Category: Kabar Pondok

MTA Prenduan Mewisuda 622 Penghafal Al-Qur’an

IMG-20170520-WA0017MTA_Setelah pada hari sebelumnya (Jum’at, 19/5/2017) MTA meyudisium 188 santri kelas akhir, putra dan putri, maka pada hari ini Ma’had Tahfidh Al-Qur’an Al-Amien Prenduan mewisuda sebanyak 622 santri yang menghafal Al-Qur’an.

Gedung Serba Guna (GESERNA) yang terletak di are TMI putri menjadi tempat bersejarah bagi para santri yang menghafal Al-Qur’an di MTA. GESERNA menjadi tempat yang menyaksikan wisuda 622 santri Hafidhul Qur’an. 622 santri yang diwisuda ini merupakan gabungan dari wisudawan/wisudawati yang telah menyelesaikan hafalan 30 Juz, 12 Juz, dan Juz 30

Jumlah penghafal Al-Qur’an yang diwisuda 30 Juz berjumlah 37 wisudawan dan 42 wisudawati. Sedangkan yang diwisuda 12 Juz seluruhnya berjumlah 84 orang putra dan putri. Untuk peserta wisuda juz 30 terdiri dari 185 santri putra dan 274 santri putri. Di antara wisudawan juz 30 ini ada yang merupakan putra bupati Sumenep KH. Busyro Karim.

Yudisium dan Wisuda Alumni Angkatan XXI/IX MTA Prenduan

PHOTO_20170519_084055MTA_Jum’at 19/05/2017 acaraYudisium & Wisuda Alumni 2017, Alhamdulillah berjalan khidmah dan lancar. Bertemam di auditorium TMI Putra, acara dimulai dan Tepat pukul 07.34 Wakil Pimpinan dan Pengasuh PP. AL-AMIEN PRENDUAN, almukarrom Dr. KH. Ghozi Mubarok Idris, MA, membuka secara resmi acara tersebut.
MTA Al-Amien Prenduan tahun ini berhasil meluluskan 88 Wisudawan (36 diantranya Kaamilul Quran) dan 100 Wisudawati (38 diantaranya kaamilul Qur’an). dengan sebaran kelulusan yang bermacam-macam dan pencapaian hafalan yang juga beraneka capaian. Acara dilanjutkan dengan beberapa sambutan, sambutan pertama oleh wakil wisudawan/wati, yang disampaikan oleh Ridho Abdillah Asal Pamekasan Program MAK (Kaamilul Qur’an). Dilanjutkan dengan sambutan kedua oleh wakil Wali Wisudawan/wisudawati, yang disampaikan Oleh Dr. H. Moh. Zahid wali wisudawan Kaamilul Qur’an, Syarifuddin Ala dzil Fikri. dan Sambutan pamungkas sekaligus tausiyah disampaikan Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Dr. KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA, dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan untuk selalu bersyukur, apa yang dicapai hari ini semua berkat rahmat Allah, berkat kerihodoan Allah, “… banyaklah bersyukur, haadzaa min fadhli Rabbii, bukan min fadlil ustadz walaa kiai. kemudian beliau ayat Al-Qur’an, surah An-Naml:40). Beliau memulai tausiyah untuk juga berterima kasih dan mengirim doa kepada pendiri pondok, karena tanpa perjuangan beliau semua, MTA Al-Amien kini ada. Beliau juga menghibau kepada seluruh wisudawan/wati untuk terus melanjutkan dan mengembangkan hafalan yang sudah dihafal, “….. yang belum khatam, khatamkan! Al-Qur’an itu 30 Juz, bukan 12 Juz!”. Yang sudah khatam, tekuni, pelajari, amalkan dan sebarkan!. “, beliau juga berharap agar alumni mempunyai karakter mujahid fii sabilillah, dengan menebarkan keberkahan dari pembelajara Al-Qur’an, “.. anak-anaku, berjihad lah dengan Al-Qur’an, Yurfa’u bihaadzal kitaabi Aqwaaman, wayadhou bihal Aakhorin, akan terangkat derajat suatu kamu karena kitab (al-Qur’an) ini, dan begitu juga sebaliknya. Tausiyah diakhiri dengan doa semoga para wisudawa/wati, kelurga dan seluruh ummat muslim mendapatkan keberkahan, ilmu yang bermanfaat dan selamat dunia akhirat. dan sebagai pamungkas dari acara ini, doa ikhtitam disampaikan oleh KH. Fauzi Rasul, salah seorang Majlis Kiai Al-Amien Prenduan. (el-Qutb)

Mata Alumni MTA Prenduan

18425268_1367555283312203_6011625003190603990_nMTA_Malam ini, malam luarbiasa, setidaknya bagi sebagian santri (yang hadir saat itu). Acara “mata Alumni” dikemas dalam bentuk talk show dengan bintang tamuya adalah alumni MTA Al-Amien Prenduan, layaknya kick andy atau hitam putih, mengupas sisi-sisi kehidupan seorang hafidz dan napak tilas menuju tangga kesuksesan, dan bahwa al-Quran adalah kunci dari terbukanya Pintu-pintu kesuksesan.
Acara ini mengusung tema, “Membina Generasi Qur’ani sebagai Pelopor Umat”. Hadir dalam acara ini sebagai bintang tamu, dr. Ust. Nur Wahid. Alumni perdana MTA Al-Amien Prenduan, dan merupakan salah satu santri yang memboyong Penghargaan dari Mendikbud Bpk. Prof. Wardiman Djoyodiningrat Tahun 1994-1995, saat itu beliau duduk dikelas VI MTA (X SMA). saat ini beliau sibuk sebagai Dokter di salah satu rumahsakit di surabaya. Hadir sebagai bintang tamu kedua, adalah ust. Abdurrahim, mewakili generasi menengah, adalah alumni ke-11 MTA, Mereka yang aktif di “dunia” MTQ, inshaallah cukup familiar dengan nama dan wajahnya, Juara MTQ tingkan Surabaya, juara MTQ Tafsir bahasa arab tingkat Provinsi jawa timur dan beberapa juara-juara MTQ yang lain. Diusia beliau yang masih cukup muda (lahir tanggal 20 April 1989), saat ini beliau Aktif sebagai Ketua Yayasa Pendidikan Tahfidz Al-Qur’an, Qur’anic School, Sidoarjo. Direktur Operasional di Ma’had Tahfidz Al-Qur’an Nurul Furqon, sekaligus Direktur Utama di Yayasan Amil Zakat (Tazakka Foundation).
Diharapkan dari acara ini, santri mengambil banyak pelajaran, bahwa al-Qur’an tidak hanya tentang membaca atau menghafal saja! Al-Qur’an adalah kunci dari pintu-pintu kesuksesan. bahwa menjadi hafidz, tidaklah harus tentang ngaji, khotmul Quran dan sarungan, Hafidz adalah identitas bahwa kita adalah orang yang berharga, untuk kita jaga dan kita syukuri dengan terus memurojaah hafalan, mempelajari dan mengamalkannya.

TMI Kuasai Gelar Juara dalam Mahrojan al-Fanni al-Aroby STAIN Pamekasan

18342116_10213549993169223_6713486607136448915_nTMI_Prestasi yang diraih Santri TMI Al-Amien Prenduan dalam Mahrojan al-Fanni al-Aroby STAIN Pamekasan
A. Debat Bahasa Arab
- Juara I: Alfian Darmawan (VI DIA A, Bogor), Moh. Ibnul Mubarok (VI DIA C, Bondowoso), dan Moh. Farisandi (VI DIA A, Banyuates)
- Juara II: Muruatul Madaliyah (VI DIA A, Arosbaya), Sofa (VI DIA A, Banyuates), dan Siti Maimuna (VI DIA A, Sumenep)
- Juara III: Moh. Rofiqi (VI DIA A, Bondowoso), Andi Dwi F. (VI DIA A, Lumajang), dan Husnul Haitami (VI DIA A, Bondowoso)
B. Pidato Bahasa Arab
- Juara I: Fahrur Rozi (VI DIA A, Bluto)18301420_10213549996129297_1550087787990967787_n
- Juara II: Winnuriyah (VI DIA A, Lenteng)
C. Olimpiade Bahasa Arab
- Juara I: Habibul Ghofur (VI DIA A, Tuban)
D. Ghina’ Arab
- Juara I: Abdus Shomad (VI DIA A, Kokop)
E. Kaligrafi
- Juara II: Farid Wajdi (VI DIA B, Galis Pamekasan)

TMI Mencetak Muhafizd Unggul Lewat JQH

JQHAcara Tasyakur JQH dilaksanakan tadi malam, (14/4/2017), di Auditorium putra. Pada acara tersebut dihadiri oleh seluruh struktur pondok pesantren baik dari Majelis kyai, santri, masyarakat, dan wali santri peserta tasyakkur  dari berbagai daerah. Pada tasyakur JQH kali ini memiliki kesan yang berbeda dari acara tasyakkur sebelumnya. Pasalnya, pada tasyakkur kali ini, JQH Memiliki Alfian Dharmawan, kelas VI DIA A sebagai salah satu peserta kamil al-Qur’an (sebutan bagi hafidz 30 juz) dari golongan santri setelah lima tahun berlalu. Dan ini adalah rekor kedua setelah santri yang sudah menjadi alumni tahun 2011 silam. “kini kita memiliki seorang yang telah menghatamkan hafalan Al-Qur`annya setelah lima tahun berlalu” Ujar Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA dalam pidatonya pada acara Tasyakkur JQH.

Hal ini adalah sebuah prestasi bagi JQH pada tahun ini, dengan prestasi ini JQH diharapkan tetap terus mencetak para hafidz berkualitas untuk masa depan. Dengan didukung semangat antusias 140 peserta tasyakkur acara dapat berlangsung secara khidmah. KH. Zainullah Rois dalam sambutannya memberikan tausiyah kepada para peserta Tasyakkur dan seluruh santri yang hadir tentang keutamaan membaca Al-Qur’an, beliau mengatakan “Alif Lam Mim bukanlah satu huruf, tapi Alif itu huruf, Lam itu huruf dan Mim itu huruf. Dan pada setiap huruf ada sepuluh pahala”. Selain itu juga para panitia memberikan apresiasi bagi para penghafal terbaik contohnya Dino santri kelas I Reg menjadi hafidz terbaik pada kategori juz ‘amma. Abd. Wahid santri kelas III Int asal Bangkalan terbaik dalam kategori 5 juz. M Nasir santri III Reg menjadi terbaik dalam kategori 10 juz, Nurul Huda santri V M-IPA terbaik dalam kategori 15 juz.

Al-hamdulillah UNBK MTA Berjalan Lancar dan Sukses

Exif_JPEG_420Mengikuti agenda nasional, santri MTA Kelas VI (XII SMA/MA) melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dari tanggal 10-13 April 2017. Pelaksanaan UNBK yang diselenggarakan di dalam laboritorium komputer SMA dan SMP MTA ini akhirnya sukses melewati berbagai macam tantangan dan rintangan.

Pada hari pertama pelaksanaan UNBK, pada saat sesi pertama, komputer server dan client yang di labkomp SMP putri sempat mengalami masalah koneksi yang tidak tersambung dengan server pusat sehingga menyebabkan sedikit terlambat hingga 30 menit. Sementara labkomp yang digunakan siswa MA Keagamaan putra di gedung SMP pada hari pertama sesi ketiga juga sempat mengalami kendala karena aliran listrik yang sempat tidak masuk ke perangkat hub jaringan client.

Namun segala kendala yang terjadi tersebut bisa diatasi sehingga semua peserta UNBK dapat mengikuti ujian dari hari pertama hingga hari keempat dengan sukses, tanpa satupun siswa yang harus mengikuti ujian susulan karena kendala teknis. Kesusksesan ini tidak lepas dari do’a dari berbagai pihak, terutama para guru dan santri yang melakukan istighatsah sejak hari pertama hingga berakhirnya ujian UNBK ini. Termasuk juga dukungan dan bantuan segala pihak dari anggota kepanitiaan hingga teknisi, proktor, dan para pengawas ruang ujian.

Salam Lestari!!! Save Earth

Senin (10/04) dibuka secara resmi acara Peringatan Hari Bumi Se-Dunia yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Mapala Green Zone yang bertujuan untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2017. Acara tersebut dibuka oleh Dewan Kunsultan Mahasiswa yaitu Ust. Dede Syafa’tul Barokah, S.Pd. yang mewakil Mudir Ma’had Lil Banin karena berhalangan hadir pada acara pembukaan tersebut.

Dalam sambutannya Ust.Dede menyampaikan bahwa sangat perlu dan menjadi kewajiban bagi setiap manusia untuk ikut menjaga dan melestarikan alam di sekitar kita, karena hal tersebut sudah termaktub dalam kitab suci Al- Qur’an sebagai pedoman dan kitab suci bagi orang Islam . Acara di mulai pada pukul 20.10 WIB yang diikuti oleh 52 mahasiswa Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan Program Intensif.

Dalam acara tersebut akan berlangsung beberapa rentetan agenda, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Pelaksana Saudara Abdul Halim dalam sambutannya yaitu Penanaman Bibit Pohon, Donor Darah, Pengadaan Tempat Sampah dan Bersih-bersih massal disekitar lingkungan kampus. Hari Bumi merupakan kampanye untuk mengajak orang peduli terhadap lingkungan hidup. Gerakan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi. Hari Bumi telah menjadi sebuah gerakan global yang mendunia hingga kini.

Musyawarah Wilayah (MUSYWIL) BEM Pesantren Wilayah Jawa Timur

IDIA BemRabu, 05/04 diselenggarakan acara Musyawarah Wilayah (MUSYWIL) BEM Pesantren Wilayah Jawa Timur di Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan (IDIA) yang diikuti oleh 23 Lembaga dari beberapa daerah Se-Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dimulai dengan acara pembukaan secara resmi oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yaitu Dr. KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA. pada Rabu, 05/04 di Gedung Rektorat Lantai III yang kemudian dilanjutkan dengan acara Ta’aruf peserta Musywil di tempat yang sama.

Keesokan harinya acara dilanjutkan kepada acara inti yaitu Musyawarah BEM Pesantren Se-Jawa Timur yang diikuti oleh 53 peserta dengan rincian 40 putra dan 13 putri. Acara dimulai dari pukul 10.00 sampai 22.00 WIB dengan beragam pembahasan diantaranya AD-ART, Perumusan Struktur Kepengurusan dan Agenda-agenda untuk satu tahun kedepan.

Jum’at, 07/04 acara dilanjutkan dengan Seminar Kepesantrenan dengan tema “Dari Pesantren untuk Kejayaan Umat Islam” dengan Narasumber KH. Bustomi Tibyan, M.Pd. dan Dr. H. Mohammad Fattah, MA. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor IDIA Prenduan Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA. dalam sambutannya Dr. KH. Ghozi Mubarok, MA. menyampaikan harapan dengan adanya Musyawarah ini dapat mendatangkan manfaat kepada IDIA Prenduan dan kepada seluruh peserta, Semakin mempererat Tali Silaturrahim dan dapat diaplikasikan semua poin-poin yang sudah di bahas dalam Musyawarah tersebut. Acara berlangusung di Gedung Rektorat Lantai III dengan 270 peserta, 110 dari putra dan 160 dari putri. Dimulai dari jam 08.00-11.00 WIB yang sekaligus digabungkan dengan acara penutupan secara resmi Musyawarah Wilayah (Muswil) BEM Pesantren Wilayah Jawa Timur.

Cetak Kader Budayawan Lewat TMI Menulis

TMI MenulisAntusiasme para santri Al-Amien Prenduan, selama 8 hari dalam acara TMI Menulis sangat dirasakan, maka tak heran bila acara yang dibuka pada tanggal (22/3) tersebut dapat mengundang budayawan-budayawan yang cukup terkenal di kalangan masyarakat madura, yang di antaranya adalahnya D. Zawawi Imron dan Syaf Anton Wr.
Dalam Dialog Kepenulisan dengan D. Zawawi Imron, beliau menjelaskan bahwa budaya menulis sudah mendarah daging dalam kultur pesantren. Selain itu beliau juga menyampaikan nasehat agar dalam menulis para santri tidak kehilangahan jati dirinya“Santri harus memilih karakter puisi yang sesuai dengan jati dirinya, yang meningkatkan ketakwaan dan menyampaikan kebaikan.”
Syaf Anton Wr. sangat mendukung adanya kegiatan ini (TMI Menulis). Dikarenakan kebanyakan kalangan anak muda zaman sekarang mulai jarang aktif dalam kepenulisan, melainkan terhipnotis akan barang elektronik. Maka dari itu dengan adanya acara tersebut diharapkan para kalangan remaja terkhususnya santri dapat menjadi seseorang yang berpikir luas, sering menyampaikan aspirasi lewat tulisan dan menjadi generasi penerus budayawan-budayawan Indonesia.
Dan yang beda dari sebelumnya, kali ini TMI Menulis meluncurkan kelompok baru yang akan mewarnai jagat kepenulisan di bumi Djauhari, yakni kelompok prosa dan kelompok berita (red: Al-Amien Pos). Peresmian kelompok tersebut dilaksakan bersamaan dengan malam literasi dan penutupan TMI Menulis (29/3).

Dialog Pendidikan dan Penandatangan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Siak

17192372_1845313892347072_2413773958918811435_o

Jumat (10/03) Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan menggelar acara Dialog Pendidikan dan Penandatangan MoU kerjasama program pendidikan antara Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dengan Pemerintah Kabupaten Siak, Riau. Acara ini dilaksanakan di Auditorium TMI Putra dan dihadiri oleh Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si dan beberapa staf Pemkab Siak, serta Majelis Kiai dan Majelis A’wan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

Acara yang juga diikuti oleh sekitar 500 santri senior Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan ini berjalan denga lancar dan sesuai rencana. Dalam sambutannya, Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Dr. KH. Ahmad Muhammad Tidjani, MA menegaskan bahwa adanya kunjungan Bupati Siak dan kerjasama ini tidak lepas dari peran dan kiprah alumni Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yang ada di luar sana, khususnya di Kabupaten Siak ini. “Di mana pun para alumni berada, jangan sampai lupa pada almamater tercinta.” Berikut pesan beliau sebelum mengakhiri sambutannya.

17016094_1845313969013731_7289132104910722543_oDi lain sesi, Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si juga mengatakan bahwa dengan adanya kerjasama ini nantinya Pemkab Siak akan mengirimkan anak-anak Siak untuk mondok di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, dengan harapan bisa menjadi ulama-ulama besar Indonesia.

Sebelum ditutup dengan doa, acara ini diisi dengan penandatanganan MoU dan saling tukar cenderamata  antara Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dan Pemkab Siak. (Rif)