Sajak-sajak Moh. Ghufron Cholid

Ditulis pada 30 December 2008 - kategori : Karya Sastra - 33 Komentar - dibaca 578 kali

KUTEMUKAN ALLAH

Kutemukan Allah dalam sujudku
Lantas aku tahu
Aku hanya kayu
Tak tahu kapan jadi abu

Al-Amien, 2008

AKHIRNYA KAU PUN TIBA
: Ust. M. Hamzah Arsa

Akhirnya kau pun tiba
Di rumah kata
Yang pernah kita ikrarkan
Menjadi tempat cahaya
Bagi kuncup bunga bangsa

Al-Amien, 2008

TERIMAKASIH
: KH. Moh. Idris Jauhari

Terimakasih
Sebab kau telah menjadikan aku
Matahari yang selalu ingat pada senja

Al-Amien, 2008

JANGAN
:FQ asal Banyuwangi

Jangan menjadi angin
Tanpa desir
Jangan menjadi kapal
Tanpa nahkoda
Jangan menjadi pagi
Tanpa matahari
Jangan menjadi malam
Tanpa rembulan

Al-Amien, 2008

ANTARA KAMUS DAN BUKU ILMIAH
: sahabat karibku Ubaidillah Aidil

Antara kamus dan buku ilmiah
Kau berkisah
Kita adalah sejarah
Selalu dibaca
Dari jaman ke jaman
Selalu dibahas
Dari kantor ke kantor

Al-Amien, 2008

SAAT KUBACA NISANMU
: Alm. KH. Moh. Tidjani, MA

Saat kubaca nisanmu
Bintang-bintang berjatuhan dari langit-langit mataku
Lantaran kusaksikan
Nisanmu selalu rindang dengan daun-daun doa

Al-Amien, 2008

PERJALANAN
: sahabat karibku Almarhumah Layla Sampang

Dari buku ke buku
Kau mencari jalan
Hingga akhirnya
Wajahmu berganti nisan

Al-Amien, 2008

BIODATA PENULIS

Moh. Ghufron Cholid, lahir di Bangkalan 07 Januari 1986. Alumnus TMI Al-Amien Prenduan tahun 2006 angkatan 31 (Sunsavista). Aktivis Sanggar Sastra Al-Amien (SSA) dan Sanggar Sastra Remaja Indonesia (SSRI) Madura. Menulis puisi adalah kegemarannya. Karya-karya terkumpul dalam Antologi Puisi Mengasah Alief (2007),Biarkan Aku Menjadi Puisi Cintamu (dicetak pribadi,10 November 2008), selain itu tersebar diberbagi situs kepenulisan Online, seperti di Kemudian.com, milis ApresiasiSastra dan milis penulislepas. Karya-karya lainnya, bisa dibaca di www.putrablega.blogspot.com. Penulis tinggal di Al-Amien Prenduan Sumenep.

Bookmark artikel ini pada :

Ada 33 Komentar pada :
“Sajak-sajak Moh. Ghufron Cholid”

  1. Mimin Says:

    Assalamu’alaikum wr. wb, puisinya bagus-bagus maknanya juga dalam banget . Tetap semangat berkarya ya.

  2. ika puspita sari Says:

    subhanallah bgus2 dech puisinya terinspirasi nich

  3. ika puspita sari Says:

    subhanallah bagus2 kak puisinya,tetap berkarya dan selalu cinta seni

  4. Hadi Says:

    Pong, kapan bikin puisi tentang saya…
    wah curang tuh…..
    keren…. puisi lo
    tapi lebih keren kalau tentang GW
    (hee… Narsisi se-XX ga papakan!!!!!!!!!!)

  5. sopyan kalbar Says:

    bagus…moga bermanfaat amien….ma’annajah….

  6. Boys Says:

    tulisan anda penuh kesan,padat dan penuh expresi jiwa. maju dan lebih maju.

  7. uni Says:

    TOP BGT. perlu bagi2 ilmu. mudah2an berkenan

  8. Kekal Says:

    Ah, kemana orang2…
    lama tak kudengar gaung sastrawan muda Al-amien …
    bangkit dong!!!
    bangkit!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  9. muhamad fahmi kls 2 tmi Says:

    tad nanti ada lomba lagi nggak tad from fahmi kls 2 sukabmi

  10. sunser Says:

    sering”za bertarekat yar tambah bagus puisi lw!!!!!
    sekali”sumnep-bangkalan g2,sapa tahu ki joko bodo tertarik.
    sebenernya sich lw tuch pantesnya jd dukun tp papun jg namanya qt tetep dukung lw pren!!!
    gut_lack yach!!!

    li’ank_zhu

  11. burneh Says:

    puisi bangus

  12. seno(sunser 31) Says:

    aduh rata2 komentarnya kaum hawa semua nh bang gufron , mw dong di puji kayak gitu?
    semangat terus bwat puisinya

  13. iwankus Says:

    mantap dari semua lini kata hoi

  14. do…..adooo….demma kabaaarrrr cuuuuuuyyyyy…..??????
    syairnya berdarah banget cuuuu’……
    bahoya….bahoya!!!!!!!!
    bravo syair berdarah….bangkitlah dari kubur secepat mungkin agar dapat menandingi kehebatan ma’ lampir, horas ba……

  15. muhammad Amrullah Says:

    Bro…ngomentar bentar….lho pilih mana? lebih cepat lebih baik or Lanjutkan! moga semua hasratmu tuk menjadi penyair handal tergapai…

  16. r.alamsyah 0631 Says:

    semua orangpun pasti akan tertarik dengan karyamu yang amat menyentuh qalbu dan lebih punya TESSS………………
    lanjutKAN……………………. tretannnnnn

  17. makasih atas comennya, mari kita menulis dan menulis. hari ini kita menulis. Esok kita ditulis dan dilukis di kanvas waktu

  18. nia FIGEFTIEN 95 Says:

    ASWB . .

    De . . . aNa D tGu TyUZ Ya KrMn sAjAk nyA . . . .

  19. nia FIGEFTIEN 95 Says:

    ASWB . . De . . . aNa tGu TyUZ Ya KrMn sAjAk nyA . . . .

  20. badrus Says:

    wah luar biasa puisi2nya…. membuat imajinasi saya melayang kemana2…

  21. yuni Says:

    tetap berkarya ya,,,aku sangat suka kata katanya,maknanya sangat menyentuh,good luck teman

  22. Nanik rahayu Says:

    Sebuah hasil puisi yg bagus dari seorang yang masih muda
    semoga karya nya bisa menjadi pelajaran para remaja lain nya
    teruskan berkarya hingga tinta penghabisan

    Salamz hangat dari singapore

  23. Nur Hamid Says:

    Subhanallah sungguh hebat dan indah puisimu dibaca lalu dinikmati. Berkaryalah terus … aku bangga padamu.

  24. Ahmad Qusayri Says:

    ajii….b tadz…gaul abiss ariel peterpan lewat!!!

  25. fawaid syarif Says:

    embana conk! apuisi teh……
    bo abbo…….! semangat kawan sebelum kita ditulis mari kita nulis duluan, agar kita menjadi insan yang gemar nulis…amiieeeeennnnn!

  26. fawaid syarif Says:

    apuisi teh……
    bo abbo…….! semangat kawan sebelum kita ditulis mari kita nulis duluan, agar kita menjadi insan yang gemar nulis…amiieeeeennnnn!

  27. fairus zaman Says:

    halo taretan!!!!
    beeeeee……. pedis kawan! tancap gas bos!!!

  28. Ratna Munawarah Says:

    Puisi bagus…terus menulislah sampai tangan kita pegal dan pena kita kebal

  29. abd rosi rohman Says:

    trz berkarya aj ok…buat tmn2 SPECTAZIELLA mn kry kalian?

  30. abd rosi rohman Says:

    trz berkarya aj ok…buat tmn2 SPECTAZIELLA 35 mn kry kalian?

  31. Sri Kartikawati Says:

    Subhanallah…..ketika tak terasa embun dimataku jatuh satu persatu…..haru…gemetar membaca indahnya kata demi katamu…..sungguh….betapa aku jadi merasa dangkal. Selamat…terus berkarya…..doaku sll tergetar di bibir ini….~

  32. tERIMAKASIH ATAS SEGALA APRESIASI DARI TEMEN2 DAN MOTIVASINYA…………

  33. Aan Hunaifi Says:

    saya kenal betul yang namanya Ghufron dulu di pondok seperti tiada hari tanpa menulis puisi..yang tertera di atas adalah hasil jerih payahnya! luar biasa!
    salam hangat, seperti sang surya kitapun bercahaya
    Aan H TMI 2006..university of Muhammadiyah Malang

Beri Komentar :