mungkin bisa dikatakan religi diantaranya Ipul Singelillah, Rian fi sabilillah, dan Efri lillahi ta’ala. Mereka ikhlas menghibur peserta dengan beberapa percakapan pendek mereka yang kental akan logat jawanya, membuat para peserta tidak bisa berhenti menahan gelak tawanya.ust musleh

Seminar ini memberikan beberapa renungan bagi para muslimah mengenai fitrah cinta yang sesungguhnya, karena di era globalisasi ini banyak para remaja yang mulai mengerjakan beberapa pekerjaan yang keluar dari syariat-syariat agama dan melupakan tugas pokok diembankan kepada manusia. Berkaitan dengan masalah cinta, banyak orang-orang diluar sana yang mau mati konyol, seperti bunuh diri dan lain sebagainya, hanya gara-gara putus cinta, dan tidak sedikit juga orang pintar menjadi gila karena cinta. Mas Vedha menuturkan bahwa kita harus bangga menjadi jomblo saat ini, karena saat ini jarang ada orang yang bahagia ketika dinyatakan dirinya jomblo, pasalnya banyak anak muda saat ini mulai mengikuti kebiasaan buruk dan gaya hidup kebarat-baratan. Hal ini akan membawa dampak negatif untuk penerus bangsa kita, beliau juga menyatakan bahwa dirinya pernah menjomblo selama 25 tahun, dan masa-masa itu merupakan masa-masa sulit baginya, tapi semua itu beliau lewati dengan berbagai aktifitas positif yang menghasilkan manfaat bagi siapapun, sehingga masa jomblonya tidak ngenes.

Kemudian dilanjutkan lagi oleh ust. Yosi yang menjelaskan beberapa keterangan mengenai bahasan tersebut, dan beliau juga merangkum perkataannya melalui beberapa puisi dan lagu-lagu yang membuat para peserta seminar merasa tersentuh dan merenungkan kembali setiap kata-kata dari ust. Yosi. Diakhir acara ust. Yosi memimpin semua hadirin untuk berdo’a, adapun salah satu dari do’a yang dipanjatkannya yakni “Ya Allah, jangan sampai kecintaan kami kepada makhluk ciptaan-Mu, melebihi rasa cintaku kepada-Mu”.

Disitulah, kami bisa mengambil manfaat dari ulasan-ulasan luas yang membuat kita tercengang akan fitrah yang diberikan sang sutradara dunia

Salam Lestari!!! Save Earth

Senin (10/04) dibuka secara resmi acara Peringatan Hari Bumi Se-Dunia yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Mapala Green Zone yang bertujuan untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2017. Acara tersebut dibuka oleh Dewan Kunsultan Mahasiswa yaitu Ust. Dede Syafa’tul Barokah, S.Pd. yang mewakil Mudir Ma’had Lil Banin karena berhalangan hadir pada acara pembukaan tersebut.

Dalam sambutannya Ust.Dede menyampaikan bahwa sangat perlu dan menjadi kewajiban bagi setiap manusia untuk ikut menjaga dan melestarikan alam di sekitar kita, karena hal tersebut sudah termaktub dalam kitab suci Al- Qur’an sebagai pedoman dan kitab suci bagi orang Islam . Acara di mulai pada pukul 20.10 WIB yang diikuti oleh 52 mahasiswa Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan Program Intensif.

Dalam acara tersebut akan berlangsung beberapa rentetan agenda, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Pelaksana Saudara Abdul Halim dalam sambutannya yaitu Penanaman Bibit Pohon, Donor Darah, Pengadaan Tempat Sampah dan Bersih-bersih massal disekitar lingkungan kampus. Hari Bumi merupakan kampanye untuk mengajak orang peduli terhadap lingkungan hidup. Gerakan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi. Hari Bumi telah menjadi sebuah gerakan global yang mendunia hingga kini.

Musyawarah Wilayah (MUSYWIL) BEM Pesantren Wilayah Jawa Timur

IDIA BemRabu, 05/04 diselenggarakan acara Musyawarah Wilayah (MUSYWIL) BEM Pesantren Wilayah Jawa Timur di Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan (IDIA) yang diikuti oleh 23 Lembaga dari beberapa daerah Se-Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dimulai dengan acara pembukaan secara resmi oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yaitu Dr. KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA. pada Rabu, 05/04 di Gedung Rektorat Lantai III yang kemudian dilanjutkan dengan acara Ta’aruf peserta Musywil di tempat yang sama.

Keesokan harinya acara dilanjutkan kepada acara inti yaitu Musyawarah BEM Pesantren Se-Jawa Timur yang diikuti oleh 53 peserta dengan rincian 40 putra dan 13 putri. Acara dimulai dari pukul 10.00 sampai 22.00 WIB dengan beragam pembahasan diantaranya AD-ART, Perumusan Struktur Kepengurusan dan Agenda-agenda untuk satu tahun kedepan.

Jum’at, 07/04 acara dilanjutkan dengan Seminar Kepesantrenan dengan tema “Dari Pesantren untuk Kejayaan Umat Islam” dengan Narasumber KH. Bustomi Tibyan, M.Pd. dan Dr. H. Mohammad Fattah, MA. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor IDIA Prenduan Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA. dalam sambutannya Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA. menyampaikan harapan dengan adanya Musyawarah ini dapat mendatangkan manfaat kepada IDIA Prenduan dan kepada seluruh peserta, Semakin mempererat Tali Silaturrahim dan dapat diaplikasikan semua poin-poin yang sudah di bahas dalam Musyawarah tersebut. Acara berlangusung di Gedung Rektorat Lantai III dengan 270 peserta, 110 dari putra dan 160 dari putri. Dimulai dari jam 08.00-11.00 WIB yang sekaligus digabungkan dengan acara penutupan secara resmi Musyawarah Wilayah (Muswil) BEM Pesantren Wilayah Jawa Timur.