Prof. Dr. Moh. Nuh, DEA
Ditulis pada 3 August 2009 - kategori : Kata mereka - 9 Komentar - dibaca 1 kali
Bagi saya, Al-Amien itu pondok kombinasi salafi dan modern. Menjadi harapan dengan nilai-nilai originalnya itu, terus manajemennya menggunakan manajemen modern fa insya allah akan menjadi pilar untuk membangun bangsa ke depan. Tidak hanya untuk bangsa indonesia dan ummat islam tapi juga untuk rahmatan lil al-amien.
(Disampaikan dalam kunjungan silaturrahmi di Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN, 05 Juli 2009)


pesantren pusat ilmu dan pendidikan umat. ayo bangkit dan maju bersama pondok pesantren
selamat berjuang al-amien di tengah arus perputaran pendidikan modern
Al-Amien Ayah dari Raudlatul-amien. maju terus pantang mundur untuk mencetak generasi yang tangguh dan rabbani….
Alumni: Raudlatul-Amien
kalau boleh jujur, dari pesantren-lah aku tau segalanya. Dari pendidikan yang bersifat umum maupun khusus. Semua ditanamkan di Pesantren. Tak terucapkan lidah ini untuk mengucapkan syukron katsiron, Semoga Allah senantiasa melimpahkan rezki dan karunia-Nya untuk para pengasuh dan asatidz/ah. I love y all.
I thanked you Al-Amien, because of your name I used study at Indonesia university five years a go, your name always in my heart, may Allah always bless you and all of my teachers may you get everything you hope in your live,Amien…Good luck forever and ever. By Aep’s wife
ana muwafiq bidzalik ,fastamir bima fil ma’had
al-amien semoga terus jaya sampai kiamat. semoga para kiai dan pengurus lainnya diberi kekuatan oleh Allah untuk istiqomah berjuang memajukan al-amien
al amien pondok pesantren yang berdiri mengikuti perkembangan zaman yang selalu memadukan pendidikan modern dan salafiyah.
from
India
Kau Datang Mengemban Amanat
Membina Kader Pemimpin Ummat
Iman Ilmu dan Amal Kau Tanamkan
Menuju Keridloan Tuhan
Kau Patrikan Dalam Sanubari
Kau Lebur Dalam Do’a-Do’a Suci
Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah
Semoga Akan Tetap Jaya
Viva TMI Viva TMI
Panjang Usia dan Tetap Abadi
Viva TMI Viva TMI Menuju Cita-Cita Suci…
Baarakallaahu Laka Ya… Ma’Hadiy